<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633</id><updated>2012-02-16T17:42:43.528+08:00</updated><category term='Kesehatan'/><category term='Bisnis Islami'/><category term='Tips Ngeblog'/><category term='Aqidah'/><category term='Download'/><category term='Opini'/><category term='Dunia Islam'/><category term='Artikel'/><category term='Tsaqafah'/><category term='Wawancara'/><category term='Adab Islami'/><category term='Berita'/><category term='Halqah Online'/><category term='Galeri Photo'/><title type='text'>Satu Ummat</title><subtitle type='html'>Meretas Jalan Menuju Kemuliaan Hakiki</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>62</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-7932947317368705745</id><published>2009-08-02T07:36:00.006+08:00</published><updated>2009-08-02T22:59:45.210+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>MIGREN ? di Bekam Aja</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SnWplOkiPoI/AAAAAAAAAQw/eSl-0pEEMFA/s1600-h/migren2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SnWplOkiPoI/AAAAAAAAAQw/eSl-0pEEMFA/s320/migren2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365380988113403522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Oleh : dr. Abu Hana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Penglihatannya mulai melihat dobel dan agak kabur, badannya pun terasa kesemutan, beberapa jam setelah itu sakit kepala sebelah itu datang; MIGREN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terasa berdenyut-denyut di pelipis, dahi, dan berat disekitar mata sisi kanan. Nyeri akan semakin berat menjalar ke kuduk dan bahu, yang dirasakan hingga beberapa jam. Jika serangan berat sering tidak bisa melakukan pekerjaan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian migren bisa terjadi 3-4 kali dalam sebulan. Pada saat migren menyerang sering dirasakan tangan dan kaki terasa dingin, ulu hati tidak enak, mual dan sesekali muntah, jemari tangan membengkak, dan wajah kadang sembab…… &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apa itu MIGREN dan Apa penyebabnya?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kata migraine (migren) berasal dari Perancis dan datang dari Yunani “hemicrania” yang secara harfiah berarti “separuh kepala”. Sakit kepala migren merupakan salah satu bentuk sakit kepala yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah. Sampai dengan saat ini belum seluruhnya jelas mengapa orang tertimpa migren. Yang terjadi adalah pembuluh darah didalam kepala entah mengapa menguncup (vasokonstriksi). Keadaan ini yang mendahului serangan. Penguncupan pembuluh darah otak ini akan mengganggu fungsi otak sehingga menimbulkan gejala pembuka migren.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara otomatis, untuk mengimbangi penguncupan pembuluh darah otak, pembuluh darah yang berada di luar otak (di antaranya arteri temporal di sekitar pelipis) akan mengembang (vasodilatasi). Pelebaran ini akan menyebabkan terjadinya peregangan pada serat saraf disekitar arteri sehingga merangsang serat saraf ini melepaskan zat kimia. Zat ini akan menyebabkan terjadinya peradangan, dan rasa sakit yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Migren merupakan suatu kondisi yang kronis dan kumat kumatan. Sebuah laporan menyebutkan sekitar 16% warga Jerman menderita penyakit migren akut, dalam arti serangannya datang paling tidak seminggu sekali. Migren bisa diderita semua usia, namun wanita lebih sering dari pada pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana mengetahui Gejala Pembuka Migren ?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 40-60% dari serangan migren akan diawali oleh apa yang dinamakan Gejala pembuka, berupa gangguan tidur, gelisah, kelelahan, depresi, keinginan untuk menyantap makanan manis dan asin. Gejala awal ini biasanya sudah bisa dipahami oleh keluarga penderita sebagai suatu gejala pembuka sebelum terjadinya serangan migren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 20% dari serangan migren akan disertai dengan aura. Biasanya aura ini akan muncul mendahului sakit kepala, namun tidak sedikit pula yang munculnya bersamaan dengan sakit kepala. Aura yang paling sering muncul adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Munculnya cahaya berwarna yang berkedip membentuk pola zigzag yang muncul mulai dari tengah tengah lapang pandang yang selanjutnya mengarah ke bagian luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Sebuah lubang (scotoma) pada lapang pandang, yang sering juga disebut bintik buta. Beberapa orang yang sudah sangat sering terserang migren, hanya akan merasakan munculnya aura tanpa terserang sakit kepala. Aura yang lain dirasakan seperti tertusuk ujung jarum pada tangan dan sekitar mulut, halusinasi suara, dan rasa kecap/bau yang berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aura biasanya berlangsung selama 30 menit dan dapat berkembang menjadi amat berbahaya. Misalnya jika serangannya terjadi pada saat penderita mengendarai mobil. Ia seolah-olah melihat jalanan yang kosong, padahal di sana meluncur seorang pengendara sepeda atau anak yang sedang menyebrang jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Gejala Migren apa saja?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Migren betulan dikenal sebagai migren klasik. Pada migren klasik setelah gejala pembuka muncul disusul rasa nyeri yang bermula dari sisi kepala bagian puncak kepala ke pelipis, kemudian rasa nyeri ini mengumpul di bagian hidung, lalu ke sekitar mata. Selagi nyeri menghebat mungkin muncul silau, penglihatan kabur, gelap sebagian, mual, muntah, mulas sampai mencret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar serangan migren juga disertai dengan sakit kepala yang lain. Migren sering digambarkan sebagai sebuah sakit kepala yang hebat, berdenyut dan menyerang kepala pada satu sisi. Kadang kadang sakit dirasakan di dahi, sekitar mata dan dibelakang kepala sehingga mengaburkan gejala dengan sakit kepala yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau sebagian besar migren menyerang pada satu sisi kepala, namun sering juga dijumpai gejala migren pada kedua sisi kepala. Sisi kepala yang terserang migren pun sering bergantian pada setiap kali serangan. Gejala lain yang menyertai migren antara lain, mual, muntah, diare, wajah pucat, kaki tangan dingin, serta penderita akan sensitif terhadap cahaya dan suara. Akibat terjadinya peningkatan sensitifitas terhadap cahaya dan suara maka penderita migren harus berbaring di ruangan yang sepi dan gelap. Serangan migren biasanya akan mereda dalam 4 sampai 72 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasien migren biasanya mengalami penimbunan cairan di beberapa bagian tubuh, sehingga mungkin wajah nampak membengkak, selain kelopak mata sembab, dan jari lebih besar dari biasanya, cincin dan sepatu menjadi lebih sempit. Migren sering menyerang pagi hari. Pada wanita muda, migren bisa dahulu tidak sadarkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana pengobatannya secara Medis?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penderita migren yang ringan cukup diberikan obat penghilang nyeri (analgetik) yang banyak dijual di warung warung. Terdapat dua golongan obat analgetik yang umum digunakan yaitu Acetaminophen (Paracetamol) dan NSAID atau Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs seperti aspirin, ketorolak, indometasin, ibuprofen dan naproxen. Beberapa jenis dari obat NSAID ini hanya dapat diperoleh dengan menggunakan resep dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parasetamol bekerja dengan meringankan rasa sakit yang bersifat sementara. Kerjanya menghambat mediator nyeri terutama prostaglandin di otak. Meskipun demikian, bila digunakan secara serampangan dan melebihi dosis yang dianjurkan dapat menyebabkan kerusakan hati yang lumayan berat. Pada pasien yang suka minum alkohol, acetaminophen dapat menyebabkan kerusakan hati walau diberikan pada dosis yang rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa dokter menggunakan kombinasi antara aspirin, acetaminophen, dan kafein. Ketiga obat ini mempunyai efek sinergis untuk meringankan gejala sakit kepala. Guna mendapatkan obat yang pas, terkadang dokter melakukan proses apa yang dinamakan trial and error. Hal ini disebabkan oleh karena sangat bervariasinya respon individu terhadap jenis obat yang diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memberikan analgetik :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengobati sakit kepala pada anak anak dan remaja, hindari pemberian aspirin sebab ditakutkan bisa terjadi Sindroma Reye, suatu kelainan neurologis berupa kesadaran menurun yang dapat menyebabkan kematian.&lt;br /&gt;Hindari pemberian aspirin pada pasien dengan gangguan keseimbangan dan gangguan lain pada telinga, karena aspirin dapat memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;Pasien yang sedang menjalani pengobatan dengan obat pengencer darah seperti warfarin, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi NSAID tanpa pengawasan dokter sebab pasien ini mempunyai resiko perdarahan.&lt;br /&gt;Obat NSAID juga tidak boleh diberikan pada pasien dengan gejala maag atau gangguan lambung sebab NSAID akan memperparah keadaanya.&lt;br /&gt;Hindari pemberian obat NSAID pada pasien dengan penyakit hati sebab obat NSAID akan menganggu pula fungsi ginjalnya. Bila fungsi ginjal terganggu maka akan menambah kerusakan hati yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apa obat untuk migren yang berat?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila pengobatan dengan analgetik diatas gagal maka dapat disimpulkan pasien menderita suatu migren yang berat. Pengobatan migren berat tidak bisa hanya mengandalkan penggunaan analgetik, perlu dilakukan pengobatan terhadap hal hal yang menjadi penyebab terjadinya migren seperti memperbaiki fungsi dari arteri temporal. Beberapa obat yang termasuk golongan ini yaitu tripans, Sumatriptan, ergotamine, dan Fenotiazin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa dokter ada yang menggunakan narkotika dan obat obatan psikotropika (yang HARAM, pen-) untuk mengobati migren, namun pengobatan ini tidak dianjurkan untuk dilakukan secara rutin karena menimbulkan efek samping berupa ketergantungan. Penggunaan obat ini dilarang keras pada penderita yang sedang hamil serta pasien yang mempunyai resiko penyakit jantung dan stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi pencegahan digunakan jika frekuensi serangan migren lebih dari dua atau tiga kali tiap bulan. Untuk mengatasinya bisa dipakai obat-obat berikut: aspirin, propanolol, amitriptyline, imiptamine, sertraline, fluoxetine, ergonovine maleate, cyproheptadine, clonidine, verapamil, yang semuanya memilki dosis dan efek samping berbeda-beda. Fungsi obat ini untuk menstabilkan serotonergic neurotransmission. Beberapa obat ini sebaiknya dicoba sebelum migren berada dibawah kontrol dan jika pasien merasa baik maka dosisnya bisa dikurangi atau dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apa yang harus dihindari ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hindari makanan yang banyak mengandung tiramin seperti keju. Makanan lain yang harus dihindari seperti coklat, sakarin, kafein, dan MSG. Penyedap masakan atau MSG dilaporkan dapat menyebabkan sakit kepala, kemerahan pada wajah, berkeringat dan berdebar debar jika dikonsumsi dalam jumlah yang besar pada saat perut kosong. Fenomena ini biasa disebut Chinese restaurant syndrome. Aspartam atau pemanis buatan yang banyak dijumpai pada minuman diet dan makanan ringan, dapat menjadi pencetus migren bila dimakan dalam jumlah besar dan jangka waktu yang lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa wanita yang menderita migren merasakan frekuensi serangan akan meningkat saat masa menstruasi. Bahkan ada diantaranya yang hanya merasakan serangan migren pada saat menstruasi. Istilah ‘menstrual migraine’ sering digunakan untuk menyebut migren yang terjadi pada wanita saat dua hari sebelum menstruasi dan sehari setelahnya. Penurunan kadar estrogen dalam darah menjadi biang keladi terjadinya migren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hindari lingkungan yang bisa memicu migren , seperti asap rokok, suara bising dan bau yang menyengat.&lt;br /&gt;Berangkat tidur dan bangun pagi pada waktu yang sama tiap hari.&lt;br /&gt;Olah raga teratur. Buatlah komitmen untuk selalu berolah raga baik saat santai maupun saat sibuk bekerja di kantor. Olah raga dapat memperbaiki kualitas tidur dan menurunkan frekuensi migren. Lakukan peningkatan olah raga secara bertahap. Olah raga yang terlalu keras sehingga tubuh kelelahan justru akan memicu terjadinya sakit kepala migren.&lt;br /&gt;Jangan menunda makan dan hindari puasa yang terlalu lama.&lt;br /&gt;Kurangi stress dengan teknik relaksasi.&lt;br /&gt;Batasi konsumsi kafein.&lt;br /&gt;Hindari cahaya terang dan berkedip. Gunakan kacamata hitam saat berada dibawah sinar matahari. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana dengan Metode Thibbun Nabawi (Pengobatan Nabi)??&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;1. Mengikat Kepala&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Telah disampaikan hadits Ibnu ‘Abbas : Rosulullah Shallaahu ‘alaihi wasallam pernah berbicara /berkhutbah kepada kami, sedang beliau dalam keadaan mengikat kepala beliau.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam As-Shahih disebutkan bahwa saat sakit menjelang wafatnya, beliau berkata : “Aduh kepalaku”. Beliau mengikat kepalanya pada waktu sakit. (Dikeluarkan oleh An-Nasa’I, Ibnu Majah dan Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bukunya Ibnul Qoyyim Al Jauziyah mengatakan : “Membalut kepala berguna untuk mengatasi migren dan sakit kepala lainnya. Terapi terhadap penyakit ini berbeda-beda tergantung jenisnya yang berbeda pula. Ada kalanya penyembuhannya dengan muntah, ada juga dengan makan, atau dengan istirahat total dan adapula dengan diikat kepalanya. Ada lagi yang penyembuhannya dengan didinginkan dan ada pula dengan menghindari suara atau aktifitas.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;2. Berdiam diri untuk Relaksasi dan Tidak banyak berbicara&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bukunya Syaikh DR. Muhammad Musa Alu Nasr disebutkan bahwa Imam Ahmad telah meriwayatkan dari hadits Buraidah bahwasanya Rosulullah Shallaahu ‘alaihi wasallam mungkin mengalami migren, sehingga beliau berdiam diri satu dua hari dan tidak berkata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Relaksasi dipercaya mampu mencegah timbulnya serangan migren bila dilakukan saat gejala pembuka. Jika memungkinkan, tidur merupakan obat yang paling mujarab. Untuk mencegah timbulnya migren, pasien dapat dimotivasi untuk mengubah pola hidup yang selama ini dicurigai dapat mencetuskan timbulnya migren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;3. Membalut Kepala dengan Inai/Pacar ( Lawsonia inermis)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bukunya Ibnul Qoyyim Al Jauziyah mengatakan : “Bila muncul sakit kepala karena panas terik, sementara tidak ada unsure tertentu yang harusdikeluarkan dari tubuh, maka penyembuhannya dengan Inai mujarab sekali. Caranya adalah dengan ditumbuk halus dan dicampur cuka untuk dibalurkan dan dibalut di kepala, sakit kepala pun langsung berkurang. Inai mengandung energy yang bisa mengatasi pusing. Bila digunakan untuk dibalurkan dan diikat di kepala, dapat menghilangkan rasa sakitnya. Bahkan itu tidak hanya berlaku untuk penyakit kepala saja, bisa juga untuk berbagai rasa sakit di sekujur tubuh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;4. Rosulullah memerintahkan Berbekam !&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Salma, seorang pelayan Rosulullah Shallaahu ‘alaihi wasallam dia bercerita, &lt;em&gt;“Tidak seorangpun mengadukan rasa sakit di kepalanya kepada Rosulullah Shallaahu ‘alaihi wasallam melainkan Beliau mengatakan : ‘Berbekamlah’ dan tidak juga rasa sakit di kedua kakinya melainkan Beliau bersabda, ‘Pakaikanlah khidhab/Pacar pada keduanya.”&lt;/em&gt; (Shahih Sunan Abi Dawud (II/732), karya Syaikh Albani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh DR. Muhammad Musa Alu Nasr mengatakan : “Bekam dilakukan di kepala untuk mengeluarkan materi-materi yang berbahaya pada bagian tubuh bagian atas. Sedangkan khidhab/Pacar dilakukan pada kaki untuk mengeluarkan dan menarik zat-zat yang rusak dari bagian badan paling bawah, Wallaahu ‘alam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiallaahu ‘anhu : &lt;em&gt;“Bahwa Nabi Shallaahu ‘alaihi wasallam pernah berbekam ketika beliau dalam keadaan berihram dari rasa sakit yang beliau rasakan di kepala beliau” &lt;/em&gt;(Shahih Ibnu Khuzaimah dengan tahqiq al-A’zhami (IV/187).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. An-Nasimi mengatakan : “Dan manfaat bekam di tengah-tengah kepala (yakni, yang jauh dari pembuluh-pembuluh darah yang besar) dalam menghilangkan migren, menguraikan terjadinya rekasi terhadap pembuluh darah di otak yang mengakibatkan terjadinya pusing tersebut”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana Cara Membekam pasien Migren?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembekaman dilakukan pada titik Kaahil (Punuk), kepala bagian belakang (sebelah kanan/kiri), pelipis (kanan/kiri), serta Ummu Mughits(Puncak kepala).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diperhatikan!! Khusus untuk pembekaman di bagian belakang kepala maka harus tepat lokasinya dan jangan dilakukan didaerah otak kecil (bagian bawah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi pembekaman lainnya disesuaikan dengan penyebab migren itu sendiri, begitu juga jika migren disertai dengan penyakit-penyakit lain (komplikasi) maka titik bekamnya bisa berbeda untuk tiap orangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhaanallah, anda bisa membuktikannya sendiri setelah selesai dilakukan pembekaman (Hijamah) maka badan akan terasa lebih segar, kepala terasa ringan, dan penglihatan menjadi jernih, badan pun terasa lebih fit. Beberapa pasien migren yang biasanya kumat setiap 1-2 minggu bisa tidak migren lagi selama 3-4 bulan bahkan sembuh total dengan izin Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah rahasia pengobatan nabawi yang sungguh menakjubkan, Tanpa obat dan tanpa bahan kimia.. SELAMAT TINGGAL MIGREN..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh dr. Abu Hana&lt;br /&gt;Semoga Bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bekam Cara Pengobatan Menurut Sunnah Nabi Shallaahu ‘alaihi .wasallam, karya DR.Muhammad Musa alu Nashr, penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Metode Pengobatan Nabi Shallaahu ‘alaihi wasallam, karya Ibnul Qoyyim Al Jauziyah, penerbit Griya Ilmu, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. MIGRAINE, www.kenali-migren.com.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.MIGREN????dr.YudaTurana, http://www.medikaholistik.com/2033/2004/11/28/medika.html?xmodule=document_detail&amp;amp;xid=26&amp;amp;PHPSESSID=2771d161d39f60ed78b67230eef30d67&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.PenelitianPenyebab Migren, Oleh Redaksi-kabarindonesia, http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=3&amp;amp;dn=20080407011829&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan Analgetika pada penderita Migren, oleh Severina Sri Haryuni Wiratwanti S.,Farm , http://yosefw.wordpress.com/2007/12/28/penggunaan-analgetika-pada-penderita-migren/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Sakit Kepala Migren, http://www.blogdokter.net/2008/01/11/sakit-kepala-migren-1/.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Sakit Kepala Migren(3 habis), http://www.blogdokter.net/2008/01/15/sakit-kepala-migren-3-habis/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Uraian Kode Anatomi Hijamah, karya Kathur Suhardi &amp;amp; Aminah Syafa’ah, Pustaka As Sabil Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-7932947317368705745?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/7932947317368705745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/08/migren-di-bekam-aja.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/7932947317368705745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/7932947317368705745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/08/migren-di-bekam-aja.html' title='MIGREN ? di Bekam Aja'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SnWplOkiPoI/AAAAAAAAAQw/eSl-0pEEMFA/s72-c/migren2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-745904281356661502</id><published>2009-08-02T07:31:00.001+08:00</published><updated>2009-08-02T07:34:24.179+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Terapi BEKAM Sembuhkan Berbagai Penyakit</title><content type='html'>JAKARTA– Apakah Anda pernah mendengar terapi pengobatan bekam? Awalnya terapi pengobatan dengan teknik mengeluarkan darah kotor itu populer di negara Arab, namun kini semakin banyak dipraktekkan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekam atau Hijamah merupakan pengobatan cara Nabi (Thibbun Nabawi) yang tujuannya insya Allah untuk kesembuhan dan kesehatan, serta pahala karena bekam merupakan pengobatan yang dianjurkan dan dilakukan oleh Rasululloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapis Thibun Nabawi, Warsono mengatakan pengobatan yang utama sesungguhnya adalah dengan mencontoh cara nabi yakni dengan bekam, kurma, jintan hitam (Habbatussauda), madu dan minyak zaitun.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebenarnya yang utama itu cara Nabi, salah satunya dengan bekam. Jika tidak sembuh maka alternatifnya baru dengan obat kimia,” ungkapnya pada Republika Online (ROL) di Pondok Gede, Jakarta, akhir pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirinya menyebutkan beberapa hadis tentang pengobatan yang memiliki keutamaan. Antara lain Hadis yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari yang bunyinya, “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbekam pada bagian kepalanya dalam keadaan beliau sebagai muhrim (orang yang berihram) karena sakit pada sebagian kepalanya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang yang melakukan terapi bekam, Edi (47) mengatakan, badannya terasa lebih ringan dan sehat setelah melakukan terapi bekam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu ROL berkesempatan melihat proses bekam pada Edi. Dia tidak terlihat kesakitan meski tubuhnya ditusuk jarum hingga bagian tersebut dikop untuk mengeluarkan darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edi tampak tertelungkup santai sambil bibirnya tak berhenti berdzikir. Meski ditusuk dan mengeluarkan darah, bekam memang tidak terasa sakit karena kulit yang ditusuk hanya pada lapisan dermis atau kulit jangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal serupa juga dirasakan oleh Warga Jatisari, Pondok Gede, Karminto. Setelah melakukan bekam keluhan kesemutan, masuk angin dan berat pada panggul begitu saja hilang. Dia mengaku tidak merasa sakit dan khawatir berefek negatif. “Saya tidak kuatir dengan bekam karena memang tidak sakit dan berefek buruk,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses Bekam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengambilan darah dilakukan menggunakan alat berbentuk mangkuk (cupping set) yang ditempelkan pada kulit. Setelah kulit bersih, mangkuk bekam ditaruh dan dipompa untuk mengosongkan udara di dalamnya. Pemompaan dilakukan sesuai daya tahan pasien. Di sini pasien akan merasa sedikit pegal dan kulit pun berwarna merah kehitaman. Setelah kira-kira 10 menit, mangkuk dilepas dan kulit akan terasa menebal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat di atas kulit yang menebal dilakukan penusukan menggunakan jarum dan tusukan berkali-kali ini tidak keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, mangkuk kembali ditempelkan dan dipompa. Tindakan inilah yang membuat darah keluar seperti merembes. Perlahan-lahan darah semakin banyak, bahkan menggenang di dalam mangkuk. Dalam bekam, inilah yang dimaksud “darah kotor”. Dalam konsep bekam, darah kotor adalah darah yang tidak berfungsi lagi, sehingga tidak diperlukan tubuh dan harus dibuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pengisapan darah berlangsung tak lebih dari 10 menit. Setiap kali terapi bekam dijalankan, biasanya dilakukan dua sampai tiga kali pengisapan darah, tergantung pada jenis keluhan serta volume darah yang keluar. Jika darah hanya keluar seperempat mangkuk setiap kali bekam, pengulangannya lebih sering dibandingkan dengan pasien yang darahnya keluar lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi yang dalam bahasa Arab disebut hijamah ini telah disesuaikan dengan sunah Nabi Muhammad (Shallallaahu ‘alaihi wasallam-red). Tak heran, para terapis umumnya berasal dari pondok-pondok pesantren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapis bekam, Ahmad Fadholi melakukan bekam tentunya dengan cara Islami, namun ia juga mempraktekan apa yang dia yakini dan terbukti manfaatnya seperti mengkombinasikan pijat refleksi pada pasien bekam. “Bekam yang saya kombinasikan dengan pijat refleksi, Alhamdulillah terasa lebih efektif pada pasien,” kata Ahmad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti akupuntur, Ahmad menjelaskan bekam mengenal lebih dari 350 titik di seluruh tubuh. Namun, dalam praktik Ahmad mengutamakan pada titik-titik sumber penyakit seperti anjuran Nabi Muhammad, yang terletak di seputar kepala, leher, pinggang, dada, dan kaki. Dari situ terdapat tiga titik utama yaitu ummu mughits dan dua titik qumahduah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titik Ummu mughits yang berada di atas kepala merupakan titik utama bekam, yang sekaligus merupakan pertemuan ratusan titik dari seluruh tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat titik itu saja bisa disembuhkan bermacam penyakit pada bagian atas tubuh, seperti vertigo, polip, gangguan saraf telinga, penyakit kulit, depresi, sampai gangguan ilmu hitam atau sihir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan qumahduah terletak di leher bagian belakang, tepatnya antara rambut dan cuping telinga, baik kanan maupun kiri. Kedua titik tersebut yang selalu digunakan dalam sebuah terapi, ditambah sejumlah titik-titik lain sesuai keluhan pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seusai dibekam, seseorang dianjurkan meminum minuman hangat, misalnya jintan hitam atau madu. Ahmad biasa menyuguhi pasiennya dengan air jahe hangat yang ditambah madu. Sebelum dibekam, pasien juga disarankan untuk berpuasa beberapa jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak manfaat bekam, antara lain melancarkan peredaran darah, meringankan badan. Mengobati masuk angin, darah tinggi, kolesterol, stroke, jantung, asam urat, sakit pinggang, liver, gatal-gatal, migrain, sakit kepala, sakit mata, impotensi, sinusitis, jerawat, ambeien, maag, meningkatkan daya ingat, kecerdasan dan memperbaiki sistem imunitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain penyakit tersebut bekam bermanfaat bagi penyakit psikis seperti sulit tidur atau insomnia, stres, sering mimpi buruk, sering kesurupan, trauma dan rasa takut yang berlebihan. (cr1/ri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.republika.co.id/berita/20845.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-745904281356661502?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/745904281356661502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/08/terapi-bekam-sembuhkan-berbagai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/745904281356661502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/745904281356661502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/08/terapi-bekam-sembuhkan-berbagai.html' title='Terapi BEKAM Sembuhkan Berbagai Penyakit'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-5709284867389265594</id><published>2009-07-31T22:40:00.004+08:00</published><updated>2009-07-31T23:06:30.925+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tsaqafah'/><title type='text'>ar-Rayah dan al-Liwa</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SnMIHI4cH5I/AAAAAAAAAQg/9WO01ptokoI/s1600-h/Panji+Rasulullah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 172px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SnMIHI4cH5I/AAAAAAAAAQg/9WO01ptokoI/s320/Panji+Rasulullah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364640499864706962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Bendera dan Panji Kaum Muslimin&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kaum Muslimin mempunyai Bendera dan Panji? akh, masa iya sih.. Pertanyaan dengan nada heran terlontar seketika, hal ini dipicu ketika saya mencoba menjawab pertanyaan salah seorang rekan kerja terhadap saya, sekaligus menjelaskan bahwa Bendera yang diarak oleh para Ikhwan HTI selama ini BUKAN bendera HTI tapi bendera dan Panji Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam bahasa Arab, bendera dinamai dengan liwa (jamaknya adalah alwiyah). Sedangkan panji-panji perang dinamakan dengan rayah. Disebut juga dengan al-‘alam (1).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Rayah adalah panji-panji yang diserahkan kepada pemimpin peperangan, dimana seluruh pasukan berperang di bawah naungannya. Sedangkan liwa adalah bendera yang menunjukan posisi pemimpin pasukan, dan ia akan dibawa mengikuti posisi pemimpin pasukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liwa adalah al-‘alam (bendera) yang berukuran besar. Jadi, liwa adalah bendera Negara. Sedangkan rayah berbeda dengan al-‘alam. Rayah adalah bendera yang berukuran lebih kecil, yang diserahkan oleh khalifah atau wakilnya kepada pemimpin perang, serta komandan-komandan pasukan Islam lainnya. Rayah merupakan tanda yang menunjukan bahwa orang yang membawanya adalah pemimpin perang (2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liwa, (bendera negara) berwarna putih, sedangkan rayah (panji-panji perang) berwarna hitam. Banyak riwayat (hadist) warna liwa dan rayah, diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Rayahnya (panji peperangan) Rasul SAW berwarna hitam, sedang benderanya (liwa-nya) berwarna putih&lt;/strong&gt; (HR. Thabrani, Hakim, dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun terdapat juga hadist-hadist lain yang menggambarkan warna-warna lain untuk liwa (bendera) dan rayah (panji-panji perang), akan tetapi sebagian besar ahli hadits meriwayatkan warna liwa dengan warna putih, dan rayah dengan warna hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak terdapat keterangan (teks nash) yang menjelaskan ukuran bendera dan panji-panji Islam di masa Rasulullah SAW, tetapi terdapat keterangan tentang bentuknya, yaitu persegi empat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Panji Rasulullah saw berwarna hitam, berbentuk segi empat dan terbuat dari kain wol &lt;/strong&gt;(HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Kittani (3) mengetengahkan sebuah hadist yang menyebutkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw telah menyerahkan kepada Ali sebuah panji berwarna putih, yang ukurannya sehasta kali sehasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada liwa (bendera) dan rayah (panji-panji perang) terdapat tulisan Laa illaaha illa Allah, Muhammad Rasulullah. Pada liwa yang berwarna dasar putih, tulisan itu berwarna hitam. Sedangkan pada rayah yang berwarna dasar hitam, tulisannya berwarna putih. Hal ini dijelaskan oleh Al-Kittani (4), yang berkata bahwa hadist-hadist tersebut (yang menjelaskan tentang tulisan pada liwa dan rayah) terdapat di dalam Musnad Imam Ahmad dan Tirmidzi, melalui jalur Ibnu Abbas. Imam Thabrani meriwayatkannya melalui jalur Buraidah al-Aslami, sedangkan Ibnu ‘Adi melalui jalur Abu Hurairah. Begitu juga Hadist-hadist yang menunjukan adanya lafadz Laa illaaha illa Allah, Muhammad Rasulullah , pada bendera dan panji-panji perang, terdapat pada kitab Fathul Bari (5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan paparan tersebut diatas, bendera Islam (liwa) di masa Rasulullah saw adalah berwarna putih, berbentuk segi empat dan di dalamnya terdapat tulisan &lt;strong&gt;Laa illaaha illa Allah&lt;/strong&gt;, Muhammad Rasulullah dengan warna hitam. Dan panji-panji perang (rayah) di masa Rasulullah saw berwarna dasar hitam, berbentuk persegi empat, dengan tulisan di dalamnya &lt;strong&gt;Laa illaaha illa Allah&lt;/strong&gt;, Muhammad Rasulullah berwarna putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan Kaki :&lt;br /&gt;1 Dr. Abdullah bin Muhammad bin Sa’ad al-Hujaili., al-‘Alamu an-Nabawiyu asy-Syarif., p.33-34., Maktabah al_’Ulum wa al-Hikam&lt;br /&gt;2 Dr. Abdullah bin Muhammad bin Sa’ad al-Hujaili., op cit., p, 37, 40-41,. Maktabah al-‘Ulum wa al-Hikam&lt;br /&gt;3 al-Kittani, Tartib al-Idari., jilid I/320&lt;br /&gt;4 al-Kittani, op cit, jilid I/322&lt;br /&gt;5 Ibnu Hajar al-Asqalani., Fathul Bari., jilid VII/477&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-5709284867389265594?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/5709284867389265594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/07/ar-rayah-dan-al-liwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/5709284867389265594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/5709284867389265594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/07/ar-rayah-dan-al-liwa.html' title='ar-Rayah dan al-Liwa'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SnMIHI4cH5I/AAAAAAAAAQg/9WO01ptokoI/s72-c/Panji+Rasulullah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-3608005142360767701</id><published>2009-06-08T10:55:00.001+08:00</published><updated>2009-06-08T10:58:45.015+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Negara Islam Bukan Ilusi</title><content type='html'>Ide lama yang basi menyerang ideologi Islam, penegakan syariah Islam, Khilafah kembali muncul. Kelompok liberal Sabtu malam (18/05 )  meluncurkan buku berjudul "Ilusi Negara Islam": Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia. Buku setebal 322 halaman yang diterbitkan atas kerja sama Gerakan Bhineka Tunggal Ika, the Wahid Institute dan Maarif Institute .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Gus Dur  studi dalam buku ini dilakukan dan dipublikasikan untuk membangkitkan kesadaran seluruh komponen bangsa khususnya para elit dan media massa tentang bahaya ideologi dan paham Islam garis keras yang di bawa ke Tanah Air oleh gerakan transnasional Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya perdebatan transnasional tidak relevan. Persentuhan Indonesia dengan ideologi transnasional adalah hal yang tak terelakan. Bukan hanya ideologi, Indonesia juga bersentuhan dengan hal lain baik itu berupa agama, seni, budaya, bahasa, bahkan juga makanan yang bersifat transnasional. Lima agama yang diakui (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha) juga Konghu Cu, semuanya berasal dari luar Indonesia. Termasuk pula gagasan-gagasan sistem politik seperti demokrasi, bahkan istilah republik juga berasal dari Barat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuknya Islam ke Indonesia juga tidak bisa dilepaskan dari watak 'transnasional' Islam. Adalah Sultan Muhammad I dari kekhilafahan Utsmani yang pada tahun 808H/1404M pertama kali mengirim para ulama (kelak dikenal sebagai Walisongo) untuk berdakwah ke pulau Jawa seperti Maulana Malik Ibrahim (Turki), Maulana Ishaq (Samarqand) yang dikenal dengan nama Syekh Awwalul Islam, Maulana Ahmad Jumadil Kubra (Mesir),  Maulana Muhammad al-Maghrabi (Maroko) Maulana Malik Israil (Turki),  Maulana Hasanuddin (Palestina), Maulana Aliyuddin (Palestina) dan Syekh Subakir dari Persia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan ormas-ormas Islam besar di Indonesia seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Al Irsyad, juga tidak bisa dilepaskan dari persinggungan dengan dunia Islam internasional. Watak transnasional ini wajar saja mengingat Islam memang agama bagi seluruh manusia di dunia (rahmatan lil 'alamin). Tokoh-tokoh pendiri ormas itu sebagian besar belajar di Timur Tengah dan menyebarkan pemikiran-pemikiran ulama dari  Timur Tengah yang menjadi pusat Islam saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit Islamophobia dan Syariahphobia sepertinya telah membutakan mata hati dan sikap rasional  kelompok liberal dan pengusungnya ini. Kenapa hanya Ideologi Islam dan kelompok Islam yang mereka anggap sebagai ancaman dari luar dan bersifat transnasionalisme. Sementera itu, ide-ide liberal dan sekuler seperti demokrasi , HAM, pluralisme, ide gender, yang mereka usung yang sesungguhnya merupakan ide import (dari Barat)  dan juga berwatak transnasional, tidak dianggap ancaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal ide liberal dan sekuler ini bukan hanya mengancam, tapi telah menjadi penyebab kehancuran Indonesia dan dunia Islam. Bukankah penerapan ekonomi yang neo liberal di Indonsia dengan progam pengurangan subsidi, privatisasi, investasi asing dan pasar bebas telah menyebabkan kemiskinan  dan perampokan kekayaan alam Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas nama HAM, kebebasan bertingkah laku mereka merusak moralitas menjerumuskan para pemuda dalam kemaksiatan. Dengan alasan HAM, mereka minta pornografi dan pornaaksi, pengakuan terhadap kelompok gay dan lesbian dilegalkan. Sementara perda yang mewajibkan busana Muslimah dianggap melanggar HAM. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas nama HAM juga mereka meracuni akidah umat Islam. Dengan dalih kebebasan beragama, kelompok liberal ini meminta agar Ahmadiyah jangan dilarang. Tidak hanya itu  'tafsir' liberal yang mereka usung telah menghancurkan sendi-sendi Islam yang mendasar yang menimbulkan keraguan terhadap kebenaran Alquran dan As Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok liberal ini menganggap kelompok yang ingin menegakkan syariah Islam sebagai garis keras. Sementara AS dan sekutunya yang dengan alasan HAM dan penyebaran demokrasi, serta perang melawan terorisme membunuh jutaan umat Islam di Irak, Afghanistan, Somalia, Sudan, dan Palestina, tidak secara intensif mereka kritik . Bukankah dengan dalih HAM (kebebasan menentukan nasib sendiri) Timor Timur lepas, dan hal yang sama sedang mengancam Aceh dan Papua? Jadi ideologi mana yang sebenarnya berbahaya ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas kewajiban penegakan syariah Islam dan Khilafah adalah perintah Allah SWT. Tidak mungkin hukum yang berasal dari Allah SWT akan mencelakakan manusia. Semua itu bukan mimpi, bukan sekedar ilusi, tapi terbukti secara normatif maupun historis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syariah Islam akan membebaskan Indonesia dari penjajahan ideologi negara imperialis dan mensejahterakan rakyat .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syariah Islam akan menjamin kebutuhan pokok tiap individu rakyat yang menjadi tanggung jawab negara. Berdasarkan syariah Islam pendidikan dan kesehatan wajib gratis. Syariah Islam juga melarang barang-barang yang merupakan pemilikan umum (al milkiyah al 'amah) seperti emas, perak, minyak, batu bara diserahkan kepada swasta apalagi asing . Milik rakyat yang harus dikelola untuk kemaslahatan umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syariah juga akan mencegah setiap intervensi asing yang mengancam disintegrasi umat  dan negara. Sedangkan Khilafah Islam adalah instutisi yang menerapkan syariah Islam dan menyatukan umat Islam sehingga menjadi negara adidaya global yang mensejahterakan manusia. Lantas siapa yang sebenarnya mengancam Indonesia ?[] mediaumat.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-3608005142360767701?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/3608005142360767701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/06/negara-islam-bukan-ilusi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3608005142360767701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3608005142360767701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/06/negara-islam-bukan-ilusi.html' title='Negara Islam Bukan Ilusi'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-5458268994126402439</id><published>2009-06-08T10:48:00.000+08:00</published><updated>2009-06-08T10:54:41.944+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>KETERANGAN PERS: Bantahan Hizbut Tahrir Indonesia Terhadap Buku Ilusi Negara Islam</title><content type='html'>Buku Ilusi Negara Islam: Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia, yang diluncurkan beberapa waktu lalu itu sebenarnya tidak layak dibaca apalagi ditanggapi. Meski diklaim sebagai karya ilmiah, dan konon merupakan hasil penelitian selama dua tahun, namun semuanya itu tidak bisa menutupi fakta, bahwa buku ini sangat tidak ilmiah dan jauh dari obyektivitas sebuah penelitian. Alih-alih bersikap obyektif, buku ini justru dipenuhi dengan ilusi, kebencian dan provokasi penyusunnya. Inilah yang mendorong kami untuk menanggapi buku ini, khususnya yang berkaitan dengan Hizbut Tahrir, sebagai berikut: &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari aspek metodologi: Pertama, dari sisi referensi: Buku ini sama sekali tidak menggunakan referensi utama (primer), yaitu buku-buku resmi Hizbut Tahrir. Satu-satunya referensi resmi yang digunakan adalah booklet Selamatkan Indonesia dengan Syariah, itu pun tampaknya hanya dicomot judulnya. Selebihnya, pandangan dan sikap penyusun buku tersebut tentang Hizbut Tahrir didasarkan pada kesimpulan-kesimpulan yang dibangun oleh Zeno Baran dalam bukunya, Hizb ut-Tahrir: Islam’s Political Insurgency (Washington: Nixon Center, 2004) dan Ed. Husain dalam bukunya, The Islamist (London: Penguin Books, 2007). Mereka tidak tahu atau pura-pura tidak tahu, bahwa baik Zeno Baran yang berdarah Yahudi maupun Ed. Husain adalah sama-sama bukan orang yang ahli tentang Hizbut Tahrir. Ed. Husain yang diklaim sebagai salah seorang pimpinan Hizb terbukti bohong, yang memang sengaja dibangun untuk menunjukkan kredebilitas karyanya, yang sesungguhnya tidak kredibel. Dari sini saja, sebenarnya cukup untuk membuktikan, bahwa buku Ilusi Negara Islam ini sebenarnya tidak ilmiah dan jauh dari obyektivitas. Karena itu, kesimpulan-kesimpulan yang dibangun di dalamnya tidak lebih dari ilusi penyusunnya. Bahkan, buku ini juga sangat narsis, karena kebencian dan provokasi yang ditaburkan di dalamnya mulai dari awal hingga akhir. Tampak jelas, bahwa buku ini disusun dengan target, bukan sekedar untuk mengemukakan pandangan, tetapi untuk memobilisasi perlawanan. Kedua, cara menarik kongklusi: Kongklusi di dalam buku ini banyak ditarik dengan menggunakan analogi generalisasi (qiyas syumuli), sehingga menganggap semua kelompok dan organisasi yang nyata-nyata berbeda, seperti DDII, MMI, PKS dan HTI sebagai sama. Ini adalah bukti, bahwa buku ini tidak obyektif. Lebih-lebih ketika, sejak pertama kali, penyusun buku ini sudah melakukan monsterisasi terhadap Wahabi, kemudian mengeneralisasi bahwa semua organisasi Islam yang tidak sepaham denganya dicap Wahabi. Ini jelas merupakan kesalahan berpikir yang sangat fatal, dan kalau tujuannya untuk mengungkap kebenaran, maka cara-cara seperti ini tidak akan pernah menemukan kebenaran apapun. Ketiga: inkonsistensi cara berpikir: Buku ini menyerang cara berpikir literalisme tertutup, tetapi pada saat yang sama penyusun buku ini menggunakan teks hadits, dengan makna literal, dan sangat tertutup, karena tidak mau melihat nas-nas yang lain. Seperti, Umirtu an uqatila an-nas hatta yaqulu la’ilaha illa-Llah (Aku diperintahkan untuk memerangi manusia, hingga mereka menyatakan la’ilaha illa-Llah), yang kemudian ditafsirkan, bahwa ini tidak berarti boleh memerangi orang Kafir, karena tidak ada penegasan tentang keyakinan akan kerasulan Muhammad saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari aspek isi: Buku ini menawarkan: Pertama, Islam yang toleran, tapi anehnya penyusunnya sendiri dengan sangat narsis tidak toleran dengan sesama Muslim, dengan terus-menerus menyerang mereka sebagai kaum literalis tertutup, dan stigma-stigma negatif lainnya. Di sisi lain, ketika mereka sendiri tidak bisa bersikap toleran terhadap kaum Muslim, mereka malah menyerukan toleransi terhadap kaum Kafir, dengan justifikasi bahwa mereka adalah Muslim juga. Malah, ayat dan hadits yang memerintahkan untuk memerangi mereka pun harus ditafsir ulang agar sejalan dengan maksud mereka. Jadi, nalar yang dibangun dalam buku ini jelas sekali, sangat tidak konsisten. Kedua, perdamaian dan Islam yang damai, tapi penyusun buku ini justru menyulut bara api yang sudah padam, seperti sejarah kelam Khawarij dan Wahabi yang sudah dilupakan oleh kaum Muslim. Dalam kasus Wahabi, jelas sekali bahwa ini dimaksud untuk mengadudomba antara NU dan kelompok lain yang dicap Wahabi, karena generasi tua NU memiliki memori yang tidak baik terhadap Wahabi. Lalu, di mana wajah Islam damai yang mereka tawarkan? Cara-cara yang mereka lakukan ini persis seperti yang dilakukan oleh Syasy bin Qaisy, penyair Yahudi, yang mengingatkan kembali permusuhan antara suku Aus dan Khazraj dalam Perang Bu’ats. Kalau betul mereka menginginkan perdamaian, mestinya bisa bersikap seperti ‘Umar bin ‘Abdul Aziz ketika ditanya tentang Perang Shiffin, dengan tegas beliau menyatakan, “Ini adalah darah yang telah dibersihkan oleh Allah dari tanganku, maka aku tidak ingin membasahi lidahku dengannya lagi.” Ketiga, ilusi, kebencian dan provokasi: Meski konon merupakan hasil penelitian, tetapi penyusun buku ini tidak bisa membedakan antara fakta dan ilusi. Sebagai karya ilmiah, seharusnya buku tersebut jauh dari kebencian, dan apalagi provokasi yang sangat narsis. Karena itu, isi buku ini akhirnya terjebak pada kepentingan sponsornya, dan sama sekali jauh dari obyektivitas ilmiah, lazimnya sebuah karya ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari aspek penyusun dan penerbitnya: Sebagaimana diakui oleh Abdurrahman Wahid, buku ini adalah hasil penelitian Lib-ForAll Foundation, sebuah LSM yang memperjuangkan terwujudkan kedamaian, kebebasan dan toleransi di seluruh dunia. Abdurrahman Wahid bersama C. Holland Taylor bertindak sebagai pendiri bersama, sementara bersama-sama KH A. Mustofa Bisri, Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif, Por. Dr. M. Amin Abdullah, Prof. Dr. Azyumardi Azra, Porf. Dr. Nasr Hamid Abu-Zayd, Syeikh Musa Admani, Prof. Dr. Abdul Munir Mulkhan, Dr. Sukardi Rinakit dan Romo Franz Magnis Suseno menjadi penasehat LSM tersebut. Mereka selama ini dikenal sebagai tokoh Liberal. Bersama sejumlah peneliti lapangan, mereka menyusun buku Ilusi Negara Islam ini, yang kemudian diterbitkan bersama oleh the Wahid Institute, Maarif Institute dan Gerakan Bhineka Tunggal Ika. Lib-ForAll Foundation sendiri bermarkas di AS, dan didirikan pasca peristiwa 11/9, dengan tujuan untuk memerangi apa yang mereka sebut Radikalisme Agama. Tokoh-tokoh Lib-ForAll Foundation di Indonesia juga mempunyai hubungan baik dengan Israel, dan sangat membela kepentingan entitas Yahudi itu. Sebaliknya, mereka selama ini dikenal bersikap sumir terhadap syariah, formalisasi syariah dan kelompok Islam yang memperjuangkan syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tuduhan terhadap Hizbut Tahrir sebagai kelompok yang membahayakan Indonesia, adalah sebuah kebohongan besar. Hizbut Tahrir dengan perjuangan syariah dan Khilafah justru bertujuan untuk menyelamatkan Indonesia dari keterpurukan akibat Sekularisme, Liberalisme, Kapitalisme dan penjajahan modern di segala bidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, Liberalisme dan Sekularisme yang selama ini mereka propagandakan itulah yang telah nyata-nyata merusak dan menghancurkan Indonesia. Atas dasar Liberalisme pula, mereka mendukung aliran sesat (Ahmadiyah, Lia Eden, dll), legalisasi aborsi, menolak larangan pornografi dan pornoaksi, mendukung penjualan aset-aset strategis. Maka, merekalah yang sesungguhnya harus diwaspadai, karena mereka menghalangi upaya penyelamatan Indonesia dengan syariah, dengan tetap mempertahankan Sekularisme dan penjajahan asing di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurubicara Hizbut Tahrir Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Ismail Yusanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hp: 0811119796 Email: Ismaily@telkom.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( sumber : keterangan pers Nomor: 161/PU/E/05/09Jakarta, 25 Mei 2009 M/30 Jumadil Awwal 1430 H)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-5458268994126402439?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/5458268994126402439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/06/keterangan-pers-bantahan-hizbut-tahrir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/5458268994126402439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/5458268994126402439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/06/keterangan-pers-bantahan-hizbut-tahrir.html' title='KETERANGAN PERS: Bantahan Hizbut Tahrir Indonesia Terhadap Buku Ilusi Negara Islam'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-804061343594130700</id><published>2009-06-02T14:06:00.001+08:00</published><updated>2009-06-08T11:04:56.703+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Halqah Online'/><title type='text'>Dakwah Ideologis</title><content type='html'>Judul tulisan kali ini adalah Dakwah Ideologis. Kalimat tersebut terdiri dari 2 kata yakni dakwah dan ideologis. Dakwah menurut bahasa adalah seruan, sedangkan menurut makna syar’inya adalah seruan kepada orang lain agar mengambil yang khoir (islam), melakukan kemakrufan dan mencegah kemungkaran. Atau juga dapat di definisikan dengan upaya untuk merubah manusia (baik perasaan, pemikiran, maupun tingkah lakunya) dari jahiliyyah ke islam, atau dari yang sudah islam menjadi lebih kuat lagi ke islamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi tersebut diambil dari hadist yang telah di sampaikan oleh Rasulullah SAW :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“siapa saja di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah merubahnya dengan tangan dan jika dia tidak mampu, hendaknya mengubah dengan lisan, dan jika ia tidak mampu, hendaknya mengubahnya dengan hati. Sesunggunhya hal itu merupakan selemah-lemahnya iman.” (HR. Ahmad, Muslim, Abu Dawud, A’nasa’I, Ibnu majah dari Abi sa’id Al-khudri).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga dari berdasarkan hadist Rasulullah yang lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“demi dzat yang jiwaku dalam kekuasaan-Nya, kalian harus menyerukan kepada kemakrufan dan mencegah dari kemungkaran, ataukah Allah Swt akan menurunkan siksa dari sisiNya kepada kalian, sehingga ketika kalian berdo’a, Dia tidak akan mengabulkan do’a kalian” (HR. At tirmidzi dari Huzaifah Al Yaman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga berdasarkan firman Allah dalam surat Ali Imron ayat 104 yang terjemahannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, mereka orang-orang yang beruntung”. (QS. Ali Imron 104 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah gambaran tentang definisi dari dakwah. Dakwah bisa dilakukan baik secara individu, kelompok maupun negara, masing memiliki dasar dan arah perjuangan tersendiri dalam mencapai sebuah target dakwah. Ini terjadi karena perbedaan dalam memahami realitas pada sebuah pemikiran bagaimana membangkitkan masyarakat. Jika kita kaji secara mendalam, kita akan menemukan 3 target yang ingin dirain oleh sebuah gerakan atau orang yang ingin berdakwah . yakni gerakan yang memeperhatikan kepentingan individu, target memeperbaiki aqidah dan akhlaq individu, dan yang ketiga adalah target memperbaiki masyarakat. Akibatnya metode untuk meraih target pun menjadi berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudia kita masuk dalam pembahasan ideologis. Mabda’ atau atau ideology oleh Muhammad Ismail dalam bukunya Al fikru Al Islamiy yang menyatakan bahwa ideology (mabda’) merupakan ‘aqidah ‘aqliyyah yanbatsiqu ‘anha an nizham artinya ‘aqidah ‘aqliyyah yang melahirkan aturan-aturan dalam kehidupan (nidzham). Artinya menurut definisi ini, nampak bahwa sesuatu disebut ideology jika memiliki dua syarat, yakni memiliki ‘aqliyyah sebagai fikroh (ide) dan memiliki system (aturan) sebagai thariqah (metode penerapan). Bila tidak memiliki kedua hal tersebut, maka tidak bisa di sebut sebagai ideology.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dakwah idologis artinya dakwah yang memiliki arah dan tujuan yang jelas, tidak karena factor banyak atau tidaknya pendukung gerakan itu yang menentukan bahwa gerakan dakwah itu ideologis atau tidak namun karena jelasnya fikrah dan thariqah yang di gunakan dalam rangka berdakwah untuk meraih target yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu harus juga dilihat bahaya idologis dalam berdakwah, apa maksudnya dengan berbahaya?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika umat sudah tersadarkan tentang arah perjuangan yang ingin dicapai dengan cara telah tertanamkan edukasi kepada masyarakat hinggat telah ada kesadaran umum tentang target perubahan yang ingin di raih itu sesuatu yang sangat kita syukuri tentu saja, namun jika umat masih belum tersadarkan terhadap fikrah dan thariqah yang telah di embank oleh sebuah jamah dakwah, maka bahaya ideologis akan datang (khathr mabda’i). Boleh jadi sebagian umat menerima kepemimpinan sebuah jamaah dakwah, namun bukan atas dasar ideologi melainkan atas dasar yang lain seperti kemampuannya mengorganisasi acara, kecakapannya mendatangkan massa besar, kesungguhannya dalam merencanakan dan menjalankan kegiatan bersama, dll. Akibatnya, tidak menutup kemungkinan, sekalipun tidak setuju dengan fikrah yang diperjuangkan, tetapi umat ’rela dipimpin’. Dalam kondisi demikian, ikatan kepemimpinan bukanlah mabda’ (ideologi), melainkan kepentingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang harus selalu di perhatikan oleh komponen dakwah manapun khususnya bagi para pengemban dakwah yang bergabung pada sebuah kutlah dakwah. Kejelasan sebuah fikrah dan thariqah dakwah hendaknya yang menjadi tolak ukur ketika ingin bergabung dengan sebuah jamaah dakwah, tidak karena factor teman, ketidaksukaan terhadap individu, keluarga, masyarakat dan factor lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dakwah idologis adalah dakwah yang mempunyai arah dan tujuan yang didalam dakwah itu tidak memiliki kepentingan apa-apa kecuali kepentingan untuk meraih ridhanya Allah semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang beriman adalah mereka yang menjadikan ridha Allah sebagai tujuan tertinggi dalam kehidupan mereka dan berusaha keras untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam al-Qur’an, Allah menyebut mereka orang-orang yang berjuang dengan harta dan jiwa mereka di jalan Allah. Karena mereka telah mengabdikan hidup mereka untuk Allah dan bersedia mengorbankan segala sesuatu yang mereka miliki, harta dan lain-lainnya, untuk mencari ridha Allah dan mendapatkan surga-Nya, orang-orang beriman punya sifat-sifat penting yang memungkinkan mereka untuk menyibukkan diri, dan dalam keadaan yang sangat berat sekalipun, mengucapkan, Hasbunallah (cukuplah bagiku Allah). Mereka mendambakan keridhaan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu’alam bi shawab.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-804061343594130700?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/804061343594130700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/06/dakwah-ideologis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/804061343594130700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/804061343594130700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/06/dakwah-ideologis.html' title='Dakwah Ideologis'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-4934871457192880413</id><published>2009-06-02T13:45:00.002+08:00</published><updated>2009-06-03T00:05:20.977+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Halqah Online'/><title type='text'>Ekonomi Kerakyatan versi Islam</title><content type='html'>Pertarungan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) mulai ‘memanas’. Semua mengaku siap untuk menyejahterakan rakyat. Mereka menjadikan isu ekonomi sebagai modal meraih simpati pemilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu neoliberalisme, kapitalisme, dan kerakyatan menjadi jargon kampanye. Wacana untuk membenturkan mazhab ekonomi neoliberal dan kerakyatan pun mengiringi proses pemilihan presiden (pilpres), 8 Juli mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jargon ekonomi kerakyatan, pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto (Mega Pro) dituding sebagai antiasing dan kapitalisme. Sebaliknya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menggandeng Boediono (SBY Boediono) dicap sebagai penganut neoliberal. Sementara itu, pasangan Jusuf Kalla-Wiranto (JK Win) cenderung pragmatis.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk merumuskan konsep ekonomi yang bakal dijual ke rakyat, setiap pasangan capres merekrut sejumlah ekonom. Dalam barisan Mega Pro, ada sejumlah nama beken seperti Sri Adiningsih (ekonom Universitas Gajah Mada), Iman Sugema (direktur eksekutif InterCafe), Bungaran Saragih (mantan menteri pertanian), dan M Prakosa (mantan menteri kehutanan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka semua masuk ke Mega Institute karena kesamaan visi perjuangan soal pembangunan ekonomi dengan Ibu Megawati,” ujar Arif Budimanta, direktur Mega Institute, kepada Investor Daily, Selasa (19/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, pasangan JK Win diperkuat oleh Fahmi Idris (menteri perindustrian), Fuad Bawazier (mantan menteri keuangan), Kwik Kian Gie (mantan menko perekonomian), Sofjan Wanandi (ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia), Tadjudin Noer Said (anggota KPPU), dan Dradjad Wibowo (anggota Komisi XI DPR dari Partai Amanat Nasional/PAN). Beberapa ekonom seperti Fadhil Hasan, Aviliani, Erani Yustika, dan Ichsan Modjo ikut dalam tim ekonomi JK Win.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubu SBY Boediono didukung para ekonom muda dari Universitas Indonesia seperti Chatib Basri, M Ikhsan, dan ekonom yang tergabung dalam partai politik barisan koalisi. Tim ekonomi langsung dipimpin Boediono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara koalisi pasangan capres-cawapres masih meributkan sistem ekonomi apa yang layak diterapkan di Indonesia, jauh-jauh sebelum ideologi Kapitalisme dan Sosialisme yang muncul akibat sekularisme (pemisahan antara kehidupan dan agama), Islam telah menawarkan dan merealisasikan konsep sistem pemeliharaan dan pengaturan urusan rakyat, cara pemenuhan kebutuhan pokok bagi warga masyarakat, cara penanganan kemiskinan, perwujudan kesejahteraan hidup, dan lain sebagainya. Islam tidak berangkat dari keprihatinan sosial, yang bersifat nisbi dan kondisional atau berpijak di atas dasar nilai-nilai sosial dan kemanusiaan semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada artikel ini, akan diberikan gambaran tentang ekonomi Islam sebagai sebuah aturan (nizam) yang dapat memecahkan problematika kehidupan manusia, yang bertitik tolak dari pandangan dasar tentang manusia dan kehidupan ini (aqidah). Islam memandang bahwa manusia memiliki keterikatan dengan hukum dan tata aturan dari Pencipta Alam Semesta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Ekonomi Islam&lt;br /&gt;Menurut An Nabhani dalam bukunya An-Nizam Al-Iqtishadi Fi Al-Islami, sistem ekonomi Islam ditegakkan di atas tiga asas utama, pertama, konsep kepemilikan (al-milkiyah); Kedua, memanfaatan kepemilikan (al tasharuf fil al-milkiyah); Ketiga, distribusi kekayaan di antara masyarakat (tauzi'u altsarwah bayna al-naas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam telah mewajibkan sirkulasi kekayaan terjadi pada semua anggota masyarakat dan mencegah terjadinya sirkulasi kekayaan hanya pada segelintir orang. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;“..supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kalian”&lt;br /&gt;(QS al-Hasyr: 7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelaslah, negara dalam Islam berfungsi sangat sentral karena fungsinya sebagai ri'ayatu suuni al-ummah (pengatur kehidupan umat) agar tenang secara politis dan sejahtera secara ekonomi. Jadi tidak sekedar berfungsi minimal (minimalist state) seperti dalam sistem pasar bebas, atau mendominasi perekonomian seperti dalam sistem sosialis. Tidak juga terjerumus terlalu jauh mengatur sehingga memberikan monopoli, proteksi, hak istimewa kepada pengusaha tertentu), atau ekstrim yang lain pemerintah terlalu lemah sehingga tidak dapat berbuat apa-apa menghadapi penyimpangan para pelaku ekonomi, khususnya dari pihak swasta kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bisakah sistem ekonomi Islam diterapkan dalam atmosfir demokrasi seperti saat ini??&lt;br /&gt;dan bisakah platform ekonomi yang diusung ketiga capres-cawapres menandingi sistem mulia yang telah dirumuskan oleh Sang Pencipta??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah teman-teman, yang mengawali diskusi kita kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;source from:&lt;br /&gt;An Nabhani dalam bukunya An-Nizam Al-Iqtishadi Fi Al-Islami,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-4934871457192880413?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/4934871457192880413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/06/ekonomi-keyakyatan-versi-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4934871457192880413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4934871457192880413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/06/ekonomi-keyakyatan-versi-islam.html' title='Ekonomi Kerakyatan versi Islam'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-6252376950899750139</id><published>2009-06-01T16:52:00.001+08:00</published><updated>2009-06-08T11:07:43.502+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Islami'/><title type='text'>Abdurrahman bin Auf, Sukses yang Mengguncang Dunia</title><content type='html'>Jika al Khawarizmi mampu mengguncang dunia di abad 8 Hijriah, maka hal yang sama juga terjadi dalam rentang 14 abad Islam menaungi 2/3 belahan dunia, merahmati alam raya. Salah satunya adalah sahabat Abdurrahman bin Auf yang telah mengguncang dunia melalui keteladanannya sebagai muslim sejati, termasuk dalam berbisnis yang dilakukannya pada abad 1 Hijriah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdurrahman bin Auf termasuk generasi sahabat yang masuk Islam sangat awal, menjadi orang kedelapan yang bersahadah 2 hari setelah Abu Bakar. Beliau termasuk salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh banyak teladan yang dapat direngkuh dari sepak terjang bisnis beliau. Salah satunya adalah pada aspek prinsip manajemen bisnis yang dipegang kuat dan diterapkan secara konsisten dan penuh komitmen. Beberapa prinsip beliau yang telah dikenal luas adalah hanya berbisnis barang yang halal dan menjauhkan diri dari barang yang haram bahkan yang subhat sekalipun, keuntungan bisnis yang didapat dinikmati dengan menunaikan hak keluarga dan hak Allah, untuk perjuangan di jalan Allah dan menjadikan harta perniagaan sebagai sesuatu yang dikendalikannya, bukan yang mengendalikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip-prinsip manajemen bisnis itu pun dibuktikan. Sejarah pun mencatatnya. Diantaranya adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Berbisnis barang yang halal dan menjauhkan diri dari barang yang haram bahkan yang subhat sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseluruhan harta Abdurahman bin Auf adalah harta yang halal, sehingga sahabat lainnya, Utsman bin Affan ra. yang juga pengusaha sukses dan sudah sangat kaya pun bersedia menerima wasiat Abdurahman ketika membagikan 400 Dinar bagi setiap veteran perang Badar. Ustman bin Affan berkata, “ Harta Abdurahman bin Auf halal lagi bersih, dan memakan harta itu membawa selamat dan berkah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Keuntungan bisnis yang didapat dinikmati dengan menunaikan hak keluarga dan hak Allah, perjuangan di jalan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasullullah SAW membutuhkan dana untuk perang Tabuk yang mahal dan sulit karena medannya jauh, ditambah situasi Madinah yang sedang musim panas. Abdurrahman bin Auf memeloporinya dengan menyumbang dua ratus uqiyah emas (1 uqiyah setara dengan 50 dinar) sampai-sampai Umar bin Khattab berbisik kepada Rasulullah SAW “ Sepertinya Abdurrahman berdosa kepada keluarganya karena tidak meninggali uang belanja sedikitpun untuk keluarganya”. Mendengar ini, Rasulullah SAW bertanya pada Abdurrahman bin Auf, “Apakah kamu meninggalkan&lt;br /&gt;uang belanja untuk istrimu ?”, “ Ya!” Jawab Abdurrahman, “Mereka saya tinggali lebih banyak dan lebih baik dari yang saya sumbangkan”. “Berapa ?” Tanya Rasulullah. “ Sebanyak rizki, kebaikan, dan pahala yang dijanjikan Allah.” Jawabnya. Subhanallahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat ketika Rasullullah SAW berpidato menyemangati kaum muslimin untuk berinfaq di jalan Allah, Abdurrahman bin Auf menyumbang separuh hartanya senilai 2.000 Dinar. Atas infaq ini beliau didoakan khusus oleh Rasulullah SAW : “Semoga Allah melimpahkan berkah-Nya kepadamu, terhadap harta yang kamu berikan. Dan Semoga Allah memberkati juga harta yang kamu tinggalkan untuk keluarga kamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Menjadikan harta perniagaan sebagai sesuatu yang dikendalikannya, bukan yang mengendalikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdurrahman bin Auf pernah menyumbangkan seluruh barang yang dibawa oleh kafilah perdagangannya kepada penduduk Madinah padahal seluruh kafilah ini membawa barang dagangan yang diangkut oleh 700 unta yang memenuhi jalan-jalan kota Madinah. Selain itu juga tercatat Abdurrahman bin Auf telah menyumbangkan antara lain 40.000 Dirham, 40.000 Dinar, 200 uqiyah emas, 500 kuda, dan 1.500 unta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak dan sering sekali, beliau menggunakan hartanya untuk diinfaqkan. Sampai- sampai ada penduduk Madinah yang berkata “ Seluruh penduduk Madinah berserikat dengan Abdurrahman bin Auf pada hartanya. Sepertiga dipinjamkannya pada mereka, sepertiga untuk membayari hutang-hutang mereka, dan sepertiga sisanya dibagi-bagikan kepada mereka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan begitu banyak harta yang diinfaqkan di jalan Allah, ketika meninggal pada usia 72 tahun beliau masih juga meninggalkan harta yang sangat banyak yaitu terdiri dari 1.000 ekor unta, 100 ekor kuda, 3.000 ekor kambing dan masing-masing istri mendapatkan warisan 80.000 Dinar. Artinya, kekayaan yang ditinggalkan Abdurrahman bin Auf saat itu berjumlah 2.560.000 Dinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallahu… Allahu akbar!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;catatan: 1 dinar = 4,25 gram emas. 1 dirham = 2,975 gram perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disarikan dari berbagai sumber. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-6252376950899750139?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/6252376950899750139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/06/abdurrahman-bin-auf-sukses-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6252376950899750139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6252376950899750139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/06/abdurrahman-bin-auf-sukses-yang.html' title='Abdurrahman bin Auf, Sukses yang Mengguncang Dunia'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-8789066469308135988</id><published>2009-06-01T16:48:00.000+08:00</published><updated>2009-06-01T16:52:24.850+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Islami'/><title type='text'>Al Khawarizmi, Sukses yang Mengguncang Dunia</title><content type='html'>Setiap orang kini bisa menuliskan dengan mudah bilangan berapapun, karena adanya angka nol. Kitabul Jama-wat-Tafriq yang diterjemahkan ke dalam bahasa latin Trattati d’Arithmatica oleh Prince Boncompagni adalah karya terbesar yang digunakan oleh berbagai universitas di Eropa hingga abad 16, menerangkan praktek sehari-hari seluk-beluk kegunaan angka-angka, termasuk angka nol. Dan darinyalah berkembang teknologi digitasi hingga sekarang. Dialah Muhammad bin Musa al Khawarizmi yang di Barat dikenal sebagai Algorism (780-846 M). Si penemu angka nol yang menginspirasi dunia.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yang penting diketahui bahwa al Khawarizmi adalah Muslim pertama dalam ilmu hitung atau matematika. Karena yang menemukan ilmu itu tak lain adalah al Khawarizmi sendiri. Di luar itu, al Khawarizmi sebenarnya sosok yang komplit. Penguasaan ilmunya tidak hanya matematika, tapi juga geografi dan praktisi astronomi. Bahkan karyanya di bidang astronomi yang berjudul “Zij al Shindhind” merupakan karya terpenting hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.J. Toomer Dalam Dictionary Scientific Biography (1973) menyatakan bahwa hampir seluruh karya-karya al Khawarizmi disusun selama masa pemerintahan Al Ma’mun (813-833 M), Khalifah kedua setelah Umayyah membangun kekhalifahan Islam di Damaskus pada tahun 661 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli ilmu aljabar dunia, Leonardo Fibonacci dari Pisa pun mengaku berhutang pada al Khawarizmi. George Sarton, penulis sejarah matematika kenamaan, menyebut al Khawarizmi sebagai salah seorang ilmuwan Muslim terbesar dan terbaik di masanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari buku motivasi metanoiac Islami:&lt;br /&gt;Be The Best, not ‘be asa’, M. Karebet Widjajakusuma, Gema Insani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-8789066469308135988?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/8789066469308135988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/06/al-khawarizmi-sukses-yang-mengguncang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/8789066469308135988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/8789066469308135988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/06/al-khawarizmi-sukses-yang-mengguncang.html' title='Al Khawarizmi, Sukses yang Mengguncang Dunia'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-3756143852130611161</id><published>2009-05-02T22:35:00.002+08:00</published><updated>2009-05-02T22:47:17.858+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Partai Allah vs Partai Setan Dalam Al-Qur'an</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SfxcNm0LuUI/AAAAAAAAAPA/FBWQytvh7yE/s1600-h/ustadz_fathuddin_jafar_ma.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SfxcNm0LuUI/AAAAAAAAAPA/FBWQytvh7yE/s200/ustadz_fathuddin_jafar_ma.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331237447727298882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Fathuddin Jafar, MA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Hiruk pikuk kampanye puluhan partai peserta Pemilu legislatif 2009 sudah berakhir. Tak kurang dari 200 trilityun rupiah sudah dihamburkan. Berbagai acara untuk menarik dan merayu para calon pemilih sudah pula di lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dari pemasangan jutaan spanduk, kaos, brosur, baliho, iklan media cetak dan elektronik dan bahkan menampilkan penyanyi-penyanyi wanita erotis setengah telanjang di hadapan ribuan simpatisan. Seakan semua cara sudah dihalalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih ironis lagi, partai-partai yang berbau Islampun tak terlepas dari acara hura-hura dan maksiat itu. Hampir tidak ada partai yang tidak menampilkan musik dangdut atau grup band dalam acara kampanye, khususnya kampanye terbuka, termasuk partai yang menamakan dirinya partai dakwah sekalipun.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam peristiwa Pemilu 2009 kali ini yang mereka namakan dengan Pesta Demokrasi, sebanyak 1.624.324 caleg untuk DPR, DPD, Provinsi dan Kabupaten/Kota bersaing merebutkan 18.480 kursi yang tersedia. Artinya, hanya 1.13 % dari mereka yang akan menjadi anggota legislatif periode 2009 – 2014. Sisanya, 98,87 % atau sekitar 1.605.844 orang dipastikan gagal menduduki kursi-kursi empuk tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat dahsyatnya persaingan di antara mereka dan besarnya jumlah dana yang telah mereka habiskan dan bahkan ada yang menjual rumah dan sebagainya, ditambah lagi dengan besarnya gejolak syahwat kekuasaan yang mendorong sebagaian besar mereka untuk menduduki kursi Dewan, maka berdasarkan nasehat para ahli jiwa, berbagai RS Jiwa telah menyiapkan diri untuk menerima limpahan pasien pasca Pemilu 2009 pada 9 April yang akan datang. Jika prediksi para ahli jiwa tersebut benar-benar terjadi, barangkali ini adalah peristiwa korban demokrasi pertama di dunia yang paling besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum acara pesta demokrasi (maksiat) tersebut dimulai, umat Islam Indonesia dihebohkan pula oleh fatwa Majlis Ulama Indonesia (MUI) terkait haramnya golput (golongan putih alias tidak ikut pemilu). Fatwa tersebut juga telah menimbulkan prokontra di kalangan umat Islam Indonesia. Semoga prokontra tersebut tidak menambah perpecahan dalam tubuh umat Islam yang sudah terpecah belah menjadi berbagai kelompok (jamaah), aliran dan partai sejak lebih dari 50 tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini tidak fokus mengomentari Pemilu dan fatwa MUI tersebut. Namun akan membahas sebuah tema yang lebih besar dan lebih fundamental dari masalah Pemilu dan fatwa MUI itu, yakni masalah Partai dan hal-hal yang terkait dengannya. Pemilu hanya salah satu aktivitas utama sebuah partai. Tanpa partai-partai Pemilu dalam pengertian di atas tidak akan ada. Pemilu itu hanya sebuah aksi atau aktivitas yang dilakukan oleh partai-partai. Sama halnya dengan shalat jamaah, kalau bisa dimisalkan. Shalat jamaah adalah sebuah aktivitas yang dilakukan oleh para pelakunya di sebuah tempat bernama masjid, mushalla, atau tempat lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membahas masalah shalat berjamaah tidak banyak manfaatnya jika sebelumnya tidak membahas masalah tempat shalatnya dan para jamaah yang melaksanakannya. Sebab, bagaimanapun ramai dan khusyuknya shalat jamaah jika tempat shalatnya tidak suci dari najis dan para jamaah yang shalat tidak suci dari hadats dan najis serta tidak menghadap kiblat, tidak menutup aurat dan sebagainya maka shalat jamaah tersebut tidak akan bernilai di mata Allah. Sebab itu, mendiskusikan masalah partai jauh lebih penting dan lebih utama sebelum membahas masalah Pemilu itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manhaj Tafkir Islami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Manhaj Tafkir Islami (Metodologi Berfikir Islam), bahwa setiap amal perbuatan yang baik, betapapun besar nilainya, seperti rukun Islam yang lima dan Jihad fi sabilillah dan betapapun besar peranannya dalam kehidupan, seperti pemerintahan dan kepemimpinan, ia harus memenuhi syarat dan rukunnya. Para ulama Fiqih (Hukum Islam) mendefinisikan syarat ialah sesuatu yang menjadikan suatu perbuatan/amal itu sah, tapi ia (sayarat) itu bukan bagian dari perbuatan tersebut. Wudhuk misalnya, ia bukan bagian dari shalat, akan tetapi tanpa wudhuk, shalat tidak akan sah. Adapun rukun ialah, tanpa ia suatu perbuatan itu tidak sah, sedangkan rukun itu bagian dari perbuatan itu sendirinya. Rukuk misalnya, ia adalah rukun shalat dan sekaligus rukuk itu bagian dari shalat itu sendiri. Hal tersebut juga berlaku bagi sebuah aktivitas yang benama Pemilu yang dilaksanakan atau diikuti oleh suatu partai dan para anggotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang Muslim, apapun bentuk aktivitas dan amal perbuatannya harus dilandasi oleh cara pandang Islam atau dengan kata lain, haruslah sesuai dengan konsep Islam. Untuk menilai sesuatu itu sesuai atau tidak dengan konsep Islam, maka metodologi Islam terkait ketentuan syarat dan rukun harus diterapkan. Syarat dan rukun itu harus pula mengacu kepada sumber utama ajaran Islam, yakni Al-Qu’an, dan Sunnah Rasul Saw. Kalau tidak, hanya akan menjadi amal perbuatan yang laghwi (sia-sia), dan bahkan bisa menjadi maksiat (dosa) yang akan menyebabkan pelakunya masuk neraka, jika dia menyandarkan sesuatu amal atau perkatanannya atau pendapatnya kepada Allah dan Rasul-Nya yang tidak pernah dikatakan atau dianjurkan Allah dan Rasul-Nya, seperti yang dijelaskan Nabi Muhmmad saw dalam hadist berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ عَمِلَ عَمَلا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang melakukan suatu perbuatan yang tidak ada dasarnya dari kami, maka amal tersebut ditolak” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang mengada-ada terhadap saya dengan sengaja, maka berarti dia dengan sengaja menyiapkan tempat tinggalnya di neraka”. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal penting lain yang dapat dipahami dari kedua hadits Rasul Saw di atas, bahwa tidak ada satupun perbuatan, termasuk pendapat dan perkataan seorang Muslim, demikian juga manusia lain, yang terlepas dari pertanggung jawaban akhirat. Oleh sebab itu, mengetahui sah atau tidaknya dan benar atau salahnya suatu perbuatan menurut Allah dan Rasul-Nya merupakan suatu keniscayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai dalam Al-Qur’an&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa Arab, partai adalah Hizb (حزب). Dalam Al-Qur’an kata Hizb terdapat tujuh kali dalam bentuk tunggal (حزب), yakni dalam surat Al-Maidah : 56, Al-Mukminun : 53, Ar-Rum : 32 dan Al-Mujadilah : 19 (dua kali) dan 21 (dua kali). Sepuluh kali dalam bentuk jamak; Ahzab (أحزاب), yakni surat Hud : 17, Ar-Ro’du : 36, Mayam : 37, Al-Ahzab : 20 (dua kali) dan 22, Shad : 11 dan 12, Ghafir : 30 dan Az-Zukhruf : 65.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik ialah, dari sepuluh kali sebutan kata Ahzab (الأحزاب) / partai-partai semua konotasinya negatif. Dalam surat Hud : 17, kata الأحزاب berarti al-milal (agama-agama/aliran-aliran sesat). Dalam surat Ar-Ro’du : 36 berarti thawa-if (kelompok-kelompok pembangkang). Dalam surat Al-Ahzab : 20 dan 22 berarti pasukan kafir multi nasional yang hendak menyerang Rasulullah dan kaum Muslimin di Madinah. Dalam surat Shad : 11, berarti para pemilik kekuatan, harta dan anak / pengikut yang banyak yang membangkang kepada Allah. Sedangkan dalam surat Az-Zukhruf : 65 الأحزاب berarti kelompok-kelompok sempalan. (Tafsir Ibnu Katsir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih menarik lagi untuk dicermati secara mendalam ialah kata حزب dalam bentuk tunggal dalam Al-Qur’an. Sebagaimana yang dijelaskan terdapat tujuh kali sebutan Hizb / حزب (dalam bentuk tunggal). Dari ketujuh kali sebutan tersebut terdapat dua kali dalam bentuk nakirah (umum/tidak definitif), yakni dalam surat Al-Mukminun : 53 dan Ar-Rum : 32. Keduanya berkonotasi negatif, yakni memecah belah agama menjadi beberapa pecahan seperti beriman sebagain dan kafir pada sebagian lainnya. (Tafsir Ibnu Katsir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun selain yang disebutkan di atas, terdapat lima kali sebutan حزب (dalam bentuk tunggal) yang diidhofatkan (menjadi kata majemuk). Dua kali diidhofatkan kepada Setan, Hizbusy-Syaithan (حزب الشيطان), yakni dalam surat Al-Mujadilah : 19. Sedangkan tiga sebutan lainnya diidhoftkan dengan kata Allah, yakni Hizbullah (حزب الله) seperti yang terdapat pada surat Al-Maidah : 56 dan surat Al-Mujadilah ayat 22.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian dan penelusuran terhadap ayat-ayat yang bebicara terkait kata Hizb / partai, baik dalam bentuk tunggal, jamak, umum (nakirah) maupun yang diidhofatkan sehingga menjadi ma’rifah (defenitif), maka dapat disimpulkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Semu pembicaraan Allah dalam Al-Qur;an yang terkait dengan Hizb dalam bentuk jamak (الأحزاب ) adalah berkonotasi negatif.&lt;br /&gt;   2. Semua ayat yang membahas masalah Hizb dalam bentuk tunggal yang umum dan yang definitive adalah negatif, kecuali yang diidhofatkan kepada Allah (حزب الله) .&lt;br /&gt;   3. Setiap kata Hizb yang diidhofatkan hanya bermakan dua; Hizbullah (حزب الله) atau Hizbusy-syaithan (حزب الشيطان).&lt;br /&gt;   4. Berdasarkan keterangan ayat-ayat yang disebutkan di atas, maka pada hakikatnya partai itu hanya terbagi dua; Partai Allah dan Partai Setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria Partai Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara masalah kriteria Partai tidak bisa terlepas dari pembicaraan kriteria para pemimpin, anggota dan aktivis partai itu sendiri yang menjadi aktor di dalamnya. Demikian juga dengan Partai Allah dan Partai Setan harus terkait dengan kriteria para pemimpin dan dan pengikutnya. Kriterianya banyak sekali dan tidak mungkin dibahas dalam tulisan pendek ini. Dalam kesempatan ini, pembahasan kriteria Partai Allah yang mencakup kriteria orang-orang yang terlibat di dalamnya, khususnya para pemimpin dan anggotanya, terfokus kepada ayat-ayat yang terkait langsung dengan kata Hizbullah (حزب الله) dalam Al-Qur’an. Di antaranya dalam urat Al-Maidah ayat 54 – 57 dan surat Al-Mujadilah ayat 22. Di antara kriteria Partai Allah adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Mendapat kasih sayang Allah&lt;br /&gt;    * Mencintai Allah&lt;br /&gt;    * Low profile terhadak kaum Mukminin&lt;br /&gt;    * Berani bersikap tegas terhadap orang-orang kafir&lt;br /&gt;    * Berjihad (dengan harta dan jiwa) di jalan Allah&lt;br /&gt;    * Tidak takut celaan orang-orang yang mencela atau berani menyuarakan dan mengatakan al-haq (kebenaran yang datang dari Allah dan Rasul-Nya, apapun resikonya. (Ibnu Katsir) termasuk di hadapan penguasa yang zalim.&lt;br /&gt;    * Memberikan loyalitas penuh hanya kepada Allah, Rasul Muhammad Saw dan kaum Mukminin.&lt;br /&gt;    * Tidak mengangkat pemimpin orang-orang yang memperolok-olokan dan memermainkan agama Allah dari kaum Ahlul Kitab (Yahudi dan Nasrani) dan orang-orang kafir lainnya.&lt;br /&gt;    * Bertaqwa kepada Allah dengan mengerjakan semua perintah-Nya dan meninggalkan semua larangan-Nya.&lt;br /&gt;    * Tidak berkasih sayang apalagi berkolaborasi atau musyarokah dengan orang-orang yang menentang (hukum) Allah dan Rasul-Nya, kendati mereka adalah bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara kandung dan keluarga mereka sendiri.&lt;br /&gt;    * Memfokuskan aktivitas dan kehidupan untuk meraih kemenangan akhirat, yaitu kerdhaan Allah dan masuk syuga Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik perhatian kita dari beberapa ayat yang terkait langsung dengan kriteria Partai Allah di atas ialah bahwa Allah terlibat langsung memantapkan keimanan mereka, menolong merkea di dunia lewat para malaikatnya dan memastikan mereka masuk syurga serta meraih keridhaan-Nya. Itulah yang dianggap Allah sebagai kemenangan hakiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria Partai Setan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria Partai Setan, para pemimpin dan pengikutnya juga cukup banyak. Dalam kesempatan ini, hanya akan diuraikan berdasarkan ayat-ayat yang terkait dengan partai berkonotasi negatif dan setan. Di antaranya seperti yang disebutkan Allah dal surat Al-Mukminun : 53-56, Ar-Rum : 29 - 32 dan Al-Mujadilah : 14 – 20. Di antara krteria Partai Setan itu ialah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Memecah belah agama Alah dengan cara mengimani sebagian dan mengingkari sebagian lain atau memecah belah umat dengan berkelompok-kelompok atau berpartai partai dan setiap kelompk/partai bangga dengan kelompok/partai masing-masing.&lt;br /&gt;    * Tertipu diri dan bangga dengan harta dan anak-anak (pengikut).&lt;br /&gt;    * Mengikuti hawa nafsu sehingga hawa nafsu yang dijadikan petunjuk hidup.&lt;br /&gt;    * Tidak mengikuti fitrah yang pada dasarnya cenderung kepada agama Allah.&lt;br /&gt;    * Tidak mau mempelajari dan menerapkan agama Allah (Islam) dalam kehidupan.&lt;br /&gt;    * Tidak mau kemabali kepada Allah dan tidak bertaqwa kepada-Nya serta melaliakan salat.&lt;br /&gt;    * Mengangkat pemimpin orang-orang yang dimurkai Allah.&lt;br /&gt;    * Suka bersumpah atau bersaksi dengan bohong dan suka berbuat kejahatan, termasuk KKN.&lt;br /&gt;    * Menjadikan sumpah sebagai tameng.&lt;br /&gt;    * Melarang manusia dari jalan Allah dan menerapkan hukum Allah.&lt;br /&gt;    * Mereka menduga dengan harta yang melimpah dan anak yang banyak akan mampu menghalang mereka dari azab Allah, khususnya azab neraka.&lt;br /&gt;    * Mereka menduga berada pada jalan yang benar.&lt;br /&gt;    * Tergoda oleh setan sehingga lupa mengingat Allah.&lt;br /&gt;    * Suka menantang ajaran Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa ayat yang terkait dengan kriteria Partai Setan tersebut ada hal yang sangat menarik yakni, Allah menjamin para pengikutnya, baik pemimpin maupun anggota dan simpatisannya akan medapatkan kehinaan di dunia dan azab Allah di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pemaparan beberapa ayat tersebut di atas yang terkait dengan Hizb (حزب) baik dalam bentuk tunggal, jamak, nakirah (tidak definitif) maupun ma’rifah (definitif) dapat disimpulkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Dalam Al-Qur’an, masalah partai adalah masalah besar dan fundamental. Sebab itu aktivitas partai, termasuk mengikuti Pemilu baik dalam memilih para anggota legislatif maupun pemimpin suatu negara (presiden) atau kepala daerah (gubernur dan wakikota/bupati) hanya akan bermanfaat jika masalah partai terlebih dulu dapat diselesaikan. Kalau tidak, hanya akan menjadi hal yang sia-sia dan bahkan bisa menjadi maksiat yang akan menyebabkan Allah murka dan memasukkan para pelakunya ke dalam neraka.&lt;br /&gt;   2. Partai yang memenuhi kriteria Hizbullah disebut dengan Partai Allah atau Partai Islam, kendatipun tidak menamakannya dengan Hizbullah. Sedangkan partai yang memenuhi kriteria Hizbusyyaithan, berarti partai tersebut bukan Parati Allah atau Partai Islam kendatipun namanya Hizbullah atau partai Islam dan kendatipun para pemimpin dan pengikutnya mengklaim Partai Islam atau partai Dakwah Islam.&lt;br /&gt;   3. Sebab itu, dimata Allah, partai itu hanya dua, yakni Partai Allah dan Partai Setan.&lt;br /&gt;   4. Partai Allah atau Partai Islam ialah yang melandasi semua aktivitasnya berdasarkan ajaran Islam secara komprehensif, bukan hanya politik praktis, dapat diuji kebenarannya melalu metodolgi Islam yang benar, bukan hanya klaim belaka, tanpa takut dan khawatir akan bebagai tantangan dan resiko yang harus dihadapi dan tidak meniru cara-cara atau langkah-langkah setan dalam menjalankan semua aktivitasnya. Tujuannyapun jelas, yakni menggapai ridha dan syurga Allah, bukan kekuasaan di dunia, apalagi dalam kondisi pendukungnya masih sedikit dan SDM-nya dalam berbagai lapangan masih lemah. Kemenangan dunia dalam bentuk kekuasaan tidak ada kaitannya dengan kemenangan dakwah jika hukum yang dipakai dan ditegakkan dalam pemerintahan masih saja hukum jahiliyah, mayoritas masyarakatnya masih anti terhadap Islam, dan keadilan Islam belum bisa ditegakkan. Kalau ada yang mengklaim hal tersebut, ketahuilah itu adalah sebuah propaganda kebohongan para pemabuk kekuasaan serta kenikmatan dunia yang sedikit dan menipu itu. Selain dari Partai Allah itu adalah Partai Setan, apapun bentuk dan namanya serta siapapun pemimpin dan pengikutnya.&lt;br /&gt;   5. Partai Allah adalah partai yang menyadari ghoyah / tujuan keberadaannya adalah ibadah kepada Allah. Sebab itu urusannya akan terangkat ke ufuk yang lebih tinggi yang penuh cahaya. Demikian pula halnya dengan intelektualitasnya, perasaannya, dan semua aktivitasnya bersih dari berbagai kekotoran yang dilakukan oleh Partai Setan. Karena semua aktivitasnya diharapkan bernilai ibadah dengan menjaga eksistensinya sebagai khalifah Allah dan berkeinginan kuat menegakkan manhaj Allah di muka bumi, maka labih aula baginya untuk tidak melakukan keobohongan, tipuan, kemungkaran, laghwi, kesombongan serta tidak meggunakan cara-cara dan alat yang kotor, rendahan dan najis sebagaimana yang dilakukan oleh Partai Setan.&lt;br /&gt;   6. Partai Allah adalah partai yang tidak isti’jal (tergesa-gesa) ingin memetik buah sebelum waktunya, tidak menciptakan jalan sulit dan mendaki untuk dirinya. Yang terpenting tujuan ibadah dengan berbagai aktivitasnya yang diklaksanakan secara kontinyu tercapai dan dilakuakn dengan niat yang ikhlas hanya karena Allah beradasarkan kapasitas dan daya dukung yang ada agar terhindar dari kondisi besar pasak dari tiang dan nafsu besar tenaga kurang. Untuk mencapai kondisi seperti itu, nafsu syahwat terhadap harta dan kedudukan harus mampu dikerangkeng kuat-kuat. Rasa takut dan khawatir harus bisa dibuang jauh-jauh dari dalam diri dalam semua marhalah yang harus dilewati. Kenapa harus rakus dan tamak terhadap dunia? Kenapa harus khawatir dan paranoid dalam menjalankan ibadah kepada Allah? Padahal setiap detik dan waktu merasakan rengkuhan tangan dan kasih sayang Allah.&lt;br /&gt;   7. Partai Allah adalah yang memahami sunnatullah dalam perubahan sosial, di samping memahami syariat Allah dan sunnah Rasulullah yang tertulis dan menjadi acuan moral dan teknis operasional kehidupan. Itu yang dilakukan Rasulullah Saw. Rasulullah sadar betul bahwa perubahan sosial itu tidak akan pernah terjadi hanya dengan menguasai pucuk kepemimpinan suatu masyarakat atau negara sekalipun, jika masyarakatnya belum bisa menerima kehadiran manhaj Allah dalam mengatur aturan main kehidupan dengan segala tingkatannya. Negosiasi para petinggi Partai Setan di Makkah agar Rasulullah menerima kepemimpinan tertinggi, harta yang melimpah dan istri yang paling cantik saat itu ditolak mentah-mentah oleh Beliau sambil berkata : Demi Allah, jika kalian mampu meletakkan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku, aku tidak akan meninggalkan urusan (dakwah) ini. Demikian pula halnya bahwa perubahan sosial itu tidak akan pernaha terjadi hanya dengan mengejar kuatntitas dan bukan kualitas.&lt;br /&gt;   8. Sebab itu, Partai Islam adalah partai yang mencontoh Rasul Saw di mana dakwah dengan pengertian yang benar dan disertai dengan aktivitas yang komprehensif yang menjadi panglima. Bukan politik praktis yang menjadi panglima dan menjadi segala tumpuan harapan. Apalagi politik praktis itu dijadikan jalan tol pragmatisme para elitnya. Jika hal tersebut yang terjadi, ketahuilah partai tersebut sedang menuju kehancuran dan sedang menggali lubang kuburnya sendiri karena sudah dapat dipastikan akan melanggar, meninggalkan dan meremehkan berbagai ajaran Islam yang fundamental alias mengikuti langkah-langkah setan. Karena dalam hidup ini Allah telah gariskan hanya ada dua jalan, jalan Allah/ Islam atau jalan setan.&lt;br /&gt;   9. Partai Islam adalah partai yang menjadikan ikatan akidah atau iman sebagai ikatan utama dan terutama, tanpa melihat warna kulit, status sosial, kontribusi harta, keturunan, bahasa dan suku. Semua kerjasama (taawun) yang dibangun dengan siapaun dan kelompok manapun harus mengacu kepada pakem akidah dan aturan main Islam, apalagi dalam memilih pemimpin negara dan pemerintahan lainnya. Lain halnya dengan Partai Setan, akidah, syariaah dan akhlak tidak menjadi ketentuan. Yang penting baginya adalah kepentingan. Warna warni ideologi tidak menjadi perkara selama menguntungkan  elite dan grupnya dari sisi dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  10. Partai Islam adalah partai yang memiliki visi dan misi seperti yang diucapkan salah seorang sahabat bernama Rib’i ibnu ‘Amir saat berhadap-hadapan dan bernegosiasi dengan penguasa Persia yang bernama Rustum. Saat menuju ruang kerja (duduk-duduk) sang penguasa, yang dihampari karpet merah yang berkualitas terbaik di dunia saat itu, Rib’i  merobek-robek dengan pedangnya sehingga membuat murka prajurit yang sedang bertugas menjaga sang penguasa. Saat ditanya siapa yang mengutus pasukan Islam ke sana dan apa tujuannya, Rib’i menjelaskannya dengan enteng dan terus terang : “Kami diutus Allah kemari dengan misi : - Membebaskan manusia dari mengabdi kepada sesama manusia dan hanya mengabdi kepada Allah Ta’ala. - Menyelamatkan mereka dari kejahatan berbagai ideologi, pemikiran dan konsep dengan keadilan Islam. - Menyelamatkan manusia dari kesempitan (teritorial dan kehdupan) dunia kepada kelapangan dunia dan kelapangan akhirat (masuk syurga).&lt;br /&gt;  11. Sebab itu, partai Allah tidak akan pernah dapat bekerjasama dengan Partai Setan dalam menegakkan hukum dan ajaran Allah. Hal tersebut disebabkan  visi dan misi yang berseberangan 180 derajat. Partai Allah menuju keridhaan dan syurga-Nya. Sedangkan Partai Setan menjemput murka dan neraka Allah. Lalu bagaimana jika di antara keduanya bergandeng tangan, apalagi dengan agenda-agenda yang tidak sesuai dengan tujuan Islam, baik yang tersembunyi mapun yang terang-terangan, ketahuilah telah terjadi pencampuran antara Al-Haq dengan Al-Bathil yanag sangat dilarang Allah. Sebab itu, harus segera ditinggalkan, jika nasehat dan peringatan sudah diabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku yang dirahmati Allah. Sebelum melangkah dan berbuat lebih jauh, fikirkanlah masak-masak apakah langkah dan perbuatan itu akan membawa kita bergabung ke dalam Partai Allah atau justru ke dalam Partai Setan. Semoga Allah selalu mejaga kita dari godaan dan tipu daya setan, la’natullahi ‘alih, baik dari kalangan jin maupun manusia. Amin. Wallahu a’lamu bish-showab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-3756143852130611161?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/3756143852130611161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/05/partai-allah-vs-partai-setan-dalam-al.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3756143852130611161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3756143852130611161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/05/partai-allah-vs-partai-setan-dalam-al.html' title='Partai Allah vs Partai Setan Dalam Al-Qur&apos;an'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SfxcNm0LuUI/AAAAAAAAAPA/FBWQytvh7yE/s72-c/ustadz_fathuddin_jafar_ma.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-6108963844100066164</id><published>2009-05-02T22:03:00.002+08:00</published><updated>2009-05-02T22:15:14.830+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Indonesia Kuat, No Way</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SfxU2Dv4RjI/AAAAAAAAAO4/s-td8_SYfwk/s1600-h/air+terjun.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 158px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SfxU2Dv4RjI/AAAAAAAAAO4/s-td8_SYfwk/s320/air+terjun.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331229346595620402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pihak asing tidak menginginkan Indonesia tampil sebagai negara besar. Makanya mereka perlu campur tangan terhadap apa yang terjadi di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa sih yang tak tergiur dengan kekayaan alam Indonesia? Begitu kayanya Indonesia sehingga negeri yang berada di khatulistiwa ini tak pernah lekang dari penjajahan. Mulai zaman Portugis, kemudian dilanjutkan oleh Belanda, Jepang, Indonesia dijajah selama hampir 3,5 abad. Tidak berhenti di situ, meski telah merdeka pun, tangan-tangan penjajah pun terus menjarah negeri ini melalui antek-anteknya. Kekayaan alam Indonesia dikeruk habis ketika rakyatnya banyak yang menangis.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) tahun 2008 menunjukkan bahwa 84 persen produksi migas yang dimiliki Indonesia kini dikuasai asing, sementara sisanya yang kebanyakan adalah sumur tua dikelola PT Pertamina (Persero). Ada sebanyak 329 blok migas di tangan asing. ”Jika diletakkan titik-titik pada peta Indonesia, maka Indonesia sudah tergadai-kan,” kata Deputi Direktur Walhi, Erwin Usman dalam sebuah kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luas lahan konsesi yang dikuasai asing untuk migas mencapai 95,45 juta hektar. Luas daratan seluruh Indonesia men-capai 192.257.000 hektar, se-dangkan luas hutan Indonesia mencapai 101.843.486 hektar. Pada 2006 ada sekitar 1.194 kuasa pertambangan dikeluar-kan oleh pemerintah. Saat itu cadangan minyak Indonesia mencapai 4,3 milyar barel dan kemampuan memproduksi mi-nyak mentah mencapai satu juta barel per hari. Karenanya, menurut Walhi, sangat tidak mungkin Indonesia kekurangan minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak bedanya dengan migas, tambang emas terbesar di dunia yang ada di Papua ternyata dikangkangi oleh Freeport McMoran (FM) dari Amerika. Cadangan emas terukur kurang lebih 3.046 ton emas, 31 juta  ton tembaga, dan 10 ribu ton lebih perak tersisa di pegunungan Papua. Berdasarkan perhitungan kasar, cadangan ini  diperkirakan masih akan bisa dikeruk hingga 34 tahun mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut catatan Departe-men Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sejak 1991 hingga tahun  2002, PT Freeport memproduksi total 6,6 juta ton tembaga, 706 ton emas, dan 1,3  juta ton perak. Dari sumber data yang sama, produksi emas, tembaga, dan perak  Freeport selama 11 tahun setara dengan 8 milyar US$. Sementara perhi-tungan kasar produksi tembaga dan emas pada tahun 2004 dari lubang Grasberg setara dengan 1,5 milyar US$. Penerimaan Freeport sekitar Rp 42 trilyun dan Indonesia cukup puas menerima Rp 1 trilyun per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di laut, Indonesia memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat menjan-jikan, yakni mencapai 6,4 juta ton setiap tahunnya. Potensi sumber-daya kelautan yang besar itu kini baru dimanfaatkan 5,1 juta ton per tahun. Itu belum termasuk letak strategis Indonesia yang menjadi jalur pelayaran internasional. Laut di Indonesia juga menyim-pan berbagai ragam flora dan fauna yang sangat kaya. Di darat, berbagai produk pertanian, per-kebunan, kehutanan pun sangat melimpah. Bahkan Indonesia adalah salah satu lumbung pangan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Asing tentu melihat ke-kuatan Indonesia sebagai salah satu negara yang besar di Asia Tenggara. Apalagi Indonesia me-miliki jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. Letak Indo-nesia juga strategis. Jadi pihak asing tentu punya kepentingan, itu hal biasa,” kata pengamat intelijen Wawan Purwanto kepa-da Media Umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepentingan itu, lanjutnya, bisa dalam banyak hal seperti lalu lintas pelayaran atau investasi yang telah ditanamkan. Pihak asing tentu tak mau kehilangan akses yang telah diperolehnya selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, kata Wawan, sejauh ini intervensi itu masih normatif dan belum terlalu jauh. Ia mengakui ada dukungan asing ke Indonesia tapi masih dalam taraf wajar. “Kalau campur tangan itu terlalu jauh, maka ini harus dihentikan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengamat politik dan eko-nomi Ichsanuddin Noorsy, me-ngatakan pihak asing tidak menginginkan Indonesia kuat. Apalagi penduduk Indonesia adalah mayoritas Muslim. Bangkitnya Indonesia yang Muslim sangat mengkhawatir-kan Barat. Intervensi pun menjadi hal yang sangat kasat mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ichsan mengungkapkan, intervensi asing di Indonesia bukan hal yang baru. Intervensi itu telah berlangsung lama. Bahkan beberapa saat setelah Indonesia merdeka. Pihak asing saling berebut 'kue' bernama Indonesia. Persaingan antara Blok Barat dan Timur mempere-butkan Indonesia sangat kentara. Keduanya memiliki agenda masing-masing. Malah demi memenangkan persaingan ter-sebut, mereka rela mengor-bankan rakyat Indonesia sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir sepanjang kemer-dekaan Indonesia, Blok Barat yang dipimpin Amerika meme-nangi persaingan tersebut. De-ngan leluasa Amerika mengeruk kekayaan alam Indonesia dengan mudah. Ini terjadi karena Ame-rika telah berhasil membangun struktur politik dan ekonomi Indonesia sesuai dengan ke-inginannya. Negeri Paman Sam itu tak memberi kesempatan Indonesia untuk bangkit menjadi negara besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, ungkap Ichsan, bu-kan tidak mungkin Amerika akan membuat Indonesia hancur ber-keping-keping. Menurutnya, Amerika tidak ingin Indonesia menjadi macan seperti Cina, India, dan Brasil. Potensi pen-duduk yang besar dan kebang-kitan akan mengancam eksis-tensi Amerika dan Barat di kawasan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur Lembaga Perta-hanan Nasional Muladi juga pernah mensinyalir terjadinya hal itu. Ia berani menyimpulkan hal tersebut setelah beberapa peris-tiwa yang terjadi di bebarapa wilayah Indonesia dalam kurun waktu setelah Indonesia mer-deka seperti sparatisme dan upaya memerdekakan diri de-ngan mengatasnamakan putra daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hinggar bingar perpoli-tikan di Indonesia bukannya menghasilkan kesejahteraan bagi rakyat, malah sebaliknya sebagai biang utama dari kemunduran Indonesia. Muladi mengakui sistem demokrasi yang berjalan masih menganut centrifugal atau demokrasi yang tersebar sehingga pembentukan otonomi daerah menjadi tun-tutan yang sangat menonjol dari sistem ketatanegaraan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dikutip www.indo-siar.com, Muladi justru menilai sistem demokrasi centrifugal yang berlangsung di Indonesia itu menumbuhsuburkan spara-tisme, karena mereka ber-anggapan wilayahnya memiliki sumber kekayaan alam, SDM yang cukup baik serta adanya minat asing membangun kema-juan daerah. "Kepentingan asing itu seperti di Papua, Aceh bangsa Amerika itu banyak sekali yang mengincar kekayaan alam wila-yah itu, Maluku tidak kalah pentingnya ada sejarah spara-tisme di daerah itu sendiri," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ichsan, justru Pe-milu 2009 ini kian membuat perpecahan kian tajam. Ia meli-hat ada faktor perebutan kekua-saan antar agama begitu domi-nan. Hampir semua elite politik terperangkap dalam agenda asing tersebut baik secara sadar maupun tidak. “Ini sangat ber-bahaya,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, lanjutnya, Pemilu 2009 tidak bisa dilepaskan dari agenda asing. Karena itu, ia menegaskan tidak mungkin se-sungguhnya demokrasi yang akan dilaksanakan pada 2009 ini menyelesaikan keterpurukan In-donesia. Tidak mungkin pesta demokrasi 2009 ini membebas-kan Indonesia dari penjajahan. “Pemilu 2009 ini tidak menjan-jikan bahwa Indonesia terbebas dari penjajahan ekonomi. Apa-lagi Mafia Berkeley masih men-cengkeram Indonesia,” tegas-nya.[] Mujiyanto - Tabloid Media Umat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-6108963844100066164?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/6108963844100066164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/05/indonesia-kuat-no-way.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6108963844100066164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6108963844100066164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/05/indonesia-kuat-no-way.html' title='Indonesia Kuat, No Way'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SfxU2Dv4RjI/AAAAAAAAAO4/s-td8_SYfwk/s72-c/air+terjun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-4130364909118057219</id><published>2009-04-20T18:16:00.001+08:00</published><updated>2009-04-20T21:24:56.362+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kepemimpinan Lurus</title><content type='html'>Oleh : Mr.Kurnia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para sahabat memandang penting kepemimpinan. Buktinya, setelah Rasulullah Muhammad SAW wafat, bersegeralah mereka kumpul di Saqifah Bani Sa'idah. Mereka lebih mementingkan suksesi kepemimpinan dibandingkan dengan menguburkan jenazah kekasih Allah SWT itu. Tiga hari tiga malam jenazah Nabi tertunda penguburannya. Padahal, memandikan mayat, mengkafani, menyolatkan dan menguburkannya merupakan fardlu kifayah. Artinya, mengadakan pergantian kepemimpinan negara lebih penting daripada penguburan mayat yang fardlu kifayah tersebut. Inilah hukum ajaran Rasulullah SAW yang dipahami oleh para sahabat. Pada sisi lain, realitas saat itu menunjukkan bahwa tidak semua kaum Muslim ikut. Mereka terdiri dari perwakilan kaum Muhajirin dan Anshor. Kaum Muslim yang tinggal di Makkah, tidak terlibat dalam proses di Saqifah itu. Para sahabat tidak pernah mewajibkan setiap orang (wajib 'ain) untuk terlibat mengangkat pemimpin, yang karenanya mengharamkan orang-orang yang tidak terlibat dalam proses pemilihan itu.&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sisi lain, adanya pemimpin itu untuk ditaati. Namun, pemimpin yang wajib ditaati hanyalah pemimpin dalam ketaatan kepada Allah SWT. Haram hukumnya mentaati kemaksiatan. Kata Rasulullah, ”Tidak ada ketaatan kepada makhluk yang bermaksiat kepada Sang Pencipta (al-Khaliq)” (HR. Ahmad). Di dalam al-Quran pun Allah SWT berfirman dengan terang: ”Hai orang-orang yang beriman, ta`atilah Allah dan ta`atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya” (TQS. An-Nisa[4]:59). Imam Muslim meriwayatkan hadis dari Nabi SAW: ”Andai saja seorang hamba (Allah) memimpin kalian dengan Kitabullah (al-Quran) maka dengarkanlah dan taatilah ia!” Jelas, pemimpin yang harus ada adalah pemimpin yang berpegang kepada al-Quran dan as-Sunnah. Wajar, bila Imam Ibnu Katsir memaknai ulul amri sebagai orang yang ahli dalam masalah agama dan fikir serta ulama. Karena, sejatinya mereka itu berpegang kepada Islam. Sejarah para sahabat menggambarkan bagaimana pemimpin yang wajib dipilih itu adalah mereka yang berpegang pada akidah Islam dan menerapkan syariat Islam. Wajib bagi mereka menerapkan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan yang lurus demikian itulah yang harus tetap ada. Untuk itu, perlu koreksi. Lihatlah pidato politik Khalifah pertama, Abu Bakar Shiddiq r.a di hadapan kaum Muslim saat mereka membaiatnya sebagai pemimpin umat Islam. ”Wahai seluruh manusia, aku telah resmi menjadi pemimpin kalian. Padahal, aku bukanlah yang lebih baik daripada kalian. Karenanya, jika aku baik, bantulah aku. Sebaliknya, jika sesat maka luruskanlah aku ... Patuhilah aku selama aku patuh kepada Allah dan RasulNya. Namun, bila aku menentang Allah dan RasulNya maka kalian tidak wajib taat kepadaku,” tegasnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula pengganti beliau Amirul Mukminin, Umar bin Khathab. Suatu waktu dalam pidatonya beliau menegaskan: ”Wahai manusia, barangsiapa diantara kalian melihat saya bengkok (menyimpang dari al-Quran dan as-Sunnah), maka luruskanlah aku!” Kemudian, salah seorang diantara mereka berkata, 'Jika kami melihat anda bengkok maka kami akan meluruskanmu dengan tajamnya pedang kami'. Mendengar ungkapan itu, Khalifah Umar berkata, ”Alhamdulillah, Dia yang telah menjadikan pada umat Muhammad orang yang mau meluruskan kebengkokan Umar dengan perkataannya” (al-Khudri, Tarikhu al-Imam al-Islamiyah, Juz I, hal. 245). Begitu juga para pemimpin sesudahnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan yang lalim, menjauhkan hukum Allah SWT, harus diubah, dihentikan dan tidak boleh dilanggengkan. Kaum Muslim pun tidak boleh mengangkat siapun yang memimpin bukan dengan aturan Allah Pencipta semesta. Imam ath-Thabari meriwayatkan dalam bukunya at-Tarikh bahwa Nabi Muhammad menyatakan: ”Barangsiapa melihat penguasa lalim, yang menghalalkan apa yang diharamkan oleh Allah, melanggar janji Allah, menentang sunnah Rasulullah, melakukan dosa dan permusuhan terhadap hamba Allah, lau dia tidak mengubahnya dengan perkataan atau perbuatan maka Allah berhak untuk memasukkannya kedalam tempat mereka masuk (keburukan)”.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelaslah, kepemimpinan yang harus eksis adalah kepemimpinan yang lurus, yakni kepemimpinan yang menerapkan syariat Islam. Sebaliknya, kepemimpinan sekuler yang menjauhkan Islam dalam kehidupan bernegara merupakan kebengkokan. Kaum Muslim harus merubahnya, dan berlepas diri darinya (al-barra).[] www.mediaumat.com  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-4130364909118057219?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/4130364909118057219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/04/kepemimpinan-lurus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4130364909118057219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4130364909118057219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/04/kepemimpinan-lurus.html' title='Kepemimpinan Lurus'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-1013414954294841209</id><published>2009-04-20T18:07:00.004+08:00</published><updated>2009-04-20T21:25:49.852+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Mahalnya Harga Demokrasi</title><content type='html'>Oleh: Tamsil Hadi,  &lt;br /&gt;Dosen UIT Makassar|&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrasi telanjur dipersepsikan sebagai sebuah harapan dan masa depan cerah. Maka wajar saja kalau untuk melihat demokrasi, kadang harus menggunakan kaca mata gelap. Demokrasi tidak salah, penerapannya yang salah! Begitu kira-kira ungkapan defensif dari penganut paham ini jika ada yang menyerang demokrasi. Namun benarkah pembelaan seperti itu masih bisa diterima? Di saat dalam berbagai dimensi, baik itu sejarah, substansi, dan realitas demokrasi justru memaksa kita untuk ragu menerima alasan dari pembelaan seperti itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang kita bisa baca saat ini sebagai ironi dari demokrasi. Salah satunya bahwa ternyata harga demokrasi itu sangat mahal. Butuh banyak yang harus dikorbankan. Menurut Woodrow Wilson, “Demokrasi merupakan bentuk pemerintahan yang paling sulit.” (John L. Esposito dan John O. Voll, Demokrasi di Negara-negara muslim). Beberapa bentuk pengorbanan untuk demokrasi yang bisa disebutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pengorbanan Harta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasa! Untuk sebuah ajang setingkat Pilkada di Jatim harus menghabiskan dana tidak kurang dari Rp. 830 miliar. Jumlah ini setara dengan seperlima Pendapatan Asli Daerah Jatim dalam setahun. Padahal pada saat yang sama teriakan korban lumpur lapindo yang menuntut hak mereka masih terus terdengar. Bahkan untuk ajang Pemilu 2009 nanti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajukan anggaran sebesar Rp. 47,9 triliun. Jumlah tersebut hampir mendekati anggaran pendidikan 20% dari APBN dan jauh lebih besar dari biaya pemilu yang sudah dihabiskan pada tahun 2004 sebesar Rp. 3,7 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di AS sendiri, perlombaan antara Barack Obama dan John McCain menuju Gedung Putih telah menghabiskan US$ 1 miliar (sekitar Rp 10,5 triliun). Sayangnya banyak yang meragukan kalau naiknya Obama sebagai presiden itu mampu membawa perbaikan yang berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 2. Pengorbanan Nyawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepatnya hari Selasa, 3 Februari 2009 yang lalu, ketua DPRD Sumatera Utara, Abdul Azis Angkat (51), meninggal dunia pasca menerima massa demonstrasi yang tidak terkendali. Rentetan kasus lain sebelumnya yang juga memakan korban atas nama demokrasi ditampilkan lewat invasi AS yang dilakukan terhadap Afganistan dan Irak. Mantan Presiden AS George W Bush mengatakan, sekitar 30 ribu nyawa warga Irak telah direnggut sejak invasi dimulai pada 20 Maret 2003 lalu. Belum lagi invasi Israel ke Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pengorbanan Waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa persiapan pemilu dan kampanye yang begitu lama jelas membuat pemerintahan di negeri ini terganggu. Waktu 5 tahun yang seharusnya digunakan untuk menjalankan pemerintahan dan melayani rakyat, justru terkuras habis untuk urusan pemenangan dalam pemilu mendatang. Kader partai yang duduk di pemerintahan ataupun dilegislatif lebih sibuk mengurusi partai dibandingkan menjalankan tugasnya. Para pemburu kekuasaan pada serius melakukan upaya pencitraan diri untuk menarik suara rakyat. Indonesia sendiri mencetak rekor sebagai negara yang paling banyak menyelenggarakan demokrasi prosedural (baca; Pemilu, Pilkada, sampai Pilkades). Faktanya, jika dihitung sejak masa reformasi saja, negeri ini telah melakukan 3 (tiga) kali Pemilu. Menurut pengamat politik Eep Saefullah FatahPilkada di Indonesia diselenggarakan 3 kali sehari (Kompas, 24/6/2008). Belum lagi jika dalam sebuah suksesi menimbulkan konflik dan gejolak, maka butuh extra time untuk merampungkannya, seperti kasus Pilkada yang terjadi di Maluku Utara, Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pengorbanan Tenaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal pengorbanan tenaga, yang perlu disoroti disini adalah tenaga yang harus dikorbankan oleh rakyat akibat pembodohan demokrasi. Tenaga mereka dibutuhkan untuk menjadi tim sukses, tim kampanye, bahkan dijadikan sebagai alat propaganda lewat iklan-iklan politik. Dalam lingkup yang lebih substansial, demokrasi telah mengorbankan tenaga rakyat untuk kepentingan kepentingan perusahaan dan pemilik modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pengorbanan Perasaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan rakyat dalam sistem demokrasi kerap disakiti dan dipermainkan. Mereka selalu diberikan harapan dan janji-janji manis oleh penguasa, para kapitalis dan pemburu kekuasaan, tetapi sering kali dilupakan dan diingkari. Harapan pada demokrasi yang over estimate justru membuat “makan hati” karena tidak terbukti. Perasaan rakyat juga teriris tatkala melihat kekayaan alam mereka diberikan kepada pihak asing sedangkan mereka sendiri sebagai pemilik hidup dalam kesempitan. Perasaan umat Islam begitu terluka ketika Islam dan syariatnya diperolok-olokan dalam forum demokrasi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayang! pengorbanan-pengorbanan tersebut tidak seperti yang lazim dikatakan bahwa pengorbanan akan selalu berbuah manis. Masihkah percaya demokrasi? []www.mediaumat.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-1013414954294841209?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/1013414954294841209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/04/mahalnya-harga-demokrasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/1013414954294841209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/1013414954294841209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2009/04/mahalnya-harga-demokrasi.html' title='Mahalnya Harga Demokrasi'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-3329267085210189268</id><published>2008-09-03T00:22:00.003+08:00</published><updated>2008-09-03T00:33:17.190+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Hati-hati Tripsin Babi Masih Digunakan dalam Pembuatan Vaksin!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain mengandung bahan-bahan asing yang dianggap berbahaya, produksi vaksin juga bersinggungan dengan sejumlah bahan haram yaitu jaringan ginjal anjing, ginjal monyet, janin hasil aborsi, hingga tripsin babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT. Bio Farma, Drs. Iskandar, Apt., M.M mengatakan, enzim tripsin babi masih digunakan dalam pembuatan vaksin, khususnya vaksin polio (IPV).&lt;br /&gt;Demikian dikatakannya kepada www.hidayatullah. com  pada acara seminar ilmiah Bio Farma, tentang pandemi influenza di Aula PT. Bio Farma, Bandung.&lt;br /&gt;Namun Iskandar menolak vaksinnya dikatakan haram. "Saat ini yang kami pegang adalah surat dari MUI tentang kehalalan produk yang kita produksi untuk vaksin polio," ujar Iskandar. Iskandar mengibaratkan kehalalan vaksinnya dengan air yang diproduksi oleh perusahaan air minum  (PAM).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Iskandar, air PAM dibuat dari air sungai yang mengandung berbagai macam kotoran dan najis, namun menjadi bersih dan halal setelah diproses. Iskandar melanjutkan, dalam proses pembuatan vaksin, tripsin babi hanya dipakai sebagai enzim proteolitik (enzim yang digunakan sebagai katalisator pemisah sel/protein) .&lt;br /&gt;Pada hasil akhirnya (vaksin), enzim tripsin yang merupakan unsur turunan dari pankreas babi ini tidak terdeteksi lagi. Enzim ini akan mengalami proses pencucian, pemurnian, dan penyaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iskandar mengatakan, saat ini PT. Bio Farma sedang melakukan riset untuk mengganti enzim berbahan binatang dengan bahan yang berasal dari tanaman. Di antaranya mengusahakan enzim yang diolah dari kacang kedelai.&lt;br /&gt;"Ketika kita melakukan riset tidak bisa selesai dalam waktu setahun. Ini sudah setahun berjalan, mudah-mudahan 2 – 3 tahun selesai," ujar Iskandar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jaringan Ginjal Kera dan Anjing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selain penggunaan tripsin, produksi vaksin juga menggunakan media biakan virus (sel kultur) yang berasal dari jaringan ginjal kera (sel vero), sel dari ginjal anjing, dan dari retina mata manusia.&lt;br /&gt;Kepala Divisi Produksi Vaksin Virus PT. Bio Farma, Drs. Dori Ugiyadi mengatakan, ketiga sel kultur tersebut dipakai untuk pengembangan vaskin influenza. "Di Bio Farma, kita menggunakan sel ginjal monyet untuk produksi vaksin polio. Kemudian sel embrio ayam untuk produksi vaksin campak," ujar Dori.&lt;br /&gt;Diakui Iskandar, sejauh ini vaksin yang bebas dari keterlibatan bahan haram adalah vaksin campak. Karena vaksin tersebut dibiakkan dengan dengan embrio telur ayam serta bebas dari tripsin babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun secara umum, kata Dori, produksi vaksin masih menggunakan berbagai macam sel yang berasal dari hewan maupun manusia.&lt;br /&gt;Dori mengatakan, untuk satu dosis vaksin campak dibutuhkan 1 sampai 1.5 telur. 12500 telur perhari, dan 600 ribu telur setiap pekannya. Bahkan Iskandar menambahkan, PT Bio Farma pernah digugat oleh LSM lingkungan, Pro Fauna, atas penangkapan ribuan kera ekor panjang untuk produksi vaksinnya. [sur/iman/www.hidayatullah. com]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-3329267085210189268?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/3329267085210189268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/09/hati-hati-tripsin-babi-masih-digunakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3329267085210189268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3329267085210189268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/09/hati-hati-tripsin-babi-masih-digunakan.html' title='Hati-hati Tripsin Babi Masih Digunakan dalam Pembuatan Vaksin!'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-4249473331910274064</id><published>2008-09-02T23:50:00.005+08:00</published><updated>2008-09-03T00:07:37.463+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Muslim Palestina Menjalani Puasa Dalam Kungkungan Blokade Ekonomi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SL1iEu0Vl1I/AAAAAAAAALc/pUruUQhRF4k/s1600-h/Muslim+Palestina.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SL1iEu0Vl1I/AAAAAAAAALc/pUruUQhRF4k/s320/Muslim+Palestina.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241453374755673938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Umat Islam di Palestina menyambut kedatangan Ramadhan dengan berbagai keluhan dan dalam kondisi semakin memburuknya taraf kehidupan masyarakat. Di Gaza, masyarakat muslim kebanyakan mengeluhkan kelangkaan kebutuhan bahan-bahan pokok karena isolasi Israel sejak tahun lalu, disamping kenaikan harga-harga barang akibat kurangnya suplai barang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di Tepi Barat, warga mengeluhkan sikap aparat keamanan Pemerintah PLO  yang membatasi aktivitas muslimin menjalankan kegiatan ibadah di bulan Ramadhan, melalui penutupan sejumlah masjid dan pelarangan melakukan kegiatan itikaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman Ummu Ali (27 tahun), muslimah asal Tepi Barat menceritakan kondisi Tepi Barat bagi keamanan kaum perempuan di saat bulan Ramadhan. Iman mengaku terpaksa harus sholat tarawih di rumahnya, karena pihak aparat keamanan di Tepi Barat menutup ruang sholat khusus bagi wanita di sejumlah masjid dekat rumahnya. Menurut Iman, penutupan itu karena masjid itu dituduh milik kelompok Hamas.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman juga mengatakan  perempuan yang nekat melakukan shalat Tarawih di malam hari kadang berbuntut penangkapan tidak hanya yang bersangkutan tapi juga keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengakuan Iman, aparat keamanan di bawah PLO secara sengaja sering menyebarkan berita-berita fitnah dan desas-desus kepada keluarga mertua, untuk menurunkan citra seorang muslimah tertentu yang menjadi target aparat keamanan, umumnya mereka wanita-wanita yang dicurigai menjadi bagian dari kelompok Hamas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan para kaum wanita yang mengkhawatirkan penangkapan, Muhammad Abdul Fattah (33 tahun, berprofesi sebagai guru) mengeluhkan sulitnya memperoleh surat-surat kelakukan baik dari pihak lembaga keamanan. Hal ini tidak saja dialami dirinya, tapi siapa saja yang dicurigai sebagai bagian dari aktivitas Hamas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Muhammad Abdul Fattah, Tepi Barat telah berubah menjadi mirip negara Polisi. Seluruh aktivitas warga harus sepengetahuan aparat keamanan, khususnya dinas intelijennya. Bahkan, untuk membuka daurah menghapal Al Quran saja harus seijin dari intelijen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai  kondisi ekonomi di Tepi  Barat, Hibbah Muhammad mengeluhkan adanya kenaikan harga-harga kebutuhan barang pokok yang rata-rata mencapai 50 %. Menurut Hibbah, dirinya bersama dengan warga Tepi Barat lainnya telah berulang kali meminta kenaikan gaji kepada Pemerintah Palestina di Ramallah, tapi selalu ditolaknya dengan alasan anggaran  yang tidak mencukupi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hibbah sangat heran terhadap perilaku pemerintah Ramallah yang menutup sejumlah LSM dan ormas Islam yang menyalurkan dana bantuan kepada para warga. Alasan pemerintah PLO, masalah pemberian bantuan kepada warga adalah tanggung jawab pemerintah bukan ormas atau yayasan tertentu. Hibbah menilai, sikap pemerintah Palestina itu dilatarbelakangi persaingan politik antara Hamas dan Fatah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pendistribusian bantuan kepada warga ditangani oleh Pemerintah PLO biasanya hanya dibagikan kepada orang-orang yang pro pemerintah saja, sementara warga muslim di Tepi barat yang menjadi anggota Hamas biasanya tidak mendapatkan jatah bantuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Di Gaza&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi yang sama juga terjadi di Gaza. Mayoritas penduduk Gaza mengeluhkan kelangkaan barang-barang kebutuhan pokok  dan tingginya , akibat blockade Israel..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Ibrahim, salah satu pegawai di Gaza, kepada Ikhwanonline mengatakan meskipun  telah dibantu oleh Pemerintah namun jumlah bantuan dan gaji itu sangat tidak mencukupi untuk memenuhi  kebutuhan hidup keluarganya, karena tingginya harga-harga kebutuhan bahan pokok di Gaza akibat blokade ekonomi Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, lanjut Ibrahim, sepotong keju kuning harganya saat ini mencapai 150 Sikel (sekitar 40 USD), padahal tahun lalu hanya 100 Sikel. Abu Ibrahim meminta  agar  blokade ekonomi Israel itu segera dibuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Amal Abdurrahman (45 tahun) menyatakan akibat blokade ekonomi Israel seluruh suplai bahan kebutuhan pangan berasal dari Israel dan itu pun  jumlahnya sangat sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Israel mengingingkan penduduk Gaza tidak hidup tapi juga tidak mati,” kata amal kepada Ikhwanonline.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain masalah pangan, penduduk Gaza  juga menghadapi kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan gas, listrik dan bensin karena sedikitnya suplai dari Israel. [syarif/ikw/www.suara-islam.com]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-4249473331910274064?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/4249473331910274064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/09/muslim-palestina-menjalani-puasa-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4249473331910274064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4249473331910274064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/09/muslim-palestina-menjalani-puasa-dalam.html' title='Muslim Palestina Menjalani Puasa Dalam Kungkungan Blokade Ekonomi'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SL1iEu0Vl1I/AAAAAAAAALc/pUruUQhRF4k/s72-c/Muslim+Palestina.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-4418243643418605020</id><published>2008-09-02T23:43:00.001+08:00</published><updated>2008-09-02T23:47:35.146+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kecap-Kecap Pembodohan Ummat</title><content type='html'>Pemilu 2009 menjadi ladang bisnis iklan politik yang menggiurkan. Yang namanya iklan tentu penuh kecap dan janji-janji. Benarkah iklan-iklan politik ini telah membodohi rakyat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gong obral janji menjelang Pemilu 2009 telah dibunyikan sejak 12 Juli lalu. Selama 9 bulan ke depan, hingga 5 April 2009 nanti, atmosfer Indonesia bakal dipenuhi kecap dan janji-janji  muluk para calon presiden dan partai-partai untuk menangguk dukungan rakyat. Sepanjang jalan, sejauh mata memandang dan ke arah mana kaki kita melangkah seakan tiada ruang kosong bagi iklan politik, janji-janji politikus yang berjanji mensejahterakan rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandangan ini, sebentar lagi pasti akan menguasai kesadaran rakyat menjelang pemilu 2009. Para operator rezim dan partai politik akan mencekokkan pemahaman bahwa pemilu adalah pintu ajaib menuju Indonesia baru. Dengan melampauinya, seolah-olah bangsa ini akan mencapai kondisi baru yang lebih baik, lebih mapan, lebih hebat dan lebih segata-galanya. Seolah setelah melewati pintu hajatan politik itu, Indonesia akan lahir kembali tanpa kemiskinan dan kesengsaraan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, di tengah persiapan KPU yang tak semeriah lima tahun yang lalu, rakyat yang ngerumpi di pinggir jalan kini mulai bertanya-tanya, benarkah pemilu 2009 adalah solusi untuk bangkit dari keterpurukan bangsa ini. Di berbagai daerah, karena apatisme politik yang melanda masyarakat, rakyat lebih banyak memilih untuk tidak memilih, sehingga Golput justru menjadi pemenang berbagai pilkada.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Iklan Politik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis iklan politik memang sedap. Para konsultan politik pun mengakuinya. Misalnya Rizal Mallarangeng, pendiri Jasa Konsultan Strategi dan Politik Foxindonesia yang kemudian bertekad maju menjadi calon presiden nanti. "Biaya untuk menjangkau kesadaran publik melalui media berkisar antara Rp 15 per kapita. Jika menggunakan pawai dan acara-acara sejenisnya biaya membengkak menjadi Rp 1.000  tak terhingga per kapita," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subiakto, CEO Hotline Advertising juga mengakui bahwa bisnis politik yang satu ini memang sangat menggiurkan. Ketika menangani kampanye SBY-JK ia mengaku menghabiskan dana sekitar Rp 30 miliar. Sementara, ketika menukangi kampanye pasangan calon gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo ia menghabiskan dana sekitar Rp 20 miliar dengan margin keuntungan bersih masuk kantong sekitar 20-30 %.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Irfan Wachid, dari 25 Frame Indonesia Production, seorang politikus nasional telah menghabiskan uang Rp 5-10 miliar/bulan hanya untuk biaya poles diri, poles senyum mematut penampilan di hadapan rakyat pemilihnya. Sementara, politisi di daerah menghabiskan Rp 1-5 miliar per bulan hanya untuk urusan mejeng. Iklan-iklan Hidup Adalah Perbuatan milik Soetrisno Bachir misalnya telah menghabiskan dana Rp 2 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan duit di ladang iklan ini pun akan berlanjut menjelang Pemilu 2009 ini. Sebagai perbandingan, Subiakto menjelaskan bahwa belanja iklan Indonesia tahun 2007 sekitar Rp 40 triliun dan sekitar Rp 10 triliun adalah belanja iklan politik. Ia memperkirakan, pada tahun 2008 - 2009 ini besaran belanja iklan akan meningkat 3  4 kali lipat lebih besar dari angka-angka di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iklan politik memang sangat diminati politikus. Survey Kompas edisi Minggu 20 Juli 2008 mendapatkan hitungan menarik yang bisa menjadi acuan para politisi. Menurut hasil survey itu, model iklan dengan pemasangan bendera memiliki tingkat efektivitas sebesar 44,7 persen, spanduk 44,8 persen, iklan di TV sebesar 71,7 persen, aksi pengerahan massa 71,2 persen sementara pawai atau karnaval sebesar 70,9 persen. Dari data ini, para politikus berebutan kesempatan memanfaatkan slot iklan semaksimal mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita coba menghitung urusan daerah. Saat ini ada 440 kabupaten dan 33 propinsi di Indonesia. Lima tahun mendatang ada 473 pilkada. Dalam setahun katakanlah ada sekitar 100 kali pilkada. Jika setiap pilkada hanya diikuti oleh tiga pasangan calon saja maka ada 300 pasangan calon kepala daerah. Seandainya tiap calon menghabiskan uang Rp 1 miliar hanya untuk biaya iklan politik, dalam setahun akan ada uang Rp 300 miliar yang dihabiskan untuk iklan politik. Ini jumlah minimal karena pada kenyataannya tiap pasangan calon menghabiskan dana di atas Rp 1 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk iklan politik partai peserta pemilu 2009 yang berjumlah 34 partai, angkanya pasti akan semakin membengkak. Apalagi setiap calon legislatif dari ke-34 partai itu juga akan "menjual diri" menjelang pemilu. Kalikanlah angka 34 partai, dengan 70 daerah pemilihan, kemudian dikalikan lagi dengan rata-rata 6 calon anggota legislatif per daerah pemilihan, kemudian dikalikan rata-rata pengeluaran duit per kandidat sebesar Rp 1 milyar. Berapa uang yang diperlukan? Rp 14,28 trilyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Luar biasa!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarkah para politikus itu bahwa uang sebesar itu sangat berarti bagi puluhan juta rakyat Indonesia yang semakin termiskinkan akibat kebijakan ekonomi yang tidak berpihak kepada rakyat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecap Pembodohan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, dengan angka sebesar itu, apakah iklan-iklan itu bermakna buat rakyat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya iklan-iklan politik tetap saja seperti iklan yang lain. Tujuan utamanya adaah memasarkan produk. Target utamanya agar citra jualannya terdongkrak dan dibeli masyarakat. Perkara kualitas produk apakah benar-benar bisa dipertanggung- jawabkan atau tidak itu urutan ke sekian. Jika ini yang terjadi, yang sedang berlangsung saat ini adalah upaya pembodohan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Direktur Eksekutif Reform Institue Yudi Latief, pesan-pesan iklan politik kebanyakan dangkal, serba artifisial, dan tidak otentik. "Bahkan tidak nyambung dengan kebutuhan batin rakyat," ujarnya. Dan yang terjadi adalah hukum pasar, saling klaim, saling menjelekkan kompetitor dan saling berpropaganda keunggulan diri dibanding orang lain. Inilah wajah kapitalisasi politik yang sebenarnya, keuntungan segelintir orang mengorbankan kepentingan publik yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena saling mengunggulkan diri dan membunuh karakter kompetitor dengan target penjualan produk dan keuntungan diri sendiri tanpa data, fakta, pendidikan yang jujur bagi rakyat adalah watak dasar kapitalisme. Jadi, apa yang bisa kita harapkan dari politikus yang mengklaim dirinya sebagai calon pemimpin masa depan jika kelak mereka benar-benar berkuasa? [abu zahra/www.suara-islam. com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-4418243643418605020?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/4418243643418605020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/09/kecap-kecap-pembodohan-ummat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4418243643418605020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4418243643418605020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/09/kecap-kecap-pembodohan-ummat.html' title='Kecap-Kecap Pembodohan Ummat'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-4628532524618733416</id><published>2008-09-02T23:34:00.002+08:00</published><updated>2008-09-02T23:41:41.376+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tsaqafah'/><title type='text'>Sambut Ramadhan, Perkokoh Perjuangan Syariah dan Khilafah</title><content type='html'>Alhamdulillah kita kembali memasuki bulan ramadhan yang mulia. Di bulan ini kita kembali diingatkan tentang pentingnya ketaqwaan, taqurrub illalloh, dan Al Qur’an. Semua pesan penting  itu bermuara pada penegakan syariah Islam dan Khilafah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketaqwaan, jelas merupakan harapan yang muncul dari pelaksanaan shaum ini.Hal ini dijelaskan Allah SWT dalam firmannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana puasa itu diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(QS al-Baqarah [2] 183).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti taqwa adalah ketaatan dan sikap hati-hati. Taat untuk menjalankan segala perkara yang diperintah Allah SWT. Juga hati-hati , penuh khawatir, senantiasa awas, kalau setiap perbuatan yang kita lakukan atau kita tinggalkan akan menghantarkan kita kepada siksa Allah SWT. Untuk taqwa jelas harus terikat pada syariah Allah SWT. Karena itu tidak ada ketaqwaan sejati, tanpa terikat pada seluruh syariat Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bulan ramadhan juga adalah sarana lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT (taqorrub ila Allah). Kuncinya , tidak sama sekali meninggalkan perkara yang wajib , tidak sama sekali melakukan perkara yang haram, dan memperbanyak amalan sunnah. Semua juga bermuara pada keterikatan pada syariah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bulan ramadhan ini kita banyak diingatkan tentang Al Qur’an. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bulan Ramadhan itu, adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia, penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda (antara yang haq dan yang batil).&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(QS al-Baqarah [2]: 185).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qu’an jelas bukan sekedar dibaca , tapi al Qur’an adalah pedoman hidup yang harus diamalkan . Bersama As Sunnah , Al Qur’an menjadi sumber hokum syariah Islam. Menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman hidup berarti menjadikan syariah Islam sebagai pengatur kehidupan kita dalam seluruh aspek kehidupan. Lagi-lagi muaranya adalah syariah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu bulan ramadhan sudah seharusnya lebih memperkokoh lagi perjuangan syariah Islam. Karena itulah yang diharapakan dari kita , mau terikat dan tunduk kepada syariah Islam. Sungguh dipertanyakan muslim yang shaum di bulan ramadhan tapi tidak mau tunduk kepada syariat Islam, bagaimana mungkin bisa bertaqwa tanpa terikat syariat Islam. Dipertanyakan juga yang banyak membaca Al Qur’an dibulan ramadhan , mengatakan Al Qur’an sebagai pedoman hidup , namun tidak mau diatur oleh syariah Islam. Padahal Syariah Islam merupakan pedoman hidup yang bersumber dari Al Qur’an dan Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lebih dipertanyakan lagi ,siapapun yang bicara syariah Islam wajib tapi tidak mau menerima kewajiban khilafah Islam. Sebab bagaimana mungkin syariah Islam bisa diterapkan secara menyeluruh kalau tidak ada Khilafah sebagai institusi negaranya ? Sistem apapun tidak akan bisa diterapkan kalau tidak ada institusi negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem kapitalis bisa tegak karena ada negara Kapitalis yang menerapkannya. Sosialisme bisa aplikatif, karena ada negara sosialis. Sistem Islam juga sempurna dan komprehensip begitu, tidak akan aplikatif kalau tidak ada negara yang menerapkannya. Karena , sulit menerima logika, syariah Islam bisa diterapkan secara menyeluruh tanpa negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan negara Khilafah juga akan membuat kita semakin dekat dengan Allah SWT. Sistem sekuler telah membuat kita split (terpecah). Ketika sholat menggunakan syariah Islam, ekonomi kapitalis. Saat shaum berdasarkan syariah Islam , sistem politik demokrasi. Sementara dengan keberadaan Khilafah seluruh aspek kehidupan kita mulai dari ibadah mahdoh (sholat, shaum, zakat) sampai mu’amalah seperti politik,ekonomi, sosial , pendidikan , akan menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, karena semuanya berdasarkan syariah Islam. Sebab, mendekatkan diri kepada Allah tentu saja dengan jalan taat kepada hukum-hukumnya (syariah Islam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini kita bisa mengerti kenapa Syekh Ibnu Taimiyah dalam assiyasah-asysyar’iyah mengatakan kewajiban mengangkap kepala negara (imamah/Kholifah) dimana dengan itu manusia bisa taat kepada Allah dan Rosulullah merupakan afdhulul qurubaat (sebaik-baik mendekatkan diri kepada Allah SWT). Sebab ketika Kholifah menerapkan syariat Islam dalam seluruh kehidupan, artinya setiap aspek kehidupan yang kita lakukan adalah bagian dari ketaatan kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang dikhawatirkan Rasulullah saw. dari puasanya kaum Muslim, yakni jika ibadah saum (puasa) terjebak pada rutinisme formal. Sekadar menahan diri dari hal-hal yang membatalkan, seperti makan dan minum. Dalam hal ini, menarik dicermati hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dari Abu Hurairah dan Ath Thabrani dari Ibn Umar, bahwa Rasulullah saw. bersabda,“Berapa banyak orang yang berpuasa, hasil yang diperoleh dari puasanya hanyalah lapar dan hausnya saja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga menekankan puasa bukanlah sekadar menahan lapar dan haus, tapi juga harus menahan dari perbuatan dan perkataan sia-sia (al-laghwi) dan perbuatan keji (ar rafasi). Tidak heran kalau Rasulullah saw. pada bulan Ramadan justru banyak mencontohkan banyak kesalehan sosial seperti memperbanyak sedekah. Bahkan, beberapa peperangan besar (jihad) justru dilakukan di bulan Ramadan seperti Perang Badar dan penaklukan Mekah (Fath Makkah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, coba kita evaluasi shaum kita saat ini. Dengan berat hati kita bisa katakan saum kita belumlah banyak membawa perubahan yang berarti bagi masyarakat kita, apalagi membangkitkan masyarakat. Telah berapa kali Ramadan kita lewati, tapi umat tetap diliputi oleh berbagai persoalan berat seperti kemiskinan, kebodohan, dan konflik, dan penjajahan negara-negara Kapitalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali kemaksiatan kembali berulang setelah Ramadan berakhir. Mengapa ini terjadi pada kita? Sepertinya kita khawatir puasa kita terjebak pada rutinitas ritual. Padahal, seharusnya sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah saw. dan sahabatnya, Ramadan justru diisi dengan amal-amal besar yang menyebar kebaikan bagi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Badar dan Fath Makkah merupakan akhir dari rezim penindas kafir Quraish yang selalu menghalangi manusia untuk menerima cahaya Ilahi dengan bertauhid kepada Allah. Rezim ini juga telah banyak menyengsarakan masyarakat dengan kebijakan-kebijakan jahiliyahnya. Seperti memperlakukan budak mereka dengan hina, menumbuhsuburkan pembunuhan terhadap anak-anak wanita yang dianggap merupakan aib. Sistem sosial dan ekonomi yang rusak pun dipraktikkan oleh rezim ini seperti kebiasaan curang dalam perniagaan, dan legalisasi perzinaan. Dengan Perang Badar dan Fath Makkah, kekuasaan rezim ini berakhir berganti dengan kekuasaan Islam yang menyebar rahmat, kasih sayang, kebebasan, kesejahteraan, dan keamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shaum Ramadan seharusnya menjadi energi positif yang didorong oleh kekuatan ruhiyyah untuk berbuat banyak bagi perubahan masyarakat ke arah yang lebih baik. Sebagaimana ibadah lainnya, saum seharusnya lebih mendekatkan diri manusia kepada Allah SWT (taqorrub ila-Allah). Perubahan itu tidak lain adalah dengan memperjuangkan syariah dan Khilafah. Walhasil , marilah pada bulan ramadhan ini, kita lebih memperkokoh lagi perjuangan penegakan syariah dan Khilafah. Sahabat Rosulullah terdahulu telah membuktikan di bulan ramadhan justru mereka lebih bersemangat dalam berjuang. Bagaimana dengan kita ? HTI-Press. (Farid Wadjdi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-4628532524618733416?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/4628532524618733416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/09/sambut-ramadhan-perkokoh-perjuangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4628532524618733416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4628532524618733416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/09/sambut-ramadhan-perkokoh-perjuangan.html' title='Sambut Ramadhan, Perkokoh Perjuangan Syariah dan Khilafah'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-948247832775116726</id><published>2008-09-02T23:24:00.002+08:00</published><updated>2008-09-02T23:31:56.763+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tsaqafah'/><title type='text'>8 Tips Sambut Ramadhan</title><content type='html'>Ramadhan yang penuh kelimpahan kebaikan dan keutamaan, akan dapat dirasakan dan diraih ketika ilmu tentang Ramadhan dipahami dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, para generasi awal Islam sangat merindukan bertemu dengan bulan suci ini. Mereka berdo'a selama enam bulan sebelum kedatangannya agar mereka dipanjangkan umurnya sehingga bertemu dengan Ramadhan. Saat Ramadhan tiba, mereka sungguh-sungguh meraih kebaikan dan keuataman Ramadhan. Dan ketika mereka berpisah dengan Ramadhan, mereka berdo'a selama enam bulan setelahnya, agar kesungguhannya diterima Allah swt. Kerinduan itu ada pada diri mereka, karena mereka sadar dan paham betul keutamaan dan keistimewaan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menyambut bulan Ramadhan?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut kami hadirkan "8 Tips Sambut Ramadhan" :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berdoa agar Allah swt. memberikan umur panjang kepada kita sehingga kita berjumpa dengan bulan Ramadhan dalam keadaan sehat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal: Puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Allahuma bariklana fii rajab wa sya'ban, wa balighna ramadan&lt;/span&gt;. Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadan." (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HR. Ahmad dan Tabrani&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pujilah Allah swt. karena Ramadhan telah diberikan kembali kepada kita. Imam An Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata: "Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya. " Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah swt. kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bergembira dengan datangannya bulan Ramadhan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para sahabatnya setiap kali datang bulan Ramadhan: "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.&lt;/span&gt;" &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(HR. Ahmad)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Rencanakan agenda kegiatan harian untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadhan. Ramadhan sangat singkat, karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kuatkan azam, bulatkan tekad untuk mengisi waktu-waktu Ramadhan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah swt.., maka Allah swt. akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka&lt;/span&gt;." &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Muhamad:21.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pahami fiqh Ramadhan. Setiap mukmin wajib hukumnya beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadhan datang agar amaliyah Ramadhan kita benar dan diterima oleh Allah swt. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahu.&lt;/span&gt;" &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Al-Anbiyaa' ayat 7&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kondisikan qalbu dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun- nafs –pemberishan jiwa-. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental, dan jiwa kita siap untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah swt. di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Tinggalkan dosa dan maksiat. Isi Ramadhan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Lembaran baru kepada Allah, dengan taubat yang sebenarnya taubatan nashuha. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.&lt;/span&gt;" &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;An-Nur:31.&lt;/span&gt; Lembaran baru kepada Muhammad saw, dengan menjalankan sunnah-sunnahnya dan melanjutkan risalah dakwahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahim. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, "Manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah swt. memanjangkan umur kita sehingga berjumpa dengan Ramadhan. Dan selamat meraih kebaikan-kebaikanny a. Amin ya Rabbana. Allahu a'lam (io)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-948247832775116726?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/948247832775116726/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/09/8-tips-sambut-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/948247832775116726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/948247832775116726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/09/8-tips-sambut-ramadhan.html' title='8 Tips Sambut Ramadhan'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-6317444797890413804</id><published>2008-09-02T23:17:00.001+08:00</published><updated>2008-09-02T23:23:27.094+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Hakekat Kemerdekaan</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hasil diskusi Lingkar Muda Indonesia: Masyarakat diminta bisa secara kritis memaknai arti kemerdekaan dan tidak menerima begitu saja atau menganggap gampang kemerdekaan, yang sekedar diartikan sebagai pembacaan teks proklamasi Soekarno Hatta  pada tgl 17 Agustus 45. [Kompas, 13 Agustus 2008]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya merdeka itu ya harus terbebas dari penjajahan sebagaimana bunyi mukaddimah UUD 1945, bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan....tapi faktanya pemerintah masih bersahabat dengan negara penjajah yang masih riil menjajah seperti AS yang menjajah secara fisik di Irak dan Afghanistan. Bahkan beberapa kali kebelet membuka hubungan persahabatan dengan Israel yang menjajah Palestina.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi pemerintah sebenarnya mengkhianati konstitusinya sendiri, namun ini terus berlanjut karena bangsa kita yang mayoritas muslim ini nggak faham apa makna penjajah, yakni eksploitasi dari negara yang menang (neo imperalisme) kepada negara yang kalah, baik secara fisik, militer, ekonomi, politik, budaya dan pemikiran. Kecuali fisik, Indonesia boleh dikata masih terjajah. Kenapa ini terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena umat belum paham betul makna penjajahan diatas sekaligus makna kemerdekaan. Selain itu adanya agen-agen penjajahan yang bercokol di pemerintahan dan lembaga-lembaga negara lainnya bahkan di kalangan LSM yang terkenal dengan istilah komprador.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa melepaskan diri umat harus mewirid ayat 141 QS An Nisa; "Sekali-kali Allah tidak akan memberikan jalan bagi orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang mukmin" dan berjuang untuk merealisasikan wiridannya tadi dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan membangun negara kita dengan petunjuk-petunjuk Allah Swt yang tertuang dalam Al Quran dan Assunnah. Wallahu A'lam. MAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-6317444797890413804?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/6317444797890413804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/09/hakekat-kemerdekaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6317444797890413804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6317444797890413804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/09/hakekat-kemerdekaan.html' title='Hakekat Kemerdekaan'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-6488039547730219347</id><published>2008-09-02T23:04:00.002+08:00</published><updated>2008-09-02T23:14:42.448+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Ngeblog'/><title type='text'>Back Up Blog Anda Segera !</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ada suatu pepatah, sedia payung sebelum hujan. Sejak masuk sekolah dasar pepatah ini sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Intinya kita harus berupaya untuk sebisa mungkin mengantisipasi setiap kemungkinan buruk apapun yang akan menimpa kita. Tidak hanya pada aktivitas keseharian, berjaga-jaga pada aktivitas nge-blog pun mutlak perlu dilakukan. Pernah denger nggak, kalau ada blog sahabat kita yang tiba-tiba lenyap! Atau di banned sama blogger tanpa ada alasan yang jelas. Ini serius lho.. hal ini pernah terjadi pada blog yang notabene ikut mempopulerkan blogger di Indonesia, dengan jumlah postingan yang sudah ratusan bahkan menempati pagerank tinggi, bayangkan!!&lt;br /&gt;Kejadian serupa mungkin bisa saja terjadi pada blog anda sobat, apakah itu terjadi pada malam ini, besok, lusa atau suatu hari nanti. Lantas apa yang harus dilakukan untuk menjaga kemungkinan buruk tersebut terjadi..? &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar terhindar dari malapetaka tersebut tentu kita harus berupaya menjaga agar kemungkinan tersebut tidak terjadi. Yang penting antisipasi harus segera dilakukan sejak dini dengan cara backup, agar bila blog sobat suatu hari nanti tiba-tiba mati, data penting blog sobat seperti setting template, postingan dan komentar bisa kembali kepada anda sobat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Backup Tamplate&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Tips mem-Backup Template anda? Jawabannya mudah saja..&lt;br /&gt;Caranya, anda masuk ke Template - Edit HTML. klik "download template lengkap" kemudian simpan ditempat yang aman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231687784525367282" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SJqwUkRih_I/AAAAAAAAAKc/EwiKHyuh_t0/s320/template.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SJqw3uea3jI/AAAAAAAAAKk/daT76UW3GIc/s1600-h/dowload+template.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231688388559167026" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SJqw3uea3jI/AAAAAAAAAKk/daT76UW3GIc/s320/dowload+template.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hal ini juga berlaku bila anda mau merubah kode default dengan kode tambahan yang anda inginkan, contoh membuat tampilan postingan anda dengan tampilan ‘readmore’. Sebelum merubah isi kode default yang ada, backup dahulu template sobat.&lt;br /&gt;Bila tampilan blog sobat ingin kembali ke template aslinya. Blogger sudah menyiapkan pasilitasnya yaitu dengan mengklik "Kembalikan template widget ke default".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SJqxaYrFFoI/AAAAAAAAAKs/1PtktSRUVSE/s1600-h/kembalikan+widget.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231688984002107010" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SJqxaYrFFoI/AAAAAAAAAKs/1PtktSRUVSE/s320/kembalikan+widget.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Backup Postingan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Agar postingan kita aman dan tidak begitu saja lenyap bila nasib naas menimpa kita, solusinya sama. Harus di backup!, sayangkan kalo tulisan kita yang udah berjumlah ratusan, entah itu artikel, catatan pengalaman pribadi, de-el-el, tiba-tiba raib dan tak tahu rimbanya. Caranya cukup mudah karena blogger sudah menyediakan pasilitas ini yakni sobat tinggal mengaktifkan alamat email sobat yaitu masuk halaman Pengaturan - email, Masukan alamat email terserah sahabat, email apa saja, bisa Gmail atau yahoo kemudian simpan alamat mail tersebut. Untuk lebih amannya sih sobat memakai alamat email yang dikhususkan buat backup postingan dan komentar saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SJqySuoZdXI/AAAAAAAAAK8/xHpxMUc4rRI/s1600-h/settings-email.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231689951969113458" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SJqySuoZdXI/AAAAAAAAAK8/xHpxMUc4rRI/s320/settings-email.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SJq00kdmUeI/AAAAAAAAALM/xoUYKByUVPc/s1600-h/Alamat+blogsend.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231692732378272226" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SJq00kdmUeI/AAAAAAAAALM/xoUYKByUVPc/s320/Alamat+blogsend.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Backup Komentar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hampir sama dengan backup posting, yaitu dengan mengaktifkan alamat email pada settings komentar. caranya masuk ke pengaturan - Komentar kemudian klik ke "Email Pemberitahuan Komentar" masukan alamat email anda terserah misalnya gmail atau yahoo. Saya tetap menyarankan sobat membuat account gmail baru dan gunakan email tersebut hanya untuk menerima posting dan komentar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SJqxwjyiLAI/AAAAAAAAAK0/RT_SLLV9qGM/s1600-h/komentar.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231689364943285250" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SJqxwjyiLAI/AAAAAAAAAK0/RT_SLLV9qGM/s320/komentar.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SJq1WjspRKI/AAAAAAAAALU/jc-0oHVs6Dk/s1600-h/pemberitahuan+komentar.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231693316288496802" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SJq1WjspRKI/AAAAAAAAALU/jc-0oHVs6Dk/s320/pemberitahuan+komentar.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ok. Sahabat, semoga berhasil&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-6488039547730219347?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/6488039547730219347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/09/back-up-blog-anda-segera.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6488039547730219347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6488039547730219347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/09/back-up-blog-anda-segera.html' title='Back Up Blog Anda Segera !'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SJqwUkRih_I/AAAAAAAAAKc/EwiKHyuh_t0/s72-c/template.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-6501004061990448230</id><published>2008-08-02T19:06:00.003+08:00</published><updated>2008-08-03T09:29:07.067+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Ribuan Muslim Palestina Serukan Khilafah di Jalur Ghaza Palestina</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SJRAXBya1oI/AAAAAAAAAKM/eK1XmZ7Pf5c/s1600-h/ht-ghaza01.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229875831645066882" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SJRAXBya1oI/AAAAAAAAAKM/eK1XmZ7Pf5c/s320/ht-ghaza01.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seperti dibelahan negeri muslim lainnya. Seruan Khilafah juga menggemparkan wilayah Gaza, Palestina, pada Kamis (31/07). Di daerah yang dikuasai Hamas ini ribuan kaum Muslim dari Hizbut Tahrir Palestina berjalan dengan baris rapi menyerukan penegakkan Khilafah. Acara tersebut sebagai bagian dari agenda global memperingati Keruntuhan Khilafah pada 28 Rajab 1342 H. Bendera liwa dan rayah Rasulullah Saw. berkibar. Beberapa spanduk bertuliskan “Al-Khilafah AlKhilafah Ayuhal Muslimun…” menghiasi acara tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kibaran bendera Rasulullah Saw., liwa (putih) dan rayah (hitam)menunjukkan kaum Muslim di Palestina tidak menghendaki nasionalisme yang memisahkan Palestina dengan negeri-negeri Muslim lainnya. Namun mereka hanya mengingkan Khilafah tegak sehingga ia menjadi tempat kemulian dan tempat membebaskan negeri Palestina tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kibaran bendera yang bertuliskan ‘laa ilaaha illallah muhammad rasulullah‘, beberapa spanduk dibentang oleh para aktivis gerakan ini. Tampak diantaranya tertulis sebuah seruan sebagai tema dalam acara tersebut, “Al-Khilafah Al-Khilafah, wahai kaum Muslim, ia kewajiban dari Tuhan kalian, tempat kemuliaan kalian, tempat mengalahkan musuh-musuh kalian, tempat membebaskan negeri kalian serta mercu suar kebaikdan dan keadilan ke penjuru dunia”. Beberapa spanduk lainnya tertulis, “Negara yang satu, Umat yang satu” dan “Al-Khilafah Janji dan Kewajiban”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu pada hari yang sama, sebuah acara yang juga digelar oleh Hizbut Tahrir Palestina di Bethlehem akhirnya terpaksa dibatalkan setelah pihak Otoritas Sekular Palestina menutup kota dan mencegah para anggota dan pendukung gerakan ini masuk ke kota tersebut. Mereka harus diperiksa sebelum masuk ke kota itu. Para aktivis yang berada di kota Bethlehem sendiri tidak bisa bergerak sedikitpun secara leluasa. Pihak otoritas Sekular yang dikuasai Fatah ini benar-benar takut dengan gaung Khilafah menggoncang bumi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara besar lainnya yang yang digelar oleh kelompok yang diririkan oleh Syeikh Taqiyudin an-Nabhani ini juga akan digelar di Al-Khalil pada Sabtu mendatang. Acara Rajab untuk mengingat keruntuhan Khilafah ini diakui bukan untuk meratapi keruntuhan Turki Utsmani, seperti ditegaskan oleh Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia dalam sebuah wawancara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setelah diabolish oleh Kemal Pasha, maka payung dunia Islam itu runtuh dan umat tercerai berai dan negeri muslim tercabik-cabik oleh para penjajah sedemikian membuat umat hidup dalam penderitaan dan kenistaan. Kenyataan inilah yang diratapi oleh HT, dan secara faktual itu semua terjadi semenjak hilangnya kekhilfahan,” kata Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara serupa juga digelar di berbagai negeri mulai dari Palestina hingga Indonesia, dari Sudan hingga Sydney. [z/f/mna/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-6501004061990448230?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/6501004061990448230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/08/ribuan-muslim-palestina-serukan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6501004061990448230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6501004061990448230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/08/ribuan-muslim-palestina-serukan.html' title='Ribuan Muslim Palestina Serukan Khilafah di Jalur Ghaza Palestina'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SJRAXBya1oI/AAAAAAAAAKM/eK1XmZ7Pf5c/s72-c/ht-ghaza01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-3482392260511164371</id><published>2008-07-30T10:42:00.004+08:00</published><updated>2008-08-03T09:26:45.598+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tsaqafah'/><title type='text'>Suap Menyuap dan Hukum Syara terhadapnya</title><content type='html'>-satUmmat.blogspot.com- Sahabat, bila kita memperhatikan sorotan media dalam 1 bulan terakhir ini tentu semua sudah tahu kalau sosok yang bernama Artalyta Suryani dan beberapa oknum kejaksaan di negeri ini sedang menjalani proses hukum karena ketangkap basah KPK, melakukan kong kalikong yang berujung pada indikasi kuat adanya praktek suap. Bukan itu saja.&lt;br /&gt;Ibarat fenomena gunung es, ternyata rentetan demi rentetan kasus tersebut mulai terkuak. Beberapa pejabat DPR juga terseret dengan kasus yang sama. Sahabat..! apa yang salah pada negeri ini? Bagaimana Islam memandang secara Syar'i kasus Suap tersebut, apakah hal yang termasuk kategori tindakan suap. Bagaimana hukum suap menurut Islam?&lt;br /&gt;Redaksi satUmmat mencoba mengetengahkan buat sahabat semua.&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;-Kasus dugaan suap yang menjerat anggota DPR Bulyan Royan diduga melibatkan sejumlah anggota DPR yang lain dan pejabat Departemen Perhubungan (Dephub) dengan jumlah uang suap yang lebih besar. Menurut Penasihat hukum Dirut PT Bina Mina Karya Perkasa, pengusaha yang diduga memberikan uang kepada kepada anggota DPR Bulyan Royan yang ditangkap oleh KPK karena diduga menerima 66 ribu dolar AS dan 5.500 Euro. Pemberian itu diduga terkait dengan pengadaan 20 unit kapal patroli oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Dephub. Menurutnya lagi, uang itu hanyalah sebagian dari nilai uang “terima kasih” atau “fee” dari pemenang tender. Kliennya hanya salah satu dari lima pemenang tender untuk pengadaan 20 unit kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kerja sama tender, masing-masing pemenang tender diwajibkan memberikan “fee” (suap) sebesar tujuh persen atau delapan persen dari nilai proyek kepada DPR dan pejabat Dephub. Nilai tujuh persen itu adalah Rp1,68 miliar. Dengan kata lain, DPR dan pejabat Dephub masing-masing akan menerima Rp1,68 miliar dari setiap pengusaha pemenang tender. “Itu suatu kebiasaan di sana, harus ada fee,”…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata tidak hanya suap-menyuap kepada seorang pejabat saja terjadi di negeri ini. Suap juga dilakukan sebagai korupsi berjamaah kepada para anggota dewan yang terhormat itu. Ini terlihat amat gamblang sebagaimana terungkap sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 1999-2004 yang menerima uang pelicin dari Bank Indonesia, diam-diam, mengembalikan uang itu. Dan kini terkuak aliran dana Bank Indonesia ke 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah daftar para penerima uang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Fraksi Golkar: 12 orang total Rp 4 miliar&lt;br /&gt;2. Fraksi PDIP: 16 orang total Rp 3,85 miliar&lt;br /&gt;3. Fraksi PPP: 5 orang total Rp 1,5 miliar&lt;br /&gt;4. Fraksi PKB: 5 orang total Rp 1,4 miliar&lt;br /&gt;5. Fraksi Reformasi: 5 orang total Rp 1,25 miliar&lt;br /&gt;6. Fraksi TNI/Polri: 4 orang total Rp 1 miliar&lt;br /&gt;7. Fraksi Kesatuan Kebangsaan Indonesia: 1 orang total Rp 250 juta&lt;br /&gt;8. Fraksi Partai Bulan Bintang:1 orang total Rp 300 juta&lt;br /&gt;9. Fraksi Partai Daulat Ummat: 1 orang total Rp 250 juta (Koran Tempo, 8 juli 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah dalam dunia birokrasi di sistem kapitalis, ornamen suap adalah suatu keniscayaan dan merupakan mekanisme yang pasti terjadi. Oleh karena itu bagi kita yang menginginkan kehidupan yang lebih sehat, lebih bersih dan penuh dengan tenteram dalam naungan Islam, tradisi kriminal yang sudah mendarah daging ini harus musnah dalam sistem pemerintahan dan birokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apa hukum Islam terhadap suap-menyuap? Tulisan berikut ini insyaallah akan memberikan gambaran yang jelas tentang suap menyuap dan hukumnya dalam Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Pengertian Risywah (Suap)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Risywah (suap) secara terminologis berarti harta yang diperoleh karena terselesaikannya suatu kepentingan manusia (baik utntuk memperoleh keuntungan maupun menghindari kemudharatan) yang semestinya harus diselesaikan tanpa imbalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun terdapat kemiripan, ada perbedaan mendasar antara suap dengan upah atau gaji (ujrah). Upah atau gaji diperoleh sebagai imalan atas terlaksananya pekerjaan tertentu (yang semestinya) tidak harus dilakukan. Sebagai contoh, seseorang yang memiliki kemobil, dia tidak berkewajiban untuk mengantarkan orang lain ke tempat tertentu. Ketika dia diminta oleh orang lain untuk mengantarkan ke suatu tempat, maka imbalan yang diterima bisa disebut sebagai upah. Demikian juga seorang guru. Dia tidak berkewajiban mengajarkan ilmunya kepada orang tertentu, di tempat terntu, dan waktu tertentu. Namun ketika ada orang atau institusi meminta dirinya untuk mengajarkan ilmunya di tempat dan waktu terntu, maka imbalan yang dia dapatkan bisa disebut sebagai upah atau ujrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda halnya dengan suap. Suap adalah imbalan atas terlaksananya pekerjaan tertentu (yang semestinya) wajib dilaksanakan tanpa imbalan apa pun dari orang yang memenuhi kepentingannya. Sebagai contoh, seorang pegawai di sebuah instansi pemerintahan yang bertugas melayani pembuatan KTP atau SIM. Pekerjaan itu telah menjadi kewajiban yang dilakukan. Dia sudah mendapatkan upah dari pemerintah dari pekerjaannya itu. Namun dia masih meminta imbalan kepada orang yang ingin mendapatkan KTP atau SIM. Maka itu dapat disebut sebagai risywah atau suap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertolak dari pegertian dan contoh tersebut, maka fee yang diterima oleh pejabat Departemen Perhubungan dari pengusaha yang memenangkan tender dapat dapat dikatagorikan sebagai suap. Pasalnya, menyelenggarakan tender berbagai proyek merupakan tugas yang harus dikerjakan. Para pejabat itu pun sudah mendapatkan gaji atas pekerjaan yang dilakukan. Apa pun istilah dan nama yang diberikan, uang yang diterima para pejabat dari pengusaha itu adalah risywah atau suap. Demikian pula uang yang diterima oleh para anggota DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Hukum Suap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada perbedaan di kalangan ulama mengenai haramnya risywah. Di dalam ayat Al-Quran memang tidak disebutkan secara khusus istilah suap-menyuap atau risywah. Namun Imam al-Hasan dan Said bin Zubair menafsirkan ungkapan al-Quran yaitu `akkâlûna li al-suhti` sebagai risywah atau suap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong, banyak memakan yang haram. Jika mereka (orang Yahudi) datang kepadamu (untuk meminta putusan), maka putuskanlah (perkara itu) di antara mereka, atau beRpalinglah dari mereka&lt;/span&gt; (QS al-Maidah [5]: 42).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat ` akkâlûna li al-suhti ` secara umum memang sering diterjemahkan dengan memakan harta yang haram. Namun konteksnya menurut kedua ulama tadi adalah memakan harta hasil suap-menyuap atau risywah. Jadi risywah (suap menyuap) identik dengan memakan barang yang diharamkan oleh Allah Swt dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Dan Janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui&lt;/span&gt; (QS al-Baqarah [2]: 188).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu ada banyak sekali dalil dari al-Sunnah yang mengharamkan suap-menyuap dengan ungkapan yang sharîh. Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Allah melaknat penyuap dan penerima suap dalam hukum (pemerintahan)&lt;/span&gt; (HR Ahmad, Abu Dawud dan al-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abdullah bin Amru, Rasulullah saw juga bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Laknat Allah bagi penyuap dan penerima suap&lt;/span&gt; (HR Khamsah kecuali al-Nasa`i dan di shahihkan oleh al-Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Tsauban ra:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Rasulullah saw melaknat penyuap, penerima suap, dan perantaranya&lt;/span&gt; (HR Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Yang Termasuk Diharamkan Terkait dengan Suap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dicermati, ternyata hadits-hadits Rasulullah itu bukan hanya mengharamkan seseorang memakan harta hasil dari suap-menyuap, tetapi juga diharamkan melakukan hal-hal yang bisa membuat suap-menyuap itu berjalan. Maka yang diharamkan itu bukan hanya satu pekerjaan yaitu memakan harta suap-menyuap, melainkan tiga pekerjaan sekaligus. Yaitu: penerima suap, pemberi suap, dan mediator suap-menyuap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab tidak akan mungkin terjadi seseorang memakan harta hasil dari suap-menyuap, kalau tidak ada yang menyuapnya. Maka orang yang melakukan suap-menyuap pun termasuk mendapat laknat dari Allah juga. Sebab karena pekerjaan dan inisiatif dia-lah maka ada orang yang makan harta suap-menyuap. Dan biasanya dalam kasus suap-menyuap seperti itu, ada pihak yang menjadi mediator atau perantara yang bisa memuluskan jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab bisa jadi pihak yang menyuap tidak mau menampilkan diri, maka dia akan menggunakan pihak lain sebagai mediator. Atau sebaliknya, pihak yang menerima suap tidak akan mau bertemu secara langsung dengan si penyuap, maka peran mediator itu penting. Dan sebagai mediator, maka hal itu sering dianggap wajar bila mendapatkan komisi uang tertentu dari hasil jasanya itu. Maka ketiga pihak itu oleh Rasulullah saw dilaknat sebab ketiganya sepakat dalam kemungkaran. Dan tanpa peran aktif dari semua pihak, suap-menyuap itu tidak akan berjalan dengan lancar. Sebab dalam dunia suap-menyuap, biasanya memang sudah ada mafianya tersendiri yang mengatur segala sesuatunya agar lepas dari jaring-jaring hukum serta mengaburkan jejak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Tidak Ada Perkecualian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun ada ulama yang memberikan pengecualian dengan berpendapat, kalau kepada mereka yang tidak bisa mendapatkan haknya kecuali dengan disyaratkan harus membayar jumlah uang tertentu maka yang meminta suap berdosa karena menghalangi seseorang mendapatkan haknya, sedangkan yang membayar untuk mendapatkan haknya tidak berdosa, karena dia melakukan untuk mendapatkan apa yang jelas-jelas menjadi haknya secara khusus. Mereka mensifati membolehkan penyuapan yang dilakukan untuk memperoleh hak dan mencegah kezhaliman seseorang. Namun orang yang menerima suap tetap berdosa dengan beralasan demikian mengutip beberapa referensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat tersebut tidak dapat diterima. Alasannya, lafadz pelarangan suap (risywah) serta laknat Allah dan Rasulullah terhadap al-râsyi, wa al-murtasyi, wa al- raisy adalah dalam bentuk umum. Dan tidak ada dalil yang mengkhusukannya. Karena bersifat umum dan tidak ada yang mengkhusukannya, maka tetap dalam keumumannya, sebagaimana ditetapkan dalam kaidah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lafazh umum tetap dalam keumumannya, selama tidak ada dalil yang mengkhususkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, suap-menyuap tetap haram dalam keadaan apapun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Hukum memanfaatkan uang hasil suap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harta perolehan dari aktivitas suap dan yang semacamnya, tetap keharamannya. Tidak boleh diambil, apa pun penggunaan dan keperluannya, karena harta tersebut adalah harta yang telah diharamkan!&lt;br /&gt;Lalu, jika harta tersebut digunakan untuk amal kebaikan, apakah statusnya tidak berubah? Jawabnya, tetap haram. Artinya, niat baik tidak bisa melepaskan perkara yang jelas-jelas keharamannya. Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Barangsiapa yang mengumpukan harta dari jalan yang haram, kemudian dia menyedekahkan harta itu, maka sama sekali dia tidak akan memperoleh pahala, bahkan dosa akan menimpanya&lt;/span&gt; (HR Ibn Khuzaimah, Ibn Hibban, dan al-Hakim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Rasul ini dengan tegas menunjukkan bahwa apa pun motivasinya, walau untuk kebaikan, harta yang diperoleh melalui jalan yang haram tetap kedudukannya (maupun penggunaannya) haram juga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbuatan baik (‘amal hasan) adalah amal perbuatan yang dilakukan hanya dengan membalut keikhlasan kepada Allah dengan kesesuaian amal perbuatan tersebut dengan ketentuan hukum syariat. Amal baik tetapi tidak dilakukan dengan keikhlasan tidak akan diterima. Sebaliknya, amal baik yang disertai dengan keikhlasan namun tidak dijalankan sesuai dengan syariat Islam juga tidak diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai dalih yang disampaikan ke tengah-tengah masyarakat untuk membolehkan penggunaan ‘uang haram’ hanyalah rekaan dan buatan manusia, yang bersandar pada adanya maslahat/manfaat sekilas yang bisa dijangkau oleh akal. Tidak jarang, hawa nafsu manusia turut terlibat di dalamnya. Padahal, telah jelas pula bagi kita bahwa akal manusia tidak memiliki otoritas untuk menetapkan apakah suatu benda atau perbuatan tertentu itu halal atau haram. Mereka mengira bahwa apa yang telah dilakukannya itu adalah kebaikan di sisi Allah, meski berasal dari harta yang telah diharamkan. Mahabenar Allah Swt dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Katakanlah, “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya &lt;/span&gt;(QS al-Kahfi [18]: 103-104).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WaLlâh a’lam bi al- shawâb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gus Jun &amp;amp; Labib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-3482392260511164371?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/3482392260511164371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/suap-menyuap-dan-hukum-syara.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3482392260511164371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3482392260511164371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/suap-menyuap-dan-hukum-syara.html' title='Suap Menyuap dan Hukum Syara terhadapnya'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-2308283731867118831</id><published>2008-07-27T21:14:00.012+08:00</published><updated>2009-08-01T06:43:49.015+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><title type='text'>Parade Ebook Islam Ideologis</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Understanding Mazhab" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/mazhab_0002.jpg" border="0" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Judul: &lt;strong&gt;Understanding Mazhab&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Memahami Ikhtilaf Para Fuqaha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Penulis : Nur Fauzan Al-Banjari&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Format File : PDF - Size : 200 kb&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Janganlah cepat berburuk sangka dengan keragaman pendapat di kalangan ulama ataupun mazhab. Jangan cepat-cepat menilai salah, pendapat (hukum-hukum) suatu mazhab hanya karena pendapat tersebut berbeda dengan pendapat kita atau mazhab yang kita ikuti. Mengapa harus mengukur dalamnya sungai dengan sejengkal kayu? Jangan sampai kita mengukur kedalam ilmu seorang ulama hanya dengan sejengkal ilmu yang kita miliki. Mari kita memahami tentang mazhab dan penyebab perbedaan diantara para fuqaha, agar kita bisa bersikap bijak dan memahami bagaimana seharusnya bermazhab.&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4572025/UnderstandingMazhab.pdf.html" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Download" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/main-button.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Tahlilan" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/Tahlilan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Judul: &lt;strong&gt;Tahlilan Dalam Perspektif Islam&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Penulis : Fauzan Al-Banjari&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Format File : PDF - Size : 179 kb&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;Di masyarakat umum jika suatu keluarga tidak mengadakan tahlilan untuk sanak-keluarganya yang meninggal maka ada saja yang mengejek ataupun mencerca. Apabila tidak mengadakan acara tahlilan untuk almarhum, maka cercaan tsb bisa datang dari kerabat dekat atau keluarga sendiri. ”&lt;em&gt;seperti habis kematian kambing saja, bukan kematian manusia,”, Kasihan Orang tuanya, punya anak nggak berbakti&lt;/em&gt;.” Itulah sebagian celaan yang pernah penulis dengar.&lt;br /&gt;Banyak fatwa acara tahlilan ini, sebagian mengharamkan, sebagian lagi menganggapnya boleh boleh saja dilakukan. eBook ini akan menjelaskan tentang aktivitas tahlilan tersebut dan bagaimana hukum syara’ memandangnya.&lt;/center&gt;&lt;center&gt; &lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4571978/TahlilandalamPerspektifIslam.pdf.html" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Download" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/main-button.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Mengokohkan Ruh Jama'i" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/ruhjamai.jpg" border="0" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Judul: &lt;strong&gt;Mengokohkan Ruh Jama'i&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Penulis : MR Kurnia&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Format File : PDF - Size : 185 kb&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;Ruh jama’iy merupakan kesadaran akan hubungan seseorang dengan jamaah. Ia sadar bahwa ia bagian tak terpisahkan dari jamaah. Perbuatan dia sedikit atau banyak dapat berpengaruh positif atau negative pada jamaah. Oleh karenanya mempertimbangkan kepentingan jamaah setelah melihat hukum syara’ sebelum berbuat adalah suatu keniscayaan. Bagaimana upaya mengokohkan ruh jama’iy tersebut?&lt;/center&gt;&lt;center&gt; &lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4572084/MengokohkanRuhJamai.pdf.html" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Download" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/main-button.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Menempa Jiwa Da'i" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/menempajiwa.jpg" border="0" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Judul: &lt;strong&gt;Menempa Jiwa Seorang Da'i&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Penulis : MR Kurnia,&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Format File : PDF - Size : 165 kb&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;Dakwah memerlukan orang-orang yang sungguh-sungguh, tegar dalam sikap, kokoh dalam keyakinan, kuat dalam kemauan, ulet dalam perjuangan, dan tak kenal menyerah dalam menghadapi tantangan. Tak hanya itu, mereka juga harus istiqomah dan senantiasa rindu kepada Allah sehingga mampu tetap tegak melaksanakan kewajiban dakwah tersebut hingga akhir hayatnya. Bagaimana seorang da’i menempa diri menjadi pribadi yang ’unggul’? eBook ini Insya Allah—memberi jawaban.&lt;/center&gt;&lt;center&gt; &lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4572129/MenempaJiwaSeorangDai.pdf.html" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Download" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/main-button.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Menyatukan Pikiran dan Perasaan" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/MenyatukanFikiran.jpg" border="0" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Judul: &lt;strong&gt;Menyatukan Pikiran dan Perasaan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Penulis : MR Kurnia,&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Format File : PDF - Size : 176 kb&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;Kesatuan fikiran dan perasaaan seorang muslim mutlak diperlukan. Sebab dia akan membawa efek yang luar biasa bagi kaum muslim dan yang lainnya. Bagaimana tidak? Taktala seorang telah mampu menyatukan keduanya maka akan muncul dalam diri pribadinya benteng kokoh penghalang dari kemaksiyatan serta akan terbentuk api semangat membara yang akan terus berkobar dan senantiasa mensuplai energi panas penggerak nadi-nadi kehidupan sehingga dia akan terasa fit n fresh dalam berdakwah dan mengarungi kehidupan ini. Bagaimanakah menyatukan fikiran dan perasaan bagi kaum muslim? Dalam tulisan ini akan dipaparkan secara panjang lebar plus kiat-kiat praktis merangkai keduanya.&lt;/center&gt;&lt;center&gt; &lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4572150/MenyatukanPikirandanPerasaan.pdf.html" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Download" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/main-button.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Islam dan Politk" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/islamdanpolitik.jpg" border="0" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Judul: &lt;strong&gt;Islam dan Politik Tak Bisa Dipisahkan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Penulis : Farid Wajdi,&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Format File : PDF - Size : 221 kb&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;Salah satu rencana busuk barat dalam menghancurkan Islam adalah dengan menjauhkan umat Islam dengan politik. Diopinikan bahwa politik tidak ada akarnya sama sekali dalam Islam. Selian itu juga dibuat stereo tip bahwa Islam itu suci sedangkan politik itu kotor sehingga tidak mungkin disatukan. Dengan opini diatas, barat berharap umat Islam semakin jauh dan alergi dengan politik. Apalagi berbicara tentang pemerintahan Islam. Bila ini terjadi maka barat akan dengan mudah meluluhlantakan Islam dan peradabannya. Oleh karena itu, benarkah politik tidak ada akarnya dalam Islam? Bagaimanakah Islam memadang tentang politik? Bagaimanakah hubungan Islam dengan politik? ebook ini akan menjawab pertanyaan diatas dengan tuntas.&lt;/center&gt;&lt;center&gt; &lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4572334/IslamdanPolitikTakBisaDipisahkan.pdf.html" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Download" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/main-button.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;hr align="left" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Photobucket" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/IlmuKalam.jpg" border="0" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Judul: &lt;strong&gt;Kekeliruan Ilmu Kalam&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Penulis : Syamsuddin Ramadhan,&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Format File : PDF - Size : 136 kb&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;Apa yang disebut dengan ilmu kalam tidak pernah ada pada masa Nabi saw atau pada masa sahabatnya. Ilmu ini mulai muncul setelah berbagai kebudayaan asing diterjemaahkan kedalam bahasa Arab, khusunya filsafat dan ilmu mantik yunani. Sebagian besar kaum muslimin yang menyibukan diri dalam membahas ilmu kalam tidaklah menjadi kafir akibat perbuatan tersebut. Tujuan mereka dalam membahas ilmu kalam tidak lain hanya ingin menjelaskan hal-hal yang menyangkut akidah Islam serta mempertemukan antara metode ilmu mantik dengan apa yang mereka anggap kontroversial dari nash-nash syara. Hanya saja mereka tersesat dan menyibukan fikiran mereka dan orang lain terhadap pembahasan-pembahasan yang akal mereka sendiri tidak sanggup menjangkaunya. Padahal langkah yang benar bagi mereka semestinya membatasi pembahasan hanya pada nash-nash syara yaitu berdasarkan wahyu.&lt;/center&gt;&lt;center&gt; &lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4572350/KekeliruanIlmuKalam.pdf.html" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Download" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/main-button.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Kesadaran Politik Islam" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/KesadaranPolitik.jpg" border="0" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Judul: &lt;strong&gt;Kesadaran Politik; Masalah Hidup dan Matinya Ummat&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Penulis : Farid Wajdi&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Format File : PDF - Size : 99 kb&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4572375/KesadaranPolitikMasalahHidupdanMatinyaUmmat.pdf.html" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Download" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/main-button.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Siapakah Kaum Muslim Itu" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/siapakahmuslim.jpg" border="0" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Judul: &lt;strong&gt;Siapakah Kaum Muslim Itu?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Penulis : Syamsuddin Ramadhan&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Format File : PDF - Size : 185 kb&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;Apakah pengikut Rasul-rasul sebelum nabi Muhammad saw, kaum muslim?&lt;br /&gt;Apakah pengikut Ibrahim As kaum Muslim?&lt;br /&gt;Apakah Yahudi dan Nashrani kaum muslim?&lt;br /&gt;Cari jawabannya disini!&lt;/center&gt;&lt;center&gt; &lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4572394/SiapakahkaumMuslimitu.pdf.html&lt;br /&gt;" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Download" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/main-button.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Prospek dan Tantangan Ekonomi Islam" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/ProspekdanTantangan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Judul: &lt;strong&gt;Prospek dan Tantangan Ekonomi Islam&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Penulis : Ir. M. Ismail Yusanto MM&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Format File : PDF - Size : 176 kb&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4572433/ProspekdanTantanganEkonomiIslam.pdf.html" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Download" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/main-button.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img alt="Tajassus" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/Tajassus.jpg" border="0" /&gt; &lt;center&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Judul: &lt;strong&gt;Tajassus (Spionase)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Penulis : Syamsuddin Ramadhan&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Format File : PDF - Size : 175 kb&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;Spionase merupakan mata pertama bagi negara-negara barat, untuk melakukan invasi dan aneksasi sebuah kawasan atau negara sehingga aktivitas spionase menjadi begitu vital dalam menentukan keberhasilan sebuah rekayasa. Sekarang aktivitas ini telah jamak dipakai oleh penguasa-penguasa tiran untuk mempertahankan kursi kekuasaanya. Walau dia adalah pemimpin negeri muslim. Dengan demikian spionase bukan hanya digunakan oleh barat saja tapi sudah meluas. Bagaimanakah sebenarnya hukum spionase? Dalam kondisi yang bagaimana spionase diperbolehkan hukum syara’?&lt;/center&gt;&lt;center&gt; &lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4572463/Tajassus.pdf.html" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Download" src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/Ebook/main-button.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-2308283731867118831?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/2308283731867118831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/parade-ebook-islam-ideologis.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/2308283731867118831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/2308283731867118831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/parade-ebook-islam-ideologis.html' title='Parade Ebook Islam Ideologis'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-5488204589566623066</id><published>2008-07-20T00:40:00.005+08:00</published><updated>2008-07-20T00:53:17.054+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Adab Islami'/><title type='text'>Etika Menjawab Titipan Salam</title><content type='html'>satUmmat.blogspot.com -- Sahabat, pernah nggak mengalami kejadian bertemu dengan seseorang entah itu keluarga jauh yang datang kerumah atau ada teman karib yang mendatangi antum saat habis shalat berjamaah tiba tiba mengatakan bahwa ada titipan salam buat antum.. Bila sama keluarga yang menyampaikan, saya yakin pasti jawaban antum cuman mengatakan “wa’alaikum salam” atau malah kalau teman karib yang menyampaikan, kita kebanyakan hanya menjawab “oh ya..salam balik aja, kapan kita bisa ketemuan”. Nah lo.. Padahal dalam Islam ada aturan tersendirinya lho dalam menjawab titipan salam tersebut, kelihatan sepele yah, tapi jangan dikira dari hal yang sepele justeru bisa mendatangkan keridhoan Alloh, itu bukan hal yang sepele lagi namanya, Sunnah Nabi saw untuk hal tersebut sangat jelas. Trus pertanyaannya cara yang diajarkan Nabi saw seperti apa dong..?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menjawab Titipan Salam dalam Islam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Fathul Bari (11/41), Ibnu Hajar berkata, “&lt;em&gt;Dan disukai untuk membalas (salam) pada orang yang menyampaikan&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Zaadul Ma’ad (2/427) Ibnul Qayyim berkata, “&lt;em&gt;Dan termasuk petunjuknya (Rasulullah saw), jika seseorang menyampaikan kepadanya salam dari orang lain, ia membalas kepadanya dan kepada orang yang menyampaikannya&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Abu Dawud (5231), Ahmad (23104) dan Nasa’I dalam As-Sunan Al-Kubra (10133).” Bab: &lt;em&gt;Apa yang dikatakan jika dikatakan kepadanya: Sesungguhnya si Fulan menyampaikan salam kepadamu&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga hadits dari seseorang dari Bani Numair (dalam Fathul Bari (11/41) : dari Bani Tamim), dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa ia mendatangi Nabi saw, lalu ia berkata:&lt;br /&gt;“ &lt;em&gt;Sesungguhnya ayahku menyampaikan salam kepadamu”, Nabi menjawab : “Alaika wa’ala abika as-salaam&lt;/em&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sanad hadits ini ada jahaalah (rawi yang tidak dikenal) akan tetapi ulama seperti al-Bani, meng-hasan-kannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Persetujuan Nabi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara menjawab salam seperti itu, dilakukan juga oleh dua orang isteri Nabi saw, Khadijah ra dan Aisyah ra, dan Nabi men-taqrir (menyetujui) perbuatan mereka:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Khadijah ra dari Anas ra ia berkata :&lt;br /&gt;“Jibril datang kepada Nabi saw dan ada Khadijah ra disisi Nabi, Jibril berkata :&lt;br /&gt;“Allah menyampaikan salam untuk Khadijah.” Khadijah berkata: “&lt;em&gt;Sesungguhnya Allah-lah As-Salaam, dan salam atas Jibril dan engkau wa rahmatullah.&lt;/em&gt;” (Riwayat al-Hakim (4/175, an-Nasa’i dalam al-Kubro (10134), al-Bazzar (1903), dan Thabrani dalam al-Kabir (23/15 no 25 dan 26).&lt;br /&gt;Al-Hafidz Ibnu Hajar berkata dalam Fathul Bari (7/172), “&lt;em&gt;Dan dari hadits ini, ada Faidah membalasa salam kepada orang yang mengirim salam dan kepada orang yang menyampaikan&lt;/em&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dari Aisyah ra, bahwa Nabi saw berkata kepadanya:&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Hai Aisyah, ini Jibril menyampaikan salam kepadamu&lt;/em&gt;.” Aisyah menjawab, ‘&lt;em&gt;Wa’alaihis salaam wa rahmatullahi wabarakaatuh, engkau (Nabi) melihat apa yang tidak aku lihat&lt;/em&gt;.” (Riwayat al-Bukhari (3217) dan Muslim (2447)).&lt;br /&gt;Akan tetapi, ada tambahan pada Musnad Imam Ahmad (6/117) dari Aisyah ra, ia berkata : aku jawab,&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Alaika wa’alaihis salaam wa rahmatullah wa barakaatuh&lt;/em&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, udah tahu kan sekarang, bila ada yang titip salam dari kerabat atau teman buat kita, kita jadi tahu bagaimana membalas salam tersebut dan sekaligus mempraktekannya, Insya Allah salam yang datang kepada kita tidak menjadi sia-sia, akan tetapi menjadi ladang amal baik buat yang ngirim atau buat kita yang dikirim. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-5488204589566623066?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/5488204589566623066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/etika-menjawab-titipan-salam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/5488204589566623066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/5488204589566623066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/etika-menjawab-titipan-salam.html' title='Etika Menjawab Titipan Salam'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-41175478104977318</id><published>2008-07-18T23:19:00.005+08:00</published><updated>2008-07-18T23:29:15.285+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>PLN, PERTAMINA, DAN GRAND DESIGN ITU</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SIC2QFtEelI/AAAAAAAAAJg/oM58ekCm1jk/s1600-h/grand-design-liberalisasi.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224375955275151954" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SIC2QFtEelI/AAAAAAAAAJg/oM58ekCm1jk/s320/grand-design-liberalisasi.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;Oleh : Syahrituah Siregar, SE, MA*&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Artikel bagus saya temukan dari jurnal-ekonomi.org, semoga menjadi penambah wawasan kita.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;satUmmat.blogspot.com -- Saat ini mungkin tak ada seorang pun, khususnya di Kalsel yang tidak kecewa dengan kinerja pelayanan dua perusahaan negara, PLN dan Pertamina. Listrik yang byar-pet dan kelangkaan BBM makin parah tak tentu arah. Sayangnya, banyak orang tidak tahu inti persoalan apalgi informasi yang tuntas kurang didapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vonis masyarakat: PLN dan Pertamina sebagai perusahaan tak becus mengelola usaha. Pelayanan listrik dan pasokan BBM dilalaikan tanpa tanggung jawab. Ketidakprofesionalan ini membuat orang berharap pada swasta ataupun perusahaan daerah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisi lain, kedudukan PLN dan Pertamina sebagai BUMN, pelaksana kebijakan pemerintah, khususnya kementrian energi dan sumberdaya mineral, BUMN, dan BKPM kurang difahami. Tidak seperti swasta yang semata profit-oriented, mereka juga mengemban amanah rakyat. Pertamina, selain menerapkan harga pasar BBM industri juga menyediakan BBM bersubsidi untuk rakyat. PLN menerapkan tarif dasar listrik (TDL) baik komersial maupun sosial. Tarif sosial saat ini dijual dengan harga sekitar Rp.620,-/kw padahal ongkos produksinya antara Rp.3000-4000,-/kw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kebijakan ini setiap tahun dikeluarkan subsidi listrik dari APBN. Disamping itu terdapat pula cross-subsidy dari PLN Jawa-Madura-Bali yang lebih komersial terhadap luar Jawa-Madura-Bali yang 95% konsumennya tarif sosial. Untuk tahun 2008 ini susbsidi untuk PLN Kalselteng sekitar Rp.2 Trilyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertamina bukanlah penguasa migas di Indonesia karena 92% ladang minyak Indonesia dikuasai perusahaan asing. Itu sebabnya tanggung jawab menyalurkan BBM kerakyatan tidak sebanding dengan kedudukannya yang loyo disektor hulu. Pertamina tidak mampu tumbuh mapan, bahkan hanya menjadi makelar perminyakan samata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANDIL PEMERINTAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah keawaman masyarakat dan tudingan yang hanya terfokus pada PLN dan Pertamina ini menjadi kekhawatiran bagi pemerintah? Jawabannya mungkin “tidak” sebab ketidakpercayaan terhadap PLN dan Pertamina selaku monopolis sejalan dengan skenario penghapusan subsidi pemerintah. Masyarakat tanpa sadar telah mendukung program Unbundling (swastanisasi dan asingisasi) PLN dan mulai berkhayal membeli BBM dari SPBU-SPBU asing seperti Petronas, Shell, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pemerintah polemik subsidi dan pasokan BBM nihil belaka. Berbagai dokumen telah dibuat menyelisihi prinsip kerakyatan dalam UUD 45 pasal 33. Grand Design kebijakan pembangunan tidak lagi berpihak pada rakyat tapi untuk mengabdi pada kepentingan asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam RPJM Nasional, Bab 34 tentang kesinambungan fiskal telah ditetapkan bahwa subsidi akan terus dikurangi dari 6,4% PDB tahun 2000 menjadi 0,3% pada 2009. Pasokan BBM bersubsidi semakin dikurangi sehingga makin langka. Semestinya justru harus ditambah menuruti perkembangan jumlah penduduk dan tingkat ekonomi. Kuota Premium bersubsidi Kalsel tahun 2007 adalah 311.506 kiloliter turun -14,5% pada 2008 menjadi 275.709 kiloliter. Secara politik ekonomi ini menjadi jalan efektif tapi kejam untuk membiasakan rakyat menerima harga yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UU Migas No 22 Tahun 2001 menegaskan liberalisasi sektor migas, harga BBM akan dilepas ke mekanisme pasar (pasal 28 ayat 2). Untuk itu secara sistematis disesuaikan menuju harga dunia dengan dalih pengurangan subsidi. Meskipun UU ini telah digugurkan Mahkamah Konstitusi, pemerintah tetap ngotot menghadirkannya kembali dengan istilah-istilah lain seperti harga keekonomian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut UU ini hak Pertamina sebagai pengecer tunggal di dalam negeri diakhiri pada 2005. Itu sebabnya telah ada lebih dari 40 perusahaan asing akan membuka 20.000 SPBU di seluruh Indonesia dengan harga standar internasional. Sebagai syaratnya, BBM bersubsidi pertamina harus dihapuskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 22 ayat 1 sungguh aneh berbunyi: Badan Usaha atau Bentuk Usaha tetap wajib menyerahkan paling banyak 25% bagiannya dari hasil produksi minyak bumi dan atau gas bumi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Ini artinya perusahaan migas yang didominasi asing tersebut hanya didorong untuk ekspor tanpa menjamin pasokan dalam negeri. Hal ini pula yang menyebabkan PLN kekurangan bahan bakar untuk pembangkitnya. Mesin dual firing milik PLN jika menggunakan gas hanya mengeluarkan biaya Rp.10 Trilyun, namun karena gas langka maka harus menggunakan minyak dengan biaya Rp.81 T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liberalisasi berakselerasi sejak berlakunya doktrin IMF, Letter of Intent (LoI) pada 1998. Amerika kemudian masuk lewat USAID menyediakan utang dan membuat berbagai UU untuk proses liberalisasi. Program asistensi dalam kerangka reformasi sektor publik juga dilakukan misalnya lewat Country Assistance Strategy (WB), Country Assistance Plan (ADB), dan sebagainya. Itu sebabnya doktrin Laizes Faire (Pasar Bebas), Efisiensi (Komersialisasi) Sektor Publik, dan minimalisasi peran Pemerintah tertanam dalam dihati sanubari birokrat dan pendukungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, gonjang-ganjing listrik dan BBM hanyalah bagian dari skenario diatas. PLN dan Pertamina sengaja dikebiri untuk agar mandul dalam fungsinya untuk digntikan swasta asing pada saatnya. Kita dapat menimbang bagaimanakah akhirnya nasib rakyat. Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Syahrituah Siregar adalah pengamat ekonomi dari Banjarmasin dan dosen program studi Ekonomi Pembangunan Universitas Lambung Mangkurat menyelesaikan pendidikan master di AS. Blog pribadi www.another-view.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-41175478104977318?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/41175478104977318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/pln-pertamina-dan-grand-design-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/41175478104977318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/41175478104977318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/pln-pertamina-dan-grand-design-itu.html' title='PLN, PERTAMINA, DAN GRAND DESIGN ITU'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SIC2QFtEelI/AAAAAAAAAJg/oM58ekCm1jk/s72-c/grand-design-liberalisasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-6007600121626673904</id><published>2008-07-15T21:39:00.002+08:00</published><updated>2008-07-15T21:46:30.580+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Rezim Refresif Mesir, Tangkap 38 Aktifis Ikhwanul Muslimin</title><content type='html'>kabar terbaru dari Mesir, pemerintah Mesir kembali menahan sedikitnya 38 aktifis Ikhawanul Muslimin menjelang pemilihan umum Ahad untuk empat kursi parlemen yang ikut diperebutkan kelompok itu. Adakah ini merupakan bentuk kalapnya rezim Mesir yang diktator..? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SatUmmat.blogspot.com --Mesir menahan sedikitnya 38 anggota Ikhawanul Muslimin menjelang pemilihan umum pada Minggu untuk empat kursi parlemen, yang ikut diperebutkan kelompok itu, kata sumber keamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber itu menyatakan mereka ditahan dalam dua hari terahir di Kafr Sheikh di delta Nil dan di kota pelabuhan Iskandariyah, Mesir utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurubicara Ikhawanul Muslimin menyebut jumlah yang ditahan 44 orang dan menyatakan semua terjadi pada Rabu. Penahanan itu terjadi saat Mesir bersiap mengadakan pemilihan umum pada Ahad di Iskandariyah dan Kafr Sheikh untuk empat kursi parlemen, yang kosong sejak 2005, ketika pemungutan suara ditunda sesudah terjadi tantangan hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber keamanan menyatakan yang ditahan itu sudah ikut berkampanye untuk calon dari Ikhawanul Muslimin. Beberapa dituduh menjadi anggota kelompok terlarang, sedangkan yang lain dituduh merencanakan pawai umum tanpa izin, kata sumber itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhawanul Muslimin, kelompok oposisi paling besar di Mesir, merebut seperlima dari kursi di parlemen pada pemilihan umum 2005, yang diwarnai kekerasan. Pementah Mesir semenjak dulu paling ketakutan kelompok kuat dan mendominasi negeri itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pemungutan suara 2005, pemerintah Mesir telah menghukum tokoh Ikhawanul Muslimin baik lewat pengadilan tentara dan menangkap ribuan anggota serta pendukungnya. Mereka juga mencegah kelompok Islam mendapatkan lebih banyak kedudukan terpilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi Mesir pada tengah April menangkap 34 orang dalam tawuran di luar kantor pengadilan militer. Saat itu mahkamah militer akan menjatuhkan putusan atas perkara anggota kelompok tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejabat keamanan menyatakan polisi di luar pengadilan di Haikstep, timurlaut Kairo, itu bentrok dengan keluarga 40 tersangka di pengadilan itu saat mereka memaksa masuk gedung tersebut. Selain itu, tiga wartawan, termasuk jurupotret Spanyol bagi lembaga EFE, ditangkap dan kemudian dibebaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartu perekam kameranya disita, kata kepala biro Kairo EFE Javier Otazu kepada kantor berita Perancis AFP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-40 anggota Ikhawanul Muslimin itu diadili sejak April tahun lalu dengan tuduhan membiayai kelompok terlarang dan sering menunda putusan. Terdakwa itu termasuk Khayrat Shater, tokoh nomor tiga di kelompok tersebut, bersama dengan pengusaha lain yang dikaitkan dengan kelompok itu. Harta mereka dibekukan serta diserahkan ke pengadilan militer pada Februari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Mesir menuduh gerakan itu mencoba menghidupkan lagi sayap tentara bawah tanah untuk menumbangkan penguasa. Meski sering dizalimi, tidak ada hak banding terhadap putusan mahkamah militer tersebut. sumber : www.hidayatullah.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-6007600121626673904?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/6007600121626673904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/rezim-refresif-mesir-tangkap-38-aktifis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6007600121626673904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6007600121626673904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/rezim-refresif-mesir-tangkap-38-aktifis.html' title='Rezim Refresif Mesir, Tangkap 38 Aktifis Ikhwanul Muslimin'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-1039808653365277424</id><published>2008-07-14T01:35:00.012+08:00</published><updated>2008-08-07T16:45:28.685+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Ngeblog'/><title type='text'>Membuat ReadMore Pada Blogger dan WordPress</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Agak berbeda dengan postingan SatUmmat terdahulu, bila sebelumnya lebih cenderung menyebarkan berita tentang perkembangan Ummat dengan segala problematikanya, kali ini agak sedikit lain. Ini bermula ketika saya membaca kembali komentar di Papan Aspirasi SatUmmat, saya merasa tidak enak hati ketika akhi Fatba menanyakan bagaimana caranya memenggal artikel postingan supaya tidak terlalu panjang, dan tentunya bisa menjadikan blog kita tampak lebih menarik. Mungkin bagi para Blogger tingkat lanjut (udah ahli maksudnya) bahasan ini sudah agak basi disamping sudah banyak para pakar blogger membahasnya, tapi saya yakin disamping ikut lebih meramaikan, bagi blogger pemula informasi ini bisa berguna. Dan mungkin sekaligus jawaban buat akhi Fatba dari saya.&lt;br /&gt;Mungkin rekan blogger yang baru mulai membuat blog masih bingung apa itu readmore? Readmore adalah pemenggalan kalimat pada posting suatu halaman, Pemenggalan halaman posting biasanya ditandai dengan "&lt;em&gt;Next&lt;/em&gt;", "&lt;em&gt;Read More&lt;/em&gt;", "&lt;em&gt;Baca Selanjutnya&lt;/em&gt;", "&lt;em&gt;Baca berikutnya&lt;/em&gt;", "&lt;em&gt;Selengkapnya"&lt;/em&gt; dll Readmore biasanya digunakan untuk menandai bahwa kalimat pada posting masih mempunyai kelanjutan, dan juga berguna mempersingkat halaman posting yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk contohnya silahkan sobat SatUmmat lihat pada artikel postingan sudah ada sebelumnya, atau klik menu Home maka akan banyak contoh Artikel yang memakai pasilitas ReadMore atau kallau di SatUmmat memakai kata “Selengkapnya…”&lt;br /&gt;Terus Gimana cara buatnya? Baiklah kita coba untuk mulai, Bismillah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;Membuat Readmore pada Blogger (Template Baru)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;1. Silahkan sahabat login pada id blogger punya sahabat kalo sahabat pingin lebih jelas bisa pilih bahasa-Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;2. Muncul Panel Kontrol, klik “Pengaturan” lalu klik “Format”&lt;br /&gt;Pada layar paling bawah tertera Template Posting dan disitu ada teks area kosong. isi tesxt area kosong tersebut dengan kode di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;div class=”fullpost”&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/div&amp;gt;;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Selanjutnya klik tombol “Simpan Pengaturan” untuk menyimpan setingan sahabat.&lt;br /&gt;Seting ini berguna agar pada saat sahabat akan memposting sebuah artikel maka kode tadi dengan sendirinya akan ada dikolom postingan, tanpa harus menulis ulang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;4. Selanjutnya klik menu “Tata Letak” dan klik sub menu “Edit HTML”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;5. Untuk berjaga-jaga bila terjadi sesuatu, klik “Download Template Lengkap” dan simpan file backup sahabat. Ini berfungsi bila sahabat gagal dalam mencoba proses ini, untuk mengembalikannya lagi antum tinggal mendownload ulang file yang disimpan tadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;6. Beri TANDA CENTANG pada kotak disamping tulisan Expand Template Widget, dan tunggu beberapa saat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;7. Setelah proses tadi selesai, silahkan cari code berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;code&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&amp;lt;div class='post-body'&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;untuk memudahkan pencarian bisa menggunakan pasilitas Find. Pada Internet Explorer klik menu edit – Find (on this page) atau bisa memijit tobol keyboard Ctrl+F, copy code diatas dan masukan kedalam pasilitas Find tadi.&lt;br /&gt;8. Copy code dibawah ini dan simpan (paste) persis dibawah code tadi (nomor 7)&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&amp;lt;b:if cond='data:blog.pageType == "item"'&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;style&amp;gt;.fullpost{display:inline;} &amp;lt;/style&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;p&amp;gt;&amp;lt;data:post.body/&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;b:else/&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;style&amp;gt;.fullpost{display:none;} &amp;lt;/style&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;9. Cari kode seperti ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;code&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&amp;lt;p&amp;gt; &amp;lt;data:post.body/&amp;gt; &amp;lt;/p&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;10. Copy code dibawah ini dan simpan (paste) persis dibawah code nomor 9.&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&amp;lt;a expr:href='data:post.url'&amp;gt;Selengkapnya.... &amp;lt;/a&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/b:if&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;11. Klik tombol bertuliskan Simpan Template&lt;br /&gt;12. Selesai.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;Bagaimana Cara Memposting Artikel &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Untuk memposting artikel berbeda dengan cara postingan yang biasa, mari kita perhatikan ;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;a. Klik menu Posting &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;b. klik Edit HTML disamping Compose, maka secara otomatis tampak kode yang telah kita setting tadi, yakni :&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&amp;lt;div class="fullpost"&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;c. Tulisankan artikel yang ingin tampak pada blog sebelum kode :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&amp;lt;div class="fullpost"&amp;gt; &lt;/code&gt;&lt;br /&gt;Contoh : ini hanyalah sebuah contoh kecil &lt;code&gt;&amp;lt;div class="fullpost"&amp;gt; &lt;/code&gt;saja untuk memperjelas materi. &lt;code&gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;Maka hasilnya: Ini hanyalah sebuah contoh kecil &lt;span style="color:#993300;"&gt;Selengkapnya.. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;d. Tulis keseluruhan sisa artikel sesudah kode di atas tadi dan sebelum kode :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Klik tombol bertuliskan Mempublikasikan Posting&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;f. Klik tulisan Lihat Blog untuk melihat hasil dari postingan kita, kemudian lihat apakah hasilnya sukses atau tidak. Jika tidak, mungkin ada bagian yang terlewatkan. Coba lihat kembali langkah diatas. Semoga berhasil.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;Membuat Readmore pada WordPress&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Salah satu kelebihan wordpress adalah wordpress dapat membuat readmore dengan kalimat yang berbeda-beda disetiap posting/artikel.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Caranya pun sangat mudah sekali.&lt;br /&gt;1. Setelah kamu selesai mengetik artikel di blog kamu, selanjutnya masuk ke tampilan HTML&lt;br /&gt;2. Letakkan kursor ke tempat yang kamu inginkan untuk dipotong atau yang akan dibuat readmore&lt;br /&gt;3. Kemudian klik tombol bertuliskan more dan akan muncul tulisan seperti dibawah ini &lt;code&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&amp;lt;!--more--&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;4. Setelah itu sisipkan kata yang ingin kamu jadikan sebagai kalimat readmore&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&amp;lt;!--more(&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;tempat menyisipkan kata&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;)-- &amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;Dan contohnya kayak dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&amp;lt;!--more&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Baca Selanjutnya&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;--&amp;lt;&lt;/span&gt; &lt;/code&gt;&lt;br /&gt;5. Setelah itu klik Publish dan silahkan lihat hasilnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Alhamdulillah, semoga berhasil ya sahabat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-1039808653365277424?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/1039808653365277424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/membuat-readmore-pada-blogger-dan_14.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/1039808653365277424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/1039808653365277424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/membuat-readmore-pada-blogger-dan_14.html' title='Membuat ReadMore Pada Blogger dan WordPress'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-304408962199355692</id><published>2008-07-10T11:41:00.006+08:00</published><updated>2008-07-20T00:56:01.714+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>China Gencarkan Propaganda Busuk Terhadap Aktivis Islam, Tuduh Hizbut Tahrir Sebagai Musuh Baru</title><content type='html'>&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221230864088955970" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SHWJzsBT_EI/AAAAAAAAAJI/XZ8ucSGUsaY/s320/xinjiang.jpg" border="0" /&gt;Kabar terhangat dari wilayah xinjiang China, yang mana mayoritas penduduk disana adalah muslim, seperti yang saya dapat dari situs syabab.com, pemerintah China makin agresif memantau para aktifis dakwah Islam, ini dilakukan sebagai bentuk dari ketakutan pemerintah disana akan kebangkitan Islam dan kaum Muslimin. Untuk membendung faham yang mereka sebut Islam garis keras, berbagai carapun dilakukan bisa dengan menuduh aktifis Islam disana sebagai Teroris maupun penyematan stigma atau citra buruk yang lainnya, Lagu lama memang..&lt;br /&gt;SatUmmat.blogspot.com - Pemerintah China telah memperingatkan sebuah gerakan Islam global sebagai salah satu musuh baru di Xinjiang. Peringatan tersebut disampaikan melauli propaganda di jalan-jalan di Kota Kashgar. Namun warga di provinsi yang bermayoritas Islam tersebut tak percaya Hizbut Tahrir sebagai sebuah ancaman. Gerakan yang berdiri di Bumi al-Quds, 1953 ini ingin melanjutkan kehidupan Islam di bawah naungan Khilafah Rasyidah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Propaganda Busuk China&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan pemerintah tersebut dilakukan melalui slogan-sloga yang dipasang di jalan-jalan di kota Kashgar. Pemerintah Cina memperingatkan ancamannya pada apa yang mereka sebut sebagai musuh baru, Partai Pembebasan Islam atau Hizbut Tahrir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hantam keras perlawanan terhadap Partai Pembebasan Islam" dan "Partai Pembebasan Islam merupakan sebuah organisasi Teroris" terbaca di papan-papan di Kashgar yang tertulis dengan warna merah, keduanya menggunakan tulisan China dan bahasa Arab Uighur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penduduk yang lalu lalang tampak sedikit dengan perhatian terhadap pesan itu, yang mana mereka biasa setiap hari diberondong oleh propaganda dari pemerintah yang mengumumkan "pemecahbelahan", "aktivitas agama yang ilegal" dan menyerukan persatuan dan keharmonisan etnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak mengetahui apa kelompok itu," kata seorang warga Uighur, yang tidak mau disebut namanya, sambil berjalan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai yang lebih dikenal sebagai Hizbut Tahrir ini bertujuan untuk melanjutkan kehidupan Islam dengan mendirikan kembali Khilafah Islamiyyah bagi kaum Muslim. Pemerintah China mengatakan bahwa gerakan ini sebagai gerakan teroris. Ia menyebutkan bahwa gerakan ini beroperasi di kawasan barat jauh, Xinjiang, rumah bagi sekitar 8 juta kaum Muslim, masyarakat Uighur yang mereka terluka di bawah aturan China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi menurut kelompok tersebut, termasuk juga beberapa pengamat mengatakan bahwa Hizbut Tahrir tidak mendukung kekerasan dan mereka menuduh China memainkan ancaman sebagai dalih lebih jauh perpecahan dalam kegelisahan Xinjiang, terutama di hadapan pergelaran Olimpiade Beijing pada musim panas ini. Perwakilan kelompok ini di Inggris seperti yang dikatakan Taji Mustafa menegaskan bahwa Hizbut Tahrir hanya menyokong aktivitas tanpa kekerasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pihak Penjara pun Cemas Atas Pengaruh Hizbut Tahrir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai daerah bagian dari China yang sering terjadi perselisihan, seperti Tibet, Banyak warga Uighur baru-baru ini memiliki pertumbuhan ekonomi dan benturan budaya dari warga Han China yang dalam beberapa kasus telah digalakan oleh pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beijing menuduh para militan Uighur bekerja dengan al-Qaeda telah menggunakan teror menggiring pada kemerdekaan negara yang disebut Turkistan Timur. Klaim tersebut telah digagalkan sedikitnya dua plot pada tahun terakhir untuk meluncurkan serangan selama Olimpiade Beijing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi munculnya isu Hizbut Tahrir merupakan fenomena aktual terbaru di Xinjiang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Organisasi secara ekstrim elastis dan berpengaruh, walaupun terbatas di sebelah selatan Xinjiang, rupa-rupanya telah tumbuh," kata Nicholas Bequelin dari Human Rights Watch.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Institusi penjara juga telah cemas akan adanya pengaruh dari para pengikut Hizbut Tahrir terhadap para terpidana," ia menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Upaya China Membungkan Islam&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;China menghendaki pelarangan atas Hizbut Tahrir, namun gerakan ini tak pernah menggunakan kekerasan dalam perjuangannya. Pada bulan November, kantor berita China Xinhua mengumumkan hukuman berkisar antara hukuman mati hingga hidup di penjara bagi enam warga Uighur yang dituduh melakukan "pemecahbelahan dan mengorganisir kelompok teroris" serta mencakup Hizbut Tahrir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu orang ditemukan bersalah atas tuduhan "secara pro aktif mengemban akitivitas agama ekstrim dan mempromosikan jihad, membangun training berbasis teroris dan mempersiapkan sebuah Khilafah Islam," Xinhua melaporkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan April, pemerintah Xinjiang menyalahkan Hizbut Tahrir karena menghasut protes di Khotan, yang mana Kongres Uighur Dunia mengatakan sekitar 1000 orang turun ke jalan-jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hizbut Tahrir merupakan partai Islam global yang bergerak di lebih 40 negera baik di negeri-negeri Muslim maupun di negeri Barat, seperti di Inggris, Belanda, Denmark dan Australia. Gerakan yang lahir di Bumi Al-Quds, Palestina pada 1953 ini menghendaki penerapan syariah Islam melalui metode penegakkan Khilafah Islamiyyah. Di China, pertumbuhan gerakan yang mengingkan syariat Islam ditegakkan melalui Khilafah Islamiyyah ini tumbuh dengan pesat. Sampai-sampai beberapa pihak khwatir atas pesatnya dakwah yang diemban oleh para aktivis Hizbut Tahrir di negeri tersebut. [z/reuters/shanghaiis/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-304408962199355692?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/304408962199355692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/china-gencarkan-propaganda-busuk.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/304408962199355692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/304408962199355692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/china-gencarkan-propaganda-busuk.html' title='China Gencarkan Propaganda Busuk Terhadap Aktivis Islam, Tuduh Hizbut Tahrir Sebagai Musuh Baru'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SHWJzsBT_EI/AAAAAAAAAJI/XZ8ucSGUsaY/s72-c/xinjiang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-3822804501984412977</id><published>2008-07-04T16:05:00.002+08:00</published><updated>2008-07-04T16:31:18.755+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Deklarasi Dewan Kesatuan Ulama</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;img src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/imgp7910-1.jpg" alt="Ulama" border="0" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;Kabar membahagiakan itu datang dari Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta Selatan, tepatnya pada tanggal 26 Juni 2008. Mengapa? ya pada hari itu Para ulama, habaib, dan tokoh umat Islam mendeklarasikan Dewan Kesatuan Ulama (Haiah Ittihadul al Ulama’). Deklarasi itu merupakan salah satu hasil pertemuan besar ulama, habaib, dan tokoh umat yang diselenggarakan oleh Forum Umat Islam (FUI) 25-26 Juni 2008. Dewan Kesatuan Ulama FUI ini dibentuk untuk mewujudkan aliansi sinergis antar berbagai komponen umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deklarasi Darunnajah tersebut dibacakan oleh ketua Umum DPP Al Ittihadiyah sekaligus Ketua MUI, Brigjen (Purn) KH Nazri Adlani, Kamis (26/6) sore. KH Nazri Adlani didampingi sejumlah tokoh seperti KH Ahmad Baidhowi (Tokoh NU dari Lasem), KH Badruddin Subqy (PUI/BKSPPI), KH Irfianda Abidin (Komite Penegak Syariah Islam Sumatera Barat), H Abu bakar (MUI Fakfak Papua Barat), Habib Muhammad Ali Abdurahman Assegaf (Majelis Kehormatan Ulama Indonesia), Habib Muchsin Alatas (Majelis Taklim Anwarul Hidayah Jakarta), Ismail Yusanto (Jubir Hizbut Tahrir Indonesia), KH Muhammad Soleh (Lombok), KH Muhammad Ma’mun (Pesantren Darul Falah, Serang), Habib Salim Al Athos (Laskar Aswaja), KH Shihabudin (Lampung) dan tokoh lainnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewan Kesatuan Ulama Forum Umat Islam ini berfungsi untuk melakukan: Tashfiyatu al-afkar al Islamiyyah (pemurnian pemikiran Islam), Tansiqu al-harakat al Islamiyyah (koordinasi antargerakan Islam), Ad-Difa’u wa himayatu ad-dakwah al Islamiyyah (Pembelaan dan perlindungan dakwah Islam) dan Ishdar al-hululu asy-syar’iyyah li masyakili hayati al-ummah al-islamiyah (mengeluarkan solusi-solusi terhadap problematika umat Islam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menghasilkan deklarasi Darunnajah, pertemuan besar besar ulama, habaib, dan tokoh umat ini mengeluarkan rekomendasi yang ditujukan kepada para ulama/habaib/tokoh umat, pemerintah, masyarakat, dan wakil rakyat (DPR).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekomendasi itu menyatakan para ulama harus menjadi kelompok terdepan dalam pembinaan keluarga dan masyarakat untuk mendakwahkan Islam secara kaffah dan amar ma’ruf nahi munkar menuju perubahan bagi tegaknya syariat Islam dan kesatuan umat Islam, serta dengan istiqomah menjaga dan membela Islam beserta para pejuangnya dalam menghadapi musuh-musuh Islam. Selain itu, para ulama harus harus meningkatkan hubungan persaudaraan, komunikasi, informasi dan koordinasi antar para ulama, habaib dan tokoh gerakan/lembaga Islam harus menguatkan keberadaan Gerakan/lembaga Islam di tengah umat terutama ketika tengah terjadi gejolak temporal sebagai bentuk awal kepemimpinan Gerakan/lembaga Islam atas umat, misalnya menentang keberadaan intelijen AS dalam Namru 2 dengan dalih penelitian kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama/habaib/tokoh umat harus menggelorakan terus semangat untuk perjuangan syariah sesuai hasil Kongres Umat Islam Indonesia ke-4 (KUII IV) tahun 2005 dan penolakan terhadap sekularisme, pluralisme, dan liberalisme sebagaimana fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tahun 2005. Meningkatkan soliditas internal Gerakan/lembaga Islam (keteladanan, kualitas kader, kepemimpinan, administrasi manajerial, dana, sarana prasarana, dan ketaqwaan dan tawakkal ala Allah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama diminta menerima dan membina pengikut Ahmadiyah yang bertobat. Mereka juga diminta membentuk Forum Umat Islam dan Dewan Kesatuan Ulamanya. Lebih dari itu, para ulama harus mendorong revolusi damai sesuai ajaran Islam sebagai jalan perubahan. Untuk itu perlu kesatuan umat dan kepemimpinan umat dalam struktur organisasi yang rapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus kepada masyarakat, pertemuan besar ulama itu meminta meningkatkan pemahaman dan kesadaran bahwa saat ini masih terjadi penjajahan di bidang aqidah, sosial, ekonomi, politik, dan budaya sebagai akibat tidak diterapkannya syariat Islam. Masyarakat pun diminta bahu membahu bersama para ulama, habaib dan tokoh lembaga/organisasi Islam untuk melakukan perubahan menuju tegaknya syariat Islam dan kesatuan umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada pemerintah, para ulama meminta segera menghentikan dan menghapus segala bentuk sekulerisme, liberalisme, dan kapitalisme yang telah nyata-nyata menghancurkan Indonesia dan menggantikannya dengan sistem Islam. Pemerintah juga diminta bersikap kuat dan tegas terhadap asing dan LSM komprador sehingga Indonesia tidak dijadikan bulan-bulanan pihak asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama meminta pemerintah sungguh-sungguh menjaga akidah umat dengan segera menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) untuk membubarkan Ahmadiyah dan aliran sesat lainnya serta pendukungnya (seperti AKKBB). Selain itu, dalam masalah yang lain, para ulama meminta pemerintah sungguh-sungguh berpihak kepada rakyat dengan: (i) Menurunkan harga BBM, (ii) Menasionalisasi aset rakyat yang telah dikuasai oleh asing, (iii) Menghentikan kerjasama dengan Namru 2. Tak lupa pemerintah diminta segera membersihkan pemerintahan dari koruptor dan para komprador asing. Tuntutan lainnya yakni pemerintah membebaskan Habib Rizieq dan Munarman dari segala tuduhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekomendasi juga diarahkan kepada wakil rakyat yang duduk di DPR. Para ulama mendesak DPR segera mengesahkan RUU-APP bersama dengan pemerintah yang sesuai dengan rekomendasi MUI, membatalkan segala UU yang merugikan rakyat (seperti UU Migas, UU SDA, UU Penanaman Modal, dll), menolak intervensi asing dalam pembuatan UU, dan mengganti KUHP yang ada dengan KUHP yang sesuai dengan syariat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan besar ulama, habaib, dan tokoh umat ini membahas berbagai persoalan bangsa yang mutakhir dalam bidang ekonomi, sosial budaya, aqidah, dan keamanan. Beberapa pembicara hadir dalam acara yang berlangsung cukup sederhana tersebut. Di antaranya Menkes Siti Fadilah Supari, budayawan Taufik Ismail, ekonom Hendri Saparini dan Ichsanuddin Noorsy, wartawan senior Amran Nasution, pakar Ahmadiyah Amin Jamaludin, dan tokoh NU KH Syukron Ma’mun. Keynote speaker disampaikan oleh Ketua MUI KH Ma’ruf Amin. Acara ini dihadiri 176 utusan dari seluruh Indonesia. Mereka adalah para ulama dari berbagai pesantren dan ormas Islam, habaib, dan tokoh-tokoh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pertemuan, Jumat pagi, para peserta menjenguk Habib Rizieq Shihab dan Munarman di Polda Metro Jaya. Sebagian di antaranya tak kuasa menahan air mata begitu bertemu keduanya. (LI/Mujiyant&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-3822804501984412977?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/3822804501984412977/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/deklarasi-dewan-kesatuan-ulama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3822804501984412977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3822804501984412977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/deklarasi-dewan-kesatuan-ulama.html' title='Deklarasi Dewan Kesatuan Ulama'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/SatummatBlog/th_imgp7910-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-6587171639261381333</id><published>2008-07-01T17:29:00.004+08:00</published><updated>2008-07-01T17:57:47.002+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><title type='text'>Kembali Remaja Palestina Syahid</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SGn-V-K81_I/AAAAAAAAAI4/JCkyL-HcTJk/s1600-h/palestin.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SGn-V-K81_I/AAAAAAAAAI4/JCkyL-HcTJk/s320/palestin.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217981296705066994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Entah sam&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pai kapan derita saudara kita di Palestine terus berlarut, satu demi satu putra putri kaum muslimin disana berguguran digilas arogansi kebiadaban Israel dan egoisnya pa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ra pemimpin Arab. Berikut berita terbaru kami ambil selengkapnya dari situs syabab.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SatUmmat.blogspot.com - Para penduduk sebelah utara Tepi Barat kota Tubas menyemayamkan pemuda berumur 18 tahun, Muhammad Nasser Sa'id Daraghamah pada sore Ahad (29/03). Nasser syahid setelah ditembak oleh pasukan teroris Israel pada Ahad pagi. Sebelumnya beberapa remaja belasan tahun juga syahid, ditembak mati penjajah Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk yang ikut menghadiri upacara pemakaman berteriak mengecam pembunuhan remaja Muslim tersebut. Mereka juga menyerukan warga Palestina bersatu untuk terus menerus melawan segala pendudukan Israel.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber medis Palestina mengatakan bahwa Daraghamah meninggal dengan seketika. Para saksi mata menambahkan pasukan teroris Israel menembak mati Daraghamah pada jarak tertutup. Daraghamah ditangkap dua tahun lalu dan lebih dari setahun mendekam di penjara Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan teroris Israel kini telah membunuh empat warga Palestina di Tepi Barat dalam sepekan ini. Pada Jumat malam, pasukan penjajah Israel menembak dan menewaskan seorang remaja belia Palestina di sebelah selatan Tepi Barat kota Bayit Ummar, utara kota Hebron. Selasa terakhir, pasukan teroris Israel menembak seorang pejuang Palestina dan seorang pelajar di kota Nablus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malulah Kalian!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada hari tanpa perjuangan dan jeritan pembebasan bagi warga Muslim Palestina. Termasuk di dalamnya, para remaja dan pemuda Palestina terus menerus menghadapi tindakan brutal sang penjajah yang telah menjarah negeri mereka. Para pemuda tersebut hanya berbekalkan bebatuan menghadapi tank-tank teroris Yahudi Zionisme Israel laknatullah 'alaih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika remaja dan pemuda Palestina memegang batu melawan tank Yahudi, di manakah remaja dan pemuda Muslim di negeri ini? Sangat menyedihkan, remaja dan pemuda Muslim di negeri ini malah sibuk dengan gaya hidup zionisme dengan kebebasan dan sikap hedonismenya. Mereka disibukkan dengan perilaku yang menghinakan semacam seks bebas dan sikap permisif. Mereka disibukkan dengan nonton konser, mengurusi bola, dan ikut sibuk dalam reality show. Sementara hari-hari di sekolah, tidak ada kamus dalam pelajaran mereka untuk memikirkan saudara mereka sendiri semacam di Palestina. Yang ada malah dijejali dengan pengajaran sekularisme miskin pendidikan. Walhasil, perilaku bebas yang kebablasan tanpa aturan pun menjadi kebiasaan. Memalukan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari Palestina dibanjiri darah para syuhada yang ingin membebaskan tanah Muslim Palestina dari cengkraman penjajah Israel. Hari-hari demi hari pula, para penguasa Muslim dan tentaranya tak bergeming ketika saudara-saudara mereka dibunuh. Malah tentara-tetara dan para penguasa Muslim membisu. Bahkan mereka tetap terpecah belah oleh batas semu nasionalisme. Jiwa dan kehormatan mereka bukan lagi untuk membela kaum Muslim dan agama Allah. Akan tetapi itu semua hanya untuk menjaga batas semu nasionalisme yang busuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sedikit juga di antara para penguasa negeri Muslim mengerahkan tentaranya untuk membunuh Muslim sendiri dalam rangka membahagiakan tuan-tuan mereka, seperti di Pakistan. Sampai kapan derita umat ini berakhir? Sungguh di akhirat kelak, kita akan didampingi seorang anak Palestina dan ia bertanya pada kita, "Di manakah kalian ketika kami dibunuh oleh penjajah Israel?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya ummat kembali pada kekuatan dan kehormatan mereka seperti di zaman para sahabat. Hanya Khilafah Rasyidah yang akan membebaskan kaum Muslim Palestina dan juga dunia dari segala pendudukan dan pendzaliman. Masihkah kita enggan untuk bangkit? [f/mna/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-6587171639261381333?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/6587171639261381333/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/kembali-remaja-palestina-syahid.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6587171639261381333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6587171639261381333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/07/kembali-remaja-palestina-syahid.html' title='Kembali Remaja Palestina Syahid'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SGn-V-K81_I/AAAAAAAAAI4/JCkyL-HcTJk/s72-c/palestin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-5618714840122582610</id><published>2008-06-27T17:23:00.004+08:00</published><updated>2008-06-30T22:28:33.148+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawancara'/><title type='text'>Menteri Pertanian, Anton Apriantono: Kapan Masyarakat Indonesia Tidak Mendapatkan Beras?!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SGSyqgaiSBI/AAAAAAAAAIw/L39Qsl9Eb8M/s1600-h/Anton.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SGSyqgaiSBI/AAAAAAAAAIw/L39Qsl9Eb8M/s320/Anton.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216490711727360018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;Benarkah di Indonesia saat ini terjadi krisis pangan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang mengatakan begitu? Saya lihat, yang berkata hanya pengamat dan politikus. Kapan masyarakat Indonesia tidak bisa mendapatkan beras?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Tapi, harga beras kan senantiasa naik, Pak?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kapan harga beras di Indonesia saat ini yang terendah? Jika dibandingkan dengan harga beras di negara-negara produsen beras lainnya, saat ini harga beras di Thailand dan di Vietnam lebih tinggi. Demikian juga di Malaysia dan di Filipina. Semuanya lebih tinggi dibandingkan dengan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Itu kalau dibandingkan dengan harga beras di negara lain. Namun, harga beras kan naik dibandingkan dengan sebelumnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lho, kalau harga beras tidak semahal sekarang, kapan petani dapat untung? Justru policy yang lama mungkin keliru. Harga beras ditekan sehingga petaninya miskin terus. Kan harga beras harus layak. Toh masyarakat yang miskin dikasih raskin. Solusinya kan itu. Target subsidi. Jadi sebenarnya, yang mengatakan beras mahal ini siapa? Golongan menengah ke atas? Tidak layak mereka mengatakan begitu. Bagi masyarakat yang kurang mampu ada raskin. Mereka mendapatkan 15 kg perbulan. Terlepas ada distribusinya yang tidak tepat, itu urusan lain. Maksudnya, itu permasalahan lain yang harus diselesaikan. Kalau disebut mahal, apa bandingannya? Tahun yang lalu, betul, di Indonesia lebih mahal jika dibandingkan dengan Vietnam dan Thailand. Namun, sekarang terbalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Jadi, di Indonesia, harga beras naik?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Harga beras di Indonesia tidak naik, justru turun. Data BPS menunjukkan bahwa pada bulan April terjadi penurunan sekitar 2,5% jika dibandingkan dengan bulan Maret saat harga beras internasional naik. Harga beras internasional sudah di atas U$ 1.000. Adapun di Malaysia naik 70%. Di Filipina dan Thailand juga naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Sebenarnya Indonesia saat ini sudah swasembada pangan atau tidak?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengapa tidak? Coba sekarang kita lihat. Tahun 2007 sebenarnya impor kita sangat kecil. Tahun 2005 kita hanya import 176.000 ton, dari total produksi 33 juta ton. Itu kan kecil sekali. Cuma 1%. Tahun 2006 sekitar 476.000 ton. Sekitar 1,5 %. Baru tahun 2007, 1,3 juta ton. Sekitar 4% lah kira-kira. Tahun 2007 itu hakikatnya hanya untuk mengisi gudang Bulog saja. Sebab, pada bulan Maret di gudang Bulog ada 300.000 ton saja. Kemudian akhir Desember itu 1,6 itu juta ton. Jadi 1,2 juta ton itu masuk gudang Bulog untuk memperkuat stok. Nah, itu artinya, di luar itu adalah dari hasil produksi sendiri. Itu artinya swasembada. Swasembada itu artinya bukan tidak ada impor. Enggak ada di dunia ini yang tidak impor. Bukan itu definisinya. Yang benar, antara produksi dan konsumsi itu cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Lalu terkait pernyataan Menteri Perdagangan, bahwa perlu impor karena stok beras nasional kurang. Bagaimana?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Itu masalahnya begini. Tahun 2006 kan terjadi kemarau panjang, sampai awal 2007, sehingga terjadi pengunduran panen. Oleh karena itulah, perlu langkah-langkah stabilisasi harga. Dikeluarkanlah stok dari Bulog. Nah, yang kurang itu stok di Bulog, bukan stok di masyarakat. Bukan berasnya kurang. Bukan. Jadi, jangan salah memahami. Kemudian diisilah dari impor untuk memperkuat stok karena kalau diisi dari dalam negeri, harga tambah naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Terkait dengan harga beras dunia yang terus naik, bisa tidak kita mendapatkan keuntungan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Boleh saja, asal masyarakat harus rela, lagi-lagi harga beras harus naik. Nah, ini kan kontradiksinya di sini. Di satu sisi keinginannya ingin untung. Di sisi lain, harga beras tiak mau tinggi. Itu yang kita sering terjebak. Kita ingin petaninya sejahtera, namun di sisi lain ingin berasnya murah. Jadi, kita ingin mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga beras dunia, namun di sisi lain kita ingin harga beras murah. Bagaimana caranya?&lt;br /&gt;Solusinya, ya raskin itu. Ada BLT dan yang lainnya. Dengan kata lain, masyarakat miskinlah yang mendapatkan subsidi. Artinya, dari harga kita tidak mengharapkan harga yang terlalu tinggi. Namun, itu kalau memang dari sisi produksi kia cukup, tetapi tidak tahun ini. Tahun ini, kalau pun ada kelebihan, kita akan pakai stok kebutuhan masyarakat, supaya tidak terjadi kekurangan. Kita perlu waktu hingga betul-betul aman untuk kita ekspor, baru kita ijinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Jadi, ekspor beras akan ada peluang?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada, tapi tidak tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Di masyarakat ada keluhan, mengapa impor beras itu menjelang panen raya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sekarang pertanyaannya adalah, memang berasnya masuk kemana ketika impor? Kalau berasnya masuk ke gudang Bulog, apa pengaruhnya dengan harga di masyarakat? Pernahkah terjadi pada tahun 2007, beras masuk, terus harga beras di tingkat masyarakat turun? Tidak, kan? Naik terus malah. Jadi, tidak ada hubungannya, karena memang berasnya masuk ke gudang Bulog. Berasnya tidak masuk ke masyarakat.&lt;br /&gt;Itu sebabnya Pemerintah mengendalikan impor beras itu hanya oleh satu tangan, yakni Bulog. Bisa diatur penyerapan dan peruntukkannya, untuk mengamankan stok di gudang. Jadi, jika dikatakan, beras impor masuk terus harga turun, tidak betul itu. Kenyataannya harga ada kenaikan atau minimal stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Apa tantangan-tantangan untuk mengaman-kan ketahanan pangan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Memang, tantangannya banyak seperti perubahan iklim, konversi lahan, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Terus, untuk menjawab tantangan-tantangan yang ada bagaimana?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita menghimbau kepada Pemerintah daerah untuk tidak mengkonversi lahan. Pemerintah sekarang menyiapkan Undang-Undang Pengelolaan Lahan Pertanian Abadi untuk memperkuat pelarangan konversi lahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Pemerintah berencana menaikkan harga BBM. Adakah implikasinya bagi ketahanan pangan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja ada. Perkiraan kita tidak terlalu besar dari produksi karena benih kan kita kasih gratis, kemudian pupuk kan tidak naik harga eceran terendah (HET)-nya. Subsidinya memang naik, tetapi itu kan ditanggung oleh Pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Masyarakat saat ini sudah teriak-teriak. Kenaikan bukan hanya masalah produksi saja, namun juga akan merembet ke sektor lainnya. Bagaimana ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita punya pilihan. Subsidi yang Rp 190 triliun itu dimakan oleh sebagian besar (80%) masyarakat lapisan menengah-atas atau lebih baik kita ambil dan kita berikan kepada orang miskin dengan program ketahanan pangan? Pilih mana sekarang? Memangnya buruh tani itu dapat apa dengan subsidi BBM? Bepergian juga jarang. Itulah bagian terbesar bangsa Indonesia. Iya, kan? Yang menikmati subsidi BBM itu siapa?&lt;br /&gt;Memang, kalau BBM dinaikkan, masyarakat akan terkena dampaknya. Itulah sebabnya, masyarakat yang miskin ini mendapatkan kompensasi. Karenanya, ada program BLT, ketahanan pangan, raskin ditambah, benihnya dikasih, pupuknya tidak naik, dll. Ini semua kan suatu pilihan. Kalau saya, lebih memilih, ngapain kita mensubsidi orang kaya? Orang menengah ataslah maksudnya. Kalau saya lebih berani ekstrem. Dari Rp 190 triliun, cukuplah Rp 90 triliun untuk subsidi BBM. Yang Rp 100 triliun dipakai untuk subsidi langsung atau subsidi yang menciptakan lapangan pekerjaan dan mengerakkan sektor informal dan UKM.&lt;br /&gt;Rp 100 trilun itu sudah luar biasa. Coba kita bayangkan. Kita punya program pengembangan agribisnis pedesaan. Kita memberikan Rp 100 juta perdesa untuk 11 ribu desa. Itu hanya menghabiskan dana Rp 1,1 triliun. Sekarang coba bayangkan, andai ada 70 ribu desa, lalu dikasih Rp 1 miliar, kan hanya membutuhkan Rp 70 triliun.&lt;br /&gt;Sekarang mau pilih mana, menggunakan Rp 70 ribu triliun untuk subsidi BBM, atau kita kasih desa Rp 1 miliar namun bisa menggerakkan ekonomi desa. Beban kehidupan memang akan naik. Ya, tetapi dengan menggerakkan ekonomi desa, dengan Rp 1 miliar perdesa, saya yakin akan tertutupi itu. Orang mungkin gak ada lagi yang nganggur. Semua orang bekerja. Ada modal. Itu kan logika yang sangat sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Terkait dengan harga beras dunia, apakah karena kekurangan supply dan meningkatnya permintaan ataukah ada faktor lain?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa faktor. Kalau kita lihat produksi beras di seluruh dunia, ada yang meningkat dan ada yang turun. Tahun 2007 saja yang kita lihat. Yang paling tinggi peningkatannya justru Indonesia. Peningkatan produksi beras Indonesia dalam produksi beras dunia ternyata menyumbang peningkatan 36%. Vietnam tidak terlalu bagus karena mengalami musibah, gagal panen. Ketersediaan beras yang diperdagangkan memang kurang. Di samping itu, memang ada peningkatan konsumsi di Cina dan India. Kemudian beberapa negara memang menahan berasnya. Sebab, dengan adanya perubahan iklim ini, mereka khawatir.&lt;br /&gt;Di samping itu, ada unsur-unsur spekulasi. Inilah kalau tatanan dunia ini dikuasai oleh kapitalis. Barang komoditi pokok pun dijadikan spekulasi. Kenapa harga minyak/BBM naik? Di mana logikanya? Apakah karena supply dan demand? Tidak. Dimana rasionya? Gak ada hubungannya dengan supply dan demand itu. Itu lebih karena spekulasi. Demikian juga, komoditi-komoditi naik, sebagian karena ada spekulasi; karena ada future trading. Itulah hasil dari ekonomi kapitalis, ekonomi liberal. Makanya dalam Islam itu, future trading gak boleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Jadi, yang diuntungkan dengan naiknya harga beras dunia, kapitalis juga?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ya. Untuk kasus Indonesia, selain di bantu stoknya cukup, juga karena pedagang yang bermain dalam bisnis beras itu gak ada yang konglongmerat. Bulog kan satu-satu pedagang beras terbesar. Yang lain, ya sedang atau kecil-kecil saja, dan tersebar meluas di seluruh Indonesia. Di Vietnam dan Thailand itu sudah banyak pedagang-pedagang besarnya. Mereka biasa ekspor, kan? Nah, itulah kenapa harganya mengikuti harga internasional. Jadi, itulah kenapa harga beras di Indonesia tidak terlalu terpengaruh oleh harga beras dunia. Karena tadi, stok cukup dan tidak adanya pedagang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Petani sebagai tulang punggung produksi beras, semakin lama lahannya semakin kecil. Artinya, semakin lama, petani semakin tidak sejahtera. Bagaimana ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertama: jangan hanya bertumpu pada pertanian; pertanian dalam arti on farm, tapi bertumpu pada agribisnis; yakni pertanian yang bukan hanya bertumpu pada on farm, tetapi juga off farm, usaha dari hulu hingga hilir.&lt;br /&gt;Kedua: jumlah petani on farm harus dikurangi. Caranya dengan reform agrarian: memberikan lahan di tempat lain kepada petani; memberikan lapangan kerja. Sektor-sektor lain juga harus berkembang. Coba saja perhatikan, yang disebut petani di Indonesia sebetulnya ada petani yang punya lahan; ada yang punya lahan cukup luas dan ada yang gurem; ada juga petani penggarap yang tidak punya lahan; ada yang disebut buruh tani. Buruh tani dan penggarap inilah bagian terbesarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Di sisi lain, adanya pembangunan di kota yang tidak sebanding dengan di desa menyebabkan urbanisasi besar-besaran di kota. Bukankah jika demikian secara sistemis jumlah petani terkurangi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Enggak juga sebetulnya. Kalau dilihat dari angkanya, sektor pertanian masih terbanyak menyerap tenaga kerja, sekitar 40%, dan tiap tahun naik. Ini seharusnya harus berkurang. Jadi, jumlah petani setiap tahunnya naik. Yang naik petani gurem. Ya, karena sektor lain kurang berkembang. Akhirnya, mereka menyerbu sektor pertanian yang masih bisa menyerap tenaga kerja. Ini tentu tidak sehat.&lt;br /&gt;Tantangan yang ada adalah turunnya daya beli. Keterjangkauan terhadap pangan. Kalau itu betul. Bahkan masih banyak masyarakat kita yang miskin. Makanya, solusinya adalah meningkatkan daya beli mereka. Terus juga masih adanya pengangguran. Artinya penciptaan peluang kerja. Khusus untuk pangan, kuncinya ada dua. Pertama: harus punya cadangan pangan yang cukup. Kedua: produksi yang harus ditingkatkan. Itu secara makro. Secara mikro, masyarakatnya harus rajin menanam dan menabung. Artinya, di setiap rumah harus ada cadangan yang cukup. Yang namanya pangan, tidak harus beras. Bisa ubi jalar, jagung, dll. Di setiap RT minimal harus ada 500 kg beras. Kalau ada stok jumlah segitu, insya Allah aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;Ada upaya sistemik/kebijakan yang ditempuh?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita dorong saja masyarakat untuk seperti itu. Sebab, secara tradisi di beberapa daerah itu dilakukan. Ada yang disebut beras perelek, jumputan, lumbung desa, dll. Nah, itu harus dibangkitkan lagi. []&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Majalah Islam Al Wa'ie Edisi Juni 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-5618714840122582610?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/5618714840122582610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/menteri-pertanian-anton-apriantono.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/5618714840122582610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/5618714840122582610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/menteri-pertanian-anton-apriantono.html' title='Menteri Pertanian, Anton Apriantono: Kapan Masyarakat Indonesia Tidak Mendapatkan Beras?!'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SGSyqgaiSBI/AAAAAAAAAIw/L39Qsl9Eb8M/s72-c/Anton.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-3295531964708638653</id><published>2008-06-24T10:38:00.006+08:00</published><updated>2008-07-10T11:36:53.818+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Mengapa Masa Depan Milik Islam?</title><content type='html'>(Tulisan Kedua)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SGBflFaYhQI/AAAAAAAAAIo/ewR2O0108yQ/s1600-h/maclean.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215273459207668994" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; CURSOR: pointer" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SGBflFaYhQI/AAAAAAAAAIo/ewR2O0108yQ/s320/maclean.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Oleh : Amran Nasution*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satummat.blogspot.com&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt; --There is no free-lunch.&lt;/span&gt; Sungguh sial nasib sebuah bangsa yang tergantung bantuan asing. Sejumlah anggota FPI yang diperiksa menolak menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP) sebagai protes atas ketidak-adilan polisi. Sampai sekarang belum satu pun tokoh AKKBB yang menjadi tersangka. Padahal mereka dituduh melakukan provokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya DPR turun tangan mengawasi kasus ini. Ketidak-adilan polisi akan menyebabkan luka yang dalam pada bangsa ini – apalagi kalau benar itu disebabkan campur tangan Pemerintah Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selebaran dan iklan di sejumlah koran yang berasal dari AKKBB tampaknya memang provokatif : semua yang tak setuju Ahmadiyah adalah mengabaikan konstitusi, memaksakan rencana mengubah Pancasila, pemecah-belah bangsa, dan membahayakan ke-Indonesiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, mayoritas rakyat Indonesia yang tak bisa menerima Ahmadiyah, diberi stempel oleh AKKBB, yang tak lain dari kelompok liberal. Masalah ini sudah dilaporkan Habib Riziek tapi polisi belum bereaksi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Amerika Serikat sendiri kaum minoritas seperti AKKBB, tak akan berani menyerang kelompok mayoritas. Malah sebaliknya, kaum minoritaslah yang selalu menjadi korban, apakah itu minoritas ras atau agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Di Amerika Serikat, di bawah Amendemen pertama (the First Amendment) koran dan majalah bisa bilang apa saja yang mereka mau tentang group dan agama minoritas – sekali pun tak benar, provokatif, dan penuh kebencian – tanpa konsekuen hukum,’’ tulis Adam Liptak di dalam artikelnya di The New York Times, 12 Juni 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor Ilmu Hukum dari John F.Kennedy School of Government, Harvard University, Frederick Schauer, Februari tiga tahun lalu, menerbitkan essei berjudul: The Exceptional First Amendment . Di situ ditulisnya bahwa di banyak negara maju (terutama di Eropa), ejekan rasial, memperagakan atribut kebesaran Nazi, kebencian etnik, diskriminasi terhadap agama minoritas, diancam hukuman denda atau penjara. ‘’Tapi di Amerika Serikat, semua itu dilindungi konstitusi,’’ kata Profesor itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal bulan ini, artis seks zaman baheula, Brigitte Bardot, kini aktivis penyayang binatang, didenda pengadilan 23.000 dollar, karena menyerang penyembelihan domba yang dilakukan orang Islam di Perancis. Ia telah lima kali didenda karena kesalahan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Austria, Sejarahwan Inggris David Irving, dihukum 3 tahun penjara karena menulis buku yang membantah holocaust, pembunuhan orang Yahudi oleh Nazi Jerman pada Perang Dunia II. Di Kanada, pada 1990, James Keegstra dihukum karena pernyataan anti-Semit. Kasus yang mirip ditemukan di Jerman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi di Amerika, Mahkamah Agung membebaskan Clarence Brandenburg, pemimpin Ku Klux Klan (KKK) Ohio pada 1969. Ia diadili karena memimpin demo bertema: mengusir pulang orang Yahudi ke Israel, dan menguburkan orang kulit hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok sosialisme nasional dipimpin Frank Collin berbaris dengan uniform Nazi lengkap dengan lambang Swastika, melintasi perkampungan Yahudi di Skokie, Illinois, dan Marquette Park di Chicago pada 1977. Selebaran yang mereka bagikan: ‘’Mati untuk Yahudi.’’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minoritas Muslim betul-betul tak tertolong, terutama setelah serangan teror 11 September 2001. Para tokoh Kristen Evangelical seperti Pat Robertson dan Jarry Palwel (meninggal tahun lalu) berkali-kali berpidato menyerang Islam dan Muslim, malah berteriak-teriak menyuruh mengebom Mekkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Bush berkali-kali menyebut Islamic-fascism (fasisme Islam) dalam pidato. Tulisan para kolumnis neo-konservatif – termasuk di koran terkemuka – selalu menyerang dan mengejek Islam dan Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka Gunakan Jargon Presiden Bush&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, majalah terkemuka di Kanada, The Maclean, sedang bermasalah karena memuat laporan utama berjudul “Why The Future Belongs to Islam’’ (Mengapa Masa Depan Milik Islam). Majalah itu akan dibawa ke pengadilan atas pengaduan masyarakat Muslim setempat. Ia dianggap menebarkan kebencian kepada Islam. Antara lain, ditulis: Islam mengancam nilai-nilai Barat. Angka pertambahan penduduknya tinggi menyebabkan Islam akan menguasai Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan itu ditulis Mark Steyn, penulis konservatif kelahiran Kanada, kini menetap di New Hampshire, Amerika, disarikan dari bukunya, America Alone, yang pernah menjadi buku terlaris di The New York Times Books, beberapa tahun lalu. Orang Islam di Amerika tak bisa mempersoalkan America Alone. Penulis dan penerbitnya dilindungi Amendemen Pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mark Steyn sendiri cukup beken di Amerika sebagai penulis penghasut perang. Di bulan Mei 2004, ia menulis artikel menuduh koran The Daily Mirror dan The Boston Globe memuat foto palsu tentara Inggris dan Amerika menyiksa orang Iraq. Foto itu, katanya, untuk menjelek-jelekkan Presiden Bush. Tulisannya menimbulkan reaksi dari koran yang ia tuduh. Ramai jadinya. Tapi Steyn tak peduli. Ia pernah ribut dengan Andrew Jaspan dari koran Australia, The Age, karena soal yang mirip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Anda ketahui Mark Steyn-lah yang menulis kolom di Chicago Sun-Times, Januari 2007, mengatakan bahwa kandidat calon Presiden dari Partai Demokrat, Barack Obama, seorang Muslim. Obama, tulisnya, belajar di sebuah madrasah di Jakarta, dipimpin seorang imam radikal. Guna menambah seru cerita, Steyn menyebutkan bahwa tim Hillary Clinton, saingan Obama, telah memperoleh bocoran informasi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dua hari kemudian, Chicago Sun-Times terpaksa mengoreksi tulisan Mark Steyn yang mereka sebut telah mencemarkan Obama dan menyerang Hillary Clinton. Lynn Sweet, mewakili koran itu, mengatakan bahwa tak ada bukti Hillary Clinton berkampanye dengan menyebarkan isu seolah-olah Obama menyembunyikan keislamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tambahkan bahwa John Vause dari CNN telah mengunjungi sebuah sekolah SD Negeri di Jakarta, tempat Obama belajar dari 1969 sampai 1971. Sebuah SD Negeri tentu beda dengan madrasah yang ditulis Mark Steyn. Terbongkar belangnya, Mark Steyn bersikap masa bodoh. Mungkin karena Obama yang diserangnya seorang minoritas kulit hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap seperti itulah yang dianut orang liberal di Indonesia. Hanya berbeda dengan Amerika yang menyerang kelompok atau agama Katolik, Mormon, Yahudi, dan belakangan terutama Islam, di sini yang diserang adalah kelompok mayoritas Islam. Mereka gunakan jargon perang melawan teror Presiden Bush: Islam radikal, Islam ekstrim, dan semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patrick Buchanan, intelektual dan penulis konservatif terkemuka, menulis di Real Clear Politics.Com, 17 Juni 2008, dengan judul “Return of the Censors’’ (Kembalinya Sensor). Tokoh yang pernah dua kali menjadi kandidat calon Presiden Amerika Serikat itu, menulis bahwa sebenarnya banyak orang yang setuju diperlukan semacam lembaga sensor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang percaya bahwa menerbitkan atau mengucapkan kebohongan, merusak nama baik, harus dihukum, dan bahwa ada sejumlah rahasia militer yang harus dijaga. Tak banyak orang yang percaya bahwa Hollywood bisa melindungi masyarakat dari polusi berbahaya yang meracuni anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Amerika bukan tak mengenal sensor. Presiden John Adam menandatangani undang-undang yang memenjarakan wartawan yang menulis berita fitnah. Abraham Lincoln, menekan koran yang menolak perangnya untuk memerdekaan budak. Sementara Woodrow Wilson memenjarakan Eugene Debs, seorang sosialis ,yang menolak perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Patrick Buchanan, penulis buku Day of Reckoning, yang menggambarkan bobroknya Amerika sekarang dan meramalkannya akan terpecah-pecah, menyimpulkan apa yang terjadi di Kanada atau Eropa dalam soal kebebasan akan menyebar, termasuk ke Amerika Serikat. ‘’Ortodoksi baru sedang tumbuh,’’ tulisnya. [kedua habis/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Penulis adalah Direktur Institute for Policy Studies&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-3295531964708638653?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/3295531964708638653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/mengapa-masa-depan-milik-islam-tulisan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3295531964708638653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3295531964708638653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/mengapa-masa-depan-milik-islam-tulisan.html' title='Mengapa Masa Depan Milik Islam?'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SGBflFaYhQI/AAAAAAAAAIo/ewR2O0108yQ/s72-c/maclean.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-3326188813760604502</id><published>2008-06-23T18:55:00.003+08:00</published><updated>2008-06-30T22:20:10.857+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Mengapa Masa Depan Milik Islam?</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Majalah Maclean, Kanada, menghadapi kasus hukum karena tulisan kebencian kepada Islam. Tapi di Amerika, menghina agama minoritas dilindungi konstitusi. Ini ditiru kaum liberal Indonesia. Mengapa polisi tak obyektif dalam kasus Monas?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Amran Nasution&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satummat.blogspot.com--Para pejabat Amerika selalu mendamprat pejabat China karena dianggap salah urus ekonomi.  Mulai sistem subsidi, regulasi investasi asing, sampai pematokan nilai mata uang Yuan. Tapi itu dulu. Kini posisi berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pejabat senior China secara terbuka mengecam cara Amerika menangani ekonominya – dengan kapitalisme laissez-faire –dan mereka berani membela sistem ekonominya yang ditandai adanya regulasi. Seperti ditulis sebuah artikel di The New York Times, 17 Juni lalu, para pejabat China menuduh Amerika hipokrit: mengajari mereka tentang ekonomi tapi pertumbuhan ekonomi negerinya sendiri stagnan. Sementara ekonomi China justru tumbuh sangat tinggi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;China mendamprat Amerika dalam skandal kredit perumahan (mortgage) yang menyeret dunia ke dalam krisis. Utusan China di World Trade Organization (WTO) mengecam Amerika karena tak bisa menahan kemerosotan nilai dollar yang memacu kenaikan harga minyak dan pangan dunia. Amerika dituduh bersikap bermusuhan dan diskriminatif karena menghambat perusahaan China membeli saham perusahaan Amerika yang goyah diguncang krisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendek kata, China berani mengatakan sistem ekonominya terbukti lebih baik dari Amerika Serikat. Karena itu pula mereka tak akan meniru sistem demokrasi Amerika Serikat. Liao Min, salah seorang pejabat perbankan China malah berkata kepada koran The Financial Times, Mei lalu, “Konsensus Barat dalam hubungan pasar dengan Pemerintah, harus dikaji-ulang.’’ Sesuatu yang sebenarnya sudah lama disuarakan para ahli ekonomi Amerika sendiri seperti Profesor Joseph Stiglitz atau Profesor Paul Krugman, para pengeritik kapitalisme atau neo-liberalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika terjadi gempa dahsyat di Provinsi Sichuan, mobilisasi tentara China terbukti sangat cepat ke daerah bencana. Bandingkan dengan loyonya Pemerintah Federal pimpinan Presiden Bush menghadapi serangan Badai Katrina, sehingga korban jatuh bertambah banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendek kata Amerika sekarang memang payah. “Di mana saja di dunia, kredibilitas Amerika Serikat dan kredibilitas pasar uangnya sekarang nol (zero),’’ kata Joseph Stiglitz, Profesor Ekonomi dari Columbia University, seperti dikutip The New York Times tadi. Pemenang nobel ekonomi 2001 itu, sejak lama dikenal kritis kepada Amerika Serikat dan sering memuji ekonomi China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paul Krugman, Guru Besar Ekonomi Princeton University dan Kolomnis The New York Times, sering menyoroti sistem ekonomi Amerika yang katanya menyebabkan 0,01% orang terkaya bertambah kaya sementara yang lain stagnan atau bertambah miskin. Orang-orang kaya itu, begitu kayanya, sampai mampu ‘’membeli’’ partai politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal Juni lalu, sebuah sub-komisi di DPR Amerika Serikat melaporkan bahwa anti-Amerikanisme di dunia kini mencapai level tertinggi, terutama di negara Muslim dan Amerika Latin. Laporan itu dibuat berdasarkan sejumlah survei dan pendapat para ahli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kekuatan militer kita tak dianggap jaminan keamanan, melainkan ancaman. Tak dianggap garansi stabilitas dan ketertiban tapi sumber intimidasi, kekerasan, dan penyiksaan,’’ kata Bill Delahunt, Ketua Sub-Komisi Organisasi Internasional, HAM dan Pengawasan, DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan itu menyebutkan bahwa semua terjadi karena Perang Iraq, dukungan Amerika kepada sejumlah rezim represif, sikap bias Amerika dalam konflik Israel-Palestina, serta penyiksaan dan kekerasan yang dilakukan kepada para tahanan (di Guantanamo dan sejumlah penjara rahasia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan itu juga menyimpulkan di dunia Islam tumbuh persepsi yang meyakinkan bahwa perang melawan teror telah digunakan Amerika Serikat untuk menghancurkan Islam. Semuanya memperluas dan memperdalam sikap anti-Amerikanisme (lihat artikel Alice Ritchie, AFP, 11 Juni 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Timur Tengah wibawa Amerika sudah rontok. Perundingan Israel dengan kelompok Hamas terjadi dengan Mesir sebagai penengah. Sedang pertemuan Suriah dengan Israel berkat difasilitasi Turki. Amerika sudah ditinggalkan.&lt;br /&gt;Meski demikian Pemerintah Indonesia tetap berkiblat ke Amerika. Para ekonom Presiden SBY adalah penganut sistem ekonomi neo-liberal: Budiono, Sri Mulyani, Marie Pangestu, Purnomo Yusgiantoro, dan beberapa yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah harga BBM dinaikkan, sehingga pompa bensin milik kapitalisme global bisa bersaing bebas dan menghancurkan pompa bensin milik pribumi kita (lihat Laissez-Faire Pak SBY, Laissez-Faire, www.hidayatullah.com, 21 dan 22 Mei 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ladang minyak kita sebagian besar dikuasai perusahaan asing, terutama dari Amerika Serikat, seperti Exxon-Mobil, Shell-Penzoil, Total-Fina-Elf, BP-Amoco-Arco, dan Chevron-Texaco. Perusahaan itu dikabarkan menguasai lebih 70%  ladang minyak dan gas Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden SBY menyingkirikan Pertamina, perusahaan milik sendiri, untuk memenangkan Exxon-Mobil, perusahaan Amerika, dalam menguasai proyek minyak dan gas yang amat menguntungkan di Blok Cepu. Wajar SBY menjadi teman dekat Presiden George Bush.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajar pula kalau dalam setiap demo anti-kenaikan BBM di mana saja, selalu ada poster menuntut penyitaan atau pengambil-alihan aset negara yang dikuasai asing. Pemerintahan SBY-JK  dinilai sangat sukses melayani kepentingan asing di Indonesia, terutama Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Amerika Bentuk Densus 88&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain ekonomi, Indonesia berkiblat ke Amerika dalam politik. Sistem pemilihan langsung yang kita lakukan sekarang meniru Amerika, dan itu biayanya amat-sangat mahal.  Namun itu bisa terlaksana karena pemilihan Bupati, Gubernur, dan Presiden, berlangsung dalam sistem keuangan yang tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mestinya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merekam telepon para calon Bupati sampai Presiden, beserta Tim Suksesnya, baru ketahuan dari mana sebenarnya dana politik itu berasal. Tapi KPK tak akan ke sana. Percayalah.  Akibatnya sistem politik Indonesia terus dihidupi dengan cara-cara korupsi dan melawan hukum (baca Membuka Topeng Negara Gagal, www.hidayatullah.com, 17 dan 23 April 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta tak segan menyampuri soal Ahmadiyah dan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) yang bentrok dengan kelompok FPI di Monas, 1 Juni 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Campur tangan Kedubes Amerika merepotkan FPI, soalnya, Kepolisian selama ini mendapat dana bantuan dari Amerika Serikat. Menurut Majalah Far Eastern Economic Review (FEER), 13 November 2003, Pemerintah Amerika mengeluarkan dana 16 juta dollar (sekitar Rp 150 milyar) untuk membentuk dan melatih Detasemen Khusus  (Densus) 88 Anti-Teror Polri. Laporan yang sama ditulis Warta Kota, 12 November 2003, dan The Jakarta Post, 6 September 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut berita itu, detasemen khusus anti-teror difasilitasi berbagai peralatan dan persenjataan canggih. Malah guna mobilitas pasukan, detasemen dilengkapi Amerika dengan pesawat angkut khusus C-130.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum cukup. Congressional Research Service (CRS), lembaga riset Kongres Amerika Serikat, dalam laporan tahun 2005, menyebutkan secara terperinci dana yang dikeluarkan Pemerintahan Presiden Bush kepada polisi Indonesia dan pasukan anti-terornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari situ diketahui bahwa setiap tahun POLRI menerima bantuan dari Amerika Serikat, tahun 2004 sebesar US$ 5.778.000, tahun 2005, US$ 5.300.000, dan pada tahun 2006, sebesar US$ 5.300.000 (sekitar Rp 50 milyar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There is no free-lunch. Tak ada makan siang yang gratis. Karena Kedubes Amerika Serikat memihak Ahmadiyah dan AKKBB, maka tokoh kelompok Front Pembela Islam (FPI) yang ditahan polisi seperti Habib Riziek Shihab, Munarman, dan kawan-kawan, memang mendapat masalah. Mereka tergolong kelompok anti-Amerika. Munarman adalah tokoh yang paling ngotot berkampanye mengusir proyek NAMRU-2 milik Angkatan Laut Amerika, dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Independensi polisi dari pengaruh Kedubes Amerika Serikat menjadi tanda tanya besar. Misalnya, pengacara Mahendradatta dari Tim Pembela Muslim (TPM) mengherankan prioritas polisi dalam menangani peristiwa Monas. Kalau berdasarkan hukum, mestinya yang menjadi prioritas adalah pria berpistol yang menggunakan kostum AKKBB. ‘’Ancaman hukuman kasus senjata api itu seumur hidup, paling berat,’’ kata Mahendradatta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyatanya walau kasus itu sudah dilaporkan FPI, polisi sampai sekarang belum menangkap pria berpistol. Polisi hanya sibuk menguber orang-orang FPI yang dituduh terlibat penganiayaan dengan ancaman hukuman hanya 5 tahun penjara, jauh lebih ringan dari urusan senjata api. Polisi sibuk mencari-cari pasal pidana agar bisa menangkap dan menahan Habib Riziek Shihab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-3326188813760604502?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/3326188813760604502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/mengapa-masa-depan-milik-islam-majalah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3326188813760604502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3326188813760604502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/mengapa-masa-depan-milik-islam-majalah.html' title='Mengapa Masa Depan Milik Islam?'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-5876076699074356229</id><published>2008-06-21T20:40:00.005+08:00</published><updated>2008-06-30T22:37:38.244+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Islam Menjawab Ahmadiyah</title><content type='html'>Oleh: Adian Husaini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harian Republika (23 Mei 2008) menurunkan artikel berjudul ”Ahmadiyah Menjawab”, karya MB Shamsir Ali SH SHD, Plt. Sekretaris Media dan Informasi Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Isinya berupa penegasan bahwa Ahmadiyah adalah satu Jamaah Islam. Sejak keluarnya artikel tersebut, saya menerima sejumlah SMS yang meminta agar artikel tersebut dijawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukurlah, pada 26 Mei 2008, Republika menurunkan artikel Dr. Syamsuddin Arif yang berjudul ”Solusi Masalah Ahmadiyah”.  Artikel ini dengan sangat gamblang menjelaskan apa dan bagaimana Ahmadiyah dan mengapa para cendekiawan dan ulama besar di dunia Islam sudah menegaskan bahwa Ahmadiyah adalah aliran di luar Islam. Catatan berikut ini akan lebih memperjelas bagaimana sebenarnya posisi Ahmadiyah dan Islam, khsusunya dari sisi pandang Ahmadiyah sendiri.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berbagai artikel dan dialog di media massa Indonesia, para tokoh Ahmadiyah dan pendukungnya – yang biasanya mengaku bukan pengikut Ahmadiyah – sering mengangkat ”logika persamaan”. Bahwa, Ahmadiyah adalah bagian dari Islam, karena banyak persamaannya. Al-Quran-nya sama, syahadatnya sama, shalatnya sama, dan hal-hal yang sama lainnya. Maka, kata mereka, demi keharmonisan hidup dan kerukunan masyarakat, mengapa Ahmadiyah tidak diakui saja sebagai bagian dari Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Benarkah logika semacam ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyair dan cendekiawan Muslim terkenal asal Pakistan, Dr. Muhammad Iqbal (1873-1938), pernah menulis sebuah buku berjudul ”Islam and Ahmadism” (Tahun 1991 di-Indonesiakan oleh Makhnun Husein dengan judul ”Islam dan Ahmadiyah”. Terhadap klaim Mirza Ghulam Ahmad bahwa dia adalah nabi dan penerima wahyu, Iqbal mencatat: ”Orang yang mengakui mendapatkan wahyu seperti itu adalah orang yang tidak patuh kepada Islam. Karena kelompok Qadiani mempercayai pendiri gerakan Ahmadiyah sebagai penerima wahyu semacam itu, berarti mereka menyatakan bahwa seluruh dunia Islam adalah kafir.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh Iqbal menyatakan: ”Setiap kelompok masyarakat keagamaan yang secara historik timbul dari Islam, yang mengakui kenabian baru sebagai landasannya dan menyatakan semua ummat Muslim yang tidak mengakui kebenaran wahyunya itu sebagai orang-orang kafir, sudah semestinya dianggap oleh setiap Muslim sebagai bahaya besar terhadap solidaritas Islam. Hal itu memang sudah semestinya, karena integritas ummat Islam dijamin oleh Gagasan Kenabian Terakhir (Khatamun Nabiyyin) itu sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menilai Ahmadiyah, Iqbal tidak terjebak kepada retorika logika persamaan. Iqbal mengacu pada inti persoalan, bahwa Ahmadiyah berbeda dengan Islam, sehingga dengan tegas ia menulis judul bukunya, Islam and Ahmadism. Titik pokok perbedaan utama antara Islam dan Ahmadiyah adalah pada status kenabian Mirza Ghulam Ahmad; apakah dia nabi atau bukan? Itulah pokok persoalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam yakin, setelah nabi Muhammad saw, tidak ada lagi manusia yang diangkat oleh Allah sebagai nabi dan mendapatkan wahyu. Tidak ada! Secara tegas, utusan Allah itu sendiri (Muhamamd saw) yang menegaskan: ”Sesungguhnya akan ada pada umatku tiga puluh orang pendusta. Masing-masing mengaku sebagai nabi. Padahal, akulah penutup para nabi, tidak ada lagi nabi sesudahku.” (HR Abu Dawud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, umat Islam yakin, siapa pun yang mengaku sebagai nabi dan mendapat wahyu setelah nabi Muhammad saw – apakah Musailamah al-Kazzab, Lia Eden, atau Mirza Ghulam Ahmad – pasti bohong. Itu pasti! Inilah keyakinan Islam. Karena itu, pada 7 September 1974, Majelis Nasional Pakistan menetapkan dalam Konstitusi Pakistan, bahwa semua orang yang tidak percaya kepada Nabi Terakhir Muhammad secara mutlak dan tanpa syarat telah keluar dari kelompok umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap umat Islam terhadap Ahmadiyah sebenarnya juga dilakukan berbagai agama lain. Protestan harus menjadi agama baru karena menolak otoritas Gereja Katolik dalam penafsiran Bibel, meskipun antara kedua agama ini banyak sekali persamaannya. Tahun 2007, sebagian umat Hindu di Bali membentuk agama baru bernama agama Hindu Bali, yang berbeda dengan Hindu lainnya. Agama Kristen dan Yahudi mempunyai banyak persamaan. Bibel Yahudi juga dipakai oleh kaum Kristen sebagai kitab suci mereka (Perjanjian Lama). Tapi,  karena Yahudi menolak posisi Yesus sebagai juru selamat, maka keduanya menjadi agama yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logika persamaan harus diikuti dengan logika perbedaan, sebab ”sesuatu” menjadi ”dirinya” justru karena adanya perbedaan dengan yang lain. Meskipun banyak persamaannya, manusia dan monyet tetap dua spesies yang berbeda. Akal-lah yang menjadi pembeda utama antara manusia dengan monyet. Setampan apa pun seekor monyet, dia tidak akan pernah bisa menjadi seorang manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika umat Islam bersikap tegas dalam soal kenabian Mirza Ghulam Ahmad, pihak Ahmadiyah juga bersikap senada. Siapa pun yang tidak beriman kepada kenabian Ghulam Ahmad, dicap sebagai sesat, kafir, atau belum beriman. Itu bisa dilihat dalam berbagai literatur yang diterbitkan Ahmadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1989, Yayasan Wisma Damai – sebuah penerbit buku Ahmadiyah – menerjemahkan buku berjudul Da’watul Amir: Surat Kepada Kebenaran, karya Hazrat Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad r.a. Oleh pengikut Ahmadiyah, penulis buku ini diimani sebagai Khalifah Masih II/Imam Jemaat Ahmadiyah (1914-1965). Buku ini aslinya ditulis dalam bahasa Urdu, dan pada tahun 1961, terbit edisi Inggrisnya dengan judul ”Invitation to Ahmadiyyat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendukung Ahmadiyah – dari kalangan non-Ahmadiyah – baiknya membaca buku ini, sebelum bicara kepada masyarakat tentang Ahmadiyah. Ditegaskan di sini: ”Kami dengan bersungguh-sungguh mengatakan bahwa orang tidak dapat menjumpai Allah Ta’ala di luar Ahmadiyah.” (hal. 377).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mirza Ghulam Ahmad yang mengaku sebagai Masih al-Mau’ud mewajibkan umat Islam untuk mengimaninya. Kata Bashiruddin Mahmud Ahmad: ”Kami sungguh mengharapkan kepada Anda agar tidak menangguh-nangguh waktu lagi untuk menyongsong dengan baik utusan Allah Ta’ala yang datang guna menzahirkan kebenaran Rasulullah saw. Sebab, menyambut baik kehendak Allah Taala dan beramal sesuai dengan rencana-Nya merupakan wahana untuk memperoleh banyak keberkatan. Kebalikannya, menentang kehendak-Nya sekali-kali tidak akan mendatangkan keberkatan.” (hal. 372).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut  Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad – yang oleh kaum Ahmadiyah juga diberi gelar r.a. (radhiyallahu ’anhu), setingkat para nabi --  bukti-bukti kenabian Mirza Ghulam Ahmad lebih kuat daripada dalil-dalil kenabian semua nabi selain Nabi Muhammad saw. Sehingga, kata dia: ”Apabila iman bukan semata-mata karena mengikuti dengaran dari tuturan ibu-bapak, melainkan hasil penyelidikan dan pengamatan, niscaya kita mengambil salah satu dari kedua hal yaitu mengingkari semua nabi atau menerima pengakuan Hadhrat Masih Mau’ud a.s.” (hal. 372).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, oleh kaum Ahmadiyah, umat Islam diultimatum: iman kepada Ghulam Ahmad atau ingkar kepada semua nabi?   Bandingkan logika kaum Ahmadiyah ini dengan ultimatum Presiden George W. Bush: ”You are with us or with the terrorists”.  Oleh Ahmadiyah, umat Islam dipojokkan pada posisi yang tidak ada pilihan lain kecuali memilih beriman kepada para nabi dan menolak klaim kenabian Mirza Ghulam Ahmad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih belum puas! Umat Islam diultimatum lagi oleh pemimpin Ahmadiyah ini: ”Jadi, sesudah Masih Mau’ud turun, orang yang tidak beriman kepada beliau akan berada di luar pengayoman Allah Taala. Barangsiapa yang menjadi penghalang di jalan Masih Mau’ud a.s, ia sebenarnya musuh Islam dan ia tidak menginginkan adanya Islam.” (hal. 374).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, begitulah pandangan dan sikap resmi Ahmadiyah terhadap Islam dan umat Islam. Dan itu tidak aneh, sebab Mirza Ghulam Ahmad sendiri mengaku pernah mendapat wahyu seperti ini: Anta imaamun mubaarakun, la’natullahi ‘alalladzii kafara (Kamu – Mirza Ghulam Ahmad – adalah imam yang diberkahi dan laknat Allah atas orang yang ingkar/Tadzkirah hal. 749). Ada lagi wahyu versi dia: “Anta minniy bimanzilati waladiy, anta minniy bimanzilatin laa ya’lamuha al-khalqu. (Kamu bagiku berkedudukan seperti anak-Ku, dan kamu bagiku berada dalam kedudukan yang tidak diketahui semua makhluk/Tadzkirah, hal. 236).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah Ahmadiyah, yang katanya bersemboyan: ”Love for all. Hatred for None”. Namanya juga slogan! Zionis Israel pun juga mengusung slogan ”menebar perdamaian, memerangi terorisme”.  Kaum Ahmadiyah pun terus-menerus menteror kaum Muslim dengan penyebaran pahamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Surat Edaran Jemaat Ahmadiyah Indonesia tanggal 25 Ihsan 1362/25 Juni 1983 M, No. 583/DP83, perihal Petunjuk-petunjuk Huzur tentang Tabligh dan Tarbiyah Jama’ah, dinyatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Harus dicari pendekatan langsung dalam pertablighan. Hendaknya diberitahukan dengan tegas dan jelas bahwa sekarang dunia tidak dapat selamat tanpa menerima Ahmadiyah. Dunia akan terpaksa menerima Pimpinan Ahmadiyah. Tanpa Ahmadiyah dunia akan dihimpit oleh musibah dan kesusahan dan jika tidak mau juga menerima Ahmadiyah, tentu akan mengalami kehancuran.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam sangat cinta damai. Tetapi, umat Islam tentunya lebih cinta kepada kebenaran. Demi cintanya kepada kebenaran dan juga pada ayahnya, maka Nabi Ibrahim a.s. berkata kepada ayahnya, “Aku melihatmu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ibrahim a.s. dan semua Nabi adalah para pecinta perdamaian. Rasulullah saw juga pecinta damai. Tetapi, dalam masalah aqidah, kebenaran lebih diutamakan. Nabi Ibrahim harus mengorbankan kehidupannya yang harmonis dengan keluarga dan kaumnya, karena beliau menegakkan kalimah tauhid. Beliau menentang praktik penyembahan berhala oleh kaumnya, meskipun beliau harus dihukum dan diusir dari negerinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus Nabi palsu, misalnya, Nabi Muhammad saw dan juga sahabat Abu Bakar ash-Shiddiq lebih memilih mengambil sikap yang tegas, sebab ini sudah menyangkut soal aqidah, soal keimanan. Jangankan dalam soal kenabian. Dalam masalah kenegaraan saja, orang yang membuat gerakan separatis atau merusak dasar negara juga dikenai tuntutan hukum. Kaum separatis, meskipun melakukan aksi damai, berkampanye secara damai untuk mendukung aksi separatisme, tetap tidak dapat dibenarkan. Jadi, kalau orang berkampanye merusak Islam, seperti yang dilakukan oleh Ahmadiyah dan para pendukungnya, tetap tidak dapat dibenarkan dalam ajaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah aqidah, masalah iman, inilah yang jarang dipahami, atau sengaja diketepikan dalam berbagai diskusi tentang Ahmadiyah. Padahal, Ahmadiyah eksis adalah karena iman. Berbagai kelompok yang mendukung Ahmadiyah di Indonesia sebenarnya sudah sangat keterlaluan, karena mencoba untuk menafikan masalah iman ini. Bahkan tindakan-tindakan mereka – apalagi yang mengatasnamakan Islam dan menggunakan dalil-dalil Al-Quran -- lebih merusak Islam  ketimbang Ahmadiyah itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam Indonesia memang sedang menghadapi ujian berat. Hal-hal yang jelas-jelas bathil malah dipromosikan. Lihatlah TV-TV kita saat ini, begitu gencarnya menyiarkan aksi-aksi kaum homo dan lesbi, seolah-olah mereka tidak takut pada azab Allah yang telah ditimpakan kepada kaum Luth. Bahkan, para aktivis Liberal seperti Guntur Romli, pada salah satu tulisannya di Jurnal Perempuan, dengan sangat beraninya memutarbalikkan penafsiran ayat-ayat Al-Quran, sehingga akhirnya menghalalkan perkawinan sesama jenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivis liberal yang satu ini juga sudah sangat keterlaluan dalam menghina Al-Quran. Dia menulis dalam salah satu artikelnya (Koran Tempo, 4 Mei 2007), yang berjudul  “Pewahyuan Al-Quran: Antara Budaya dan Sejarah” bahwa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Al-Quran adalah “suntingan” dari “kitab-kitab” sebelumnya, yang disesuaikan dengan “kepentingan penyuntingnya”. Al-Quran tidak bisa melintasi “konteks” dan “sejarah”, karena ia adalah “wahyu” budaya dan sejarah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga tidak mudah memahami pemikiran dan kiprah tokoh liberal lain seperti Prof. Dr. Siti Musdah Mulia, dosen UIN Jakarta, yang begitu beraninya membuat-buat  hukum baru yang menghalalkan perkawinan muslimah dengan laki-laki non-Muslim dan perkawinan manusia sesama jenis. Meskipun sudah mendapat kritikan dari berbagai pihak, tetap saja dia tidak peduli. Bahkan, di Jurnal Perempuan edisi khusus tentang Seksualitas Lesbian, dia memberikan wawancara yang sangat panjang. Judul wawancara itu pun sangat provokatif: “Allah Hanya Melihat Taqwa, bukan Orientasi Seksual Manusia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zaman yang penuh dengan fitnah saat ini, karena permainan media yang yang sangat canggih, berbagai fitnah dapat menimpa umat Islam. Orang-orang yang jelas-jelas merusak Islam ditampilkan sebagai pahlawan kemanusiaan. Sedangkan yang membela Islam tidak jarang justru dicitrakan sebagai “penjahat” kemanusiaan. Dalam situasi seperti ini, disamping terus-menerus berusaha menjelaskan, mana yang haq dan mana yang bathil, kita juga diwajibkan untuk berserah diri kepada Allah SWT. Kita yakin, dan tidak pernah berputus asa, bahwa Allah adalah hakim Yang Maha Adil. [Depok, 25 Mei 2008/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan www.hidayatullah.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-5876076699074356229?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/5876076699074356229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/islam-menjawab-ahmadiyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/5876076699074356229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/5876076699074356229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/islam-menjawab-ahmadiyah.html' title='Islam Menjawab Ahmadiyah'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-3876626560818079634</id><published>2008-06-13T16:19:00.005+08:00</published><updated>2008-06-30T22:43:53.324+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Kisah Munarman selama Jadi DPO</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SFIvPvXAOcI/AAAAAAAAAIY/TjXedqqx1tM/s1600-h/12062008-kaki2.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SFIvPvXAOcI/AAAAAAAAAIY/TjXedqqx1tM/s320/12062008-kaki2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211279666278578626" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Satummat.blogspot.com - Munarman ternyata tidak pernah sembunyi. Bahkan, ketika polisi menyatakan buron, Panglima Komando Laskar Islam itu justru ikut demo di depan Istana Presiden dan sekitar Mapolda Metro Jaya, 9 Juni 2008. Berikut ini kisahnya selama masuk DPO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEPERTI biasa, jika sedang ada peristiwa besar suasana gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya selalu ramai pengunjung. Demikian pula suasana sore itu, Selasa (10/6). Dari pagi hingga sore pengunjung terus mengalir bagai air. Mulai dari kiai, habib hingga pejabat negara datang silih berganti. Tak ketinggalan, puluhan wartawan tampak dengan sabar nyanggong di teras hingga lorong gedung tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam gedung itu pula, Pangliman Komando Laskar Islam Munarman sedang diperiksa polisi. Munarman, yang sebelumnya ditetapkan sebagai buron itu, sudah menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya pada malam sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sela-sela pemeriksaannya, Munarman masih diberi kesempatan untuk menerima wartawan. Ketika menyambut koran ini, Munarman tidak sendirian. Dia ditemani sang istri, Anna Noviana SH (37 tahun), yang sedang hamil enam bulan, dan kedua anaknya, Rio Mohamad Al-Fares (11) dan Rinaldo Mohamad Montazeri (9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah pengacaranya juga ikut mendampinginya. Di antaranya, Syamsul Bahri Radjam SH, Nazori Doak Achmad SH, Lukmanul Hakim SH, Unggul Cipta SH, Eka Rahendra SH, Zen Smith SH, Eti Gustina SH (direktur LBH Palembang), Sri Lestari Kadaria SH, dan Aprili Firdaus SH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Waih, apo kabar? (Wah apa kabar, Red)’’ sapa Munarman dengan dialek Palembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memang nampak lelah setelah seharian menjalani pemeriksaan polisi. Pakaian yang dikenakan pun masih sama, ketika ia menyerahkan diri Senin malam silam. Kaus putih berkerah bergaris-garis, dipadu celana kain warna hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Saya tidak pernah ke mana-mana, apalagi keluar dari Jakarta,’’ ucap Munarman membuka pembicaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengakui, memang pernah berencana lari ke Palembang. Namun, niat itu ia urungkan setelah dirinya dimasukkan ke dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) oleh Polisi. Akhirnya, ia hanya berputar-putar di Jakarta saja. Terutama di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski masuk ke DPO, namun hal itu tidak mengurangi ruang gerak mantan orang nomor satu di YLBHI ini. Ia masih bebas keluar masuk mal dan hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Bahkan, saya juga sempat bergabung teman-teman ikut aksi demonstrasi di depan Istana dan Mapolda Metro Jaya,’’ ungkap Munarman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seperti dari awal saya katakan, saya cuma menunggu waktu yang tepat untuk menyerahkan diri. Saya bukan pengecut. Saya akan menyerahkan diri setelah SKB (surat keputusan bersama) pembubaran Ahmadiyah diteken. Tapi saya minta SKB itu dilanjutkan menjadi Keppres," tegas jebolan Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Palembang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini, Munarman juga ingin meluruskan berita-berita yang beredar di media massa sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Saya tidak pernah melarikan diri. Juga tidak pernah bersembunyi. Karena nyatanya, saya memang tidak pernah ke mana-mana’’ ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok bisa tidak ketahuan polisi? "Saya baca surah Yasiin ayat 9. Surat itu saya baca beberapa kali," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munarman sempat mengucapkan lafaz surah Yasiin ayat 9 itu, ialah wajaalna minmbaini aidiihim saddau wamin kholfihim saddan faagsainahum fahum la yubsirun. Artinya, Dan Kami (Allah) jadikan di hadapan mereka sekat (dinding) dan di belakang mereka juga sekat, dan kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa itu memang mujarab. Buktinya, keberadaan Munarman tidak berhasil diendus polisi, hingga akhirnya ia menyerahkan diri. Padahal, menurut polisi, aparat kepolisian sudah mengerahkan aparatnya untuk mengendus pelarian Munarman ke seantero sudut kota. ’’Padahal, yang dicari masih di sini. Bahkan, sempat ikut demo lagi,’’ ucapnya sembari tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengaku hanya tersenyum, ketika ia mendengar siaran sebuah radio yang mengabarkan dirinya sudah tewas ditembak polisi di Batujajar, Jawa Barat. Begitu pula ketika membaca sebuah harian, yang mengabarkan ketika ada sebuah organisasi mengadakan penyisiran di sejumlah lokasi di Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana reaksinya ketika dipastikan ditahan. "Ya, ndak apa-apa, yang penting Islam tidak dinodai, dan saya minta Ahmadiyah betul-betul dibubarkan. Saya juga ingin mengklarifikasi, seolah-olah orang yang saya pegang di Monas 1 Juni itu sudah saya cekik, padahal dia itu yang saya lindungi," tutur pria kelahiran Palembang, 16 September 1968 itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Demi Allah, demi rasul, Ustaz Habib Rizieq tidak ada di tempat ketika terjadi peristiwa Monas. Jadi, bebaskan Habib Rizieq. Biarlah saya yang menanggungjawabkan ini," tegas dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat istrinya yang hamil enam bulan, Munarman tak begitu yakin dirinya sudah bebas ketika istri tercintanya melahirkan anaknya ketiga pada September mendatang. Namun, dia sangat yakin istrinya kuat menghadapi semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Biarlah, insya Allah tidak apa-apa, saya yakin Allah akan menjaganya," ujarnya berusaha membuat istrinya tetap tabah, sabar, dan tegar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya soal siapa yang mengubah dirinya menjadi Islam beraliran keras, Munarman mulanya hanya tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah beredar di berita dirinya belajar dari Abu Bakar Ba’asyir. "Saya sudah belajar Alquran sejak SMP. Saya memang bukan dari pesantren. Tapi terus perdalam ajaran Islam dan Alquran," terang alumnus SD dan SMP Xaverius I, SMA Negeri 2 Palembang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munarman juga menceritakan aktivitasnya selama lima hari sejak dicari-cari polisi. "Ya, keliling saja di Jakarta. Saya juga baca koran, nonton televisi, perkembangan berita saya tahu. Makanya, ketika saya tahu SKB ditandatangani, saya memenuhi janji saya untuk menyerahkan diri," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai pakaian, dirinya tak membawa dari rumah. "Saya beli, lihat mereknya, ayo lihat. Ini ada kaus empat setel, kaus dalam juga ada, perlengkapan mandi. Ini hanya dalam satu tas ini," tambahnya sambil memperlihatkan tas merek hypermarket Giant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri Munarman, Anna Noviana rela suaminya ditahan demi tegaknya Islam. "Ya, tidak apa-apa. Bagi saya kepentingan umat dan masyarakat banyak lebih diutamakan. Ini adalah perjuangan. Dia sangat tegar dan hebat," kata Anna ramah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati usia kandungan anak ketiganya sudah enam bulan, Anna tak sedih. "Insya Allah sudah siap. Ini adalah perjuangan demi tegakkan Islam. Tentang kasus hukum yang sedang dihadapi, saya yakin dengannya, apalagi dia dibantu rekan-rekannya yang jumlahnya sangat banyak," terang dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya sepasang suami istri tersebut yang ramah, putra pertamanya, Rio Mohamad juga ramah. "Saya kelas lima SD, Kak. Kalau adik kelas tiga," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan kesabaran buat istri Munarman juga datang dari Eti Gustina SH, rekan dan anggota tim pembela Munarman, yang juga direktur LBH Palembang, yang baru tiba Selasa pagi dari Palembang bersama enam rekannya, Sri Lestari Kadaria (advokat yang juga ketua Walhi Sumsel), Aprili Firdaus Sakamta, Bambang Herianto, Gabriel H Fuady, dan Inggaris Nugroho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengenai istri bapak Munarman SH, beliau cukup berani dan cukup tegas dalam menyikapi isu-isu yang berkembang. Baik itu isu-isu yang mendeskreditkan Bapak Munarman, juga isu-isu yang memutarbalikkan fakta. Seperti misalnya Bapak Munarman itu dituduh memukul anggota AKBB, setelah diklarifikasi, ternyata justru Bapak Munarman mencegah terjadinya tindak kekerasan. Menghadapi hal-hal seperti ini menurut kami istri Bapak Munarman cukup tegar dan cukup berani untuk tidak mudah terpengaruh oleh media dan isu-isu di masyarakat yang berkembang," papar Eti Gustina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, soal LBH Palembang mendukung Munarman dalam advokasi, yang bertolak belakang dengan atasannya YLBHI yang mendukung AAKBB, Eti menegaskan karena tidak ada larangan yang baku mengenai pihak-pihak atau siapa yang bisa didampingi oleh LBH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam hal ini Bapak Munarman mempunyai hak-hak selaku tersangka, dan beliau juga mempunyai hak saksi yang memang juga harus ada jaminan dan mendapat perlindungan dari negara, dalam hal ini aparat kepolisian," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu penting, kata Eti, agar dipastikan adanya kepastian hukum bahwa hak-hak tersanga dan hak-hak saksi dilindungi dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beliau butuh kuasa hukum, untuk itu sebagai tim advokasi, baik rekan-rekan tim advokasi Palembang, Jakarta, maupun provinsi lainnya kita ingin memastikan adanya hak-hak Bapak Munarman itu tidak dideskreditkan dan juga ada perlakuan yang sama terhadap Munarman, jangan sampai ada intervensi dan kepentingan-kepentingan politik lainnya,” tuturnya.(gus/jpnn- kaltimpost.net).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-3876626560818079634?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/3876626560818079634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/kisah-munarman-selama-jadi-dpo.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3876626560818079634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3876626560818079634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/kisah-munarman-selama-jadi-dpo.html' title='Kisah Munarman selama Jadi DPO'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SFIvPvXAOcI/AAAAAAAAAIY/TjXedqqx1tM/s72-c/12062008-kaki2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-3745084248724000954</id><published>2008-06-11T21:24:00.005+08:00</published><updated>2008-06-30T22:44:58.669+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Polling 4 Media: Jangan Bubarkan FPI !</title><content type='html'>Benci tapi rindu, dikecam tapi ditunggu! Begitu istilah tepat untuk Front Pembela Islam (FPI). Meski media menampilkan kecaman, hasil beberapa polling, ingin FPI tetap ada. Untuk melawan kelompok liberal, katanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satummat.blogspot.com--Pasca kejadian bentrok antara LPI (Laskar Pembela Islam) dan AKK-BB (Aliansi Kebangsaan Untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan) di Monas. Media-media masa membuat polling bagi pembaca, isinya, apalagi jika tidak pembubaran FPI (Front pembela Islam). Ajaibnya, hasil polling sampai saat ini (10/6) menunjukkan bahwa mayoritas pembaca tak menginginkan FPI dibubarkan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simak saja hasil polling yang dilakukan Detik.com. “Massa Front Pembela Islam (FPI) menyerbu massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) di Monas. Tindakan anarkis FPI sangat disesalkan. Tuntutan agar FPI dibubarkan pun meluas. Setuju kah Anda FPI dibubarkan?” Begitu, Detik.com memberi keterangan, bahwa tindakan FPI anarkis, dan patut disesalkan, serta tuntutan pembubaran FPI meluas. Tapi apa hasilnya? Ternyata 56,01% atau sebanyak 21.221 peserta jajak polling menyatakan tidak setuju pembubaran FPI, yang menginginkan FPI dibubarkan hanya 43.99%, atau sebanyak 16.667 pembaca. Dari total 37888 peserta polling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil sementarap polling juga terlihat dalam situs Liputan6.com. Mayoritas peserta polling menginginkan agar FPI tidak dibubarkan. “Catatan aksi kekerasan Front Pembela Islam (FPI) cukup panjang. Terakhir, para anggotanya terlibat penyerangan Aliansi Kebangsaan Untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). Beberapa pihak meminta FPI dibubarkan. Setujukah Anda jika FPI dibubarkan?” Begitu Liputan6.com mengawali. Akan tetapi, apa jawaban pembaca? Ternyata 59% atau 89.126 pembaca tak menginginkan FPI dibubarkan. Hanya 41%, atau 62.093 pembaca meminta FPI dibubarkan. Sisanya 272 (0%), menyatakan abstain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Republika Online lain lagi. 85,3% peserta menyatakan ketidak setujuannya jika FPI dibubarkan. Sedangkan mereka yang menginginkan pembubaran hanya 12,8%, sisanya 1,8 %menyatakan tidak perduli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik adalah di situs milik Nahdlatul Ulama (NU). Di situs NU Online mayoritas pembaca, menginkan FPI tetap ada. Nah, menariknya, sebesar 59% memilih opsi “Keberadaannya (FPI) dipertahankan untuk menghapus kemaksiatan dan melawan kelompok liberal”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya 21% tak menginginkan FPI dengan alasan layak dibubarkan karena merusak citra Islam. Sisanya, 1 %, menyatakan tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil ini, maka bisa diketahui bahwa mayoritas para peserta jajak pendapat di 4 media (Detik.com, Liputan6.com, Republika Online dam NU Online) hingga saat ini (10/6), menginginkan agar FPI tidak dibubarkan. “Dibenci tapi dirindu”, itulah FPI! sumber :[thoriq/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-3745084248724000954?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/3745084248724000954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/polling-4-media-jangan-bubarkan-fpi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3745084248724000954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3745084248724000954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/polling-4-media-jangan-bubarkan-fpi.html' title='Polling 4 Media: Jangan Bubarkan FPI !'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-571216578800561256</id><published>2008-06-10T21:52:00.001+08:00</published><updated>2008-06-10T21:53:58.513+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Tujuh Poin SKB Peringatan terhadap Ahmadiyah</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SE6HTKV76XI/AAAAAAAAAH8/IORPh_ebW8M/s1600-h/M_Maftuh_Basyuni-1s.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SE6HTKV76XI/AAAAAAAAAH8/IORPh_ebW8M/s320/M_Maftuh_Basyuni-1s.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210250582177868146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keputusan Bersama Menag, Mendagri, Jaksa Agung tentang Peringatan dan Perintah kepada Penganut, Anggota dan/atau anggota anggota pengurus Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) dan Warga Masyarakat (nomor: 3 Tahun 2008, nomor: KEP-033/A/JA/6/2008, nomor: 199 Tahun 2008)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesatu: &lt;br /&gt;Memberi peringatan dan memerintahkan kepada warga masyarakat untuk tidak menceritakan, menganjurkan atau mengusahakan dukungan umum melakukan penafsiran tentang suatu agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan keagamaan yang menyerupai kegiatan keagamaan dari agama itu yang menyimpang dari pokok-pokok ajaran itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: &lt;br /&gt;Memberi peringatan dan memerintahkan kepada penganut, anggota dan/atau anggota pengurus Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI), sepanjang mengaku beragama Islam, untuk menghentikan penyebaran penafsiran dan kegiatan yang menyimpang dari pokok-pokok ajaran Agama Islam yaitu penyebaran faham yang mengakui adanya nabi dengan segala ajarannya setelah Nabi Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: &lt;br /&gt;Penganut, anggota, dan/atau anggota pengurus Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang tidak mengindahkan peringatan dan perintah sebagaimana dimaksud pada diktum Kesatu dan Diktum Kedua dapat dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk organisasi dan badan hukumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat: &lt;br /&gt;Memberi peringatan dan memerintahkan kepada warga masyarakat untuk menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama serta ketentraman dan ketertiban kehidupan bermasyarakat dengan tidak melakukan perbuatan dan/atau tindakan melawan hukum terhadap penganut, anggota, dan/atau anggota pengurus Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima: &lt;br /&gt;Warga masyarakat yang tidak mengindahkan peringatan dan perintah sebagaimana dimaksud pada Diktum Kesatu dan Diktum Keempat dapat dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam: &lt;br /&gt;Memerintahkan kepada aparat pemerintah dan pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah pembinaan dalam rangka pengamanan dan pengawasan pelaksanaan Keputusan Bersama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh: &lt;br /&gt;Keputusan Bersama ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 9 Juni 2008, oleh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Agama Jaksa Agung Menteri Dalam Negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : eramuslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-571216578800561256?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/571216578800561256/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/tujuh-poin-skb-peringatan-terhadap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/571216578800561256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/571216578800561256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/tujuh-poin-skb-peringatan-terhadap.html' title='Tujuh Poin SKB Peringatan terhadap Ahmadiyah'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SE6HTKV76XI/AAAAAAAAAH8/IORPh_ebW8M/s72-c/M_Maftuh_Basyuni-1s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-3584679764807134908</id><published>2008-06-10T21:21:00.002+08:00</published><updated>2008-06-10T21:35:03.303+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Ini Dia Munarman: Berkorban Demi Pertahankan Akidah Ummat</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SE6C6smSTKI/AAAAAAAAAH0/hQg7lEAQ5ns/s1600-h/munarman_pejuang_allah.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210245763830008994" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SE6C6smSTKI/AAAAAAAAAH0/hQg7lEAQ5ns/s320/munarman_pejuang_allah.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Syabab.Com - SKB bersama tentang Ahmadiyah telah dikeluarkan. Seperti janjinya, Panglima Komando Laskar Islam Munarman menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. Munarman datang tanpa pengacaara malam tadi tepat pukul 19.55, Senin Malam, (09/06). Munarman mengaku walaupun isi SKB belum cukup, tapi itu langkah maju untuk pembubaran Ahmadiyah dalam rangka mengakomodir aspirasi umat Islam. Dirinya berkorban demi pertahankan akidah Islam.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama sepekan sejak insiden Monas, Munarman mengaku dirinya hanya berada di Jakarta. Para wartawan yang sejak sepekan lalu menanti kedatangan Munarman mengaku terkejut dengan kedatangan Panglima Komando Laskar Islam ini. Tidak ada wajah lesu di wajah Munarman sesaat setelah ia tiba di Polda. Mengenakan kaos putih dan membawa tas selempang warna hitam, Munarman menebar senyum ke arah wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan Munarman ke Polda Metro Jaya malam tadi untuk menepati janji dirinya. Dia siap bertanggungjawab penuh atas insiden Monas yang sebenarnya dipicu oleh provokasi kaum liberalis AKKBB. Ia mengaku SKB yang dikeluarkan pemerintah belum memenuhi keinginannya untuk membubarkan Ahmadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya ingin memenuhi janji, saya bukan pengecut," kata Munarman saat menyerahkan diri kepada Mapolda Metro Jaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"SKB belum memenuhi keinginannya. Tuntutannya SKB menjadi Kepres, Ahmadiyah harus dibubarkan," kata salah satu tim pengacara Munarman, Khairil Syah di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (9/6/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munarman juga mendesak kepolisian membebaskan anggota laskar Islam yang ditahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia meminta agar laskar-laskar Islam yang ditahan dalam insiden Monas dibebaskan tanpa syarat," kata Mahendradatta, salah satu anggota Tim Pembela Mulim (TPM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Munarman bilang, kalau perlu semua laskar yang ditahan dibebaskan, saya yang menggantikannya," kata Syamsul Bachri Radjam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahendradatta diamanatkan untuk melakukan penuntutan atas fitnah yang dilakukan AKKBB melalui foto yang pernah dipublikasikan beberapa media [baca: Foto Fitnah Keji AKKBB pada Munarman: Dimuat pada Beberapa Media Massa].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menuntut atas pencemaran atau fitnah yang dilakukan AKKBB yakni Gunawan Muhammad dan Adnan Buyung," kata Mahendradatta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FUI: Bangga Pada Munarman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan dengan datangnya Munarman ke Polda Metro Jaya, sekitar 15 orang dari Forum Umat Islam menjenguk Munarman. Ahmad Sumargono salahsatu perwakilan dari FUI mengaku bangga atas sikap Munarman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sangat bangga dengan Munarman karena menepati janjinya, setelah SKB Ahmadiyah keluar, dia menyerahkan diri," kata Ahmad Sumargono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munarman memang sejak beberapa tahun terakhir bukan lagi menjadi pembela demokrasi. Sejak kenal dengan Islam ia mulai membela Islam dari serangan kaum liberalis. Dirinya mengaku pernah dilarang untuk mengadakan pengajian Islam di YLBHI. Padahal lembaga ini katanya gemar menyuarakan hak asasi manusia [baca: Munarman Debat Buyung Nasution Soal Ahmadiyah].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munarman juga kerapkali mengungkapkan makar orang Asing dan agen-agennya yang ingin mengobok-ngobok negeri Muslim terbesar ini. Dalam pernyataan resmi Munarman melalui video dan email yang dikirimkan ke beberapa media, Munarman mengungkap agenda asing pada Namru-2. Ia mendesak pemerintah menutup Namru-2 yang disinyalir ada agen asing di dalamnya [baca: Munarman, SH : Minta Presiden Patuh pada Hukum, Bubarkan Ahmadiyah dan Hentikan Namru-2!].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pemuda Islam juga merasa bangga dengan Munarman yang telah hijrah untuk menjadi pembela Islam. Semula dia bertahun-tahun membela ide-ide rusak buatan manusia, tapi sekarang dia harus berurusan dengan polisi demi sebuah perjuangan mempertahankan akidah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya adakah yang melindungi dirinya sejak menghilang. Ia dengan bangga menegaskan ada, yaitu Allah Swt. [z/m/f/okz/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-3584679764807134908?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/3584679764807134908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/ini-dia-munarman-berkorban-demi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3584679764807134908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3584679764807134908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/ini-dia-munarman-berkorban-demi.html' title='Ini Dia Munarman: Berkorban Demi Pertahankan Akidah Ummat'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SE6C6smSTKI/AAAAAAAAAH0/hQg7lEAQ5ns/s72-c/munarman_pejuang_allah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-7961974351880619361</id><published>2008-06-07T21:14:00.001+08:00</published><updated>2008-06-07T21:16:21.037+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>KH. Cholil Ridwan: Umat Islam Wajib Membela FPI</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SEqJ_GlmvXI/AAAAAAAAAHs/-XqR0lpfoWk/s1600-h/cholil_mui00.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209127636200504690" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SEqJ_GlmvXI/AAAAAAAAAHs/-XqR0lpfoWk/s320/cholil_mui00.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Syabab.Com - Umat Islam wajib membela FPI. Demikian dinyatakan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia KH. Cholil Ridwan dalam Tabligh Akbar "Umat Islam Bersatu" di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Selepas Sholat Jumat (06/06). Menurutnya, Front Pembela Islam ini sedang dizhalimi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau ada orang Islam sekarang masih bisa tidur nyenyak sementara FPI dizhalimi, maka perlu ditanyakan dia mukmin atau tidak," kata KH. Cholil Ridwan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ketua MUI ini, FPI adalah pembela Ilam yang nyata-nyata menegakkan syariat agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KH. Cholil Ridwan juga mengungkapkan makar pengacara Adnan Buyung Nasution dan Todung Lubis Mulya yang justru membela para oblogor BLBI yang telah merampok uang rakyat. Ia juga mendesak Adnan Buyung bertobat karena pernah mengusulkan pembubaran MUI. Padahal MUI merupakan representasi umat Islam dan ulama adalah penerus para nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mari kita doakan supaya Adnan Buyung bertobat dan kembali ke jalan yang benar," katanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa kita tidak membela pembela Islam? FPI adalah penegak amar ma'ruf nahi munkar," tegas KH. Cholil Ridwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pimpinan Pondok Pesantren Husnayain ini juga mempertanyakan tokoh-tokoh seperti Gusdur, Amin Rasi dan Ichlasul Amal yang pro Ahmadiyah. Padahal menurutnya, Ahmadiyah nyata-nyata kesesatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Harusnya mereka bertanya pada diri mereka sendiri. Saya ini masih punya iman atau tidak. Kalau punya iman, kenapa masih bela Ahmadiyah. Padahal seluruh dunia sudah menyatakan sesat," tegasnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai Tabligh Akbar ini sejumlah ulama menjenguk Habib Rizieq Shihab, ketua Front Pembela Islam yang kini ditahan polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita bermaksud menjenguk saudara kita di Polda sebagai bentuk solidaritas sesama muslim dan pejuang," kata Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto. [m/dtk/okz/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-7961974351880619361?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/7961974351880619361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/kh-cholil-ridwan-umat-islam-wajib.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/7961974351880619361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/7961974351880619361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/kh-cholil-ridwan-umat-islam-wajib.html' title='KH. Cholil Ridwan: Umat Islam Wajib Membela FPI'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SEqJ_GlmvXI/AAAAAAAAAHs/-XqR0lpfoWk/s72-c/cholil_mui00.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-1523607413469929171</id><published>2008-06-07T20:51:00.000+08:00</published><updated>2008-06-07T20:52:55.598+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Klarifikasi Munarman via E-mail versi Lengkap</title><content type='html'>Berikut ini klarifikasi dari Munarman yang diterima Suara Islam melalui surat elektronik (e-mail). Untuk informasi yang lebih utuh, sengaja Suara Islam menampilkan seluruh isi e-mail dari Munarman tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPADA YTH REKAN REKAN PERS. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MOHON INI DIJADIKAN SEBAGAI BANTAHAN SAYA DAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TANGGAPAN SAYA ATAS PERNYATAAN SEPIHAK BAHWA SAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MELARIKAN DIRI.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERLU SAYA SAMPAIKAN BAHWA : SAMPAI SAAT INI SAYA&lt;br /&gt;BELUM DATANG KE POLDA METRO JAYA ADALAH LEBIH&lt;br /&gt;DISEBABKAN AGAR HUKUM DAPAT BERJALAN ADIL DAN&lt;br /&gt;SEIMBANG. BUKAN BEKERJA ATAS TEKANAN DARI PIHAK PIHAK&lt;br /&gt;YANG MENGUSASI DAN MENGENDALIKAN ARUS INFORMASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAIN ITU JUGA, SEBAGAIMANA PERNYATAAN SAYA DALAM&lt;br /&gt;BERBAGAI KONFERENSI PERS TERDAHULU BAHWA SAYA AKAN&lt;br /&gt;BERTANGGUNG JAWAB PENUH ATAS PERISTIWA MONAS WALAUPUN&lt;br /&gt;SECARA HUKUM SAYA BELUM DINYATAKAN SEBAGAI ORANG YANG&lt;br /&gt;TERBUKTI DINYATAKAN BERSALAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAYA MENEGASKAN BAHWA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;SEBAGAI PEJABAT PUBLIK NOMOR 1 DI REPUBLIK YANG&lt;br /&gt;MENGGUNAKAN PRINSIP NEGARA HUKUM INI HARUSLAH SEBAGAI&lt;br /&gt;PIHAK PERTAMA YANG MENCONTOHKAN KEPATUHAN PADA HUKUM&lt;br /&gt;DAN PERUNDANG-UNDANGAN. KEPATUHAN DAN KETERIKATAN&lt;br /&gt;PRESIDEN PADA HUKUM DAN PERUNDANG-UNDANGAN ITU&lt;br /&gt;MESTILAH DIWUJUDKAN DAN DIBUKTIKAN MELALUI KEBIIJAKAN&lt;br /&gt;DAN TINDAKAN YANG SUDAH DIATUR DALAM HUKUM DAN&lt;br /&gt;PER-UNDANNG-UNDANGAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OLEH KARENANYA, SEBAGAI WUJUD KEPATUHAN DAN KETA’ATAN&lt;br /&gt;SEORANG PRESIDEN PADA HUKUM TERSEBUT HARUS SEGERA&lt;br /&gt;DIWUJUDKAN DAN DIBUKTIKAN DENGAN SEGERA MENERBITKAN&lt;br /&gt;KEPUTUSAN PRESIDEN TETANG PEMBUBARAN ORGANISASI&lt;br /&gt;AHMADIYAH DAN MENYATAKAN BAHWA AHMADIYAH ADALAH&lt;br /&gt;ORGANISASI TERLARANG, KARENA TINDAK KRIMINAL YANG&lt;br /&gt;MERUPAKAN PERBUATAN PIDANA PENODAAN DAN PENYALAHGUNAAN&lt;br /&gt;AGAMA OLEH AHMADIYAH TERSEBUT, SECARA PROSEDUR HUKUM&lt;br /&gt;TELAH DITETAPKAN MELALUI HASIL PENELITIAN LITBANG&lt;br /&gt;DEPAG DAN TELAH DIPUTUSKAN DALAM RAPAT BAKOR PAKEM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAIN ITU JUGA, PRESIDEN HARUS SEGERA MENUTUP&lt;br /&gt;LABORATORIUM NAMRU-2 MILIK ANGKATAN LAUT AMERIKA&lt;br /&gt;SERIKAT KARENA LABORATORIUM NAMRU-2 TERSEBUT SEJAK&lt;br /&gt;TAHUN 2000 LALU TIDAK LAGI MEMILIKI DASAR HUKUM UNTUK&lt;br /&gt;BEROPERASI DI INDONESIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPATUHAN DAN KETA’ATAN SEORANG PRESIDEN TERHADAP&lt;br /&gt;HUKUM DAPAT KIRANYA MENJADI CONTOH NYATA BAGI SAYA&lt;br /&gt;UNTUK PATUH DAN TA’AT PADA HUKUM YANG SAMA SAMA&lt;br /&gt;BERLAKU BAIK TERHADAP SORANG PRESIDEN MAUPUN TERHADAP&lt;br /&gt;SEORANG WARGA NEGARA BIASA SEPERTI SAYA. INILAH YANG&lt;br /&gt;DINAMAKAN DENGAN PRINSIP SUPREMACY OF LAW DAN EQUALITY&lt;br /&gt;OF LAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPADA PIHAK KEPOLISIAN RI SAYA MINTA UNTUK SEDIKIT&lt;br /&gt;BERSABAR SEDIKIT, BUKAN MAKSUD SAYA UNTUK MENGHINDAR&lt;br /&gt;DARI PROSES HUKUM APALAGI BERSIKAP SEBAGAI PENGECUT&lt;br /&gt;YANG LARI DARI TANGGUNG JAWAB. TAPI SAYA MENGINGINKAN&lt;br /&gt;PRESIDEN JUGA MEMBERI RESPON TERHADAP MASALAH YANG&lt;br /&gt;PALING FUNDAMENTAL DALAM MASALAH AKIDAH YANG PROSEDUR&lt;br /&gt;DAN MEKANISMENYA SUDAH DIATUR DENGAN JELAS UNTUK&lt;br /&gt;MENGAMBIL KEPUTUSAN TENTANG PENODAAN DAN&lt;br /&gt;PENYALAHGUNAAN AGAMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAYA AKAN DATANG DENGAN SENANG HATI KE MABES POLRI&lt;br /&gt;BILA RESPON PRESIDEN TERHADAP JUSTICE (KEADILAN)&lt;br /&gt;MELALUI PENEGAKKAN PRINSIP SUPREMACY OF LAW DAN&lt;br /&gt;EQUALITY BEFORE THE LAW JUGA DILAKUKAN TERHADAP&lt;br /&gt;MASALAH AHMADIYAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YA ALLAH… HANYA KEPADAMU TEMPAT AKU MEMINTA DAN&lt;br /&gt;HANYA KEPADAMU TEMPAT AKU BERLINDUNG… ENGKAULAH&lt;br /&gt;SEBAIK BAIKNYA TEMPAT BERLINDUNG DAN TEMPAT MEMINTA&lt;br /&gt;PERTOLONGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAHU AKBAR..ALLAHU AKBAR…ALLAHU AKBAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HORMAT SAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUNARMAN &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.suara-islam.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-1523607413469929171?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/1523607413469929171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/klarifikasi-munarman-via-e-mail-versi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/1523607413469929171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/1523607413469929171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/klarifikasi-munarman-via-e-mail-versi.html' title='Klarifikasi Munarman via E-mail versi Lengkap'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-3539613964009988939</id><published>2008-06-06T23:48:00.001+08:00</published><updated>2008-06-06T23:50:59.174+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Insiden Monas, Waspadai Adu-Domba Umat Islam!</title><content type='html'>Prihatin. Itulah rasa yang ada menyaksikan kondisi umat Islam saat ini. Rakyat tengah mengalami keterpurukan ekonomi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Berbagai penolakan terus terjadi dimana-mana. Pada 1 Juni 2008 siang berlangsung demo penolakan kenaikan BBM di depan Istana Negara Jalan Medan Merdeka Utara yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan dihadiri oleh berbagai ormas. Sebagaimana dimuat berbagai media massa, acara tersebut berlangsung damai. Namun, pada saat yang hampir bersamaan terjadi ’Insiden Monas’, yaitu bentrokan antara Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) dengan massa yang beratribut Front Pembela Islam (FPI) di Lapangan Silang Monas ke arah Jalan Medan Merdeka Selatan. Belakangan dibantah bahwa yang bentrok itu bukanlah FPI melainkan Komando Laskar Islam (KLI).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai kecaman langsung bermunculan mulai dari Presiden, politisi, dan sebagian tokoh. Reaksi demikian muncul karena adanya pemberitaan tentang aksi kekerasan yang terjadi. Padahal tidak ada asap kalau tidak ada api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Provokasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakar komunikasi Universitas Hasanuddin, Aswar Hasan, mengatakan, bentrokan antara FPI dan AKKBB adalah efek dari “kekerasan simbolik” yang selama ini terjadi. Aksi-aksi sporadis kalangan liberal–seperti melecehkan MUI dan merendahkan wibawa ulama (ingat pelecehan dan penghinaan Adnan Buyung kepada KH Ma’ruf Amien, tokoh NU dan Ketua MUI di Radio BBC beberapa waktu lalu)–selalu mendapat tempat terhormat di media massa dan TV. “Jadi, sesungguhnya ‘kekerasan simbolik’ itu sudah lama dilakukan kalangan liberal terhadap kalangan Islam yang lain,” ujar Aswar (Hidayatullah.com, 2/6/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKKBB merupakan kelompok yang giat membela Ahmadiyah. Padahal Ahmadiyah telah dinyatakan sesat oleh berbagai organisasi seperti keputusan Majma’ al-Fiqih al-Islami Organisasi Konferensi Islam (OKI) tahun 1985, Fatwa MUI tentang Ahmadiyah tahun 2005, termasuk Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Bahkan Badan Koordinasi Pengawas Kepercayaan dan Keyakinan Masyarakat (Bakorpakem) pada 16 April 2008 menetapkan Ahmadiyah sebagai aliran yang menyimpang dari Islam. Namun, surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pelarangan Ahmadiyah belum juga dikeluarkan oleh Pemerintah. Sementara itu, AKKBB terus berusaha mencegah keluarnya SKB tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah situasi psikologis seperti itu, setidaknya sejak 15 Mei 2008, terpampang iklan petisi di situs resmi AKKBB, yang disebar ke berbagai milis, dan akhirnya dirilis di beberapa media massa nasional mulai tanggal 26 Mei 2008. Petisi bertajuk “Mari Pertahankan Indonesia Kita!” itu dikoordinasikan oleh ICRP dan Aliansi Bhineka Tunggal Ika dan disebar di beberapa milis di Indonesia. Sebagaimana diketahui, Aliansi Bhineka Tunggal Ika adalah kelompok yang pernah menggerakkan kalangan lesbian, homo, para pelacur dan penyanyi dangdut untuk menyampaikan sikap penolakan terhadap Rancangan Undang-undang (RUU) Anti Pornografi dan Pornoaksi (APP). Dilihat dari pendukungnya pun terdiri dari ideolog sosialis, aktivis Ahmadiyah, sebagian warga non-Muslim dan kaum liberal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iklan petisi tersebut berisi pembelaan terhadap Ahmadiyah. Bukan hanya itu, petisi itu juga berusaha mengadu-domba umat Islam dengan Pemerintah dengan menyatakan, “Kami menyerukan, agar Pemerintah, para wakil rakyat, dan para pemegang otoritas hukum untuk tidak takut terhadap tekanan yang membahayakan ke-Indonesia-an itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Provokasi terus terjadi. Majalah Tempo edisi 5-11 Mei 2008 menulis, “Kecemasan di mana-mana. Ketakutan merajalela. Majelis Ulama Indonesia harus bertanggung jawab atas semua ini.” Di bagian lain Tempo menulis, “Majelis Ulama sudah selayaknya meminta maaf kepada warga Ahmadiyah. Menjatuhkan fatwa sesat pada aliran itu berarti memberikan lampu hijau kepada gerombolan penyerang Ahmadiyah untuk bertindak anarkistis.“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, pemilik majalah Tempo adalah Goenawan Mohamad yang juga penggiat AKKBB dan apel akbar. Kalau bukan provokasi terhadap umat Islam, lantas untuk apa tulisan menghina ulama itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol. Heru Winarko mengatakan kepada media massa pada 1 Juni 2008 bahwa AKKBB menurut rencana hanya berdemo di Cempaka Barat, lalu ke depan Kedubes AS, dan berikutnya ke Bundaran Hotel Indonesia. Di ketiga tempat tersebut polisi sudah menyiapkan pengamanan. Di Monas, mereka tidak meminta pengamanan. ”Tapi, mengapa mereka malah masuk Monas?” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada keanehan di sini. Selain itu, Juru Bicara Ahmadiyah Mubarik mengatakan, sebenarnya dia sudah memperkirakan akan terjadinya insiden tersebut. Namun, dia mengaku enggan untuk membatalkan rencana aksinya (Hidayatullah, 2/6/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah ini berarti pembiaran terjadinya insiden tersebut? Lebih dari itu, seorang anggota AKKBB tertangkap kamera membawa pistol dalam Insiden Monas. Dalam konferensi KLI diputar sebuah video yang memperlihatkan seorang peserta aksi berkaos putih, dengan sebuah pita merah putih di lengan kirinya, sempat mengeluarkan sebuah senjata api. (Hidayatullah, 2/6/2008). Lebih dari itu, menurut pengakuan peserta dari FPI, ada provokasi dari panitia (Detik.com, 3/6/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hal tersebut, benar apa yang dikatakan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amidhan bahwa insiden di Silang Monas tersebut tidak serta-merta kesalahan massa beratribut FPI saja. Amidhan menilai apa yang selama ini dilakukan AKKBB juga amat provokatif alias memancing-mancing kemarahan umat Islam. Salah satunya adalah tindakan AKKBB yang menyertakan wakil-wakil agama lain selain agama Islam untuk ikut-ikutan membela kelompok sesat Ahmadiyah (Eramuslim, 2/6/08).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya adalah mengapa Pemerintah dan DPR begitu sigap bersikap dalam insiden tersebut tetapi cenderung abai terhadap SKB pelarangan Ahmadiyah? Kalau terhadap mereka yang luka fisik dalam insiden Monas pemerintah dengan sigap bereaksi, tentu saja seharusnya pemerintah lebih sigap lagi terhadap persoalan Ahmadiyah yang telah menodai ajaran Islam dan melukai perasaan jutaan umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KH Hasyim menyatakan, “Sebenarnya, masalah Ahmadiyah ini bukan masalah kebebasan beragama dan berkeyakinan, tetapi masalah penodaan agama tertentu, dalam hal ini adalah Islam.” Beliau juga menyesalkan sikap Pemerintah yang tidak tegas terhadap persoalan Ahmadiyah. (Republika.co.id, 3/6/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rois Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Miftahul Akhyar, juga menyatakan insiden Monas membuktikan SKB Ahmadiyah mendesak dikeluarkan (RCTI, 3/6/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghancurkan Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat pola masa lalu, insiden seperti ini akan melahirkan beberapa hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: pengalihan isu. Semula isu yang dominan adalah tuntutan kenaikan harga BBM dan pembubaran Ahmadiyah yang telah dinyatakan menyimpang oleh Bakorpakem. Kini, isu seakan bergeser menjadi isu pembubaran ormas Islam tertentu. Ketua Lembaga Penyuluh Bantuan Hukum PBNU, M Sholeh Amin mengingatkan jangan sampai pengalihan isu demikian dibiarkan. (Republika.co.id, 3/6/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: stigmatisasi ormas Islam. Dari banyak komentar dan opini media massa digambarkan betapa buruknya wajah kaum Muslim yang sebenarnya justru membela kemurnian akidahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: menghancurkan organisasi Islam yang memperjuangkan syariah Islam dan secara terbuka menentang pornografi-pornoaksi, dan kemungkaran. Lihatlah, pasca Insiden Monas, Adnan Buyung Nasution dan Goenawan Mohamad menuntut pembubaran beberapa ormas Islam yang tidak terkait sama sekali dengan insiden tersebut. Bahkan mereka mendesak Menteri Hukum dan HAM untuk mengajukan permohonan ke pengadilan lalu meminta hakim untuk membubarkan Majelis Ulama Indonesia (Hidayatullah.com, 2/6/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuntutan serupa pernah dilontarkan saat Munas MUI mengeluarkan fatwa haramnya sekularisme, liberalisme dan pluralisme; bahkan saat isu pornografi-pornoaksi. Padahal MUI tidak terlibat dalam insiden tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, yang sedang terjadi sebenarnya adalah upaya membungkam orang dan organisasi yang secara tegas menyuarakan Islam. Lantas siapa yang diuntungkan? Tentu, mereka yang tidak menginginkan Islam kuat dan mereka yang tidak menginginkan Indonesia kuat. Mereka ingin putra-putri negeri Muslim terbesar ini terus porak-poranda. Mereka yang diuntungkan adalah kaum kafir imperialis dan para kompradornya. Menarik dicatat, sebagian tokoh pendukung Ahmadiyah itu adalah para tokoh penting di balik Reformasi 1998 yang mendapat bantuan dana 26 juta dolar AS dari USAID untuk menjalankan agenda AS. Bantuan dana ini dapat dilihat dalam The New York Times (20 Mei 1998). Bahkan, salah satu rekomendasi The Rand Corporation dalam menundukkan Islam adalah mencegah aliansi antara kaum tradisionalis dan kaum fundamentalis. Caranya adalah dengan mengadu-domba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, sungguh bijak pernyataan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi yang menyesalkan penggunaan dan pelibatan nama NU dan kelompok NU dalam masalah ini. “Karena relevansinya tidak ada antara NU dan Monas, NU dan FPI. Tapi, kenapa lalu ditulis korban itu adalah orang NU?” ujarnya. Oleh karena itu, KH Hasyim mengingatkan pihak-pihak yang ingin menggiring NU, terutama badan otonom NU seperti GP Ansor, Ikatan Pencak Silat Pagar Nusa, Lakpesdam NU agar menghentikan provokasinya. (Detik.com, 3/6/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai kaum Muslim:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaknya kita tidak mudah terprovokasi dan diadu-domba oleh kafir penjajah yang memang sangat ingin memecah-belah kesatuan umat Islam. Kita pun jangan sampai terdorong untuk memprovokasi dan mengadu-domba sesama Muslim karena Rasulullah saw. bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;«لاَ يَدْخُلُ الجَنَّةَ نَمَّامٌ»&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak akan masuk surga orang yang suka mengadu-domba (Mutaffaq ‘alaih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. teladan kita pun telah mengingatkan, bahwa umat Islam tidak akan pernah hancur oleh kekuatan luar yang berasal dari musuh-musuh Islam, kecuali ketika kita sudah saling menghancurkan satu sama lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;«وَإِنِّي سَأَلْتُ رَبِّي ِلأُمَّتِي أَنْ لاَ يُهْلِكَهَا بِسَنَةٍ عَامَّةٍ وَأَنْ َلا يُسَلِّطَ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ سِوَى أَنْفُسِهِمْ فَيَسْتَبِيحَ بَيْضَتَهُمْ وَإِنَّ رَبِّي قَالَ يَا مُحَمَّدُ إِنِّي إِذَا قَضَيْتُ قَضَاءً فَإِنَّهُ لاَ يُرَدُّ وَإِنِّي أَعْطَيْتُكَ ِلأُمَّتِكَ أَنْ لاَ أُهْلِكَهُمْ بِسَنَةٍ عَامَّةٍ وَأَنْ َلاَ أُسَلِّطَ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ سِوَى أَنْفُسِهِمْ يَسْتَبِيحُ بَيْضَتَهُمْ وَلَوْ اجْتَمَعَ عَلَيْهِمْ مَنْ بِأَقْطَارِهَا أَوْ قَالَ مَنْ بَيْنَ أَقْطَارِهَا حَتَّى يَكُونَ بَعْضُهُمْ يُهْلِكُ بَعْضًا وَيَسْبِي بَعْضُهُمْ بَعْضًا»&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, aku telah memohon kepada Tuhanku bagi umatku agar mereka tidak binasa karena wabah kelaparan dan agar musuh dari kalangan selain mereka sendiri tidak dapat menguasai mereka hingga masyarakat mereka terjaga. Sungguh, Tuhanku kemudian berfirman, “Wahai Muhammad, sesungguhnya jika Aku telah menetapkan suatu putusan maka putusan itu tidak dapat ditolak. Sungguh, Aku telah memberimu bagi umatmu bahwa mereka tidak dibinasakan oleh wabah kelaparan dan musuh selain dari kalangan mereka tidak dapat menguasai mereka sehingga masyarakat mereka terjaga sekalipun dikepung dari berbagai penjuru, hingga mereka saling menghancurkan satu sama lain dan saling menawan satu sama lain.” (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewan Da’wah Peringatkan Rekayasa Opini Kasus Monas (Hidayatullah.com, 3/6/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat mungkin tujuannya untuk mengadu-domba umat Islam. Waspadalah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Buletin Al Islam edisi 408&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-3539613964009988939?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/3539613964009988939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/insiden-monas-waspadai-adu-domba-umat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3539613964009988939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/3539613964009988939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/insiden-monas-waspadai-adu-domba-umat.html' title='Insiden Monas, Waspadai Adu-Domba Umat Islam!'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-7990205089565540801</id><published>2008-06-05T23:41:00.000+08:00</published><updated>2008-06-05T23:45:07.415+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Siapa FPI Siapa AKK-BB ?</title><content type='html'>Tak kenal maka tak sayang. Ungkapan ini tetap relevan sebelum kita &lt;br /&gt;membahas lebih jauh peristiwa provokasi 1 Juni 2008. Siapakah &lt;br /&gt;sebenarnya FPI, dan juga AKK-BB? Apa visi dan misi mereka ?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, sebagian kaum muslimin mungkin mengalami kebingungan terkait peristiwa Provokasi 1 Juni 2008 di Monas. Apakah mereka harus membela Front Pembela Islam (FPI), atau membela Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) ? Selintas, jika hanya melihat tayangan-tayangan media elektronik maupun cetak, maka opini kaum muslimin tergiring untuk ikut mencerca dan meminta pembubaran FPI dan simpati kepada AKK-BB. Padahal, kalau mau berfikir sejenak, merenung, menimbang dan membandingkan, lalu kembali ke standar nilai hakiki, yakni Al-Qur'an dan As Sunnah, maka persoalannya akan menjadi berbeda. Bagaimanakah sikap kaum muslimin seharusnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa FPI Siapa AKK-BB ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kenal maka tak sayang. Ungkapan ini tetap relevan sebelum kita &lt;br /&gt;membahas lebih jauh peristiwa provokasi 1 Juni 2008. Siapakah &lt;br /&gt;sebenarnya FPI, dan juga AKK-BB? Apa visi dan misi mereka ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam situs FPI : http://fpipetambura n.blogspot. com/ dijelaskan &lt;br /&gt;tentang visi misi FPI, yakni :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Posisi FPI menjadi semacam Pressure Group di Indonesia, untuk &lt;br /&gt;mendorong berbagai unsur pengelola negara agar berperan aktif dalam &lt;br /&gt;memperbaiki dan mencegah kerusakan moral dan akidah umat Islam, &lt;br /&gt;serta berinisiatif membangun suatu tatanan sosial, politik &amp; hukum &lt;br /&gt;yang sejalan dengan nilai-nilai syariat Islam"&lt;br /&gt;(Habib Rizieq, Ketua Umum FRONT PEMBELA ISLAM, 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah tujuan yang mulia dan sesuai dengan tuntunan syari'at agar &lt;br /&gt;adanya kelompok yang selalu menyeru kepada kebaikan (Islam) dan &lt;br /&gt;beramar ma'ruf nahi munkar. Allah Swt. berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru &lt;br /&gt;kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang &lt;br /&gt;munkar; merekalah orang-orang yang beruntung." (QS. Ali Imran : 104)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kiprahnya, FPI konsisten untuk ber-amar ma'ruf nahi munkar, &lt;br /&gt;meski kadang sebagian umat Islam kurang setuju dengan `cara' amar &lt;br /&gt;ma'ruf nahi munkar FPI yang lebih banyak menggunakan `tangan'. Dalam &lt;br /&gt;Islam etika amar ma'ruh nahi munkar sendiri memang bertingkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sa'id al Khudri r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw. bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapa saja yang melihat kemungkaran dia harus mengubahnya dengan &lt;br /&gt;tangan, jika dia tidak bisa kemudian dengan lidahnya, dan jika dia &lt;br /&gt;tidak bisa maka dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemahnya &lt;br /&gt;Imaan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apakah AKK-BB adalah sebuah kemungkaran sehingga FPI bermaksud &lt;br /&gt;untuk mengubahnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam situs AKK-BB : http://akkbb. wordpress. com/ dijelaskan bahwa &lt;br /&gt;Aliansi ini dibentuk oleh beberapa lembaga yang concern terhadap &lt;br /&gt;kebebasan beragama dan berkeyakinan, untuk melakukan kampanye anti &lt;br /&gt;kekerasan atas nama agama, dan melakukan advokasi terhadap kelompok-&lt;br /&gt;kelompok yang ditindas atas nama perbedaan keyakinan dan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penjelasan tersebut, maka siapapun bisa mencium kuatnya aroma &lt;br /&gt;pluralisme (menyamakan dan membenarkan semua agama) dan liberalisme &lt;br /&gt;(kebebasan berprilaku) pada AKK-BB ini. Bahkan, kalau ditelusuri &lt;br /&gt;lebih mendalam lagi, maka terlihat jelas bahwa keberadaan AKK-BB &lt;br /&gt;hanya untuk mendukung Ahmadiyyah, yang telah dinyatakan sesat dan &lt;br /&gt;menyesatkan oleh MUI. Dengan begitu, AKK-BB adalah kemungkaran atau &lt;br /&gt;menyuarakan dan memperjuangkan kemungkaran!&lt;br /&gt;Karena secara tegas Allah SWT melarang kaum muslimin untuk meyakini &lt;br /&gt;dan membenarkan keyakinan (agama, ideologi, faham) lain selain Islam;&lt;br /&gt;"Dan barangsiapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan &lt;br /&gt;diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi." (QS Ali &lt;br /&gt;Imran : 85)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan apabila diperhatikan secara seksama perjalanan historis dan &lt;br /&gt;ideologi kelompok sesat dan menyesatkan Ahmadiyah dengan AKK-BB, &lt;br /&gt;kita akan menemukan benang merah antara keduanya, yakni permusuhan &lt;br /&gt;terhadap syariat Islam, pertemanan dengan kalangan Zionis, &lt;br /&gt;mengedepankan berbaik sangka terhadap non-Muslim dan mendahulukan &lt;br /&gt;kecurigaan terhadap kaum Muslimin. Ini juga jelas sebuah kemungkaran &lt;br /&gt;yang besar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara jelas hal di atas bertentangan dengan perintah Allah SWT &lt;br /&gt;dalam Al-Qur'an, sebagaimana firman-Nya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang &lt;br /&gt;Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin( mu); sebahagian mereka &lt;br /&gt;adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara &lt;br /&gt;kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu &lt;br /&gt;termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk &lt;br /&gt;kepada orang-orang yang zalim." (QS Al Ma'idah, 5: 51)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok-kelompok yang bergabung dalam AKK-BB bisa menunjukkan siapa &lt;br /&gt;sebenarnya AKK-BB dan apa visi misinya. Ada 67 kelompok yang &lt;br /&gt;bergabung dalam aliansi AKK-BB, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Indonesian Conference on Religion and Peace&lt;br /&gt;2. National Integration Movement&lt;br /&gt;3. The Wahid Institute&lt;br /&gt;4. Kontras&lt;br /&gt;5. LBH Jakarta&lt;br /&gt;6. Jaringan Islam Kampus (JaRiK)&lt;br /&gt;7. Jaringan Islam Liberal&lt;br /&gt;8. Lembaga Studi Agama dan Filsafat&lt;br /&gt;9. Generasi Muda Antar Iman&lt;br /&gt;10. Crisis Center Gereja Kristen Indonesia&lt;br /&gt;11. Institut DIAN/Interfidei&lt;br /&gt;12. Masyarakat Dialog Antar Agama&lt;br /&gt;13. Komunitas Jatimulya&lt;br /&gt;14. eLSAM&lt;br /&gt;15. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)&lt;br /&gt;16. Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika&lt;br /&gt;17. Lembaga Kajian Agama dan Jender&lt;br /&gt;18. Pusaka Padang&lt;br /&gt;19.Yayasan Tunas Muda Indonesia&lt;br /&gt;20. Konferensi Waligereja Indonesia&lt;br /&gt;21. Komunitas Utan Kayu&lt;br /&gt;22. Gerakan Anti Diskriminasi Indonesia (GANDI)&lt;br /&gt;23. Persekutuan Gereja-gereja Indonesia&lt;br /&gt;24. Forum Mahasiswa Ciputat&lt;br /&gt;25. Jemaat Ahmadiyah Indonesia&lt;br /&gt;26. Gerakan Ahmadiyah Indonesia&lt;br /&gt;27. Tim Pembela Kebebasan Beragama&lt;br /&gt;28. El_Ai_Em Ambon&lt;br /&gt;29. Yayasan Ahimsa (YA) Jakarta&lt;br /&gt;30. Gedong Gandhi Ashram (GGA) Bali&lt;br /&gt;31. Koalisi Perempuan Indonesia (KPI)&lt;br /&gt;32. Dinamika Edukasi Dasar (DED) Jogjakarta&lt;br /&gt;33. Forum Persaudaraan Antar-Umat Beriman Jogjakarta&lt;br /&gt;34. Forum Suara Hati Kebersamaan Bangsa (FSHKB) Surakarta&lt;br /&gt;35. SHEEP Indonesia Jogjakarta&lt;br /&gt;36. Forum Lintas Agama Jawa Timur Surabaya&lt;br /&gt;37. Lembaga Kajian Agama dan Sosial Surabaya&lt;br /&gt;38. LSM Adriani Poso&lt;br /&gt;39. PRKP Poso&lt;br /&gt;40. Komunitas Gereja Damai&lt;br /&gt;41. Komunitas Gereja Sukapura&lt;br /&gt;42. GAKTANA&lt;br /&gt;43. Wahana Kebangsaan&lt;br /&gt;44. Yayasan Tifa&lt;br /&gt;45. Komunitas Penghayat&lt;br /&gt;46. Forum Mahasiswa Syariah se-Indonesia NTB,&lt;br /&gt;47. Relawan untuk Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (REDHAM) Lombok&lt;br /&gt;48. Forum Komunikasi Lintas Iman Gorontalo&lt;br /&gt;49. Crisis Center SAG Manado&lt;br /&gt;50. LK3 Banjarmasin&lt;br /&gt;51. Forum Dialog Antar Kita (FORLOG-Antar Kita) Sulawesi Selatan &lt;br /&gt;Makassar&lt;br /&gt;52. Jaringan Antar-iman se-Sulawesi,&lt;br /&gt;53. Forum Dialog Kalimantan Selatan (FORLOG KALSEL) Banjarmasin&lt;br /&gt;54. PERCIK Salatiga&lt;br /&gt;55. Sumatera Cultural Institut Medan&lt;br /&gt;56. Muslim Institut Medan&lt;br /&gt;57. PUSHAM UII Jogjakarta&lt;br /&gt;58. Swabine Yasmine Flores-Ende&lt;br /&gt;59. Komunitas Peradaban Aceh&lt;br /&gt;60. Yayasan Jurnal Perempuan&lt;br /&gt;61. AJI Damai Yogyakarta&lt;br /&gt;62. LBH Padang&lt;br /&gt;63. Lensa NTB&lt;br /&gt;64. PP Fatayat NU&lt;br /&gt;65. Kapal Perempuan&lt;br /&gt;66. AKUR Bandung&lt;br /&gt;67. AKUR NTB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum muslimin bisa melihat bahwa dari ke 67 kelompok yang menjadi &lt;br /&gt;komponen AKK-BB tersebut terdapat nama Jema'at dan Gerakan &lt;br /&gt;Ahmadiyyah Indonesia di urutan ke 25 dan 26 yang jelas-jelas sesat &lt;br /&gt;dan menyesatkan. (Baca juga artikel Mengapa Ahmadiyyah Sesat dan &lt;br /&gt;Menyesatkan? di situs : http://www.arrahmah .com/). Herannya, &lt;br /&gt;tuntutan kaum muslimin agar Ahamdiyyah dibubarkan malah belum juga &lt;br /&gt;terealisir hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-7990205089565540801?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/7990205089565540801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/siapa-fpi-siapa-akk-bb.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/7990205089565540801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/7990205089565540801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/siapa-fpi-siapa-akk-bb.html' title='Siapa FPI Siapa AKK-BB ?'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-1074898216160308789</id><published>2008-06-05T23:39:00.000+08:00</published><updated>2008-06-05T23:41:13.963+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Pengakuan Seorang Aktivis JIL atas Aksi Monas</title><content type='html'>Mengungkap Dibalik Kejadian Sebenarnya Kekerasan di Monas&lt;br /&gt;Artikel panjang ini saya peroleh dari salah satu milis yang disebarkan oleh Kang Robi Sugara yang beralamat email di robbysoegara@ yahoo.com. Karena menarik dan memberikan penjelasan mengenai bentrok Monas beberapa waktu lalu, maka saya berinisiatif untuk mempostingnya di sini. Bagi yang mau mengambil artikel ini silakan..!!!&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini tulisan dari seseorang bernama Nong Darol Mahmada…!!!&lt;br /&gt;Untuk menyakinkan tulisan ini, saya perlu memperkenalkan diri dulu, nama Saya adalah Nong Darol Mahmada, saya salah seorang aktivis Jaringan Islam Liberal dan saya aktif di JIL sejak berdirinya JIL.&lt;br /&gt;Dalam kesempatan sekarang izinkan saya memberikan kesaksian kepada kawan-kawan sebangsa dan setanah air melalui milis ini kejadian sebenarnya dibalik kejadian yang terjadi di Monas pada tanggal 1 Juni yang lalu.&lt;br /&gt;Perlu kawan-kawan ketahui bersama bahwa aksi ini merupakan aksi yang telah di skenariokan oleh pihak pemerintah untuk mengalihkan isu BBM yang sedang marak ditengah masyarakat. Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Beryakinan (AKK BB) hanya dijadikan kedok saja untuk mencegah agar ajaran Ahmadiyah tidak dibubarkan.&lt;br /&gt;Setelah presiden SBY menaikan harga BBM, kalangan kontributor JIL Goenawan Mohammad, Hamid Basyaib, Rizal Mallarangeng, Denny JA, Nasaruddin Umar melakukan pertemuan secara diam-diam di kediaman SBY di Cikeas, Bogor. Hal ini mereka bisa akses langsung kedalam berkat orang dalam yaitu Andi Malarangeng yang notabene kakak kandung dari Rizal Mallarangeng.&lt;br /&gt;Dalam pertemuan ini membahas isu yang berkembang di tengah masyarakat mengenai aksi demo-demo yang dilakukan adek-adek mahasiswa. Lalu SBY selaku presiden dan kepala pemerintah meminta kalangan JIL mengalihkan isu yang sedang berkembang di masyarakat dengan isu lain. Rizal M, yang merupakan pemuda JIL yang cerdas memberikan usul bagaimana isu kenaikan BBM yang sekarang ini diupayakan diganti dengan isu membubarkan Front Pembela Islam (FPI) dengan mengangkat isu pembubaran ajaran Ahmadiyah. Karena selama ini JIL selalu mendapatkan perlakuan keras dari FPI.Lalu setelah mendapatkan 'restu' dari presiden Goenawan Mohammad, Hamid Basyaib dan Rizal Mallarangeng datang ke markas JIL di Jl. Utan Kayu No. 68 H Utan Kayu. Di Kedai Tempo mereka membahas bagaimana membuat skenario agar anggota FPI bisa melakukan tindakan anarkis dan perusakan yang membuat masyarakat tidak simpati lagi dengan FPI. Lalu setelah melakukan diskusi selama 3 jam, ketiga kontributor JIL itu akhirnya berhasil membuat skenario yang bagus, dengan memanfaatkan momentum kelahiran Pancasila pada tanggal 1 Juni, mereka akan membuat semacam aksi simpatik (damai) dalam kebebasan beragama dan berkeyakinan. Aksi ini dilakukan di Monas, yang mana para peserta yang hadir sudah disetting sedemikian rupa agar anggota FPI turut datang dan membubarkan asyik tersebut. Mereka sangat paham betul, bahwa massa FPI sangat mudah sekali untuk dipancing agar melakukan kekerasan dan pengerusakan.&lt;br /&gt;Setelah membuat skenario tersebut lalu Goenawan Mohammad, menghubungi SBY melalui ponselnya, setelah mendengar penjelasan dari Goenawan Mohammad secara terperinci, akhirnya presiden menyetujui aksi tersebut dan akan mentrasferkan dananya sebesar 10 miliard rupiah untuk melancarkan aksi tersebut.&lt;br /&gt;Malam sebelum kejadian, beberapa pentolan JIL berkumpul di markas JIL, termasuk saya sendiri. Waktu itu yang hadir sangat ramai sekali dan sedang membahas persiapan untuk aksi besok pagi. Dari beberapa kawan-kawan yang diberikan tugas juga sudah selesai menjalankan tugasnya seperti mengundang kalangan pers media cetak dan media elektronik untuk hadir di acara tersebut. Orang-orang Ahmadiyah pun bersedia mengerahkan beberapa massanya untuk menghadiri aksi damai besok. Begitu juga dengan FPI, sudah dikontak melalui SMS membuat isu kalau besok jamaah Ahmadiyah, akan menggelar aksi damai di silang damai.&lt;br /&gt;Saya tidak tahu bagaimana persiapan dari FPI untuk merespon isue tersebut, tetapi nyatanya besok pagi ketika aksi damai itu sedang berlangsung dengan membawa nama AKKBB FPI datang dengan belasan truk dan ratusan anggotanya melakukan pemukulan kepada anggota aksi tersebut. Yang akhirnya terjadi aksi kekerasan tersebut. Hal ini yang diketahui dikalangan anggota FPI adalah aksi tersebut adalah aksi yang dilakukan umat Ahmadiyah sehingga secara kasar dan memaksa membubarkan aksi tersebut.&lt;br /&gt;Dari pemaparan dalam tulisan saya disini harus kawan-kawan milis ketahui bahwa,&lt;br /&gt;1. Bahwa aksi kekerasan yang terjadi di Monas itu merupakan suatu skenario yang dilakukan pemerintah dan pihak JIL untuk mengalihkan isu BBM.&lt;br /&gt;2. Aksi yang terjadi di Monas itu, JIL ingin FPI dibubarkan karena selama ini FPI merupakan yang menjadi sandungan kalau JIL melakukan aksi.&lt;br /&gt;3. Dari jamaah Ahmadiyah dengan aksi ini, diharapkan mendapatkan simpati dari masyarakat Indonesia agar organisasi ini tidak jadi dibubarkan.&lt;br /&gt;4. Kalangan petinggi JIL telah sekian kalinya, mendapatkan keuntungan untuk memanfaatkan situasi dan kondisi yang ada.&lt;br /&gt;Demikian tulisan ini saya buat dengan sebenarnya, karena hal ini yang membuat saya selalu merasa bersalah dan berdosa telah bersama-sama dengan kawan-kawan JIL melakukan pemutaran balikan fakta. Saya harap kawan-kawan setanah air dan sebangsa mau menyebarkan email kekawan-kawan sekalian. Terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(TQS: Surat ALI IMRAN, 104)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-1074898216160308789?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/1074898216160308789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/pengakuan-seorang-aktivis-jil-atas-aksi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/1074898216160308789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/1074898216160308789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/06/pengakuan-seorang-aktivis-jil-atas-aksi.html' title='Pengakuan Seorang Aktivis JIL atas Aksi Monas'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-4400498978470057416</id><published>2008-05-30T23:41:00.004+08:00</published><updated>2008-05-30T23:55:10.608+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Keluar dari OPEC Tunjukan Migas Indonesia Dikuasai Asing</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SEAiDSUku-I/AAAAAAAAAHM/I2yjp7LF89A/s1600-h/kuasa-asing-migas.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206198609093376994" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SEAiDSUku-I/AAAAAAAAAHM/I2yjp7LF89A/s320/kuasa-asing-migas.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;Jurnal-ekonomi.org :: Keputusan pemerintah Indonesia keluar dari OPEC seakan-akan sebuah penghematan luar biasa. Sebagaimaa dikutip Antara (29/5), Meneg PPN/Kepala Bappenas, Paskah Suzeta menyatakan dengan keluarnya Indonesia dari OPEC maka negara dapat menghemat biaya sebesar US $2 juta. Bahkan katanya bayar iuran OPEC mahal.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagai warga negara yang memiliki akal sehat tentu kita dapat membandingkan mana pemborosan dan mana yang tidak. Kepala Bappenas tidak membandingkan iuran OPEC dengan potensi pendapatan migas jika dikelola oleh negara dibanding bila diserahkan kepada investor. Bahkan untuk tahun 2007, cost recovery yang ditanggung negara mencapai US $8,338 milyar atau setara Rp 76,709 trilyun.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;color:#660000;"&gt;Cost recovery oleh kontraktor dihitung berdasarkan referensi atas harga minyak mentah yang berlaku di Indonesia dan harga gas aktual. Setelah kontraktor memulihkan semua biaya yang dikeluarkan, Pemerintah berhak memperoleh pembagian tertentu dari hasil produksi minyak bumi dan gas alam yang tersisa, selanjutnya kontraktor memperoleh sisanya sebagai bagian ekuitas (laba).&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Asing Kuasai 84% migas Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Langkah pemerintah Indonesia keluar dari OPEC dengan alasan Indonesia bukan lagi ekportir migas menggambarkan bahwa pemerintah tidak memiliki migas kecuali migas yang digali dari lapangan-lapangan migas yang dikuasai Pertamina. Itu pun Pertamina dikondisikan sebagai perusahaan perseroan bukan sebagai badan milik negara, sehingga perlakuan terhadap Pertamina sama dengan swasta dan investor asing.&lt;br /&gt;Sementara itu, dalam Diskusi Publik Dampak Kenaikan BBM di Jakarta (28/5), Deputi Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Erwin Usman menyatakan 84% produksi migas nasional dikuasai asing. “Sebanyak 329 blok migas di tangan asing. Jika diletakkan titik-titik pada peta Indonesia, maka Indonesia sudah tergadaikan,” katanya sebagaimana dipetik Antara.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://jurnal-ekonomi.org/wp-content/uploads/2008/05/kuasa-asing-migas.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;Berdasarkan data yang dikemukakan oleh Erwin Usman, maka luas lahan konsesi migas yang diberikan pemerintah kepada investor mencapai 49,65% dari seluruh daratan Indonesia yang mencapai 192,257 juta hektar.&lt;br /&gt;Dalam Buletin BP Migas No. 35 Januari 2008 halaman 3, dikemukakan untuk mencapai target produksi per hari 1,034 juta barrel pemerintah mengharapkan penggenjotan produksi dari 55 KKSK khususnya 10 KKSK terbesar. Perusahaan kapitalis asal Amerika Chevron Pacific Indonesia misalnya ditargetkan dapat berproduksi 376 ribu barrel per hari. Target produksi Chevron ini merupakan yang terbesar mencapai 36,39% target produksi migas nasional.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Politik Migas Islam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia Ismail Yusanto mengemukakan pangkal permasalahan migas Indonesia adalah politik liberalisasi sektor migas yang dijalakan pemerintah selama ini. Akibatnya investor khususnya asing menguasai sebagian besar produksi dan ladang-ladang migas Indonesia.&lt;br /&gt;Menurut Ismail Yusanto, seharusnya migas Indonesia dikelola berdasarkan Syariah sehingga kendali penguasaan dan pengelolaan migas ada di tangan negara bukan di tangan asing. Jika migas dikuasai negara, maka negara dapat menggunakan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. [Redaksi Jurnal Ekonomi Ideologis/HM]&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Referensi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://antara.co.id/arc/2008/5/29/keluar-dari-opec-indonesia-berhemat-2-juta-dolar/"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Antara 29 Mei 2008&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;, Keluar dari OPEC, Indonesia Berhemat 2 Juta Dolar&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://antara.co.id/arc/2008/5/29/84-persen-produksi-migas-di-indonesia-dikuasai-asing/"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Antara 29 Mei 2008&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;, 84 Persen Produksi Migas di Indonesia Dikuasai Asing&lt;br /&gt;Buletin BP Migas No. 35 Januari 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://jurnal-ekonomi.org/2008/05/27/pemerintah-lakukan-pelanggaran-konstitusi/"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Jurnal Ekonomi Ideologis 27 Mei 2008&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;, Pemerintah Lakukan Pelanggaran Konstitusi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=320993&amp;amp;kat_id=4"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Republika 24 Januari 2008&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;, Cost Recovery Membengkak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kontrak_Bagi_Hasil"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Wikipedia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, Kontrak Bagi Hasil&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-4400498978470057416?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/4400498978470057416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/keluar-dari-opec-tunjukan-migas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4400498978470057416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4400498978470057416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/keluar-dari-opec-tunjukan-migas.html' title='Keluar dari OPEC Tunjukan Migas Indonesia Dikuasai Asing'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SEAiDSUku-I/AAAAAAAAAHM/I2yjp7LF89A/s72-c/kuasa-asing-migas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-8892497942083449362</id><published>2008-05-30T23:29:00.002+08:00</published><updated>2008-05-30T23:33:02.394+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Konferensi Pendidikan Regional Kalimantan Membludak</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SEAd7iUku8I/AAAAAAAAAG8/dHLVtOD1bJg/s1600-h/konferensi-pendidikan-regional-kalimantan-3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206194077902879682" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SEAd7iUku8I/AAAAAAAAAG8/dHLVtOD1bJg/s400/konferensi-pendidikan-regional-kalimantan-3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gedung Sultan Suriansyah penuh sesak, gedung terbesar di Kalimantan Selatan ini pada hari Ahad, 25 Mei 2008 dipadati lebih dari 3000 orang yang penuh antusias mengikuti Konferensi Pendidikan Regional Kalimantan. Peserta datang dari seluruh kota dan kabupaten se-Kalsel dan beberapa kota/kabupaten di Kalteng dan Kaltim, sampai-sampai panitia harus menolak ribuan peserta yang ingin berpartisipasi pada acara ini karena tiket yang tersedia telah habis terjual.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan yang diselenggarakan DPD I Hizbut Tahrir Indonesia Kalimantan Selatan ini mengambil tema “MOMENTUM SEABAD KEBANGKITAN NASIONAL MENUJU PENDIDIKAN INDONESIA LEBIH BAIK”, dengan menghadirkan pembicara; Prof. DR. H. Wahyu, MS (Pakar Pendidikan Unlam), Drs. H. Humaidi Syukeri (Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan), Ir. Dwicondro Triono, M.Ag (Pakar Pendidikan Nasional dari Yogyakarta) dan yang terakhir Ir. HM Ismail Yusanto, MM (Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membludaknya peminat acara ini di luar dugaan panitia, menurut laporan dari ustadz Solihin Salam, SPd selaku ketua panitia, pada awalnya panitia hanya mencetak 2300 tiket dengan harga pertiket Rp 25.000,- dan Rp 50.000,-. Ternyata tiket yang diluncurkan pada 2 Mei bertepatan dengan momentum hari pendidikan langsung habis, hanya dalam hitungan hari, ketika dicetak ulang hingga mengoptimalkan kapasitas gedung pun kondisinya sama, sehingga mayoritas dari ribuan aktivis dan simpatisan HTI Kalsel yang sangat berpartisipasi aktif dalam mensosialisasikan kegiatan ini ke seluruh kota dan kabupaten se-Kalsel tidak kebagian tiket masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Kita dan Permasalahannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemaparannya Prof. DR. H. Wahyu, MS menyampaikan Deskripsi Kondisi Seabad Pendidikan Di Indonesia Pada Umumnya Pada Umumnya dan Kalimantan Selatan Khususnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun Drs. H. Humaidi Syukeri mengemukakan tentang program yang telah dijalankan oleh pemerintah propinsi dan target-target yang akan dicapai seperti program wajib belajar 9 tahun tahun di Kalsel yang harus berhasil pada tahun ini dan dinas pendidikan propinsi kalsel telah menyiapkan wajib belajar 12 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu pembicara ketiga Ir. Dwicondro Triono, M.Ag mengungkapkan kritikan terhadap indikator-indikator keberhasilan pendidikan nasional yang dipaparkan oleh pembicara sebelumnya, bahkan seandainya seluruh program saat ini dilaksanakan pada institusi pendidikan TK hingga Perguruan tinggi berhasil sekalipun,, maka tidak akan membawa kemajuan bagi Indonesia, karena sistem pendidikan yang diadopsi pemerintahhingga hari ini hanya akan melahirkan output sebagai jongos bagi perusahaan-perusahaan asing. Sehingga Problem pendidikan kita pada hari ini harus di lihat lebih dalam dari problem yang nampak dipermukaan semisal masalah pengadaan sarana pra sarana, dan mahalnya biaya pendidikan. Dan pembicara terakhir Ir. HM Ismail Yusanto, MM membahas tema menggagas pendidikan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana konferensi pendidikan semakin hidup dengan ditampilkannya aksi teatrikal yang dimainkan 25 orang pelajar SMA dari berbagai sekolah di Banjarmasin yang juga aktivis &amp;amp; simpatisan Hizbut Tahrir, teatrikal yang mengambil tema “Potret Pendidikan Negeriku” bercerita potret generasi muda yang berprilaku baik di hadapan guru dan orang tua di rumah tapi berprilaku negatif di belakangnya, seperti hobi dugem, narkoba, tawuran hingga kecanduan game &amp;amp; pornografi. Teatrikal yang berdurasi 15 menit ini juga memotret anak-anak putus sekolah yang harus bekerja mencari nafkah. menampilkan gambaran kondisi pendidikan di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara ini diliput oleh berbagai media baik cetak maupun elektronik, diantaranya Banjarmasin Post, Serambi Ummah, Radar Banjarmasin, TVRI Kalsel, Duta TV, Massa FM, Abdi Persada FM, dan puluhan media lokal lainnya.(Humas HTI Kalsel)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-8892497942083449362?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/8892497942083449362/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/konferensi-pendidikan-regional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/8892497942083449362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/8892497942083449362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/konferensi-pendidikan-regional.html' title='Konferensi Pendidikan Regional Kalimantan Membludak'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SEAd7iUku8I/AAAAAAAAAG8/dHLVtOD1bJg/s72-c/konferensi-pendidikan-regional-kalimantan-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-1653132807572326842</id><published>2008-05-23T14:52:00.011+08:00</published><updated>2008-05-23T18:22:27.158+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Galeri Photo'/><title type='text'>Galeri Photo:</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(253, 132, 3);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Aksi HTI Samarinda Menolak Rencana Kenaikan Harga BBM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/?action=view&amp;amp;current=OrasiUstAbuZahro.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/OrasiUstAbuZahro.jpg" alt="Aksitolakbbm3" hight="98%" border="0" width="98%" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Abu Zahro memaparkan kesimpulan hasil pertemuan antara delegasi HTI Samarinda dengan jajaran Pemda Kaltim&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="50%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/?action=view&amp;amp;current=Prepare.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/Prepare.jpg" alt="prepare aksi" hight="98%" border="0" width="98%" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prepare alat sebelum berangkat aksi&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="50%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/?action=view&amp;amp;current=Aksitolakbbm2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/Aksitolakbbm2.jpg" hight="98%" alt="Photobucket" border="0" width="98%" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Memahami materi wajib, sebelum aksi dilakukan..&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="50%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/?action=view&amp;amp;current=aksitolakbbm4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/aksitolakbbm4.jpg" alt="Photobucket" hight="98%" border="0" width="98%" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Muslimah HTI Samarinda: Tolak Kenaikan harga BBM demi Ummat!!&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="50%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/?action=view&amp;amp;current=Anakbapak.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/Anakbapak.jpg" hight="98%" alt="Photobucket" border="0" width="98%" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Abi.. bersabarlah, bila Khilafah nanti tegak, kita mungkin tidak melakukan ini.&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="50%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/khilafah/?action=view&amp;amp;current=barisanmuslimah.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/khilafah/barisanmuslimah.jpg" hight="98%" alt="Photobucket" border="0" width="98%" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tolak Kenaikan Harga BBM, Harga Mati..!&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="50%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/khilafah/?action=view&amp;amp;current=UstAbdulHakim.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/khilafah/UstAbdulHakim.jpg" hight="98%" alt="Photobucket" border="0" width="98%" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Naiknya harga BBM menjadi bukti bahwa pemerintah negeri ini lebih membela corporate asing dari pada rakyatnya, sekaligus membuktikan bahwa kapitalisme telah gagal mensejahterakan rakyat!"Orasi Ustadz Abdul Hakim lebih membakar suasana yang sudah panas dengan teriknya  matahari.&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="50%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/khilafah/?action=view&amp;amp;current=Ikhwan.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/khilafah/Ikhwan.jpg" hight="98%" alt="Photobucket" border="0" width="98%" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keep Istiqamah&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="50%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/khilafah/?action=view&amp;current=GenerasiDawah.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/khilafah/GenerasiDawah.jpg" hight="98%" border="0" width="98%" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Generasi Dakwah&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="50%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/?action=view&amp;current=MUslimah2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/MUslimah2.jpg" hight="98%" border="0" width="98%" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Belum Naik BBM saja Rakyat sudah menderita!!&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="50%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/khilafah/?action=view&amp;current=AbuFikri.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/khilafah/AbuFikri.jpg"  hight="98%" border="0" width="98%" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Abi.. Bilakah aku besar nanti akankah negeri ini terus seperti ini..?&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="50%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/?action=view&amp;amp;current=Spanduk.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/Spanduk.jpg" alt="Photobucket" hight="98%" border="0" width="98%" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bukti Kapitalisme telah GAGAL, Reformasi prematur hanya berbuah penderitaan Rakyat. Saatnya REVOLUSI!! terapkan SYARIAH ! tegakkan KHILAFAH!!&lt;br /&gt;&lt;hr align="left" width="50%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-1653132807572326842?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/1653132807572326842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/galeri-photo.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/1653132807572326842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/1653132807572326842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/galeri-photo.html' title='Galeri Photo:'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i290.photobucket.com/albums/ll243/cecepeka/khilafah/th_barisanmuslimah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-8626486919582094394</id><published>2008-05-21T21:34:00.005+08:00</published><updated>2008-05-30T23:15:15.591+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tsaqafah'/><title type='text'>Khurafat dalam Obor Olimpiade</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5202826087316685266" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SDQmwrqlgdI/AAAAAAAAAGs/FO33iaz1XSw/s200/obor.jpg" border="0" /&gt;&lt;span class="awal"&gt;s&lt;/span&gt;ungguh pelik persoalan yang menimpa umat ini. Menjelang olimpiade di China tahun ini, api olimpiade sudah mulai dilarikan ke negeri-negeri yang ikut serta dalam acara dunia ini. Hanya sayang sekali, tak ada sedikitpun para pejabat dan ulama muslim yang menghukumi atas aktitas ini. Padahal dibalik tradisi api olimpiade ini terdapat kemusyrikan yang membahayakan akidah umat. Bila ada ada ritual yang bukan dari Islam seringkali dinyatakan bid'ah seperti tahlilan, tetapi dalam kasus ini tak ada satu pun yang menyatakan bahwa tradisi api olimpiade itu adalah bid'ah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Api olimpiade, obor olimpiade, dan cahaya olimpiade semuanya merupakan nama-nama bagi satu lambang promosi olimpiade. Asal-usulnya berasal dari Yunani Kuno di mana sebuah api dibiarkan menyala sepanjang sambutan olimpiade kuno, serta memperingati dicurinya api ini dari dewa Zeus oleh Prometheus. Api ini diperkenalkan pada awalnya pada olimpiade 1928 di Amsterdam, dan sejak itu menjadi ritual tetap pada setiap penyelenggaraan olimpiade. Larian obor dari Yunani ke tempat penyelenggaraan olimpiade modern tidak ada dalam olimpiade kuno, sebaliknya hal itu diperkenalkan oleh Carl Diem, dengan dukungan Joseph Goebbels pada Olimpiade Berlin 1936 yang sempat diselubungi kontroversi dianggap sebagai cara menanamkan pemahaman Nazi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi masyarakat Yunani kuno, api membawa arti religius. Api suci ini dikisahkan pernah dicuri dari dewa-dewi oleh Prometheus. Maka, api dapat dijumpai di berbagai tempat di Olympia, Yunani. Sebuah api yang menyala secara berpanjangan disimpan di atas Hestia di Olympia. Ketika berlangsungnya Olimpiade yang memberi penghormatan kepada Zeus, api tambahan di kuilnya dan juga kuil ratunya Hera. Api Olimpiade modern dinyalakan di tempat-tempat di mana pernah didirikan kuil Hera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita melihat dengan jelas bahwa larian obor dan nyalaan obor ini ternyata berasal dari akidah khurafat masyarakat Roma dan juga merupakan peradaban (hadharah) kufur. Sedangkan Rasulullah melarang umat Islam mengikuti jejak langkah dan apa yang dilakukan oleh orang kafir, maka apakah layak umat Islam merayakan khurafat dan tahayul olimpiade ini? Dari Umar Radiyallahu 'anhu berkata, bersabda Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam, "Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia telah menjadi golongan mereka". (HR. Ahmad, Abu Daud, Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah negeri-negeri kaum Muslim dan para penguasanya berbangga dengan menjalankan aktivitas yang dilakukan oleh penyembah api dan pemuja api ini? Tidakkah mereka merasa bahwa aktivitas itu sama halnya dengan kaum Majusi yang menyembah dan mendewa-dewakan api? Adakah pemerintah perlu berbangga karena tidak ada kekacauan dalam majelis yang berasal dari majelis keagamaan bangsa Roma? Apa pun alasan yang diberikan, siapa saja yang terlibat dengan aktivitas khurafat ini pastinya akan ditanya oleh Allah Swt di akhirat kela tentang apa yang mereka lakukan. Tidakkah ada mufti atau ulama yang ingin memberikan fatwa menolak kepercayaan dan amalah jahiliyyah ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah keadaan umat tatkala tak ada institusi penjaga akidah umat. Umat dengan mudah dilenakan dan dirusak akidah mereka dan dibiasakan dengan tradisi-tradisi ritual yang bukan berasal dari Islam. Belum lagi penyelenggaraan olimpiade yang hanya menguatkan ikatan rusak nasionalisme, hanya memperkuat kebanggan atas bangsa-bangsanya masing-masing. Padahal dengan paham nasionalisme inilah, Khilafah Islamiyah menjadi bubar. Racun ini telah dihembuskan atas kaum Muslim hingga saat ini. Ikatan ini dijaga dan dibangun terutama pada penyelenggaraan olahraga yang terorganisir menyebabkan umat senang dalam keterpecahbelahan. Sampai kapan tradisi rusak ini berhenti? Khilafah Islamiyyah kali kedua akan segera menghentikannya! [z/myk/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-8626486919582094394?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/8626486919582094394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/khurafat-dalam-obor-olimpiade.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/8626486919582094394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/8626486919582094394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/khurafat-dalam-obor-olimpiade.html' title='Khurafat dalam Obor Olimpiade'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SDQmwrqlgdI/AAAAAAAAAGs/FO33iaz1XSw/s72-c/obor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-8404716112521978918</id><published>2008-05-21T21:32:00.001+08:00</published><updated>2008-05-21T21:46:32.970+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kenaikan BBM : Miskin di Ladang Minyak akibat Kapitalisme Global</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Syabab.Com - Pemerintah pun akhirnya memastikan akan menaikkan bahan bakar minyak dalam waktu dekat ini. Hal itu diputuskan dalam rapat koordinasi bidang ekonomi yang dipimpin Presiden SBY dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Senin (05/05). Sungguh, jeratan kapitalisme telah membuat negeri ini miskin di ladang minyak sendiri.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada rapat yang dihadiri seluruh menteri bidang ekonomi ini menyatakan kenaikan harga BBM bersubsidi dilakukan agar tak mengancam perencanaan anggaran pemerintah tahun 2008 - 2009. Bahkan, menurut Presiden SBY, Indonesia akan keluar dari OPEC, kumpulan negeri-negeri pengekspor minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapitalisme Penyebab Kemiskinan di Negeri Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mensosialisasikan rencana pemerintah ini beberapa media mulai memberitakan rencana pemerintah ini. Tanggapan dan komentar muncul atas rencana pemerintah ini. Hanya sangat disayangkan para komentator yang muncul dari kaum ekonom kapitalis sehingga tak ada solusi yang jitu, kecuali parsial. Maka, tidak jarang diantara mereka mengemukakan bahwa kenaikan harga minyak menjadi piliha agar tidak terjadi krisis yang lebih besar lagi. Sangat jarang sekali mengemuka tanggapan para ekonom Islam. Padahal Islam memiliki konsep jitu atas pemberdayaan sumber daya alam ini termasuk minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sistem kapitalis, ladang minyak dapat dikuasai oleh siapa pun yang penting punya modal. Beda halnya dengan pandangan Islam, bahwa minyak merupakan milik umum yang tak boleh dimiliki siapa pun. Negara mengelola minyak tersebut untuk kesejahteraan rakyatnya. Tetapi dalam sistem kapitalisme, maka para penguasa hanya menyerahkan keuntungan minyak tersebut kepada asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miskin di Ladang Minyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia merupakan negeri kaya. Bahkan negeri ini termasuk negeri pengekspor minyak. Namun, sungguh malang negeri ini. Akibat cengkraman kapitalisme global, kini negeri kaya ini ikut sengsara. Dengan alasan imbas dari krisis minyak dunia, bahan bakar pun siap dinaikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan untuk menaikkan bahan bakar tentu akan semakin menambah derita rakyat. Negeri ini benar-benar menjadi miskin di ladang minyak. Ladang-ladang minyak tersebut banyak diberikan kepada asing yang membuat mereka meraup keuntungan besar hingga terkuras minyak di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati belum disebutkan besaran dan waktunya, pemerintah meyakinkan kenaikan tersebut masih dapat ditanggung masyarakat. Kenaikan ini rencananya juga akan dibarengi dengan pemberian kompensasi kepada rakyat miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengacu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2008, besaran kenaikan dirumuskan sebagai berikut. Untuk premium naik 30 hingga 40 persen menjadi Rp 6.000 per liter. Solar naik 15 persen menjadi Rp 5.000 per liter. Sedangkan minyak tanah tidak dinaikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, keputusan pemerintah ini tak lepas dari kendali para ekonom yang saat ini lebih banyak berpihak kepada kapitalisme. Wajar jika mereka tidak sungkan untuk menambah beban bagi rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama negeri kaum Muslim condong kepada kapitalisme, maka selama itu pula kita akan sengsara di bawah tekanan dan penjajahan para kapitalis. Maka tidak cara untuk keluar dari jeratan ini kecuali kembali kepada Islam dengan menegakkan Khilafah Rasyidah yang akan mengembalikan sumber daya alam kepada para pemiliknya, yakni kaum Muslim. [z/f/l6/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-8404716112521978918?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/8404716112521978918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/kenaikan-bbm-miskin-di-ladang-minyak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/8404716112521978918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/8404716112521978918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/kenaikan-bbm-miskin-di-ladang-minyak.html' title='Kenaikan BBM : Miskin di Ladang Minyak akibat Kapitalisme Global'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-6711119262092676006</id><published>2008-05-20T00:01:00.007+08:00</published><updated>2008-05-21T21:32:41.641+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Penjajahan Korporasi Asing Atas Migas Indonesia</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada saat kami menuliskan release ini, Christopher Lingle di harian Jakarta Post (20/02/08), dalam artikel yang berjudul “Restoring Indonesia’s economy to a higher growth path” mencatat bahwa pengangguran di Indonesia mencapai 40% dari total angkatan kerja. Selain itu, Bank Dunia menyebutkan sekitar 49, 5% Rakyat Indonesia berpendapatan di bawah 2US$/hari. Di sektor pendidikan, yang menjadi pilar utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), justru menggambarkan situasi yang lebih miris. Menurut data Susenas 2004, dari penduduk usia sekolah 7–24 tahun yang berjumlah 76, 0 juta orang, yang tertampung pada jenjang SD sampai dengan PT tercatat baru mencapai 41, 5 juta orang atau sebesar 55 persen.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, menurut data Balitbang Depdiknas 2004, angka putus sekolah atau drop-out di tingkat SD/MI tercatat sebanyak 685.967 anak, yang berhasil lulus SD/MI tetapi tidak melanjutkan ke jenjang SMP/MTs dan putus sekolah di tingkat SMP/MTs sebanyak 759.054 orang. Situasi ini sangat kontras dengan nilai profit kandungan kekayaan alam yang dimiliki oleh tanah air kita, yang justru memberikan kemakmuran melimpah kepada korporasi-korporasi asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam laporan pendapatannya untuk tahun 2007, pihak ExxonMobil memperoleh keuntungan sebesar $40.6 Billion atau setara dengan Rp3.723.020.000.000.000 (dengan kurs rupiah 9.170). Nilai penjualan ExxonMobil mencapai $404 billion, melebihi Gross Domestic Product (GDP) dari 120 negara di dunia. Setiap detiknya, ExxonMobil berpendapatan Rp 11.801.790, sedangkan perusahaan minyak AS lainnya, Chevron, melaporkan keuntungan yang diperolehnya selama tahun 2007 mencapai $18, 7 billion atau Rp171.479.000.000.000. Royal Ducth Shell menyebutkan nilai profit yang mereka dapatkan selama setahun mencapai $31 milyar atau setara dengan Rp 284.270.000.000.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan yang diperoleh korporasi-korporasi Negara imperialis ini tidaklah setara dengan Produk Domestic Bruto (PDB) beberapa Negara dunia ketiga, tempat korporasi tersebut menghisap. Hingga akhir tahun 2007, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia belum sanggup menembus Rp4.000 Trilyun, untuk triwulan ke III tahun 2007 saja hanya mencapai Rp 2.901. trilyun. Untuk Negara penghasil minyak lainnya, Libya hanya 50.320 juta US$, Angola (44, 033 juta US$), Qatar (42, 463US$), Bolivia (11.163 juta US$), dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi ini memperlihatkan pengalihan keuntungan eksplorasi tambang, baik migas maupun non-migas, di Negara-negara penghasil justru dinikmati oleh grup-grup korporasi dan Negara induknya. Di Indonesia, menurut laporan Energy information Administration (EIA) dalam laporannya (jan/08) mengatakan bahwa total produksi minyak Indonesia rata-rata 1, 1 juta barel per-hari, dengan 81% (atau 894.000 barel) adalah minyak mentah (crude oil). Untuk produksi gas alam, Indonesia sanggup memproduksi 97.8 juta kubik. Indonesia masuk dalam daftar ke 9 penghasil gas alam di dunia, dan merupakan urutan pertama di kawasan Asia Pasifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, hampir 90% dari total produksi tersebut berasal dari 6 MNC, yakni; Total (diperkirakan market share-nya di tahun 2004, 30%), ExxonMobil (17%), Vico (BP-Eni joint venture, 11%), ConocoPhillips (11%), BP (6%), and Chevron (4%). Sedang, stok gas bumi mencapai 187 triliun kaki kubik atau akan habis dalam waktu 68 tahun dengan tingkat produksi per tahun sebesar 2, 77 triliun kaki kubik. Cadangan batu bara ada sekitar 18, 7 miliar ton lagi atau dengan tingkat produksi 170 juta ton per tahun berarti cukup buat memenuhi kebutuhan selama 110 tahun. (Sumber: Kementerian ESDM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan kebutuhan untuk pendidikan! Berdasarkan kajian Balai Penelitian dan Pengembangan Depdiknas, biaya ideal seorang siswa SD per tahun adalah Rp 1, 68 juta. Data Depdiknas menunjukkan, siswa setingkat SD se-Indonesia sekitar 25, 5 juta. Jadi untuk menggratiskan pendidikan di SD (minus infrastruktur) adalah 42.8 trilyun. Berdasarkan data Balitbang 2003 mengenai kondisi bangunan SD seluruh Indonesia, 32, 2 persen rusak ringan, rusak berat ada 25 persen. SLTP yang rusak ringan 19, 9 persen, rusak berat 7, 4 persen. Padahal, untuk memperbaiki sebuah gedung sekolah hanya membutuhkan dana paling banyak Rp100 juta, nilai ini sangat kecil jika dibandingkan dengan share profit di sector pertambangan yang menguap keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa hal ini bisa terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cadangan minyak Indonesia pada tahun 1974 sebesar 15.000 metrik barel dan terus mengalami penurunan. Pada tahun 2000 cadangan minyak Indonesia sekitar 5123 metrik barel (MB) dan tahun 2004 menjadi sekitar 4301 MB. Penyebab dari turunnya cadangan minyak Indonesia adalah; pertama Ladang-ladang pengeboran minyak di Indonesia (milik Pertamina) sudah sangat tua, sebagian besar masih peninggalan penjajah Belanda. Kebanyakan sumur-sumur yang ada sudah tua, teknologi yang digunakan pun sudah ketinggalan zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada revitalisasi technologi, tidak ada pembenahan struktur dalam perusahaan Migas, dan tidak ada upaya pemerintah untuk memberikan perlakukan khusus bagi perusahaan tambang dalam negeri. Ini semua menyebabkan kemampuan dan kapasitas produksi untuk penerimaaan pemerintah semakin mengecil. PT Pertamina (Persero) menargetkan: laba bersih tahun ini hanya Rp17, 8 triliun atau turun 27, 3 persen dibandingkan laba bersih 2007 sebesar Rp24, 5 triliun. Jadi, merupakan sebuah ironi, korporasi-korporasi asing yang bereksplorasi di wilayah yang sama, memperoleh keuntungan maksimum, sedangkan Pertamina mengalami penurunan laba (keuntungan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab kedua, turunnya cadangan minyak Indonesia adalah sebagian besar ladang-ladang minyak Indonesia dikuasai oleh korporasi asing (MNC), seperti BP, Chevron, CNOOC, ConocoPhillips, ExxonMobil, Inpex, KG, Mitsubishi, Nippon Oil, PetroChina, Petronas, Total, Vico. Dengan pembangunan pipeline (jalur onshore dan jalur offshore) yang bisa mengalirkan minyak hasil eksplorasi dari berbagai blok minyak di Indonesia ke Singapore power, menyebabkan potensi hilangnya minyak Indonesia semakin besar. Ini masih ditambah dengan ketidaksanggupan pemerintah mengontrol secara tegas produksi murni dari korporasi (MNC).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpatokan kepada UU Migas Nomor 22/2001, pembagian keuntungan pihak Indonesia (Cq. Pemerintah) dan korporasi dilakukan dalam skema Production Sharing Contract (PSC), di mana pertamina telah menjadi bagian dari Kontraktor kontrak Kerja Sama (KKKS). Dalam skema PSC yang ada sekarang, Cost Recovery (CR) sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Indonesia. Cost recovery minyak mentah Indonesia mencapai US$9, 03 per barel, sedangkan rata-rata cost recovery minyak mentah dunia sekitar US$4-US$6 per barel. Jadi, cost recovery Indonesia lebih tinggi sekitar 75 persen -125 persen per barel, dibandingkan rata-rata negara produsen minyak mentah di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ada masalah dengan biaya cost recovery ini? Iya, audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan pada penggunaan cost recovery periode 2000-2006 terhadap 152 kontraktor senilai Rp122, 68 triliun, ditemukan indikasi penyimpangan pada 43 kontraktor senilai Rp18, 07 triliun. Perhitungan cost recovery sebenarnya hanya beban atas kegiatan eksplorasi migas, yang meliputi biaya produksi pengangkatan minyak (lifting) dan biaya investasi. Tapi kenyataannya, dalam kontrak yang dibuat kontraktor dengan pemerintah, tak ada batasan yang tegas. Akibatnya, banyak komponen biaya lain seperti renovasi rumah dinas, biaya berobat, hiburan bahkan kegiatan tanggung jawab sosial (CSR). Ini mungkin yang membuat biaya tersebut membengkak. (sumber: jurnal nasional)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skema bagi hasil Pemerintah Indonesia dan pihak korporasi memang sangat tidak adil, sangat merugikan pihak Indonesia, namun, beberapa elit politik justru memanfaatkan isu ini demi kepentingan politiknya, bukan untuk kepentingan rakyat. Seandainya, Indonesia mau melakukan peninjauan ulang kontrak karya dengan semua KKS, alasan legal formalnya sangat dibenarkan, mengingat ada bukti-bukti penyimpangan yang disimpulkan BPK. Peraih Nobel Ekonomi 2001 Joseph E. Stiglitz waktu datang ke Indonesia, menyatakan eksploitasi yang dilakukan perusahaan multinasional di negara berkembang sering kali dianggap sepenuhnya sah. Sebagian besar negara berkembang dinilainya tidak mampu terlibat dalam negosiasi canggih yang melibatkan perusahaan-perusahaan multinasional. Dia menduga negara-negara itu tidak mengerti implikasi penuh dari setiap klausul di dalam kontrak. Untuk Indonesia pun, Stiglitz menyarankan agar berani melakukan negosiasi ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena proses perampokan kekayaan alam Indonesia ini sepenuhnya dilegitimasi oleh perundang-undangan pemerintah Indonesia, maka tidak ada jalan lain, rakyat Indonesia harus melakukan nasionalisasi (pengambil-alihan) terhadap seluruh perusahaan tambang asing tersebut. Langkah ini merupakan jalan yang tepat dan sanggup menyelamatkan kekayaan alam yang seharusnya diperuntukkan untuk rakyat Indonesia. Pada Hari Buruh Internasional, Morales resmi mengumumkan nasionalisasi 20 perusahaan minyak dan gas asing. Pengumuman langsung didukung tindakan dengan mengirim tentara Bolivia ke ladang minyak dan gas alam. Penempatan pasukan militer itu merupakan simbol bahwa instalasi minyak dan gas itu telah menjadi milik negara Bolivia. Gara-gara dekrit itu, penerimaan Bolivia disektor migas melonjak menjadi US$780 juta (sekitar Rp7 triliun) pada tahun 2007. Jumlah itu enam kali lipat disbanding penerimaan pada 2002. Bagaimana jika perusahaan asing menolak? “Mereka boleh pergi, ” ujar Menteri Energi Andres Soliz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, di bawah Bung Karno, pemerintahan Soekarno mengeluarkan kebijakan UU No. 86/1958 tentang nasionalisasi perusahaan-perusahaan asing, termasuk sektor pertambangan. Selain itu, Bung Karno memberlakukan UU Nomor 44 Tahun 1960 yang mempertegas pengelolaan minyak dalam kontrol Negara. Setelah itu, Bung Karno menyerahkan skema profit-sharing agreement (PSA) yakni 60:40, ditambah kebijakan lain seperti MNC wajib menyerahkan 25 persen area eksplorasi setelah 5 tahun dan 25 persen lainnya setelah 10 tahun. Selain itu, MNC wajib menyediakan kebutuhan untuk pasar domestik dengan harga tetap dan menjual aset distribusi-pemasaran setelah jangka waktu tertentu. Skema Bung Karno langsung disetujui oleh presiden AS saat itu, John F Kennedy, dan tiga raksasa minyak dunia (Stanvac, Caltex, dan Shell). Cerita sukses Bung Karno itu bisa dilihat dalam prestasi sektor pendidikan, yakni Tingkat melék huruf naik dari 10 ke 50 persen (1960). Biaya pendidikan pada masa itu juga sangat murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka kami dari Eksekutif Nasional- Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND), menyatakan sikap sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nasionalisasi perusahaan pertambangan asing untuk kepentingan pendidikan gratis dan berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tinjau-ulang kontrak karya dengan seluruh KKS karena telah merugikan pihak Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Cabut semua paket perundang-undangan (regulasi) yang mensahkan korporasi asing menjarah kekayaan alam bangsa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Industrialisasi Nasional; Pemerintah harus memfasilitasi pembangunan dan penguatan Industri pertambangan Negara yang tangguh dan modern, baik di sektor hulu sampai ke hilir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian release ini kami buat. Atas perhatiannya, kami ucapkan banyak terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(Pers Rilis, Jakarta, 22 februari 2007, EksNas-LMND)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber&lt;br /&gt;http://www.hizbut-tahrir.or.id/2008/03/11/penjajahan-korporasi-asing-atas-migas-indonesia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-6711119262092676006?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/6711119262092676006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/penjajahan-korporasi-asing-atas-migas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6711119262092676006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/6711119262092676006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/penjajahan-korporasi-asing-atas-migas.html' title='Penjajahan Korporasi Asing Atas Migas Indonesia'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-7601764688878599881</id><published>2008-05-19T23:57:00.002+08:00</published><updated>2008-05-20T00:01:03.772+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Agama Baru Bernama Pluralisme</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Singgih Saptadi&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Pengelola situs: singgihs.web.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Latar Belakang Pembahasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena tampilnya aliran-aliran sesat (sempalan dari Islam) di Indonesia melahirkan pro-kontra seputar kebebasan memilih kepercayaan. Pihak yang mendukung keberlangsungan berbagai aliran sesat tersebut, selain menyebut-nyebut hak asasi manusia, juga membuat pernyataan-pernyataan bernuansa pluralisme. Seorang tokoh negeri ini menolak pelarangan Ahmadiyah dengan menyatakan, “Ini bukan negara Islam. Ini adalah negara nasional. Yang berlaku ukuran-ukuran nasional bukan ukuran-ukuran Islam.” &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Muncul pula isu multikulturalisme dimana salah satu hasil penelitian yang diumumkan oleh Badan Litbang Departemen Agama pada 11 Desember 2007 berjudul “Pemahaman Nilai-Nilai Multikultural Para Da’i.” Namun, sejatinya multikulturalisme tak lain adalah pluralisme itu sendiri, karena di bagian pengantar laporan hasil penelitian itu disebutkan bahwa konflik antar-pemeluk agama diakibatkan oleh “ … adanya pemahaman keberagamaan masyarakat yang masih eksklusif. Pemahaman ini dapat membentuk pribadi yang antipati terhadap pemeluk agama lain. Pribadi yang selalu merasa hanya agama dan alirannya saja yang paling benar sedangkan agama dan aliran lainnya adalah salah dan dianggap sesat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, Gatra 23 Januari 2008 pada tajuk “Jembatan Ayat Keras dan Lunak” memberitakan kelulusan Doktoral Abd Moqsith (aktivis Jaringan Islam Liberal) dengan disertasi “Perspektif Al-Quran tentang Pluralitas Umat Beragama” yang dibimbing oleh Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A (Dirjen Bimas Islam dan guru besar ilmu tafsir di UIN Jakarta) dan Prof. Dr. Komaruddin Hidayat (Rektor UIN Jakarta). Salah satu tujuan penyusunan disertasi tersebut adalah “menyusun tafsir ayat-ayat Al-Quran yang lebih relevan dengan konteks zaman yang semakin plural dari sudut agama, terutama mengontekstualisasikan ayat-ayat Al-Quran yang secara literal-skripturalistik berseberangan dengan semangat toleransi dan penghargaan terhadap umat agama lain.” Dilihat dari tujuan tersebut, nuansa pluralisme sangatlah kental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana haq dan batil yang bertarung sejak Adam ‘alayhissalam masih di surga dan tak akan pernah usai pertarungannya hingga hari kiamat, maka tulisan ini mencoba mengangkat lagi isu pluralisme, baik dari aspek definisi, alasan kelahirannya dan sikap Islam terhadap pluralisme tersebut. Tulisan ini akan berfokus pada pluralisme agama (religious pluralism).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi Pluralisme Agama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Wikipedia, The Free Encyclopedia (1 Februari 2008) pada entry Religious Pluralism dituliskan: Religious pluralism (rel. comparative religion) is a loosely defined term concerning peaceful relations between different religions, and is also used in a number of related ways: Religious Pluralism may describe the worldview that one’s religion is not the sole and exclusive source of truth, and thus recognizes that some level of truth and value exists in at least some other religions. (Pluralisme agama secara mudah adalah istilah bagi hubungan-hubungan damai antara beragam agama atau pluralisme agama menggambarkan pandangan bahwa agama seseorang bukanlah satu-satunya dan secara eksklusif menjadi sumber kebenaran, dan karenanya pluralisme agama meyakini bahwa kebenaran itu tersebar di agama-agama yang lain.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Anis Malik Thoha, dalam makalah “Menengarai Implikasi Faham Pluralisme Agama” menjelaskan bahwa Professor John Hick, seorang teolog dan filosof Kristen Kontemporer, memberikan definisi pluralisme agama sebagai berikut: Pluralism is the view that the great world faiths embody different perceptions and conceptions of, and correspondingly different responses to, the Real or the Ultimate from within the major variant cultural ways of being human; and that within each of them the transformation of human existence from self-centredness to Reality centredness is manifestly taking place – and taking place, so far as human observation can tell, to much the same extent (John Hick dalam Problems of Religious Pluralism).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pluralisme, menurut John Hick, adalah pandangan bahwa agama-agama besar memiliki persepsi dan konsepsi tentang, dan secara bertepatan merupakan respon yang beragam terhadap Sang Wujud atau Sang Paripurna dari dalam pranata kultural manusia yang bervariasi; dan bahwa transformasi wujud manusia dari pemusatan-diri menuju pemusatan-Hakikat terjadi secara nyata hingga pada batas yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bukunya Tren Pluralisme Agama, Dr. Anis Malik Thoha menuliskan, dengan kata lain Hick ingin menegaskan bahwa semua agama sejatinya merupakan tampilan-tampilan dari realitas yang satu. Semua tradisi atau agama yang ada di dunia ini adalah sama validnya, karena pada hakekatnya semuanya itu tidak lain hanyalah merupakan bentuk-bentuk respons manusia yang berbeda terhadap sebuah realitas transenden yang satu dan sama, dan dengan demikian, semuanya merupakan “authentic manifestations of the Real.” Ringkasnya, semua agama secara relatif adalah sama, dan tak ada satu pun agama yang berhak mengklaim diri “uniqueness of truth and salvation” (sebagai satu-satunya kebenaran atau satu-satunya jalan menuju keselamatan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman John Hick ini dibangun dengan makna agama dalam perspektif sekular dan positivisme yang mengingkari perkara-perkara yang gaib dengan alasan tidak terbukti secara empiris. Karenanya, tidak mengherankan “agama”, menurut mereka, merupakan respon manusia atau “religious experience” (pengalaman keagamaan / pengalaman spiritual) dan tidak mengakui adanya wahyu agama dari Tuhan. Sehingga menurut John Hick, Sang Wujud itu tunggal, tetapi manusia memiliki persepsi bermacam-macam tentang Sang Wujud tersebut, seperti Islam menyebut Sang Wujud dengan Allah, Yahudi dengan Yahweh, Nasharani dengan trinitasnya dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan Kemunculan dan Konsekuensi Pluralisme Agama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa faktor munculnya pluralisme agama adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor pertama, keyakinan konsep ketuhanannya adalah paling benar. Jika kita bandingkan dengan agama-agama langit, Yahudi, Nashrani dan Islam, maka kita temukan konsep tentang tuhan yang berbeda-beda. Yahudi memiliki konsep yang begitu rasis, sehingga Yahweh adalah tuhan “khos” bagi mereka. Nashrani memiliki keyakinan tuhan yang berinkarnasi (menitis) dalam bentuk manusia. Islam berkeyakinan Allah adalah tuhan Yang Maha Esa bagi seluruh makhluk. Apalagi jika ditambah dengan berbagai agama lainnya, konsep ketuhanan ini semakin banyak ragamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor kedua, keyakinan bahwa agamanyalah yang menjadi jalan keselamatan. Tidak hanya agama langit, Yahudi, Nashrani dan Islam, agama-agama dunia pun meyakini jalan keselamatan ada pada agama mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor ketiga, keyakinan bahwa mereka adalah umat pilihan. Penganut Yahudi merasa dirinya sebagai orang-orang yang mendapat anugerah untuk mengelola dunia. Kaum Nashrani juga memiliki keyakinan serupa. Kaum Muslim juga tidak berbeda, bahkan al Quran memberikan justifikasi bahwa mereka (kaum Muslim) adalah umat pilihan, meski tidak bisa dilupakan, bahwa al Quran menjelaskan syarat-syarat umat pilihan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan ketiga faktor ini, para penggagas pluralisme melihat konflik yang terjadi seringkali dilandasi oleh keyakinan-keyakinan internal agama itu sendiri. Sehingga persepsi tentang ketuhanan, jalan keselamatan dan umat pilihan harus didefinisikan ulang, sehingga agama tidak lagi berwajah eksklusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor keempat, pergeseran cara pandang kajian terhadap agama. Dalam kajian agama yang seharusnya berpijak pada keyakinan, kajian ilmiah moderen memposisikan agama sebagai obyek kajian yang sama sebagaimana ilmu pengetahuan pada umumnya, yaitu berpijak pada keraguan. Cara pandang kajian ilmiah terhadap agama yang dipenuhi keraguan bisa jadi sangat “klop” bagi agama selain Islam, namun tidak untuk Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor kelima, kepentingan ideologis dari kapitalisme untuk melanggengkan dominasinya di dunia. Selain isu-isu demokrasi, hak asasi manusia dan kebebasan serta perdamaian dunia, pluralisme agama adalah sebuah gagasan yang terus disuarakan oleh kapitalisme global yang digalang Amerika Serikat untuk menghalang kebangkitan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, jika ditinjau dari aspek sejarah, khususnya sejarah Yahudi dan Nashrani, maka faktor pertama hingga keempat boleh diakui sebagai alasan awal munculnya pluralisme agama. Namun, faktor kelima, hegemoni kapitalisme adalah alasan dominan bagi maraknya isu pluralisme agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, pluralisme agama tidak bisa dilepaskan dengan isu globalisasi, yang tentu saja tidak bisa kita maknai sekedar ekonomi dunia tanpa batas. Globalisasi merupakan upaya penganut kapitalisme mengglobalkan nilai-nilai kapitalisme, termasuk didalamnya gagasan agama baru yang bernama pluralisme agama. Karena itu,jika kita menerima pluralisme agama berarti kita harus siap menerima kapitalisme itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensi gagasan pluralisme agama yang pertama adalah penghapusan identitas-identitas agama yang sudah ada sebelum pluralisme agama dari kehidupan umum. Dalam kasus Islam, misalnya, Barat berupaya mendesain Islam yang kebarat-baratan, yaitu nilai-nilai Islam yang tidak selaras dengan nilai Barat harus dimodifikasi. Ambil contoh tentang jihad yang secara syar’iy bermakna perang fisik untuk menghilangkan penghalang dakwah “dikebiri” sebatas upaya sungguh-sungguh. Pemakaian hijab oleh muslimah dalam kehidupan umum dihalangi demi “menjaga wilayah publik yang sekular dari intervensi agama.” Bahkan, pasca peristiwa 911, sekolah-sekolah Islam di Amerika Serikat dan Kanada harus menghapuskan kurikulum yang berbau anti-semit (anti Yahudi) dan eksklusif. Fenomena ini kemudian disebut oleh John L. Esposito sebagai Americanization (dalam bukunya Muslims on the Americanization Path?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini berarti, sebagaimana persepsi Barat terhadap agama, pluralisme agama menegaskan “wilayah peran” bagi agama-agama yang sudah ada yaitu pada wilayah privat hubungan individu dengan tuhannya belaka. Sedangkan wilayah lain dalam kehidupan manusia harus tunduk pada pluralisme agama. Ringkasnya, pluralisme agama menegaskan adanya sekulerisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensi berikutnya dari pluralisme agama adalah keseragaman yang muncul akibat hilangnya identitas-identitas agama dalam kehidupan umum. Sebuah contoh adalah ungkapan “kalimatun sawa” yang secara “sembrono” dan parsial diambil oleh Nurcholish Madjid dan kemudian ditempelkan bagi Pancasila. “Dari perspektif Islam, Pancasila dianggap sebagai “kalimah sawa” (common ground) antara faksi-faksi atau kelompok-kelompok agama yang diperintahkan oleh Allah untuk menggalinya dan mendakwahkannya. Allah telah memerintahkan hal ini kepada NabiNya dalam Al Quran (surah Ali Imran: 64) yang artinya “Katakanlah (wahai Muhammad): Wahai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan (kalimah sawa’) antara kami dan kamu.” (dalam Islamic Roots of Modern Pluralism, Studia Islamika April-Juni 1994). Kiranya dengan isu kebersamaan dan ketentraman kehidupan berbangsa, wacana asas tunggal kembali digulirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensi lain pluralisme agama adalah munculnya agama-agama baru yang meramu dari berbagai agama yang ada. Dalam istilah lain beragama secara prasmanan (ala carte). Seseorang bisa meracik sendiri menunya dalam beragama, selama tetap berada dalam batas yang diakui oleh pluralisme agama, yaitu kebebasan manusia yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Humanisme menjadi kunci bagi berkembangnya pluralisme agama, terutama dalam kemunculan berbagai agama baru tersebut. Humanisme menempatkan manusia sebagai standar bagi segala sesuatu. Karena itu, ketika bergabung humanisme, definisi agama sebagai pengalaman relijius manusia dan relativitas kebenaran agama (semua agam valid), maka bermunculan manusia-manusia dengan kebebasannya meramu sendiri agama yang dia yakini. Sehingga fenomena seperti Ahmadiyah, Jamaah Salamullah kemudian Al Qiyadah Al Islamiyyah wajar saja muncul pada masa seperti ini. Dan wajar pula, banyak orang, khususnya pendukung pluralisme agama, menolak pelarangan terhadap berbagai aliran tersebut, meski itu berarti penodaan terhadap Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah Pengakuan Islam akan Pluralisme Agama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mengakui keberadaan agama-agama lain dan itu merupakan pengakuan Islam terhadap pluralitas (keragaman) dalam kehidupan. Namun, pengakuan Islam terhadap keberadaan agama-agama tersebut bukan berarti pengakuan Islam terhadap kevalidan ajarannya. Ini ditunjukkan dalam banyak ayat al Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang tidak akan dipaksa untuk memeluk Islam, tetapi Islam tetap menjelaskan bahwa jalan Islam adalah petunjuk dan berbeda dengan jalan lain yang merupakan kesesatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS al Baqoroh: 256)&lt;br /&gt;Islam mengakui adanya kitab-kitab sebelum al Quran dan mengakui pula adanya syariat-syariat agama-agama samawi sebelumnya. Namun, Islam meyakini bahwa al Quran menjadi standar bagi kitab-kitab samawi sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu (QS al Maidah: 48)&lt;br /&gt;Ketika terjadi perselisihan antara Islam dengan para Ahli Kitab, al Quran memerintahkan agar mengembalikan perselisihan tersebut kepada agama yang lurus yang tidak ada perbedaan antara agama-agama samawi, yaitu kepada aspek ketauhidan.&lt;br /&gt;Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah”. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. (QS Ali Imran: 64)&lt;br /&gt;Al Quran menegaskan bahwa Islamlah agama yang diriloi Allah sebagaimana dijelaskan dalam ayat ke-19 surat Ali Imran. Selain itu, al Quran menjelaskan bahwa setelah datangnya Islam, tidak ada jalan keselamatan kecuali dengan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. (QS al Maidah: 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (QS Ali Imran: 85)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas dan gamblang bahwa Islam mengakui pluralitas agama dan menolak pluralisme agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, penjelasan-penjelasan dalam berbagai ayat al Quran seringkali diambil secara parsial dan sembarangan untuk “pembenaran” pendapat para pengusung pluralisme agama. Karena itu, baik disadari maupun tidak, para pengusung pluralisme agama telah menjadikan pluralisme agama itu sendiri sebagai agama baru. Dimana ciri sebuah agama adalah klaim kebenaran bahwa pluralisme agamalah yang benar, eksklusivitas pluralisme agama dengan menyingkirkan agama-agama dan menyentuh semua aspek kehidupan dengan mengakui beragam peribadatan dan menyeragamkan kehidupan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang terjadi, ketika kaum Muslim kehilangan Khilafah Islamiyyah, yaitu kepemimpinan yang menerapkan Islam, melindungi akidah Islam mereka dan menjaga kemuliaan Islam dari penodaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-7601764688878599881?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/7601764688878599881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/singgih-saptadi-pengelola-situs.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/7601764688878599881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/7601764688878599881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/singgih-saptadi-pengelola-situs.html' title='Agama Baru Bernama Pluralisme'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-1650272553255631148</id><published>2008-05-19T23:51:00.002+08:00</published><updated>2008-05-19T23:56:02.418+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Menyoal Logika HAM Pembela Ahmadiyah</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;Oleh Munarwan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;An Nashr Institute , mantan Ketua YLBHI&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pro kontra pelarangan Ahmadiyah terus bergulir. Setelah diberi kesempatan selam 3 bulan, ternyata tidak ada yang berubah dari Ahmadiyah. Ahmadiyah dinilai tidak konsisten dengan 12 butir pernyataan yang sebelumnya disepakati Ahmadiyah. Akhirnya Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) Kejaksaan Agung merekomendasikan Ahmadiyah untuk menghentikan aktivitas.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Pihak yang kontra terhadap pelarangan Ahmadiyah sebagian besar berpijak pada HAM. , terutama kebebasan berkeyakinan dan beragama. Beberapa argumentasi pembela Ahmadiyah tentu saja perlu dikritisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, melarang Ahmadiyah dianggap telah melanggar HAM dan UUD 1945. Dalam UUD 1945kebebasan berkeyakinan ini dijamin konstitusi. Dalam Editorial Media Indonesia ditulis : Begitulah, sangat jelas bahwa menurut konstitusi, kebebasan meyakini kepercayaan sesuai hati nurani adalah merupakan hak asasi manusia. Ia juga merupakan hak konstitusional warga, yang harus dilindungi dan dibela negara. Namun, hak itulah yang sekarang dicopot negara dari warga Ahmadiyah dengan cara menghentikan aktivitas Ahmadiyah. Sebuah perbuatan yang dapat dikategorikan sebagai melanggar HAM dan juga konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argumentasi diatas seakan-akan benar. Namun yang terkesan dilupakan editorial Media Indonesia, dalam Bab XA tentang HAK ASASI MANUSIA pasal 28 J point 2 tertulis : Dalam menjalankan hak dan kebebasannya setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan utnuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis. Hal yang sama dijelaskan dalam pasal 29 Duham, pasal 18 ICCPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, pelaksanaan HAM bukanlah tanpa batas. Negara bisa melakukan intervensi atau melarang dengan pertimbangan nilai-nilai agama. Karena masalah Ahmadiyah adalah persoalan agama Islam, maka pertimbangan nilai-nilai agama Islam-lah yang patut diperhatikan dan dijadikan rujukan oleh negara. Dalam pertimbangan Islam , perkara Ahmadiyah ini sudah sangat jelas, merupakan paham kufur yang menyimpang dari Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penting juga dibedakan antara kebebasan beragama dengan kebebasan menodai agama. Untuk perkara yang pertama, negara memang sudah sepantasnya memberikan jaminan. Namun bukan pula berarti memberikan jaminan terhadap kebebasan menodai dan menghina agama. Apa yang dilakukan Ahmadiyah adalah penghinaan terhadap agama Islam, dengan menjadikan Mirza Gulam Ahmad sebagai Nabi. Padahal sudah sangat jelas dalam Islam tidak ada nabi dan Rosul setelah wafatnya Rosulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh mengerikan kalau antara kebebasan beragama dan kebebasan menodai agama tidak dibedakan atas nama HAM. Sangat mungkin dengan mengatasnamakan keyakinannya sekelompok orang sholat bukan menghadap kiblat tapi ke arah Monas, sholat dengan dua bahasa, mungkin juga sambil telanjang. Kalau berdasarkan keyakinan berarti tidak bisa dilarang, sungguh mengerikan. Kalau logika diatas diikuti apa yang dilaukan oleh Wilders, Salman Rushdie, yang menghina Islam tidak bisa disalahkan, sekali lagi sungguh mengerikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembatasan HAM justru dilakukan oleh negara-negara yang mengklaim dirinya kampium HAM. Di Perancis , Jilbab dilarang, dengan alasan mengancam sekulerisme, padahal jilbab adalah kebebasan beragama. Di sebagian besar negara Eropa, siapapun yang mengkritik dan mempertanyakan kesahihan peristiwa hollacoust akan diseret ke pengadailan , padahal bukankah itu bagian dari kebebasan berpendapat ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, muncul anggapan kalau Ahmadiyah dilarang oleh negara, berarti negara telah mengadopsi penafsiran tunggal, dengan kata lain negara melakukan monopoli penafsiran. Lagi-lagi hal ini patut dipertanyakan, sebab dalam banyak hal, negara memang melakukan monopoli. Dalam logika demokrasi, monopoli negara ini sah-sah saja, kalau hal itu merupakan aspirasi masyarakat banyak yang kemudian ditetapkan oleh undang-undang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat saja, meskipun ada yang tidak setuju dan berbeda tafsir tentang impor beras,kenaikan BBM, privatisasi, tetap saja negara melakukannya. Sebab hal itu telah ditetapkan dalam undang-undang yang diklaim merupakan keinginan rakyat banyak. Lantas, kalau negara mengadopsi bahwa Ahmadiyah dilarang karena dianggap menodai agama Islam dimana salahnya ? Apalagi mengingat mayoritas elemen umat Islam di Indonesia sepakat bahwa Ahmadiyah itu menyimpang dari Islam, termasuk dua ormas Islam terbesar Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. MUI yang merupakan representasi ormas Islam di Indonesia juga telah menetapkan fatwa sesatnya Ahmadiyah ini. Lantas kenapa bukan suara mayoritas yang dirujuk ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUI juga bukan sendiri, kesesatan Ahmadiyah telah ditetapkan oleh Rabithah Alam Islamy. Referensi utama Islam (mu’tabar) dalam kitab tafsir, fiqh, aqidah maupun syariah yang menjadi rujukan di pesantren-pesantren tidak satupun yang membenarkan penilaian Ahmadiyah bahwa Mirza Gulam Ahmad adalah Nabi dan ada nabi baru setelah Muhammad saw. Pandangan ini hanyalah pandangan pendukung Ahmadiyah saja. Jadi keliru kalau ini dikatakan monopoli penafsiran MUI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, ketika membedah editorial Media Indonesia (19/04/2008) dengan judul Hak Konstitusional Warga , Saiful Mujani mengatakan, sah-sah saja siapapun mengatakan Ahmadiyah sesat, tapi negara tidak boleh memihak. Jelas logika ini sangat berbahaya. Sesuatu yang jelas-jelas sesat kenapa dibiarkan ? Justru negara harus bertanggung jawab agar kesesatan itu tidak meluas. Negara justru dalam posisi keliru kalau membiarkan kesesatan meluas di masyarakat. Kalau logika Saiful Mujani diikuti akan membayahakan masyarakat. Sudah jelas-jelas lesbian atau homoseksual itu keliru, termasuk berkembangnya paham ateis-komunis, tapi negara tidak boleh melarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, larangan terhadap Ahmadiyah baik oleh MUI atau Negara telah menyebabkan kekerasan terhadap komunitas Ahmadiyah. Logika ini seperti ini mengabaikan fakta bahwa terjadinya kekerasan justru karena negara tidak bersikap tegas terhadap Ahmadiyah yang menyebabkan sebagian masyarakat tidak sabar . Disinilah letak penting negara harus segera melarang Ahmadiyah. Justru untuk menghindari tindakan kekerasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, ada anggapan apa yang diyakini oleh Ahmadiyah tidak berbahaya, karena tidak pernah merusak secara fisik dan melakukan tindakan kriminalitas. Berbahaya tidaknya sesuatu tidaklah selalu ditunjukkan oleh tindakan fisik. Melakukan fitnah, menghina, bukanlah kekerasan fisik, tapi tindakan tersebut sangat berbahaya dan juga dianggap tindakan kriminal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan Islam, masalah Ahmadiyah ini adalah persoalan aqidah. Sementara masalah aqidah adalah masalah yang paling pokok dalam Islam. Pengakuan nabi Palsu jelas akan merusak aqidah umat Islam. Termasuk menghina Rosulullah, menghina Al Qur’an adalah perkara penting karena berhubungan dengan aqidah. Karena sudah seharusnya pemerintah bertindak tegas, kalau tidak apa yang dikhawatirkan seperti konflik horizontal akan semakin membesar dan berlarut-larut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-1650272553255631148?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/1650272553255631148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/menyoal-logika-ham-pembela-ahmadiyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/1650272553255631148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/1650272553255631148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/menyoal-logika-ham-pembela-ahmadiyah.html' title='Menyoal Logika HAM Pembela Ahmadiyah'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-365779515252674909</id><published>2008-05-19T23:47:00.002+08:00</published><updated>2008-05-19T23:51:22.427+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>April Mop, Tragedi Pembantaian Umat Islam Spanyol</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tiap tanggal 1 April, ada saja orang—terutama anak-anak muda—yang merayakan hari tersebut dengan membuat aneka kejutan atau sesuatu keisengan. April Fools Day, demikian orang Barat menyebut hari tanggal 1 April atau lebih popular disebut sebagai ‘April Mop’. Namun tahukah Anda jika perayaan tersebut sesungguhnya berasal dari sejarah pembantaian tentara Salib terhadap Muslim Spanyol yang memang didahului dengan upaya penipuan? Inilah sejarahnya yang disalin kembali sebagiannya dari buku “Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, Halloween: So What?” (Rizki Ridyasmara, Pustaka Alkautsar, 2005)&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEJARAH APRIL MOP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu sesungguhnya berawal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. April Mop atau The April’s Fool Day berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum sampai pada tragedi tersebut, ada baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu ketika masih di bawah kekuasaan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah bisa dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walau sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa pegunungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam begitu baik dan rendah hati, maka banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan hanya beragama Islam, namun mereka sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan secara Islami. Mereka tidak hanya membaca Al-Qur’an tapi juga bertingkah laku berdasarkan Al-Qur’an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun mereka selalu gagal. Telah beberapa kali dicoba tapi selalu tidak berhasil. Dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam di Spanyol. Akhirnya mata-mata itu menemukan cara untuk menaklukkan Islam di Spanyol, yakni pertama-tama harus melemahkan iman mereka dulu dengan jalan serangan pemikiran dan budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirim alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari ketimbang baca Qur’an. Mereka juga mengirim sejumlah ulama palsu yang kerjanya meniup-niupkan perpecahan di dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan Salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang idbantai, juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua, semuanya dihabisi dengan sadis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu persatu daerah di Spanyol jatuh, Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara Kristen terus mengejar mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa banyak Muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar dari Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka. “Kapal-kapal yang akan membawa kalian keluar dari Spanyol sudah kami persiapkan di pelabuhan. Kami menjamin keselamatan kalian jika ingin keluar dari Spanyol, setelah ini maka kami tidak lagi memberikan jaminan!” demikian bujuk tentara Salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Beberapa dari orang Islam diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah dipersiapkan, maka mereka segera bersiap untuk meninggalkan Granada bersama-sama menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka pun bersiap untuk berlayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim Granada yang keluar dari rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya beriringan jalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai tentara Salib bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara Salib menggeledah rumah-rumah yang telah itinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika para tentara Salib itu membakari rumah-rumah tersebut bersama orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan hanya bisa terpana ketika tentara Salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang tentara Salib itu telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib itu segera membantai dan menghabisi umat Islam Spanyol tanpa perasaan belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Dengan buas tentara Salib terus membunuhi warga sipil yang sama sekali tidak berdaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The Aprils Fool Day).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi umat Islam April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya seiman disembelih dan dibantai oleh tentara Salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas jika ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab dengan ikut merayakan April Mop, sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut bergembira dan tertawa atas tragedi tersebut. Siapa pun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, beberapa abad silam.(rizki)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.eramuslim.com/berita&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-365779515252674909?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/365779515252674909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/april-mop-tragedi-pembantaian-umat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/365779515252674909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/365779515252674909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/april-mop-tragedi-pembantaian-umat.html' title='April Mop, Tragedi Pembantaian Umat Islam Spanyol'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-4637148456865316273</id><published>2008-05-19T23:23:00.005+08:00</published><updated>2008-05-19T23:42:13.526+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>HAM: Senjata Mematikan Kafir Imperialis</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lestari Admojo, SP :Peneliti di Balai Penelitian Getas Salatiga&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kita tentu masih ingat alotnya tarik-ulur pembahasan RUU APP beberapa waktu yang lalu, karena pengusung kebebasan berekspresi merasa sangat terancam jika aturan itu diberlakukan. Ada juga yang menuntut agar aborsi dilegalkan, karena bagian dari HAM. Mungkin sebentar lagi kita akan menyusul pelegalan perkawinan sejenis, lagi-lagi atas nama HAM. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya seperti demokrasi dan nasionalisme, ide HAM seolah menawarkan kebaikan dan kebenaran sehingga tidak sedikit orang yang memperjuangkannya, bahkan kalangan Muslim. Sebagai ide yang lahir dari sistem sekular yang mengusung paham kebebasan, tentu saja tidak ada sedikitpun kesesuaiannya dengan Islam, bahkan bertolak belakang. HAM sesungguhnya adalah senjata mematikan kaum kafir imperialis untuk semakin menancapkan hegemoninya di negeri-negeri Muslim. Dengan memperjuangkan HAM, umat sesungguhnya digiring menuju jurang kebebasan yang sangat dalam. Atas nama HAM semua orang berhak untuk bertindak tanpa mengindahkan tatanan kehidupan apalagi syariah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita mencurahkan seluruh energi untuk memberantas pornografi dan pornoaksi yang sudah sangat mengancam moral bangsa, atas nama HAM mereka memperjuangkan kebebasan berekspresi yang tanpa batas. Kemaksiatan sebagai dampak dari ide bejat ini akhirnya menjamur dimana-mana; kaum homoseks, para waria, penari-penari erotis semakin bermunculan. Saat kita berusaha menyelamatkan akidah umat, atas nama HAM pula banyak orang memperjuangkan pluralisme. Syariah yang sudah jelas kebenarannya kalah oleh dalih HAM. Semakin lama kaum Muslim semakin meragukan Islam karena dianggap tidak jauh berbeda dengan agama-agama yang lain. Hukum-hukum Islam sudah tidak dihormati lagi apalagi diperjuangkan untuk bisa diterapkan. Ketika kita memperjuangkan kesejahteraan rakyat, atas nama HAM privatisasi yang berujung dikuasainya aset-aset publik oleh individu (termasuk asing) semakin merajalela. Atas nama kebebasan berbicara sebagai bagian dari HAM, rambu-rambu syariah sudah tidak dipedulikan lagi. Penghinaan dan pelecehan terhadap Islam masih sering terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah begitu semakin kokohlah kekuasaan kafir imperialis di negeri-negeri Muslim, karena umat semakin jauh dari Islam dan semakin dekat dengan mereka, bahkan merasa menjadi bagian dari mereka. Dengan memperjuangkan HAM berarti kita menjadi antek-antek mereka untuk membunuh karakter kaum Muslim secara perlahan-lahan. Jika kebebasan atas nama HAM sudah diusung sedemikian tingginya, tidak akan ada sekat lagi antara manusia dan binatang, antara kemuliaan dan kehinaan dan antara beradab dan biadab. Apakah tatanan hidup seperti ini yang akan menyelamatkan manusia?&lt;br /&gt;Wahai kaum Muslim, kenalilah HAM lebih dekat sehingga kita tahu siapa dan bagaimana dia sebenarnya, kawan sejati ataukah musuh berhati keji! Wallâhu a‘lam bi ash-shawâb. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-4637148456865316273?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/4637148456865316273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/ham-senjata-mematikan-kafir-imperialis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4637148456865316273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4637148456865316273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/ham-senjata-mematikan-kafir-imperialis.html' title='HAM: Senjata Mematikan Kafir Imperialis'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-2156931649635397840</id><published>2008-05-19T23:16:00.002+08:00</published><updated>2008-05-19T23:40:06.372+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Nasional atau International?</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Abu Ibrahim&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Aktifis Dakwah di CIDE (Center Islamic Dakwah and Education),&lt;br /&gt;Station Street, Tempe. NSW- Australia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Memahami kepopuleran kata nasionalisme adalah karena adanya penjajah yang mendominasi kuat pada suatu negeri yang dijajah sehingga masyarakat negeri tersebut bahu-membahau untuk mengusir si penjajah. Kata inilah yang mempersatukan masyarakat pada pihak negeri yang terjajah. Namun, ketika penjajah hengkang dari bumi jajahannya, mereka pun merasa terpuaskan oleh hasil yang didapati dari ide ini: berhasil mengusir penjajah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari sinilah, sang tokoh merasa perlu untuk mempertahankan ide itu. Dibuatlah struktur negara yang baru merdeka itu dan sekaligus undang-undangnya, bahasa nasionalnya, peta teritorial negaranya, benderanya bahkan lagu kebangsaannya untuk menjaga eksistensi kemerdekaannya itu. Anehnya, penjajah yang sudah tidak lagi ada di bumi terjajah masih bisa mengatur pengurusan tetek-bengek dalam mengisi program dan persiapan itu. Padahal sang penjajah yang hengkang itu tidaklah pernah mengadopsi ide itu sejak awalnya, walaupun mereka sama-sama mempunyai negara. Ide mereka tetap idealis dan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si penjajah tidak pernah disatukan oleh nasionalisme itu, tetapi oleh sebuah ideologi, yaitu “kapitalis” atau “sosialis”. Dalam hal ini antara negeri yang pernah dijajah dan negeri pejajah masih tetap berbeda, dan jauh tertinggal dalam kemajuan mengatur dunia. Bahkan secara tidak langsung hegemoni penjajah tetap dominan dan negeri yang dijajah tetap terjajah dan membebek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya sekarang, apakah kaum Muslim yang mempunyai ideologi sahih peninggalan Nabi saw. dan para Sahabatnya harus convert dengan dua ideologi buatan orang kafir itu? Artinya, apakah kaum Muslim telah siap menjadi penjajah seperti mereka yang tidak mengenal halal dan haram dalam segala aksinya? Bahkan seluruh kebijakan domestik dan foreign policy-nya hanya menggunakan satu alat, yaitu “manfaat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, di seluruh negeri kaum Muslim para rezimnya sanggup mengadopsi salah satu dari dua ideolog tersebut. Namun, apakah pernah sukses jika suatu negara tidak didukung dari rakyatnya. Impossible! Sebab, Islam tidak menghalalkan adanya ide kufur dalam kehidupan kaum Muslim apalagi dominasi. Allah Swt. Berfirman (yang artinya): Allah sekali-kali tidak akan memberikan jalan kepada orang-orang kafir untuk mendominasi orang-orang Mukmin. (QS an-Nisa [4]: 141).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan lagi kita berani dan tidak malu-malu untuk mengatakan bahwa hanya akidah Islam satu-satunya asas dari sebuah negara dan hanya Khilafah satu-satunya sistim negara untuk dunia Internasional. Allâhu akbar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-2156931649635397840?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/2156931649635397840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/nasional-atau-international.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/2156931649635397840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/2156931649635397840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/nasional-atau-international.html' title='Nasional atau International?'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-5005527313046010291</id><published>2008-05-19T23:06:00.003+08:00</published><updated>2008-05-19T23:15:03.791+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Indahnya Persatuan Atas Dasar Islam</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;Dian Fadilah Hasibuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:75%;"&gt;Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi-USU Jl Binjai km 10,5 Gg. Mesjid No. 12. Medan-Sumut 20352&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya bukan orang yang berjiwa nasionalis”. Apa yang ada di pikiran kita tatkala dihadapkan pada argumentasi seperti di atas. Sebagian dari kita mungkin menganggap hal tersebut sebagai benih pemberontakan. Sejak jenjang sekolah dasar kita selalu dijejali betapa pentingnya menjadi seorang nasionalis sejati. Memiliki karakter cinta tanah air dan bangga dengan ‘keindonesia’-an yang melekat (atau dilekatkan) sedari lahir. Lalu timbul sebuah kebanggaan atas teritorial dimana bumi berpijak, melabelkan ‘nilai lebih’ pada etnis, klan/kekeluargaan tertentu. Adanya dominasi perasaan berupa kecintaan akan kekuasaan, terutama atas bangsa-bangsa lain, inilah hakikat dari benih nasionalisme.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan nasionalisme sebagai perekat individu dalam komunitas masyarakat memiliki beberapa kecacatan. Pertama: dilihat dari alat picunya, yaitu kecenderungan untuk menguasai tampuk kepemimpinan atas bangsa lain sehingga dari sini akan muncul persaingan yang memicu terjadinya adu kekuatan antar manusia. Pada level yang lebih tinggi nasionalisme malah membidani lahirnya konflik. Terbukti dengan munculnya rasisme. Masyarakat Eropa masa lampau menggambarkan terjadinya tindak aniaya yang dilakukan orang-orang kulit putih atas ras kulit hitam. Bahkan fasisme yang menggurita pada era Hitler, Mussolini dan teman-teman, tak pelak sebagai derivat dari api nasionalisme yang kian berkobar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: nasionalisme tidak memiliki konsep untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan karena tidak ada jabaran detail bagaimana mengatur struktur sosial, politik, ekonomi secara praktis maupun konseptual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: yang menjadikan nasionalisme tidak layak dijadikan pengikat, tak lain dan tak bukan, karena berseberangan dengan ikatan yang ditawarkan oleh Rasulullah saw. Diriwayatkan dari Abu Dawud bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda (yang artinya): Bukan dari golongan kami orang-orang yang menyerukan ashabiyyah (nasionalisme/sukuisme), orang-orang yang berperang karena ashabiyyah serta orang-orang yang mati karena ashabiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda jauh dari realitas keberadaan ikatan ideologis (mabda’i). Ikatan ideologis merupakan ikatan permanen karena lahir dari keyakinan atas ide dasar yang digali dengan metode rasional (‘aqîdah ‘aqliyyah). Tentu tidak ada lagi hujjah bagi kita untuk menolak ikatan ideologi Islam. Ikatan model ini telah terbukti mampu menembus sendi-sendi bahasa, ras, warna kulit, kecintaan pada tanah air bahkan isu-isu yang provokatif. Terbukti dari tegaknya institusi Islam, Daulah Khilafah, yang meliputi dua pertiga dunia. Tidak ada ketakutan dari kalangan non-Muslim karena Islam memperlakukan mereka secara adil, tanpa ada unsur pembeda di hadapan hukum Islam. Inilah jenis perekat yang memanusiakan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallâhu a‘lam bi ash-shawâb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-5005527313046010291?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/5005527313046010291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/dian-fadilah-hasibuan-mahasiswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/5005527313046010291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/5005527313046010291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/dian-fadilah-hasibuan-mahasiswa.html' title='Indahnya Persatuan Atas Dasar Islam'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-4967580824412625632</id><published>2008-05-18T23:44:00.000+08:00</published><updated>2008-05-18T23:45:30.185+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Amien: Tolak penjualan 44 BUMN</title><content type='html'>Mantan Ketua MPR Amien Rais secara tegas menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan rencana penjualan 44 BUMN &lt;br /&gt;Hidayatullah.com--Mantan Ketua MPR RI, Dr. Amien Rais secara tegas menyatakan penolakannya terhadap rencana kenaikan BBM dan rencana penjualan 44 BUMN. Menurutnya, Indonesia sudah mulai mengarah menuju ‘broken government’.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Negeri ini sudah mulai mengarah ke broken government. Cuma ada dua mazhab, dibubarkan sebelum 2009 atau dibubarkan sesuai konstitusi,” kata Amien dalam sambutan peluncuran buku Haryanto Taslam 40 Hari di Genggaman Kekuasaan di Jakarta, Rabu (14/5) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amien menyayangkan pernyataan Jusuf Kalla yang menyatakan orang-orang yang berdemonstrasi menolak pencabutan subsidi BBM membantu orang kaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya tidak bisa terima apa yang dikatakan Jusuf Kalla dan Susilo (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono-red). Itu lucu dan ajaib,” imbuh Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, rencana penjualan 44 BUMN juga membuat tokoh reformasi ini geram. ”Saudara sekalian, 44 BUMN sekarang ini yang memberi keuntungan malah akan dijual. Muaranya akan diambil oleh asing. Itu tidak bisa saya terima,” kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Untuk menyetop ini, tentunya tidak bisa sendiri-sendiri. Bagaimana kalau kita buat Aliansi Kebangkitan Selamatkan Indonesia. Itu bisa lintas partai, lintas agama, lintas suku dan sebagainya. Setidaknya bisa menghentikan proses menjadi bangsa kuli,” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amien Rais mengajak semua pihak yang masih peduli untuk bersama-sama menghentikan proses menjadi bangsa kuli yang sekarang dinilainya tengah dialami Bangsa Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dengan bersatunya berbagai lapisan dan unsur masyarakat, mungkin bisa menjadi gelombang untuk menghentikan proses bangsa Indonesia menjadi bangsa kuli,” kata dia. [cha, spo/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-4967580824412625632?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/4967580824412625632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/amien-tolak-penjualan-44-bumn.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4967580824412625632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/4967580824412625632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/amien-tolak-penjualan-44-bumn.html' title='Amien: Tolak penjualan 44 BUMN'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-2950512462318168334</id><published>2008-05-18T23:31:00.005+08:00</published><updated>2008-05-18T23:41:17.212+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawancara'/><title type='text'>Wawancara Eksklusif bersama Bapak H Azwir Ibnu Aziz : Asing Menguasai Indrustri Farmasi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201741401916015010" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SDBMPrqlgaI/AAAAAAAAAGE/Na5G8WZnbmU/s200/pakaswir-200.thumbnail.jpg" border="0" /&gt;Dunia kesehatan Indonesia saat ini seperti ‘jalan di tempat’. Produsen obat dalam negeri seolah mengalami upaya ‘pengkerdilan’ secara sistematis. Akibatnya, selain makin besarnya ketergantungan terhadap bahan baku obat dari luar negeri juga ada upaya sistematis ‘menumbuhkan’ industri&lt;br /&gt;farmasi dengan kapital besar yang tidak lain adalah industri farmasi asing. Apa yang sebenarnya terjadi dengan dunia farmasi kita? Untuk menjawab pertanyaan di atas, wartawan kami, Gus Uwik, mewawancara Direktur Utama PT Infar Arifpharma, Industri Farmasi di Medan.&lt;br /&gt;Berikut petikan wawancaranya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Saat ini, berapa persen obat-obatan yang beredar di masyarakat yang diproduksi oleh industri farmasi dalam negeri ?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya hampir semua obat yang beredar di masyarakat diproduksi oleh industri di dalam negeri, cuma produsennya saja yang beda-beda. Ada Penanam Modal Asing (PMA), Penanam Modal Dalam Negari (PMDN), BUMN, dan Industri Menengah dan Kecil. Dari sisi jumlah, industri farmasi di Indonesia sekitar 280 perusahaan. Memang sebagian besar, hampir 80% adalah perusahaan farmasi yang penanam modalnya milik dalam negeri, dan industri kecil dan menengah. Namun, sekitar 20 pabrik, yang ini milik asing, menguasai 80% kapital dan penguasaan atas pasar. Jadi sebenarnya, ya asinglah yang menguasai industri farmasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Dari sisi bahan baku, apakah semuanya lokal atau sebagian besar impor?&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dari bahan baku hampir sebagian besar (95%) kita impor, apakah bahan berkhasiat atau yang sifatnya sebagai bahan pembantu. Padahal pada masa era Soeharto sebenarnya telah ada UU yang mewajibkan setiap industri farmasi PMA memproduksi bahan baku di Indonesia. Namun, aturan ini sampai hari ini tidak pernah berjalan. Saya tidak tahu persis, apakah ini memang disengaja oleh mereka (asing, red.) agar Indonesia tidak bisa mandiri dalam penyediaan bahan baku. Padahal ini adalah mutlak harus kita punyai untuk menghadapi persaingan global pada industri farmasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Bagaimana perdagangan obat impor selama ini?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengenai obat impor ada yang berjalan apa adanya berdasarkan hukum permintaan dan kebutuhan. Namun, ada juga yang perdagangannya sangat terkait dengan nuansa politis. Terlepas dari itu semua, yang jelas adalah mencari keuntungan. Padahal dalam perdagangan obat ada tiga dimensi utama yang harus kita lihat: Pertama, dimensi ekonomi. Kedua, dimensi teknologi, Ketiga, dimensi sosial. Seharusnya yang nomor tiga ini yang dikedepankan oleh negara. Kenyataannnya, dimensi ekonominya justru lebih kuat. Artinya, negara lebih mengedepankan hitung-hitungan untung-rugi dalam penyediaan obat-obatan bagi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Jika demikian apakah dunia farmasi di Indonesia mengalami pertumbuhan?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kondisi dunia farmasi di Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan persaingan global yang didesain oleh kapitalis. Tahun 2008 ini industri farmasi Indonesia, mau tidak mau, suka tidak suka, karena sudah menjadi ‘keputusan bersama’ menghadapi AFTA (Asean Free Trade Area) yaitu obat dari negara ASEAN akan leluasa masuk ke Indonesia. Begitu juga sebaliknya dari Indonesia bebas masuk ke negara ASEAN yang lain. Jargon yang dikedepankan adalah agar industri farmasi Indonesia dapat lebih efisien sehingga bisa berkembang. Masalahnya, apakah industri farmasi di Indonesia sudah siap? Begitu juga dengan birokrasi kita? Pasalnya, untuk industri farmasi berlaku ketentuan cGMP (current Good Manufacturing Practice) yang terdiri dari dua persyaratan utama: (1) ACTD (Asean Common technical Dosier); (2) ACTR (Asean Common Technical requirements).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua hal ini sebenarnya merupakan persyaratan standar kualitas obat dan kemasan yang diberlakukan sama di semua negara. Pertanyaannya, apakah negara dan pelaku usaha kita telah siap? Yang lebih saya maksud adalah industri farmasi kecil dan menengah, lho. Kalau industri yang besar mungkin PMA atau PMDN kelas kakap bisa jadi dapat dengan mudah mengikuti persyaratan ini. Pemerintah berpikir sederhana saja, kalau tidak sanggup, diusulkan untuk Toll Manufacturing. Artinya, pabrik yang tidak memenuhi syarat bisa memproduksikan obatnya ke perusahaan yang memenuhi syarat. Ini memang kelihatan sederhana. Namun, sebenarnya di sinilah letak ‘kerumitannya’. Harga produksi ‘titipan’ ini ternyata setiap 3 bulan sekali mengalami kenaikan. Lha, kalau naik terus tiap tiga bulan, matilah kita. Lama-lama cost produksi kita lebih besar daripada harga jual kita. Yang lebih menyedihkan lagi, perusahaan yang mendapat ‘durian runtuh’ ini adalah perusahaan farmasi yang memenuhi syarat. Jika dilihat, perusahaan yang memenuhi syarat ini tidak lain adalah perusahaan yang mempunyai kapital besar. Siapa dia? Tentu, pihak asing. Artinya, kebijakan Toll Manufacturing ini sebenarnya, ‘mengerdilkan’ industri kecil dan menengah dan membesarkan Industri besar (baca: asing). Sebagai perbandingan saja, di Singapura dan Malaysia yang sudah melaksanakan cGMP banyak industri yang gulung tikar. Di Singapura 100% tutup dan di Malaysia 50% tutup. Kita bisa bayangkan di Indonesia apabila negara tidak melindungi pelaku industri farmasi. Sebab, minimal untuk memenuhi cGMP ini memerlukan dana yang tidak sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya cGMP ini, akhirnya banyak sekali persyaratan yang tidak rasional. Padahal yang penting adalah keamanan dari mulai proses produksi sampai hasil akhir pengemasan. Memang dalam perkembangan penyakit, dinamika dalam kesehatan akselerasinya begitu tinggi Cuma selama ini kita selalu terprovokasi oleh opini kapitalis untuk bisnis mereka. Hal ini bisa kita lihat bagaimana sewotnya Menteri Kesehatan dengan kasus ‘Flu Burung’ dan lain-lain. Ini bisa kita maklumi karena Ibu Menteri melihat dengan jelas ada kepentingan di balik suatu masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Jadi, ada upaya asing untuk ‘memukul’ industri farmasi nasional?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tentu ada. Hanya saja, memang nuansanya terlihat jelas bagi orang-orang yang mau berpikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Seperti apa contohnya?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Contohnya, mereka mengemasnya dengan cukup elegan. Tidak bisa saya terangkan satu-persatu. Yang jelas begini. Terkait dengan aturan-aturan di atas dan masih banyak lagi aturan yang dikeluarkan oleh WHO, WTO atau Globalisasi, mereka semua berada di belakangnya, menuju pada satu titik, yakni privatisasi dan kapitalisasi industri farmasi. Mereka mengemas sedemikian rupa sehingga kita tidak merasa kalau kita dimanfaatkan oleh mereka (kapitalis) untuk meraup keuntungan dari negeri kita. Mereka tahu bahwa kita adalah pasar terbesar di ASEAN. Dari 500 juta penduduk ASEAN Indonesia 230 juta. Jadi, kelihatan betul AFTA ini dibuat agar mereka bisa masuk ke pasar kita dengan mulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Menurut kacamata Bapak, apakah ini berjalan secara sistematis?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya. Kelihatan sistematis banget bagi orang-orang yang mau berpikir. Ini adalah sebuah penjajahan yang sifatnya tidak fisik. Apalagi kita berbicara tentang obat, seharusnya sosial-kemanusiaan kan yang lebih didahulukan. Namun, kapitalis justru meraup keuntungan yang sebesar-besarnya. Kita juga sudah terkontaminasi dengan sistem kapitalis itu. Bisa kita lihat dengan jelas. Orang yang makan obat, dan tentunya mereka sedang sakit, harus dibebani pajak PPn 10%, belum lagi aturan yang lain-lain. Seharusnya negara menghapuskan pajak yang 10% ini agar masyarakatnya menjadi sehat. Kalau rakyatnya sehat, tentu negara akan menjadi kuat. Inilah gunanya negara, melindungi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Dulu pemerintah menggulirkan program obat generik. Apa yang menyebabkan program ini hanya bertahan sebentar?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Program obat generik dan penggunaan obat nasional memang digulirkan oleh Pemerintah karena negara-negara maju sudah mulai mengkonsumsi obat generik. Kesadaran masyarakat menggunakan obat generik cukup tinggi. Apalagi bagi mereka yang kesehatannya di tangani oleh asuransi. Dari satu sisi asuransi lebih suka pakai obat murah (generik) dimana khasiatnya sama dengan obat branded (obat paten). Kalau di Indonesia, konsumsi obat generik masih rendah jika dibandingkan dengan obat branded (obat paten).&lt;br /&gt;Permasalahannya: Pertama, walaupun harga generik ini murah, ternyata ketersediaanya tidak merata. Selanjutnya dari kacamata konsumen seorang pasien, mereka tidak bisa memilih atau meminta obat generik, karena dia sangat bergantung pada penulis resep, yakni dokter. Walau, Pemerintah telah menjelaskan bahwa pasien bisa meminta kepada dokter untuk diberi obat generik dan dokter tidak boleh menolak permintaan pasien, fakta di lapangan sungguh sangat berbeda. Sebab, penulisan resep obat sangat dipengaruhi promosi perusahaan farmasi yang sering menggunakan cara-cara yang menyimpang dari etika. Di sini Pemerintah, masyarakat dan dokter harus lebih aktif mempromosikan obat generik.&lt;br /&gt;Kedua, tidak ada insentif dalam berbisnis obat generik bagi industri farmasi yang memproduksinya dan bagi apotik yang memasarkannya. Mengapa demikian? Sebab, dalam distribusi obat generik, tidak ada keuntungan yang wajar. Produk generik tidak profitable. Sebab, volumenya harus tinggi, namun marginnya rendah. Tentu, industri farmasi tidak ‘meliriknya’ sama sekali.&lt;br /&gt;Ketiga, ini memang kultur kita yang tidak bagus. Dokter selaku penulis resep dan masyarakat Indonesia sendiri kurang percaya kualitas obat generik. Mereka percaya opini, kalau obat murah khasiatnya pasti tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Saat ini pemerintah kembali mengkampanye-kan obat murah seharga Rp 1.000, apakah harga tersebut betul-betul murah?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Obat murah yang Anda tanyakan Rp 1.000 ini sebenarnya tidak murah. Sebab, obat yang Rp 1.000 (6 kaplet) sebenarnya ini bisa Anda beli di pasaran yang ada dengan harga Rp 500. Hal seperti ini juga merupakan ‘pembodohan’ kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Jadi ‘obat murah’ itu justru menghasilkan untung besar?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kalau di pasaran bisa kita beli Rp 500,- lalu dijual Rp 1000,- tentu untung besar lah.&lt;br /&gt;Di masyarakat beredar rumor bahwa dokter banyak yang ‘berselingkuh’ dengan industri farmasi dalam upaya menjual merek obatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Apakah benar?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan rumor lagi, tetapi sudah menjadi rahasia umum. Benar adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa solusi fundamental atas semua problem di atas?&lt;br /&gt;Akar masalahnya adalah ketika negara tidak memfungsikan dirinya sebagai negara, yakni melayani masyarakatnya. Negara kita saat ini justru ‘merusak’ masyarakat atau lebih pasnya adalah berdagang dengan rakyatnya. Semuanya dijual dan dipajakin; bukan pelayanan. Lebih parahnya lagi malah negara melayani pihak asing (kapitalis). Karena itu, solusinya negara ini harus diubah paradigma dan aturannya sehingga berparadigma melayani dan mengurusi kemaslahatan masyarakatnya. Yang saya tahu, sistem pemerintahan yang berdasarkan Islamlah, yakni Khilafah Islamiyah, yang akan mampu menyejahterakan rakyatnya. [H. Azwir Ibnu Aziz]&lt;br /&gt;sumber : Majalah Islam Al Wa'ie edisi Mei 2008&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-2950512462318168334?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/2950512462318168334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/wawancara-eksklusif-bersama-bapak-h.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/2950512462318168334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/2950512462318168334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/wawancara-eksklusif-bersama-bapak-h.html' title='Wawancara Eksklusif bersama Bapak H Azwir Ibnu Aziz : Asing Menguasai Indrustri Farmasi'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SDBMPrqlgaI/AAAAAAAAAGE/Na5G8WZnbmU/s72-c/pakaswir-200.thumbnail.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-588069893961784823</id><published>2008-05-18T23:26:00.004+08:00</published><updated>2008-05-18T23:41:57.225+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawancara'/><title type='text'>Menkes RI : Pragmatisme dan Sekularisme Melanda Bangsa Ini</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SDBK_LqlgZI/AAAAAAAAAF8/AGX78rWSR2I/s1600-h/menkes.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201740018936545682" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SDBK_LqlgZI/AAAAAAAAAF8/AGX78rWSR2I/s200/menkes.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dunia kesehatan Indonesia ’bergejolak’. Ibu Menteri Kesehatan ’melawan’ dominasi dan intervensi asing. Bagaimana sebenarnya yang sedang terjadi dalam dunia kesehatan Indonesia? Apakah ada intervensi asing? Dalam bentuk apa intervensinya? Apa yang ’dilawan’ oleh Bu Menteri? Siapa di balik intervensi kesehatan? Apa targetnya? Untuk menjawab itu semua, reporter kami, Agustina S, secara khusus mewawancara Ibu Menteri Kesehatan RI, Ibu Siti Fadilah Supari. Berikut petikan wawancaranya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Dalam buku Ibu ada satu semangat untuk perubahan. Perubahan seperti apa yang diharapkan?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ini saya menceritakan pengalaman saya setelah buku itu di-launching. Saya diundang beberapa Perguruan Tinggi untuk orasi ilmiah. Dari pengalaman saya di beberapa universitas, saya melihat mereka tersemangati. Sudah terlalu lama bangsa kita tidak memikirkan pentingnya berbangsa dan bernegara. Menurut saya, ini sangat berbahaya.&lt;br /&gt;Pragmatisme dan sekularisme melanda bangsa ini. Bahkan banyak yang malu menjadi bangsa Indonesia. Itu sangat memprihatinkan saya. Dengan adanya buku itu, saya kemudian berkeliling kepada mereka. Saya menceritakan betapa cinta saya pada negeri ini. Saya melihat banyak yang menangis, bahkan dosen-dosennya juga. Mereka sebenarnya membutuhkan, tapi tidak tahu dan tidak pernah diajari. Mereka diajari bahwa hidup ini sangat mudah. Menurut saya ini, pendidikan yang sangat tidak baik bagi pembangunan bangsa dan negara agar gemilang di masa datang. Karena itu, saya ingin memberikan harapan. Saya tidak melihat hasilnya. Saya hanya minta tolong kepada Allah.&lt;br /&gt;Semua orang yang ada di pemerintahan bisa dihitung dengan jari yang benar-benar memikirkan bangsa ini. Semua memikirkan partainya.&lt;br /&gt;Saya mengharapkan buku saya memberi inspirasi kepada kaum muda untuk berubah; berani berubah. Persoalannya, jarang orang yang berani berubah. Jarang orang yang berani berbeda dengan yang lain. Saat ini sangat dibutuhkan keberanian untuk berbeda dengan orang lain; tentunya perbedaan yang masuk di akal dan yang menyejahterakan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ada kelembagaan kesehatan secara internasional (WHO, WHA dsb), dengan tekanan-tekanannya. Lalu bagaimana bisa melakukan perubahan?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya naik gunung, gunung itu tinggi sekali, lalu saya selalu melihat, aduh berapa meter ya, saya nggak akan berani berjalan. Karena itu, saya berjalan dengan kekuatan diri, bahwa saya yakin bisa mencapai puncak gunung itu. Maksudnya, kalaulah Anda melihat organisasi-organisasi dunia ini, andai ’awang-awangen’ (ragu-ragu, red.) deh saking banyaknya dan mereka itu saling berkaitan. Misalkan, saya sedang ’menyerang’ dunia ini, yang nyumbang ada (ambassador Amerika untuk imunisasi anak-anak, dsb), Ibu diminta untuk membuka, emoh (tidak mau, red.) saya. Selalu seperti itu. London Oxford University minta untuk bedah buku saya dan ambassador-nya nyumbang 15 miliar, padahal negaranya sendiri sedang kesulitan, tapi nyumbang-nyumbang. Tidak tahu, tapi disumbang, beneran apa tidak. Tapi di-declare, tidak tahu nyumbang benar apa tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Terakhir Ibu bertemu dengan Menkes AS?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menkes itu sebenarnya saya undang. Di Amerika sendiri sebetulnya ada konflik antara Departemen Kesehatan dan Departemen Pertahanan. Virus ditempatkan di Dephan. Ini kan lucu. Di Pertahanan harusnya kan senjata. Menkes AS tidak setuju virus ditempatkan di pertahanan dan dari dulu agak pro dengan kita. Tapi, yang resmi dari pemerintah justru yang dari pertahanan. Itu musuh saya itu. Maka saya mengundang yang tidak resmi (Menkes). Mengundangnya pun tidak melalui ambassador. Ambassador-nya marah, kemudian bilang ke Amerika kalau Menkes RI dan Pak Ical (Aburizal Bakrie) tidak mau nerima dia dan pertemuannya dipotong oleh ambassador-nya sendiri. Menkes tidak dijadwalkan ketemu saya, hanya dijadwalkan ketemu Pak Ical, tapi Pak Ical tidak mau kalau tidak sama saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Bagaimana dengan NAMRU sendiri?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saya sedang berusaha menutup, untuk tidak melanjutkan. Tapi, yang berwenang untuk menutup itu negara, bukan saya. Tapi, cantolan-nya kan di Depkes, dan sudah 30 tahun lebih. Kalau kita flashback, apa yang kita peroleh selama 30 tahun itu? Wong nyatanya malaria masih tinggi. Obatnya juga selama 30 tahun sama. Ahli malaria juga sama saja. TBC, ya begitu-begitu saja. Trus, dia ke sini gunanya apa, dong? Namru sebenarnya MoU-nya sudah selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Mengapa AS mudah sekali melakukan tekanan-tekanan terhadap Indonesia?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mereka takut kehilangan Indonesia. Indonesia adalah surga. Alamnya di mana-mana. Ada tambang, mulai batubara sampai uranium. Emas, berlian, semua ada. Mineralnya banyak. Tanahnya subur. Di atas tanahnya juga mau nanam apa aja sebagai biofuel bisa tumbuh. Jasad reniknya juga banyak di hutan-hutan. Tentu di lautan juga ada. Dari sinilah akhirnya Indonesia jadi incaran. Mereka bisa merampas kalau kita tidak mempunyai jiwa nasionalisme, kalau kita tidak memahami bahwa semua ini adalah anugerah Allah yang harus kita pelihara.&lt;br /&gt;Jadi, pertama, kaya SDA. Kedua, nasionalismenya mudah digoyang dengan materialisme dan sekularisme karena kita ini bangsa yang minder. Ketiga, karena mayoritas umat Islam. Kekuatan umat Islam sangat menakutkan mereka kalau solid; seperti ketika umat Islam di Masjidil Haram. Masalahnya, kenapa di Masjidil Haram kita bisa bersatu, tetapi di luar Masjidil Haram tidak? Apa yang kurang? Umat Islam ini mayoritas, tapi kok kita tertindas? Kenapa kita tidak bisa bersatu? Seperti waktu saya di YTKI. Ketika masuk dan mendengar teriakan Allahu Akbar, saya sangat terharu. Kenapa kita mayoritas, tapi tidak bersatu?&lt;br /&gt;Amerika ngoyo banget. Saya heran, emang virus berapa rupiah, vaksin juga cuma 300 triliun. Dia ngebom Irak habis 3.000 triliun dolar. Kata Stiglitz pemenang Nobel, bangkrutnya Amerika bukan cuma karena property saja (subprime mortgage), tapi karena kerugian Perang Irak. Jadi, persoalannya lebih dari hanya sekadar uang.&lt;br /&gt;Menurut saya kalau uang kok terlalu sedikit. Politik digunakan untuk menekan yang lain, gampang sekali. Tinggal disebarin (virusnya) aja. Apalagi kalau kita suka minta-minta, merendahkan diri. Kita suka menjual umat, suka menjual rakyat. Apalagi kalau melihat penyebaran penyakit itu paling efektif, lebih efektif daripada ngebom. Cara Irak tidak akan diulang lagi karena high cost dan keliatan. Kenapa saya berpikir begitu? Karena waktu peristiwa di Kairo, kenapa dia cepet-cepet ngomong di CNN kalau ini human transmission (virus flu burung di Indonesia sudah menyebar melalui manusia). Kebetulan saya galak. Kebetulan saya tidak mau. Waduh ini (Indonesia) mau dikurung. Terpaksalah minta tolong. Biasanya dia (AS) mau jadi pahlawan. Jadi, kalau masalah uang kok terlalu enteng, tapi uranium kita kan…?&lt;br /&gt;Jadi, ada target yang lebih luas dari hanya sekadar vaksin. Ada sesuatu di balik itu. Ada hidden agenda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kalau Pemerintah, merasakan tidak ditekan AS?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Nggak (merasa, red.). Saya kalau ngomong begitu dibilang parno, paranoid. Itu istilah adalah dimana Anda berpikir uncredible, terlalu curiga. Kalau melihat moralnya (mereka akan ngomong begitu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kalau Pemerintah sendiri, dalam hal ini, Presiden?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kalau Presiden menganut politik bebas-aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Tetapi kalau begini kan tidak bebas, Bu, karena ditekan?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Secara hitam di atas putih bebas. Ditekan kan nggak keliatan ditekannya. Tapi sebenarnya, kalau kita mau melihat kita bisa ditekan atau tidak dari bagaimana perdagangan, bagaimana pertambangan, yakni siapa sebenarnya yang paling banyak menguasai (pertambangan kita). Utang kita dari mana? Mau tidak mau, orang yang punya andil besar di negara ini pasti bisa mengungkapnya, kecuali kalau kita tidak takut dan berusaha melawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kembali ke virus flu burung, berarti terkait dengan aspek politik?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kemungkinan. Setiap apapun bisa menjadi tekanan politik. Menurut saya, virus itu sangat efektif dan murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Isu kesehatan sekarang di-blow up lagi. Tanggapan Ibu?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita analisa di atas meja, kita lihat negara kita ini harganya berapa. Vaksin ini harganya berapa? Mosok hanya untuk itu. Yang ini harganya 300 triliun. Yang ini harganya misalnya 30.000 triliun. Ini bisa untuk mengambil ini, tapi yang ini hanya dapat ini saja. Hayo pilih mana?&lt;br /&gt;Menurut saya, kita harus melihat moralitas politik hegemonik yang pasti mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. Sebab, liberalisme tidak ada pembagian. Liberalisme itu pokoknya yang kuat menang, yang kalah silakan mati saja. Kalau begitu, apakah benar hanya masalah uang saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Apa langkah yang harus dilakukan untuk melawan liberalisasi secara bersama-sama?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya Menteri Kesehatan, hanya bisa melakukan di bidang kesehatan. Di bidang kesehatan sendiri saya harus semaksimal mungkin.&lt;br /&gt;Kesehatan hanya salah satu bagian. Bagaimana perubahan besar bisa dilakukan?&lt;br /&gt;Kesehatan merupakan bagian yang penting. Untuk mengubah, ubah jalan pikirannya, bukan obatnya dll. Yang mesti dilakukan, pertama, kita harus waspada. Kedua, kita harus menentukan ini by design atau natural; kita perkuat intelligent kesehatan; kita perkuat surveillance kita benar apa tidak. Ketiga, kita harus hati-hati dengan bantuan-bantuan. Saya sudah lama menolak technical assistance. Dulu banyak sekali bule di sini (Depkes). Hampir 4 tahun ini sudah tidak ada. Dulu brebal-brebel (keluar masuk). Kita paham kan, bagaimanapun negara punya rahasia. Karena banyak lho yang mengatakan saya bodoh. Saya dikejar-kejar Bank Dunia (World Bank). Saya nggak mau saya dibilang bodoh; wong dikasih duit kok nggak mau. Enak aja wong yang membayar saya umat, kok.&lt;br /&gt;Selain World Bank juga GTZ. Saya bikin Askeskin dibilang gila. Saya tidak mau ngutangin, katanya. Eh, siapa yang minta bantuan. Kita harus hati-hati dengan utang. Yang jelas kita sekarang sudah ndheyek-ndheyek (terseok-seok) menanggung utang. Itu kan melemahkan ketahanan nasional, membuat bargaining-bargaining.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Berarti sebelumnya ketika ada utang, tekanan-tekanan masuk ke kesehatan?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mereka kalau ngutangin maunya ngatur. Bikin UU ini, ya. Kalaupun ada dana tidak boleh dipakai yang lain. Yang mereka tuju juga data, takutnya spesimen-spesimen DNA-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Bagaimana keterkaitan Depkes dengan kesmavet-Deptan?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan hewan harusnya di Depkes, bukan Deptan, karena semua penyakit dari hewan. Kalau sekarang saya teriak-teriak restrukturisasi peternakan, yo ora iso, wong itu di bawahnya Pak Anton. Malaria dari binatang, antraks dari binatang, pes juga binatang.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;Selama ini ada koordinasi?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bukan koordinasi yang penting, tapi visi. Kalau kesehatan hewan di pertanian tugasnya menyehatkan hewan untuk peternakan supaya bisa dikonsumsi. Kalau di kesehatan bagaimana hewan tidak menulari penyakit kepada manusia. Sangat berbeda.&lt;br /&gt;Maksud saya, kalau tidak ada kesatuan setiap kelembagaan ini, berarti liberalisasi bisa masuk ke masing-masing bagian untuk saling menekan?&lt;br /&gt;Itu pasti. Penghancuran bangsa ini dari organisasi, pemerintahan, UU-nya. Nomor satu, kalau mau menguasai suatu bangsa, UU-nya dulu yang diotak-atik. Dia masukin UU yang bisa menguntungkan dia, yang membuka pintu dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan tekanan internasional di bidang kesehatan selain flu burung?&lt;br /&gt;Belum ada yang tampak sangat nyata. Baru flu burung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Terakhir. Bagaimana program Menkes untuk menyehatkan masyarakat Indonesia yang secara ekonomi sekarang tertekan?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, semuanya pro rakyat. Dalam membuat program dan perencanaan, kita harus mengikuti 5 strategi: pro rakyat; cepat dan tepat; teamwork yang solid; integritas yang tinggi; akuntabilitas yang tinggi. Pro rakyat yang nomor satu. Setiap kali membuat perencanaan, tanyakan apa untungnya bagi rakyat.&lt;br /&gt;Alhamdulillah, sekarang programnya sangat banyak dan saya mempunyai grand stategy 4. Nomor satu adalah pemberdayaan masyarakat. Saya memberdayakan masyarakat untuk berkiprah, mengikuti dan berperan dalam program-program kita, minimal perilaku hidup bersih dan sehat; PHBS sampai sekolahan, pesantren. Saya ingin memberdayakan santri-santri yang sedang belajar dan kyai-kyainya. Mereka kan grassroot, tapi mereka tidak pernah tersentuh program-program kesehatan yang nyata. Jadi, saya membuat pos-pos kesehatan pesantren untuk memberdayakan santri dan umat Islam yang mayoritas di Indonesia. Itu mewujud langsung. Saya datang dengan bukti kecintaan saya pada umat dan sebagai seorang Muhammadiyah. Saya berusaha untuk menjadi lokomotif dan akhirnya betul, Menteri Agama juga ikut dalam merangkul umat.&lt;br /&gt;Yang nomor dua, meningkatkan pelayanan kualitas dan kuantitas untuk mendekatkan akses masyarakat, akses geografis, akses pengetahuan, dan akses ekonomi. Ada ide untuk gratis dengan dana dari Pemerintah sekitar 4.2 triliun. Tapi, ada saja yang marah-marah, kan menciptakan ketergantungan. Wong ini untuk dhuafa, lho. Dalam Islam kan zakat itu bukan karena kebaikan hati, tapi wajib. [Mentri Kesehatan Siti Fadilah Supari]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Majalah Islam Al-Wa'ie Edisi Mei 2008&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5363962909799313633-588069893961784823?l=satummat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satummat.blogspot.com/feeds/588069893961784823/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/dunia-kesehatan-indonesia-bergejolak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/588069893961784823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5363962909799313633/posts/default/588069893961784823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satummat.blogspot.com/2008/05/dunia-kesehatan-indonesia-bergejolak.html' title='Menkes RI : Pragmatisme dan Sekularisme Melanda Bangsa Ini'/><author><name>Cecep EKA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14634081422699340127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://bp3.blogger.com/_N-ygqmFwm_w/SCKzR6bstCI/AAAAAAAAAAg/ElniBonGzjE/S220/khilafah5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_N-ygqmFwm_w/SDBK_LqlgZI/AAAAAAAAAF8/AGX78rWSR2I/s72-c/menkes.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5363962909799313633.post-3088667717821048664</id><published>2008-05-18T22:57:00.001+08:00</published><updated>2008-05-18T22:59:15.398+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Laskar Islam Minta SBY Copot Adnan dari Wantimpres</title><content type='html'>Syabab.Com - Penghinaan Adnan Buyung Nasution, anggota Wantimpres, sekaligus pembela utama Ahmadiyah, terhadap MUI dan  ketua Majelis Ulama Indonesia, KH Ma’ruf Amin kena batunya. Pada Rabu siang (15/5) sekitar 500 massa dari Komando Laskar Islam mendatangi kantor Wantimpres di Jalan Veteran Jakarata Pusat. Mereka mengecam keras sikap Adnan Buyung tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Massa yang terdiri dari Laskar Pembela Islam, Missi Islam, Angkatan Mujahidin Indonesia, Gerakan Reformasi Islam (Garis), Gerakan Pemuda Islam (GPI), Front Pembela Islam dan Pelajar Islam Indonesia berkumpul di Masjid Istiqlal dan kemudian long march menuju kantor Wantimpres. Sampai di kantor Wantimpres, sembari meneriakkan takbir, meminta Adnan Buyung Nasution untuk keluar. “Kita minta Adnan Buyung keluar, dan kita tunggu di sini,” ujar Munarman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam sebenarnya sudah lama marah terhadap sikap Adnan Buyung yang kerap menghina dan melecehkan Majelis Ulama Indonesia.  Kemarahan umat Islam makin tak terbendung ketika Adnan Buyung Nasution menghina ketua MUI, KH Ma’ruf Amina dalam wawancaranya yang disiarkan radio BBC, dengan mengatakan,” Itu orang /manusia yang tidak punya harga diri atau rasa malu.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Pernyataan sikapnya, Koordinator Aksi Komando Laskar Islam, Munarman menolak keras sikap kasar dan penghinaan Adnan Buyung Nasution kepada KH Ma’ruf Amin sebagai ulama yang menjadi panutan umat Islam dan sebagai pejuang pemberantas kebatilan Ahmadiyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita minta supaya dia menghentikan ocehannya yang menghina KH Ma’ruf Amin, ketua Manjelis Ulama Indonesia,  yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden,” ujar Munarman yang juga bekas anak buah Adnan 
